Sebuah Kisah Yang Ku Lihat Sendiri…

Seorang pedagang kambing plus jasa masak kambingnya datang kepondok
di suatu pagi sekitar jam 8
beliau bertanya sambil agak menyesali dirinya:
“…tadz ana dapet orderan kambing dan udah ana belikan kambingnya.. katanya yang order bilangnya mau buat makan makan bersama tapi tiba tiba tadi yang order SMS acaranya besok mau buat nyewu..(mempringati 1000 hari kematian ortunya) waduhh gimana ni tadz..apa sikap ana ?”

Saya jawab :
“..antum batalkan dan buatlah alasan..

Dia berkata:
“..kalo alasan sih gampang tadz tapi masalahnya dia pasti marah-marah..dan saya dianggap tidak tanggung jawab..trus saya juga rugi satu kambing yang dah saya beli menjadi beban harus mempliharanya sampai laku..”

Saya jawab:
“..sudahlah antum batalkan aja dan buatlah alasan tapi alasannya jangan dibuat-buat.. dan terus terang saja bahwa saya tidak bisa melayani menyediakan kambing matang untuk acara itu, karena hal tersebut bertentangan dengan keyakinan saya.. dan mohon dia maklumi… yakinlah mas… insyaAllah Allah akan ganti yang lebih baik..”

Akhirnya dia termenung sejenak dan pamit…

Besok hari dia datang lagi dan nampak wajahnya bahagia

dia bercerita:

“..tadz.. kemarin pas sebelum dhuhur hati ana galau.. ana pegang hape mau ana sms sesuai saran antum… sudah ana ketik di hp dan terasa berat mau kirim sms tsb… tapi ternyata bismillah ana kirim sms itu…”
(sambil beliau tunjukkan sms terkirim ke saya)

“..dan tiba-tiba selang setengah jam ada yang telpon keana seorang ikhwan yang mau aqiqohi anaknya 2 orang dengan 4 kambing… MASYAALLAH BERGETAR HATI ANA…GEMETAR TANGAN ANA YA USTADZ..”

AllahuAkbar…
Saudaraku seiman… taukah anda… rizqi anda ada dilangit… Allah telah mengaturnya. janganlah anda mengambil rizqi tersebut dengan cara haram…

Barang siapa yang meninggalkan haram karena Allah maka akan Allah ganti dengan yang lebih baik darinya…

Yang melihat kejadian tersebut tentu merinding hatinya..

Kisah nyata ini baru beberapa hari yang lalu.. semoga dapat diambil contoh dan pelajaran yang berharga.

barakallahu fikum…

Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc,  حفظه الله تعالى

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan link kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.