Manhaj SALAF Dalam Masalah TARBIYAH dan PERBAIKAN — Kaidah Ke-51

Dari buku yang berjudulAl Ishbaah Fii Bayani Manhajis Salaf Tarbiyati wal Ishlah“, tentang Manhaj Salaf Dalam Masalah Tarbiyah dan Perbaikan, ditulis oleh Syaikh Al Ubailaan حفظه الله تعالى.
.
KAIDAH SEBELUMNYA (KE-50) bisa di baca di SINI

=======

🌼 Kaidah yang ke 51 🌼

⚉   Bahwa Ahlussunnah wal Jama’ah menyeru kepada apa yang di seru oleh Alqur’an yaitu akhlak yang mulia.

Allah berfirman [ QS Al-A’raf : 199]

‎خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَ

Ambillah maaf dan perintahkanlah kepada yang ma’ruf dan berpalinglah dari orang-orang yang bodoh

Ibnul Qayyim berkata:
Perhatikanlah ayat ini apa yang terkandung padanya berupa akhlak yang baik dan melaksanakan hak Allah pada mereka dan selamat dari keburukan mereka.

Kalaulah manusia seluruhnya mengambil dan mengamalkan ayat ini tentu itu akan mencukupi mereka, karena sifat maaf itu menyebabkan akhlak mereka itu menjadi selamat, tabiat mereka pun menjadi lembut, demikian pula untuk memberikan harta.”

Demikian pula sikap yang baik, maka itu adalah sikap mereka kepadanya, adapun sikap ia kepada mereka yaitu menyuruh kepada mereka kepada yang ma’ruf, dan itu sesuatu yang sifatnya disaksikan oleh akal akan kebaikannya bahwasanya itu adalah perkara yang baik, demikian pula apa yang Allah perintahkan. Kemudian Allah Subhanahu wa Ta’ala menyuruh kita untuk berpaling dari orang-orang yang bodoh supaya kita selamat daripada kebodohan mereka.

Orang bodoh kalau kita layani pasti mereka akan membalas dengan yang lebih, maka sehingga akhirnya kitapun ikut berbuat bodoh, tapi dengan cara kita berpaling dari orang bodoh maka kita selamat dari kebodohan mereka.

Beliau melanjutkan lagi, “Maka adakah kesempurnaan bagi seorang hamba dari belakang ini semua, maka adakah pergaulan dan siasat yang lebih baik daripada pergaulan dan siasat seperti ini.

👉🏼  Ini merupakan ayat yang luar biasa, memberikan kepada kita pendidikan bagaimana kita bersikap kepada makhluk, yaitu dengan sikapi mereka dengan maaf. Dan maaf itu tidak sama sekali tidak menjatuhkan harga diri kita, bahkan menambah kemulian.

👉🏼  Yang kedua, memerintahkan mereka kepada yang ma’ruf, kemudian berpaling dari orang yang bodoh. Terkadang banyak orang-orang yang mencaci maki kita ataukah sikap-sikap lainnya yang merupakan kebodohan, tidak perlu kita ladeni, tidak perlu kita layani. Kita berpaling dari orang yang bodoh itu adalah lebih baik.
.
Wallahu a’lam 🌴
.
.
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى.
.
Dari buku yang berjudul “Al Ishbaah Fii Bayani Manhajis Salaf Tarbiyati wal Ishlah“, tentang Manhaj Salaf Dalam Masalah Tarbiyah dan Perbaikan, ditulis oleh Syaikh Al Ubailaan حفظه الله تعالى.
.
Silahkan bergabung di Telegram Channel : https://t.me/aqidah_dan_manhaj

Artikel TERKAIT :
DAFTAR LENGKAP PEMBAHASAN – Al Ishbaah – Manhaj SALAF Dalam Masalah TARBIYAH dan PERBAIKAN

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan link kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki. Semoga Allah Subhaanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.