Inilah Alasan Mengapa Hujan Bisa Turun…

Sahabat Zaid bin Khalid Al Juhani rodhiyallahu ‘anhu mengisahkan bahwa di suatu malam, di daerah Hudaibiyah, turun hujan. Dan di pagi harinya Nabi shollallalhu ‘alaihi wa sallam memimpin sholat shubuh para sahabatnya. Seusai menunaikan sholat beliau berbalik menghadap kepada para sahabat lalu bertanya kepada mereka:

“Tahukah kalian, apa yang Allah firmankan ?”

Para sahabat menjawab: “Allah dan Rosul-Nya yang lebih mengetahui.”

Beliau bersabda: Allah berfirman: ‘Di pagi ini ada sebagian hambaku yang beriman kepadaku dan ada yang kufur kepadaku.’

Orang yang berkata: 

مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ.

kita mendapat hujan atas kemurahan Allah dan kerahmatan dari-Nya, maka itulah orang yang beriman kepada-Ku dan ingkar/kufur kapada astronomi (perbintangan).

Adapun orang yang berkata: 

مُطِرْنَا بِنَوْءِ كَذَا وَكَذَا

kami mendapat hujan karena pengaruh bintang ini dan itu, maka ia adalah orang yang ingkar/kufur kepada-Ku dan beriman kepada astronomi/perbintangan.” (Muttafaqun ‘alaih)

Bagaimana sobat ? masihkah anda berkata: hujan turun karena musimnya, ataukah anda mulai menyadari bahwa yang menciptakan musim dan juga hujan adalah Allah. Keduanya terjadi atas kehendak Allah.

Musim tidak berdiri sendiri dan sesuka hatinya menurunkan atau menghentikan hujan, musim tunduk kepada kehendak Allah Ta’ala.

Karena itu, mengapa anda lebih mengingat musim dibanding mengingat Allah Ta’ala ?

مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ.

“kita mendapat hujan atas kemurahan Allah dan kerahmatan dari-Nya”

Semoga bermafaat.

Ustadz Muhammad Arifin Badri MA, حفظه الله تعالى

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan link kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki. Semoga Allah Subhaanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.