HAL-HAL Yang Bisa Memalingkan Seseorang Dari KEBENARAN – Penghalang Ke-12

Dari kitab yang berjudul “Showarif ‘Anil Haq“, tentang Hal-Hal Yang Bisa Memalingkan Seseorang Dari Kebenaran, ditulis oleh Syaikh Hamd bin Ibrohim Al Utsman, حفظه الله تعالى.
.
PEMBAHASAN SEBELUMNYA (Penghalang yang ke 11) bisa di baca di SINI

=======

🌿 Penghalang yang ke 12 🌿

Penghalang ke 12 dari penghalang-penghalang seseorang dari menerima kebenaran yaitu…

⚉   adanya Dosa (الذنوب)

Sesungguhnya dosa itu selalu menimbulkan kesialan dan bahayanya untuk hati sangat besar sekali.

⚉   Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rohimahullah berkata :

واللّٰه سبحانه جعل مِمَّا يُعاقب به الناس على الذنوب سلبَ الهدى والعلم النافع

Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan sangsi kepada manusia akibat dosa-dosa mereka, (yaitu) dengan cara mengambil hidayah dari ilmu yang bermanfaat dari hatinya.”

⚉   Allah berfirman [QS Al Baqoroh: 88]

‎وَقَالُوا قُلُوبُنَا غُلْفٌ ۚ بَلْ لَعَنَهُمُ اللَّهُ بِكُفْرِهِمْ

Mereka berkata: ‘Hati kami tertutup’, justru Allah melaknat mereka akibat kekafiran mereka.”

⚉   Allah juga berfirman [QS Al Baqoroh : 10]

‎فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ

Di hati mereka ada penyakit,

‎فَزَادَهُمُ اللَّهُ مَرَضًا

maka Allah tambah lagi penyakit mereka.”

⚉   Allah juga berfirman [QS As-Shoff :5]

 ‎فَلَمَّا زَاغُوا

Ketika mereka telah menyimpang

‎أَزَاغَ اللَّهُ قُلُوبَهُمْ

Allah pun jadikan hati mereka menyimpang.”

👉🏼   Lihat bahwa penyimpangan, kesesatan, kemaksiatan itu menyebabkan hati di tubuh kitapun ikut menyimpang.

⚉   Beliau (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rohimahullah) juga berkata (dalam Kitab Al-‘iiman hal 29):

كما أن اﻹنسان يغمض عينيه

Sebagaimana seseorang memejamkan kedua matanya,

فلا يرى شيئًا

sehingga tidak bisa melihat sesuatu

وإن لَمْ يكن أعمى

walaupun ia bukan orang buta,

فكذلك القلب بِما غشاه من رَيْن الذُّ نو ب لا يُبصر الحقَّ

demikian pula hati akibat ditutup oleh noda-noda dosa, ia tidak lagi bisa melihat kebenaran, walaupun ia tidak buta, seperti butanya orang kafir.

⚉   Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata (dalam Kitab Aljawabul Kaafi hal 83-84) :

فإن الطا عة نورٌ

Sesungguhnya ketaatan itu ada padanya cahaya

والمعصيةَ ظلمةٌ

dan maksiat itu adalah kegelapan

وكلَّما قو يت الظلمة از دادت حير تُهُ

ketika kegelapan semakin berat, maka semakin bertambahlah kebingungan dia.

حَتَّى يقع فِي البد ع و الضلالات

hingga ia pun jatuh dalam bid’ah dan kesesatan

والأمور الْمُهلكَة

dan perkara-perkara yang membinasakan.

وهو لا بشعر

dan ia tidak merasakannya.

كأعمى خر ج فِي ظلمة الليل يَمشي و حده

Seperti orang buta yang keluar dari kegelapan malam, ia tidak tahu, ia berjalan sendirian.

👉🏼   Maka dari itulah saudaraku bahwa dosa seringkali menyebabkan hidayah itu tertolak dari hati, karena akibat daripada perbuatan-perbuatan dosa itu sangatlah buruk sekali, dan sangsi yang paling berat adalah di saat ketika seseorang berbuat dosa, ternyata Allah Subhanahu wa Ta’ala mengambil kembali hidayah yang telah Allah berikan kepadanya… Na’uzubillah

⚉   Berkata Ibnul Qoyyim rohimahullah (dalam kitab Aljawabul Kaafi hal 123) :

ومن عقوباتِها

Dan diantara sangsi yang Allah berikan kepada orang-orang yang berbuat maksiat,

‎أنَّها تؤ ثر بالخاصة فِي نقصان العقل

bahwa itu bisa mengurangi kekuatan akal

فلا تَجد عاقَليْنِ أحدهُما مطيع للّٰه، والآخر عاصٍ

Kamu tidak akan dapatkan sama antara orang yang menta’ati Allah dengan orang yang berbuat maksiat.

Kenapa ? (Kata beliau) ...karena akal orang yang menta’ati Allah biasanya lebih sempurna, pemikirannya lebih lurus. Sementara akal orang yang suka berbuat maksiat seringkali bengkok.”

Oleh karena itulah Allah Subhanahu wa Ta’ala selalu mengajak bicara orang-orang yang berakal.

Allah berfirman :
Bertakwalah kamu kepada-Ku wahai orang-orang yang di berikan pikiran

👉🏼   Maka semakin kita menta’ati Allah, semakin pikiran kita lurus, semakin pikiran kita tajam dan di berikan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala hidayah.
.
.
Wallahu a’lam 🌴
.
.
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى.
.
Dari kitab yang berjudul Showarif ‘Anil Haq“, tentang Hal-Hal Yang Bisa Memalingkan Seseorang Dari Kebenaran, ditulis oleh Syaikh Hamd bin Ibrohim Al Utsman, حفظه الله تعالى.
.
Silahkan bergabung di Telegram Channel dan Facebook Page :
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://www.facebook.com/aqidah.dan.manhaj/

Artikel TERKAIT :
⚉   PEMBAHASAN LENGKAP – Showarif ‘Anil HaqHal-Hal Yang Bisa Memalingkan Seseorang Dari KEBENARAN
⚉   PEMBAHASAN LENGKAP – Al IshbaahManhaj SALAF Dalam Masalah TARBIYAH dan PERBAIKAN

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan link kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki. Semoga Allah Subhaanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.