All posts by Admin

Faidah: Seorang Mu’adzin Juga Disunnahkan Membaca Do’a Setelah Adzan…

Ada seorang ustadz mengatakan, bahwa seorang muadzin tidak dibenarkan membaca do’a setelah adzan, karena sasaran hadits tentang doa itu adalah orang yang mendengarkan adzan, bukan orang yang mengumandangkan adzan.

Kita katakan, pendapat ini jauh dari kebenaran, karena seorang muadzin juga masuk dalam keumuman hadits tentang anjuran doa setelah adzan tersebut, karena dia juga termasuk orang yang mendengarkan adzan, meski yg dia dengar adalah adzannya sendiri.

Hal ini telah ditegaskan oleh para ulama dalam 4 madzhab sejak dahulu.. dan banyak juga ulama kontemporer yang menegaskan hal ini.

Syeikh Muhammad Al-Utsaimin -rohimahulloh- mengatakan:

“Pendapat yang jelas (kuat), bahwa seorang muadzin juga berdoa (setelah adzan), karena doa ini tidak ada yang serupa dengannya dalam adzan.

Hanya saja dia tidak menjawab (adzan) dirinya sendiri sebagaimana hal itu dikatakan oleh sebagian ulama. Sebagian ulama mengatakan bahwa seorang muadzin juga (dianjurkan) menjawab adzannya sendiri, sehingga jika dia mengatakan: Allahu Akbar dengan suara keras; ia mengatakan dg suara lirih (setelahnya) Allahu Akbar…

Dengan keterangan ini, berarti semua lafal adzan itu terulang-ulang, yang pertama dengan adzannya, yang kedua dengan jawaban dia sendiri. Namun pendapat ini lemah, karena Rasul -shallallahu alaihi wasallam- mengatakan: “jika kalian mendengar muadzin, maka katakanlah …”, beliau di sini membedakan antara pendengar dengan muadzin.

Adapun dzikir (doa setelah adzan), maka karena muadzin tidak mengatakannya saat adzan, maka hendaknya dia mengatakannya setelah adzan sebagaimana orang lain.

Maka yang benar, bahwa doa setelah adzan itu mencakup muadzin dan pendengarnya”. (yakni disunnahkan bagi keduanya untuk berdoa setelah adzan, karena keumuman hadits itu mencakup keduanya).

sumber: http://islamancient.com/play.php?catsmktba=21686

Lihat juga: http://www.ahlalhdeeth.com/vb/archive/index.php/t-56940.html

Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

Jangan Sampai…

Jangan sampai engkau jadikan hubunganmu dengan Allah seperti hubunganmu dengan mobil Ambulance, engkau hanya menghubunginya saat darurat saja.

Akan tetapi,

Jadikanlah hatimu selalu bergantung kepada Allah, baik saat darurat maupun saat lapang.. Ingatlah selalu kepada-Nya, baik saat sedih maupun saat bahagia.

Sungguh, ingat kepada Allah dan dekat dengan-Nya adalah sumber kebahagian.. sebagaimana dekat dengan orang-orang yang engkau cintai mendatangkan kebahagiaan.

Jika dengan mendekat kepada Allah belum menjadikan engkau bahagia, berarti engkau sebenarnya belum mencintai Allah.. Cintailah Allah sepenuh hati, niscaya akan datang kebahagiaan hakiki yang tiada tara.

Dan buktikan cinta itu dengan MENTA’ATI semua yang datang dari utusan-Nya Muhammad shallallahu alaihi wasallam, sebagaimana firman-Nya (yang artinya):

“Katakanlah: jika kalian MENCINTAI Allah, maka ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintai kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian”. [Alu Imran: 31].

Silahkan dishare.. semoga bermanfaat..

Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

JADWAL MAJELIS ILMU — JABODETABEK — AHAD 20 AGUSTUS 2017

Jadwal Majelis Ilmu di JABODETABEK untuk AHAD Ke-3 Tanggal 28-29 DZUL-QO’DAH 1438 H / 20 AGUSTUS 2017 M

Tempat: Masjid Baiturrahman, Jl. Griya Timur Indah, Jatimulya, Tambun Selatan, Bekasi Timur
Pemateri: Ustadz Abu Islama Imanuddin, MA
Tema: Riyadush Shalihin
Waktu: Ba’da Shubuh – selesai
Informasi: 0815-1123-1655
*******
Tempat: Rumah Da’wah Al Minhaj, Jl. Kemang Mawar Raya X 12, Kemang Pratama 2, Bekasi
Pemateri: Ustadz Abu Ja’far Cecep Rahmat, Lc
Tema: Tafsir Juz ‘Amma
Waktu: Ba’da Shubuh – selesai
Informasi: 0812-987-4893
*******
Tempat: Masjid Al Muhajirin, Jl. H Enjong, Kalisari, Jakarta Timur
Pemateri: Ustadz Amri Azhari, Lc
Tema: Kitab Tauhid Mulakhos
Waktu: Ba’da Shubuh – selesai
Informasi: –
*******
Tempat: Musholla Al-Ikhlas, Area Perumahan Puri Nirwana II, Cibinong, Bogor
Pemateri: Ustadz Ishom Aini, MA
Tema: Sholatul Mukmin
Waktu: Ba’da Shubuh – selesai
Informasi: 0812-1212-0040
*******
Tempat: Masjid Riyadush Shalihin, Perum Mutiara Insani, Padurenan, Mustika Jaya, Bekasi
Pemateri: Ustadz Mahfudz Umri, Lc
Tema: BulughulMaram
Waktu: Ba’da Shubuh – selesai
Informasi: 0818-0640-7285 / 0813-8648-1040
*******
Tempat: Masjid Mu’adz Bin Jabal, Jl. Pojong Iping RT 03/01 Kav. Bulog Blok B No.10 Desa Bojong Kulur Kec. Gunung Putri Kab. Bogor
Pemateri: Ustadz Abu Hanif, MA
Tema: Amalan-Amalan Yang Utama Di Bulan Dzulhijjah
Waktu: Ba’da Shubuh – selesai
Informasi: 0812-9605-0383 (i) / 0813-1114-8158 (a)
*******
Tempat: Masjid Baiturrahman, Jl Chrysan VI, Perum Mediterania Regency Cikunir, Jakamulya, Bekasi Selatan
Pemateri: Ustadz Abu Thohir Jones Vendra, MA
Tema: Tafsir Ibn Katsir
Waktu: Ba’da Shubuh – Selesai
Informasi: 0812-1371-8320
*******
Tempat: Masjid Nurul I’tishom, Jl. Borobudur Raya, Perumahan Duta Kranji, Bekasi Barat
Pemateri: Ustadz Rizal Yuliar Putrananda, Lc.
Tema: 40 Hadits Masalah Hati
Waktu: Ba’da Shubuh – selesai
Informasi: 0857-8107-2676
*******
Tempat: Masjid Adz Dzikri, Jl. Pesona Khayangan Blok Ck No.6A, RT.6/RW.27, Mekar Jaya, Sukmajaya, Depok
Pemateri: Ustadz Najmi Umar Bakkar
Tema: Fiqih Qurban
Waktu: Ba’da Shubuh – selesai
Informasi: –
*******
Tempat: Masjid Al Muttaqin, Jl. Mahoni Raya, Perumnas II, Cibodas Baru, Tangerang
Pemateri: Ustadz Mukhlis Abu Dzar, Lc
Tema: Ancaman Mengolok-olok Agama Allah
Waktu: Ba’da Shubuh – selesai
Informasi: –
*******
Tempat: Masjid Agung Al Azhar, Jl. Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Pemateri: Ustadz Subhan Bawazier
Tema: 40 Nasehat Untuk Membina Keluarga
Waktu: 07.00 – 08.30
Informasi: –
*******
Tempat: Musholla Jami’atul Makmur, Cluster Griya JM 2 Jl Swatantra V, Jatiasih Bekasi
Pemateri: Ustadz Abu Ja’far Cecep Rahmat, Lc
Tema: TIGA Landasan Utama
Waktu: 07.00 – 08.00
Informasi: 0812-1840-5600
*******
Tempat: Masjid Al Muttaqin, Jalan Pandu Raya, Perum Indraprasta 2, Bogor Utara. (Lokasi ± 500 meter ke ARAH UTARA dari Masjid Imam Ahmad bin Hanbal)
Pemateri: Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas
Materi: Kitab Syarhus Sunnah (Khusus IKHWAN)
Waktu: 09.00 – Zhuhur
Informasi: 0856 933 05 222 (SMS) / 0812 9070 1950 (TELP)
*******
Tempat: Masjid Al-Ikhlas, Jl. Mutiara, Komplek Permata (masuk dari jembatan gantung), Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat
Pemateri: Ustadz Muflih Safitra, M.Sc. dan Ustadz Amri Azhari, Lc.
Tema: Keutamaan Dzulhijjah dan Hukum-Hukum Seputar Qurban
Waktu: 09.00 – selesai
Informasi: 0815-1147-8250 (i) / 0812-8129-1906 (a)
*******
Tempat: Masjid Syifa Budi, Komplek IIBS Belakang Pasar Sentral Lippo Cikarang, Bekasi
Pemateri: Ustadz Abu Isa Abdullah bin Salam
Tema: Jimat Bermanfa’at ?
Waktu: 09.00 – selesai
Informasi: 0817-604-9242
*******
Tempat: Masjid An Nur, Perum Jatibening 2, Jl. Jati Utama Raya Blok M, Jatibening Baru, Pondok Gede, Bekasi
Pemateri: Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc
Tema: Sebab Turun Naiknya Iman
Waktu: 09.00 – selesai
Informasi: 0817-734-706
*******
Tempat: Masjid Baiturrahman, Perum Pura Melati Indah, Jl. Raya Hankam, Pondok Melati, Pondok Gede, Bekasi
Pemateri: Ustadz Abu Ja’far Cecep Rahmat, Lc
Tema: TIGA Landasan Utama
Waktu: 09.00 – selesai
Informasi: 0815-1146-9917
*******
Tempat: Masjid Al Huda, JL. Musik Raya, RT. 03/09, Kelapa Gading BCS, Pegangsaan Dua, Jakarta Utara
Pemateri: Ustadz Azhar Khalid bin Seff, MA
Tema: Menabur Kezhaliman Menuai Kegelapan
Waktu: 09.00 – selesai
Informasi: 0813-1937-1672 (i) / 0812-8709-3033 (a)
*******
Tempat: Masjid Istiqlal Islamic School, Kp. Pulo Rt 001 Rw 12, Sumberjaya, Tambun Selatan, Bekasi
Pemateri: Ustadz Musa Mulyadi, Lc
Tema: Kitab Usulus Sunnah
Waktu: 09.00 – selesai
Informasi: 0878-8827-5800
*******
Tempat: Masjid Al Muhajirin, Perum Taman Permata Cikunir, Jl. Koala Selatan, Jaka Mulya, Bekasi Selatan
Pemateri: Ustadz Abu Thohir Jones Vendra, MA
Tema: Kitab Tafsir Ibnu Katsir
Waktu: 09.00 – Selesai
Informasi: 0817-982-7597
*******
Tempat: Masjid Cikal Harapan, Kencanaloka, Sektor XII BSD City, Serpong, Tangerang
Pemateri: Ustadz Mahfudz Umri, Lc
Tema: Nasehat Nabi Shallallahu ‘Alayhi Wasallam Kepada Abu Dzar Rodhiyallahu ‘Anhu
Waktu: 09.00 – selesai
Informasi: 0878-8911-7470 (i) / 0878-8889-4444 (a)
*******
Tempat: Masjid Islamic Center Bekasi, Jl. Jend. Ahmad Yani (Exit Tol Bekasi Barat), Kota Bekasi
Pemateri: Ustadz Erfandoni Tarmizi, Lc, M.H.I.
Tema: Berilmu Sebelum Berbisnis dan Berdagang
Waktu: 09.00 – 11.30
Informasi: 0857-8075-4101
*******
Tempat: Fri3nds.Co, Jl. Bulungan 1 no. 12 (Seberang Blok M Plaza), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Pemateri: Ustadz Subhan Bawazier
Tema: Relain Aja Bro !
Waktu: 09.00 – 11.30
Informasi: Registrasi www.road2jannah.id
*******
Tempat: Masjid Fathurrahman, Jl. Hj. Baping gg Tk, Ciracas, Jakarta Timur
Pemateri: Ustadzah Ummu Ihsan Choiriyah Al Maidani, M.Psi
Tema: Jadilah Anak Akhirat (Khusus AKHWAT)
Waktu: 09.00 – selesai
Informasi: 0821-2612-6036
*******
Tempat: Masjid Jami’ Al Hidayah, Perumnas 3, Jl. Selayar RW 017, Aren Jaya, Bekasi Timur
Pemateri: Ustadz Abu Faaris Yudi Kurnia, Lc
Tema: Keutamaan Bulan Dzulhijjah dan Fiqih Qurban
Waktu: 09.00 – selesai
Informasi: 0896-5948-6386 (i) / 0812-2171-6991 (a)
*******
Tempat: Masjid Salman Al Farisi, Jl. H Ten, Komplek Bulog, Kampung Ambon, Jakarta Selatan
Pemateri: Ustadz Zainal Abidin bin Syamsuddin, Lc
Tema: Jangan Biarkan Air Mata Ibu Berlinang
Waktu: 09.00 – selesai
Informasi: 0811-133-397 (i) / 0812-9685-0019 (a)
*******
Tempat: Masjid Nurul Iman, Jl. Pertengahan, Kalisari, Cijantung, Jakarta Timur
Pemateri: Ustadz Najmi Umar Bakkar
Tema: 20 Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah
Waktu: 09.00 – selesai
Informasi: 0812-9000-4319 (i) / 0816-1607567 (a)
*******
Tempat : Masjid Izzul Alawi, Jl Raden Fatah, Belakang Koramil Ciledug, Gg H Burhanuddin, Ciledug Tangerang
Pemateri : Ustadz Fachruddin Nu’man, Lc
Tema : Ensiklopedi Adab Islam Menurut Al Qur’an dan Sunnah
Waktu : 09.00 – selesai
Informasi : 0816-115-7586 / 0856-9250-1356
*******
Tempat: Masjid Jami’ Al-Sofwa, Jl. Raya Lenteng Agung Barat No. 35 Jagakarsa Jakarta Selatan
Pemateri: Ustadz Ishom Aini, MA
Tema: Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah dan Amalan Yang Disyariatkan
Waktu: 09.30 – selesai
Informasi: 0857-9910-4742
*******
Tempat: Masjid Nurul Iman, Blok M Square Lt. 7, Jl. Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
●● SESI DHUHA:
Pemateri: Ustadz Haryanto Abdul Hadi, MA
Tema: Bagaimana Para Salaf Dalam Beragama, Pemahaman, Beramal dan Berdakwah
Waktu: 09.30 – Selesai
●● SESI ZHUHUR:
Pemateri: Ustadz Abu Ihsan Al Maidani, MA
Tema: Ensiklopedi Akhlak Salaf
Waktu: Ba’da Zhuhur – selesai
Informasi: 0838-0615-1538
*******
Tempat: Masjid At-Tauhid, Jl. Kranji Pajeleran Gunung RT 01/05, Kel. Sukahati, Cibinong, Bogor
Pemateri: Ustadz Sulam Mustareja
Tema: Taat Hanya dalam Kebaikan
Waktu: 09.30 – 11.30
Informasi: 0813-1116-6619
*******
Tempat: Masjid Jannatul Firdaus, Jl. Taman Soka, (belakang Sekolah PB Sudirman), Taman Galaxy, Bekasi Selatan
Pemateri: Ustadz Rizal Yuliar Putrananda, Lc.
Tema: Hadist Arbain An-Nawawi, Hadist ke-10
Waktu: 09.30 – selesai
Informasi: 089-7347-3437
*******
Tempat: MT Asy Syakirin, Jl. KH Hasyim Ashari, Perumahan Alam Indah, blok I 22, Cipondoh, Tangerang
Pemateri: Ustadz Hamzah Abbas,Lc
Tema: Kitab Tauhid
Waktu: 09.30 – selesai
Informasi: –
*******
Tempat : Masjid As Sunnah, Jl. Nusa Jaya, Bintaro Sektor 3A, Belakang Bintaro Plaza, Tangerang Selatan
Pemateri : Ustadz Aep Saepullah Ahmad, Lc
Tema : Bulughul Maram – Bab Tentang Air
Waktu : 10.00 – Zhuhur
Informasi : 0878-0806-8279 / 0878-7113-9106
*******
Tempat : Masjid Imam Syafi’i, Komplek ALIA Islamic School, Perum Dasana Indah Blok SO, Bojong Nangka – Kelapa Dua – Tangerang
Pemateri : Ustadz Abu Haitsam Yadi Supriyadi, Lc
Tema : Firqoh-Firqoh Dalam Islam – Khawarij
Waktu : 10.00 – Zhuhur
Informasi : –
*******
Tempat: Masjid Baitul Hikmah, BSD Sektor 14-5, Nusa Loka BSD City, Tangerang Selatan
Pemateri: Ustadz Fachruddin Nu’man, Lc.
Tema: Tauhid (Lanjutan)
Waktu: Ba’da Zhuhur – selesai
Informasi: 081-197-3691
*******
Tempat: Masjid Jauharatul Madinah, Permata Regensi Bekasi, Wanasari, Cibitung, Bekasi
Pemateri: Ustadz DR. Bahri Qosim MA
Tema: Syarah Bulughul Maram
Waktu: Ba’da ‘Ashar – selesai
Informasi: 0815-1164-4005
*******
Tempat: Masjid Al Makmur, Bumiasri, Kutabumi, Pasarkemis, Tangerang
Pemateri: Ustadz Mukhlis Abu Dzar, Lc
Tema: Kitab Al Kabaa-ir
Waktu: Ba’da ‘Ashar – selesai
Informasi: 0812-9640-335
*******
Tempat: Aula Masjid Baitul Jabbaar, Jl. Kepodang Raya, Komplek Jatibening Estate, Bekasi
Pemateri: Ustadz (Kak) Abu Lukman
Tema: Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Isma’il ‘Alayhimassalam (Kajian ANAK USIA SD)
Waktu: Ba’da ‘Ashar – selesai
Informasi: –
*******
Tempat: Masjid Nurul Ikhlas, Jl. Tanah Merdeka ( Samping Perumahan Gardenia ), Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur
Pemateri: Ustadz Abu Usaamah Syamsul Hadi, Lc
Tema: Fiqih Qurban
Waktu: 16.00 – selesai
Informasi: –
*******
Tempat: Aula Al-Ikhwah, Jl.Pulau Madura Raya No459 Perumnas 3 (seberang Pegadaian masuk dari Bulak Kapal), Bekasi Timur
Pemateri: Ustadz Musabbih, Lc
Tema: Syarah Ushul Tsalaatsah – 3 Prinsip Pokok
Waktu: 16.00 – 17.30
Informasi: –
*******
Tempat: Masjid Al-Barkah, Komplek Studio Rodja, Jl. Pahlawan, belakang Polsek Cileungsi, Kp. Tengah RT 3 / RW 3, Cileungsi, Bogor
Pemateri: Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.
Tema: Kitab Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah
Waktu: Ba’da Maghrib – selesai
Informasi: 021-823-3661
*******
Tempat: Masjid Baitur Ridwan, Cluster Bougenville Loka, Graha Raya, Paku Jaya, Tangerang
Pemateri: Ustadz Aep Saepullah Ahmad, Lc
Tema: Sirah Nabawiyah
Waktu: Ba’da Maghrib – selesai
Informasi: 0812-8706-6305
*******

~~~~~~~~~~~~~~~~~

Jangan lupa baca :
– Dzikir keluar rumah
– Dzikir naik kendaran
– Dzikir menuju Masjid
– Dzikir naik/turun tangga, lift, jalan layang/terowongan
– Dzikir masuk/keluar Masjid
– Ber-Sholawat setiap kali dalam Majelis Ilmu disebutkan nama/gelar Rasulullah shallallahu ‘alayhi wasallam

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

“Barangsiapa menunjukkan kepada kebaikan, maka ia mendapatkan pahala sebagaimana orang yang melakukan.” [HR. Muslim, 3509]

Awas ! Wabah Asbun…

Ya, asbun tuh penyakit orang yang bisa berbicara, sedangkan astul, adalah penyakit orang yang hobi nulis. Kedua penyakit ini semakin merajalela seiring dengan kemajuan alat komunikasi. Betapa banyak orang yang asal bunyi atau asal tulis tanpa dipikir, tanpa bertanya terlebih dahulu, dan tanpa dipelajari dulu.

Ada dua biang terjadinya penyakit ini :

1. Merasa bahwa ucapan dan tulisannya tidak akan dipertanggung jawabkannya, di dunia dan di akhirat.

Khalifah Umar bin Abdul Aziz juga menegaskan hal serupa dengan berkata:

مَنْ عَدّ كلامَه من عمله قلّ كلامُه.

“barang siapa menyadari bahwa setiap ucapannya adalah bagian dari amalannya, niscaya ia tidak banyak berbicara.” (Diriwayatkan oleh Ibnu Al Mubarak dalam kitab Az Zuhud)

2. Sombong, merasa paling bisa, paling pandai, paling mengetahui, paling luas ilmunya dan paling paling lainnya.

Di zaman keterbukaan alat komunikasi dan media sosial seperti saat ini, banyak orang yang bondo copas, bondo nekad, merasa paling puooool ilmunya.

Etika bertanya karena merasa belum tahu, atau minimal tabayyun kalau merasa berbeda, atau menghormati pemahaman dan upaya saudaranya bila merasa satu level, semua etika itu menipis atau bahkan sirna. Dari balik layar lap topnya, atau bisa jadi layar HPnya, setiap orang leluasa asbun, astul, dan as as lainnya. Betapa perlunya kita untuk sering sering bercermin . Dahulu dikatakan:

وكم من عائب قولا صحيحا ** وآفته من الفهم السقيم

Betapa banyak orang mencela suatu ungkapan yang tepat
berawal dari pemahamannya yang cacat.

Wabah ini, bisa saja menimpa semua orang, tanpa terkecuali ahli agama, dan ahli dunia, anda dan juga saya, karena itu, mari kita hidupkan lagi

1. Sikap mawas diri.
2. Husnuzzhon.
3. Bertanya kalau kurang paham.
4. Menghormati saudaranya yang berbeda pendapat.
5. Koreksi diri sebelum mengoreksi orang lain.

Semoga anda terhindar dari wabah penyakit kronis ini. Amiin.

DR. Muhammad Arifin Badri MA, حفظه الله تعالى

Siapakah Ustadz Dalam Menuntut Ilmu..?

Saudaraku, hendaknya penilaian itu bukan hanya karena mereka memulai kajian dengan menyebut innal hamda lillah, adanya jenggot, tidak isbal, adanya gelar lc dll, bicara tentang sunnah dan bid’ah, atau mereka sendiri mengaku telah mengikuti manhaj Salaf, atau merasa pernah duduk di kajiannya 1 atau 2 kali, lalu dengan mudahnya engkau berkata bahwa ia telah mengikuti Sunnah dan manhaj Salaf…?

Saudaraku, para jamaah umumnya awam, hanya sekedar berkata bagus cara penyampaiannya, lembut atau lucu, atau ceramahnya banyak di YouTube, atau banyak yang hadir di kajiannya, atau ustadz itu juga memakai dalil dari al-Qur’an dan al-Hadits dst…

Saudaraku, yang jadi masalah bukan hanya sekedar itu, tetapi ketahuilah “BAGAIMANA IA MEMAHAMI DALIL ?”, dan itu harus dikembalikan kepada bagaimana Rasulullah, para Sahabat, Tabi’in dan para ulama setelahnya dalam memahami dan mengamalkannya…

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

(1). “Sesungguhnya di antara tanda-tanda hari Kiamat adalah seseorang menimba ilmu dari al-Ashaaghir (orang-orang bodoh dan pelaku bid’ah)” (HR. Abdullah bin Mubarak dalam Kitab Zuhudnya no. 61 dan ath-Thabrani dalam al-Mu’jamul Kabiir 22/361-362, lihat Shahiihul Jaami’ ash-Shaghiir no. 2207)

(2). “Wahai Ibnu Umar, agamamu ! agamamu ! Ia adalah darah dan dagingmu. Maka lihatlah dari siapa engkau mengambilnya. Ambillah dari orang-orang yang istiqamah (terhadap sunnah), dan jangan engkau mengambil dari orang-orang yang melenceng (dari sunnah)” (Al-Kifaayah fii ’Ilmir Riwayah hal 81, oleh al-Khathib al-Baghdadi)

Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu berkata :

“Lihatlah dari siapa kalian mengambil ilmu ini, karena ia adalah agama” (Al-Kifaayah fii ’Ilmir Riwayah hal 121, oleh al-Khathib al-Baghdadi)

Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata :

“Senantiasa umat manusia dalam kebaikan selama mereka mengambil ilmu dari para Akaabir (yaitu ahli ilmu/ulama) mereka. Jika mereka mengambil ilmu dari Ashaaghir (orang-orang bodoh dan pelaku bid’ah) dan orang-orang jelek di antara mereka, niscaya mereka akan binasa” (Jaami’ Baayanil ’Ilmi wa Fadhlihi hal 112, oleh Ibnu Abdil Barr)

Ibrahim bin Yazid an-Nakha’i rahimahullah berkata :

“Dulu para ulama Salaf ketika datang kepada seorang (guru) untuk menimba ilmu agama, maka mereka meneliti (terlebih dahulu) bagaimana shalatnya, (pengamalannya terhadap) sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan penampilannya, kemudian barulah mereka mengambil ilmu darinya” (As-Sunan 1/124 oleh Imam ad-Darimi)

Abdur Rahman bin Yazid rahimahullah berkata :

“Tidak boleh mengambil ilmu kecuali kepada orang yang dipersaksikan (pernah) menuntut ilmu (Sunnah)” (Al-Jarhu wat Ta’diil II/28 oleh Imam Ibnu Abi Hatim)

Al-Khathib al-Bagdadi rahimahullah berkata :

“Sepantasnya bagi penuntut ilmu untuk memilih guru yang dikenal pernah mempelajari hadits (Sunnah) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta diakui ketelitian dan kedalaman ilmunya” (Al-Jaami’u li-Akhlaaqir Raawi wa Aadaabis Saami’ 1/189)

Imam al-Munawi rahimahullah berkata :

“Janganlah kamu mengambil ilmu agama dari sembarang orang, kecuali orang yang telah kamu yakini keahlian dan kepantasannya untuk menjadi tempat mengambil ilmu” (Faidhul Qadiir II/545)

Imam Malik bin Anas rahimahullah berkata :

“Ilmu agama tidaklah diambil dari 4 jenis manusia, dan diperbolehkan diambil dari selainnya, yaitu :

(1). Ahli bid’ah yang mengajak manusia untuk mengikutinya dalam bid’ah tersebut.

(2). Orang yang bodoh yang tampak jelas kebodohannya, meskipun ia banyak meriwayatkan (hadits) dari manusia.

(3). Orang yang dalam kesehariannya suka berbohong, meski engkau tidak pernah mencurigainya membuat hadits palsu atas nama Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam.

(4). Orang yang mempunyai keutamaan, shalih dan ahli ibadah, namun ia tidak paham apa yang dia sampaikan (yaitu tidak berilmu) (Al-Muhaddits al-Faashil 403)

Saudaraku, sudahkah engkau mengamalkannya ?

Najmi Umar Bakkar,  حفظه الله تعالى

Penghilang Rasa Sakit…

“Jika ridha kepada ALLAH itu kuat, niscaya hilanglah semua rasa sakit.”
(Ibnu Rojab, Jaami’ ‘Ulum wal Hikam 488)

Bukan kongkow,
Bukan sebatas curhat dengan makhluk,
Bukan obat penenang,
Namun ridha pada Sang Pencipta yang mentaqdirkan dengan penuh hikmah dan kasih sayang.

‏﴿٥٩﴾ وَلَوْ أَنَّهُمْ رَضُوا۟ مَآ ءَاتَىٰهُمُ ٱللَّهُ وَرَسُولُهُۥ وَقَالُوا۟ حَسْبُنَا ٱللَّهُ سَيُؤْتِينَا ٱللَّهُ مِن فَضْلِهِۦ وَرَسُولُهُۥٓ إِنَّآ إِلَى ٱللَّهِ رٰغِبُونَ

(59) Kalau saja mereka sungguh-sungguh RIDHA dengan apa yang diberikan Allah dan Rasul-Nya kepada mereka, dan berkata: “Cukuplah Allah bagi kami”. NISCAYA ALLAH AKAN MEMBERIKAN KARUNIA-NYA dan demikian (pula) Rasul-Nya, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berharap kepada Allah,” (tentulah yang demikian itu lebih baik bagi mereka).
(At Taubah: 59)

Muhammad Nuzul Dzikri,  حفظه الله تعالى

Kiat Memikat Hati Istri Yang Terluka…

Kehidupan rumah tangga kadang kala dibumbuhi dengan berbagai rasa, ria, bahagia, kecewa, marah, dan bahkan sakit hati.

Bagaikan satu masakan, jangan sampai kesalahan dalam memasukkan bumbu, memaksa anda untuk membuangnya.

Segera benahi masakan anda yang kurang enak, dengan menetralisir bumbu yang salah anda campurkan, agar masakan anda kembali bisa anda nikmati. Demikian pula halnya dalam hubungan anda dengan pasangan hidup anda.

Kisah berikut dapat menjadi teladan bagi anda bagaimana caranya anda menetralisir bumbu rumah tangga yang salah kombinasi.

Shafiyah bintu Huyai mengisahkan pengalamannya berkomunikasi dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau berkata

وكان رسول الله صلى الله عليه و سلم من أبغض الناس إلي قتل زوجي وأبي وأخي فما زال يعتذر إلي ويقول : ( إن أباك ألب علي العرب وفعل وفعل ) حتى ذهب ذلك من نفسي

“Dahulu, tidak ada orang yang lebih aku benci dibanding Rasulullah. Ia telah membunuh suamiku, ayahku dan saudara kandungku. Namun beliau terus menjelaskan alasan tindakannya dan meminta maaf kepadaku. Diantara yang beliau katakan kepadaku: “Sejatinya ayahmu menghasut orang-orang Arab agar memerangiku. Sebagaimana ayahmu juga telah berbuat ini dan itu.” Hingga akhirnya kebencian itu benar-benar sirna dari diriku.” (Ibnu Hibban dan At Thabrany)

Pada riwayat lain, Shafiyah radhiallahu ‘anha berkata:

قالت : فما قمت من مقعدي وما من الناس أحد أحب إلي منه

“Tidaklah aku bangkit dari tempat dudukku kecuali penilaianku kepadanya telah berubah dan beliau menjadi orang yang paling aku cintai.” (Abu Ya’la)

Demikianlah sobat, caranya anda mengobati hati pasangan anda yang terluka, membelai jiwanya yang tersakiti.

Percayalah, sesakit apapun dan sebesar apapun luka di hati pasangan anda, bila anda benar benar tulus meminta maaf dan mengobati kesalahan anda dengan kebaikan-kebaikan yang anda buktikan kepadanya, niscaya ia akan luluh.

Dan diantara bentuk obat yang sepatutnya segera anda bubuhkan pada hati pasangan anda yang terluka, ialah pengabdian.

JADILAH SUAMI ATAU ISTRI YANG PANDAI MEMBERI DAN MELAYANI BUKAN SUAMI ATAU ISTRI YANG RAKUS MINTA DILAYANI

Imam Bukhari mengisahkan bahwa tatkala Shafiyah hendak menunggangi onta, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mempersilahkannya untuk naik ke atas punggung onta dengan berpijakkan lutut beliau.

Sobat! Demikianlah salah satu teladan Nabi shallallau ‘alaihi wa sallam dalam melayani istri beliau. Pernahkah anda melakukan hal serupa, semisal membukakan lalu menutupkan pintu kendaraan untuk istri anda ?

Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

DR. Muhammad Arifin Badri MA, حفظه الله تعالى