Syubhat…

Silahkan belajar agama kepada siapa saja, yang penting “Ambil baiknya, buang buruknya“.

Jawaban:

⚉   Berarti boleh belajar ilmu agama kepada Iblis ?! Yang penting ambil baiknya, buang buruknya.

⚉   Berarti tidak usah pilih-pilih guru agama .. silahkan belajar kepada orang syiah, orang liberal, orang khawarij, orang mu’tazilah, orang qodariyah, orang jabariyah, dan siapa saja .. yang penting ambil baiknya, buang buruknya.

⚉   Berarti, kalau kita belajar agama, silahkan belajar kepada orang-orang yang jahil dalam agama .. yang penting ambil baiknya, buang buruknya.

⚉   Kalau ini dalam agama, apalagi dalam masalah dunia .. Berarti silahkan belajar ilmu ekonomi kapada ahli saraf .. atau belajar pijat kepada ahli teknik .. atau belajar ilmu kedokteran kepada koki .. dan seterusnya.

Lihatlah bagaimana buruknya kosekuensi prinsip ini .. dengan adanya konsekuensi buruk yang banyak ini, itu menunjukkan buruknya prinsip tersebut.

👉🏼  Prinsip ini, sebenarnya bisa digunakan dalam menerima kebenaran yang datang kepada kita .. BUKAN dalam menjadikan seseorang sebagai rujukan menimba ilmu agama.

Semoga mudah dipahami dan bermanfaat, amin.

Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan link kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki. Semoga Allah Subhaanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.