Itulah Tawadlu’…

Yahya bin Ma’in berkata, “Aku belum pernah melihat orang seperti Ahmad bin Hanbal. Aku menemaninya selama 50 tahun, ia tak pernah membanggakan keshalihan dan kebaikannya.”
Ia suka berkata, “Kita ini kaum yang miskin (faqir kepada rahmat Allah. Pent)”

Kami pernah melihatnya singgah di pasar Baghdad lalu ia membeli kayu bakar dan memikulnya di pundak.
Ketika orang orang di pasar mengetahuinya, maka para pemilik toko meninggalkan toko tokonya demikian juga para pedagang untuk menyalaminya sambil berkata, “Biar kami saja yang membawanya.”

Maka tangan beliau bergetar, wajahnya memerah dan air matanya berlinang seraya berkata, “Kami adalah kaum yang miskin, kalau bukan karena Allah menutupi aib kami tentunya mereka mengetahui aib kami.”

(Hilyah Auliya 9/181)

Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan link kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki. Semoga Allah Subhaanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.