1390. Memperolok orang yang menyelisihi sunnah…

1390. BBG Al Ilmu

Tanya :
Ustadz, akhir-akhir ini banyak orang yang melecehkan ajaran sunnah dan yang menjalankan sunnah. Namun di pihak lain, mereka yang menjalankan sunnah memperbincangkan hal ini di komunitas mereka masing-masing (WA/BBM/FB dll) dan cenderung mentertawakan/memperolok/mencaci maki ‘kebodohan’ orang tersebut. Apakah ini benar ustadz ?

Jawab :
Syaikh Abdurrazzaq Al Badr, حفظه الله تعالى pernah berkata :
“Membicarakan MUKHOOLIF (orang yang menyelisihi manhaj) tanpa suatu keperluan baik untuk membantah atau mengingatkan ummat adalah GHIBAH. Seperti menjadikan mereka sebagai bahan tertawaan atau pelengkap majelis.”

Lebih lanjut Ustadz Aan Chandra Thalib, حفظه الله تعالى menulis bahwa ada pepatah Arab sebagai berikut :
“Welas asih itu adalah keindahan, sementara diam adalah keselamatan.
Jika engkau berucap, jangan sampai berlebihan. Aku tak pernah menyesali diamku walau sekali saja. Namun sungguh aku menyesali ucapankan berkali-kali.”

Semoga Allah menjaga lisan-lisan kita dari petaka ghibah.”

Ref: http:/bbg-alilmu.com/archives/7812
والله أعلم بالصواب

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan link kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.