Bunuh Diri

Ust. Abdussalam Busyro Lc

Syaikh Ibnu Utsaimin brkata bhw siapa yg bunuh diri dgn ssuatu niscaya ia akan disiksa dgnnya di neraka jahanam. Maksudnya jika seseorang bunuh diri dgn alat tertentu, ia akan disiksa dgn alat tsbt pada hari kiamat kelak dineraka jahanam.

Seseorang yg minum racun dgn tujuan bunuh diri lalu ia meninggal, kelak ia akan menghisap racun tsb dineraka jahanam & kekal didlmnya.

Seseorang yg naik ke atas atap kemudian menjatuhkan diri kebawah hingga ia mati, kelak ia akan diadzab dgnnya di neraka jahanam.

Diriwayatkan dari Jundub bin Abdillah bhw Nabi bersabda:
“Dahulu ada seseorang dari umat sebelum kalian yg terluka smp ia menderita dan putus asa. Kemudian ia mengambil sebilah pisau dan memotong (urat nadi) tangannya. Darah terus mengucur tanpa henti hingga orang itu meninggal dunia. Allah berfirman, ‘HambaKu menyegerakan dirinya sendiri kepadaKu, maka Aku haramkan baginya surga’.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rosul صلى الله عليه وسلم bersabda, “Siapa yang membunuh dirinya sendiri dgn sebilah besi maka besi itu akan ditusuk-tusukkan kedalam perutnya dineraka jahanam, ia kekal didalamnya. Dan barangsiapa membunuh dirinya dgn racun maka racun itu akan dibawanya dengan tangannya dan ia terus meminumnya di neraka jahanam, ia kekal didalamnya.”

Dalam hadits ini dinyatakan kekekalan, apakah ia telah kafir?bukankah tdk ada yg kekal di neraka kecuali orang2 kafir?jwbannya bukan kafir, tp ia berhak dimandikan, dikafani, dishalatkan serta didoakan agar mendapat ampunan. Sebagaimana yg dilakukan Rosul صلى الله عليه وسلم ketika ada seseorang yg membunuh dirinya dgn anak panah. Orang itu didatangkan kepada beliau utk dishalati, beliau enggan utk menshalatinya tetapi kemudian beliau bersabda, ‘Shalatlah kalian atasnya!’ Para sahabat kemudian menshalatkannya atas perintah Rosulullah صلى الله عليه وسلم

Pembahasan ini menjelaskan betapa besar dosa bunuh diri dan perbuatan ini termsk dosa besar.
(Syarah Al-Khabair by Imam Adz-Dzahabi)

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan link kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki. Semoga Allah Subhaanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.