Category Archives: Abu Riyadl Nurcholis

Nasehatku Untuk Ummahat dan Akhwat…

Jagalah lisan mu

Dari mengghibah..

Adu domba (namimah)

Mengejek..

Pamer harta atau pamer amalan..

Merasa diri sempurna..

Berkata menyakitkan lawan bicara..

Bersuara tinggi dan mudah menghardik..

Antunna bisa mencontoh bidadari surga sebelum Allah ambil ruh kalian…

Sesungguhnya kebanyakan para laki-laki akan terpengaruh dengann wanita yang ia cintai..

Buruknya akhlaqmu akan menular ke suamimu..

Indahnya akhlaqmu akan menjadi pemersatu umat..

engkau akan menjadi telinga suamimu dikala menilai tetanggamu….kawan karib suamimu.. bahkan menjadikan seorang suami yang menjadi seoarang dai sebagai pencetus perpecahan jika dalam hatimu berisikan rasa hasad dan dendam…
karena engkaulah juru nasehatnya…

lebih parah lagi sang suami bisa durhaka kepada ibunya karena membela dirimu…

sungguh engkau tega menjerumuskannya ke api..

Banyaklah mengaca pada sikap dan perilakumu…

Berusahalah engkau timbang dengan syariah Allah ta’ala dalam setiap perbuatan dan ucapanmu..

Sungguh engkau bisa jadi pembawa kebaikan atau sebaliknya menjadi pengompor keburukan dan kerusakan…

ittaqillah..

Abu Riyadl Nurcholis, حفظه الله

Bahagiakah Anda Dengan Pasangan Anda…?

Simaklah kisah berikut ini
Ada dua keluarga tinggal bersebelahan satu sama lain, keluarga pertama selalu dalam perkelahian dan perselisihan. sedangkan keluarga yang kedua dalam keharmonisan dan saling pengertian. Seorang istri mengungkapkan kepada sang suami, “Kita harus cari tahu apa penyebab kebahagiaan tetangga kita!”

Beberapa hari kemudian, mereka menanyakan seorang wanita tua yang sering mengunjungi keluarga bahagia ini, maka mereka menanyakannya tentang alasan kebahagiaan mereka, dia mengatakan kepada mereka bahwa, “Saya akan menjelaskan kepada kalian permasalahan yang saya saksikan sendiri di dalam rumah mereka, dan kemudian kalian menyimpulkan sendiri penyebab kebahagiaan tetangga kalian.”

Mereka mengatakan kepadanya, “Silahkan jelaskan kepada kami.” Dia mengatakan bahwa, “Pada suatu hari saya pernah di rumah mereka, saat itu istrinya sedang membersihkan dan menyapu lantai rumah, kemudian dia pergi ke dapur. Tidak lama kemudian, datang suaminya, rupanya ia sedang tidak memperhatikan ember yang berisi air, sehingga menabraknya dan menumpahkannya.”

Istrinya datang untuk meminta ma’af kepada suaminya dan berkata, “Saya minta ma’af, itu adalah kesalahan saya karena saya meniggalkannya.” Maka suaminya menjawab, “Saya yang minta ma’af, itu adalah kesalahan saya, karena saya tidak melihat dengan baik.”

Maka ketika kedua pasangan suami-istri ini mendengar cerita wanita tua ini, mereka mengatakan, “Jadi perbedaan antara kita dan mereka bahwa kita selalu merasa benar dalam segala hal dan mereka selalu merasa bersalah dalam segala hal.”

Pelajaran dari cerita ini, bahwa rahasia kebahagiaan pernikahan bukan untuk mencari kesalahan tapi mencari keutuhan rumah tangga….

Abu Riyadl Nurcholis, حفظه الله تعالى

Sekali Lagi : Aqiqoh…

Sudahkah anda di aqiqohi oleh ortu dimasa bayi? Kalo belum diaqiqohi maka tanyakan apa faktornya? Apakah karena tidak mampu atau karena gak tau padahal mampu?

Soal:

Apabila seseorang tidak diaqiqahi ketika kecil, apakah ia tetap dianjurkan untuk diaqiqahi ketika dewasa? Apa saja batasan masih dibolehkannya aqiqah?

Jawab:

Apabila orang tuanya dahulu adalah orang yang tidak mampu pada saat waktu dianjurkannya aqiqah (yaitu pada hari ke-7, 14, atau 21 kelahiran, pen), maka ia tidak punya kewajiban apa-apa walaupun mungkin setelah itu orang tuanya menjadi kaya. Sebagaimana apabila seseorang miskin ketika waktu pensyariatan zakat, maka ia tidak diwajibkan mengeluarkan zakat, meskipun setelah itu kondisinya serba cukup. Jadi apabila keadaan orang tuanya tidak mampu ketika pensyariatan aqiqah, maka aqiqah menjadi gugur karena ia tidak memiliki kemampuan.

Sedangkan jika orang tuanya mampu ketika ia lahir, namun ia menunda aqiqah hingga anaknya dewasa, maka pada saat itu anaknya tetap diaqiqahi walaupun sudah dewasa.

Adapun waktu utama aqiqah adalah hari ketujuh kelahiran, kemudian hari keempatbelas kelahiran, kemudian hari keduapuluh satu kelahiran, kemudian setelah itu terserah tanpa melihat kelipatan tujuh hari.

Aqiqah untuk anak laki-laki dengan dua ekor kambing. Namun anak laki-laki boleh juga dengan satu ekor kambing. Sedangkan aqiqah untuk anak perempuan dengan satu ekor kambing dan lebih utama tidak menambahnya dari jumlah ini.

[Liqo-at Al Bab Al Maftuh, Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin, kaset 234, no. 6]

Jika ikut pendapat Imam Asy Syafi’i maka kita boleh mengaqiqohi diri sendiri..

Imam Asy Syafi’i memiliki pendapat bahwa aqiqah tetap dianjurkan walaupun diakhirkan. Namun disarankan agar tidak diakhirkan hingga usia baligh. Jika aqiqah diakhirkan hingga usia baligh, maka kewajiban orang tua menjadi gugur. Akan tetapi ketika itu, anak punya pilihan, boleh mengaqiqahi dirinya sendiri atau tidak. (Lihat Shahih Fiqih Sunnah, 2/383)

Semoga jelas dan gamblang….

Diantara Jenis Wanita Yang Bodoh…

Kadang wanita yang kurang engngeh/sadar jika bercengkrama dengan suaminya..

Isengnya suami juga dalam rangka memanfaatkan kepolosan dan kebodohan istrinya..

Iapun dengan setia mendengarkan cerita istrinya yang polos ini…
Si istri mencritakan sehabis kajian ia bertemu teman temannya yang cantik cantik… Fulanah yang pakai cadar itu lho abi.. Ia cantik mancung putih mulus wajahnya…
Kalo fulanah itu imut dan wangi…
Kalo fulanah yang cadarnya hijau tua itu mirip artis anuu..

Subhanallah
Apakah akhwat ini gak tau kalo suaminya yang dengar itu sedang berhayal tentang kecantikan mereka

Lihatlah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

لا تباشر المرأة المرأة، فتنعتها لزوجها كأنه ينظر إليها

“Janganlah seorang wanita menemui seorang wanita yang lain lalu setelah itu menyebutkan sifat-sifat wanita tersebut kepada suaminya, sehingga seakan-akan sang suami melihat wanita tersebut” (HR Al-Bukhari)

Apalagi kalo yang jadi bahan cerita masih singgle…  Bisa dilamar tuh sama suaminya..kan bisa berabe..

Padahal giliran kalo di poligami ntar nangis darah…

Darah itu merah jendral..!!

Sepenggal uneg uneg untuk para akhwat dan umahat agar bisa jaga rahasia akhwat lain..
Barakallahu fikum.

Abu RiyadL Nurcholis Majid Ahmad, حفظه الله تعالى

Kemasyhurannya Menggerogotinya…

Abu Riyadl Nurcholis, حفظه الله تعالى

Kebanyakan manusia ingin :

Dikenal.. terkenal.. tersohor dan dikenang dalam sejarah…

Ingin namanya kelak ditulis dengan tinta emas dalam prasasti..

Ingin dipuji disetiap majlis..setiap pertemuan.
dihormati dan disanjung..

Entah siapakah status dia :
seorang pejabat..
seorang ustadz..
seorang yang punya pengaruh..
Atau bisa juga.. seorang ilmuwan..
seorang yang kaya harta..
Bahkan orang miskin tak punya apapun juga menginginkannya..
Itulah kenyataan..

TERKENALLLL
TERSOHOR..
DOMINAN..
PALING BERJASA..DLL

Sebenarnya ada disana ada hamba hamba Allah yang jauh lebih mulia dari mereka..

Walaupun mungkin ia hanya sekedar orang biasa..
tiada orang yang mengenalnya… ia termasuk hamba hamba Allah yang jauh lebih mulia dari mereka yang terkenal..
Ia adalah sebagaimana hadits berikut :
Rasulullah shalalahu ‘alaihi wasallam bersabda :

“Sesungguhnya Allah mencintai hamba yang bertaqwa, kaya hati, dan tersembunyi.” (HR Muslim)

Semoga dapat menjadi renungan hati

Lembaran Biru…

Abu Riyadl Nurcholis, حفظه الله تعالى

Wahai kaum hawa…
Apa yang anda rasakan jika seorang kaum adam memandang wajahmu dengan seksama…

Ia melihatmu dengan cermat untuk beberapa menit…
Ia melihati wajahmu yang cantik untuk dinikmati sesaat…

Pasti dirimu akan menunduk malu atau malah marah…

Atau anda akan balas matanya seperti dia melihatmu?? Aaah saya kira tidak bagi yang memilki malu..

Di DP-mu apa yang engkau pajang terkadang akan ada yang memperhatikannya… Entah dia di DP BB atau FB atau WA, atau media lain…

Jika engkau malu… Simpanlah ia ditempat yang aman… Media sosial bukanlah untuk ajang penampakan itu…

جَزَاك اللهُ خَيْرًا

Zodiak…

Abu Riyadl Nurcholis, حفظه الله تعالى

Membaca Zodiak jangan dianggap sepele.. karena dengan hal tersebut akan memengaruhi keyakinan tanpa anda sadari..

Sekedar membaca zodiak atau ramalan bintang, walaupun tidak mempercayai ramalan tersebut atau tidak membenarkannya, maka itu tetap haram. Akibat perbuatan ini, shalatnya tidak diterima selama 40 hari.

Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda (yang artinya) : “Barangsiapa yang mendatangi tukang ramal, maka shalatnya selama 40 hari tidak diterima.” (HR. Muslim no. 2230). 

Ini akibat dari cuma sekedar membaca.

Maksud tidak diterima shalatnya selama 40 hari dijelaskan oleh An Nawawi: “Adapun maksud tidak diterima shalatnya adalah orang tersebut tidak mendapatkan pahala. Namun shalat yang ia lakukan tetap dianggap dapat menggugurkan kewajiban shalatnya dan ia tidak butuh untuk mengulangi shalatnya.” (Syarh Muslim, 14: 227)

Jika Terbangun Dimalam Hari (Nglilir Ing Tengah Wengi)…

Abu Riyadl Nurcholis, حفظه الله تعالى

Dari Ubadah bin Shamit Radhiallahu ‘anhu dari Nabi Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Barangsiapa bangun di waktu malam, lalu mengucapkan:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ, الْحَمْدُ لِلَّهِ وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ.

“Tidak ada Tuhan yang haq selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kerajaan da pujian, dan Dia mahakuasa atas segala sesuatu. Segala puji bagi Allah, mahasuci Allah, tidak ada ilah yang haq selain Allah, Allah mahabesar, dan tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah”

Kemudian mengucapkan:
ALLAHUMMAGHFIR-LII… ‘Ya Allah, ampunilah aku,’ atau ia berdo’a, niscaya DIKABULKAN. Jika ia berwudhu’ dan shalat, maka shalatnya diterima.” Shahih. Diriwayatkan Al-Bukhari (1154).

Mari dihafalkan doanya dan diamalkan.

Memohonlah kepada Allah apa saja. Untuk akhirat dan dunia.

Jangan Berkata!! Hari Ini Sial…

Abu Riyadl, حفظه الله تعالى

Jangan berkata!! Hari ini sial.. Dan Allah mendzolimiku… Dan semisalnya..

Sikap berburuk sangka merupakan sikap orang-orang jahiliyah, yang merupakan bentuk kekufuran yang dapat menghilangkan atau mengurangi tauhid seseorang.

Alloh Ta’ala berfirman yang artinya, “Mereka menyangka yang tidak benar terhadap Alloh seperti sangkaan jahiliyah. Mereka berkata: ‘Apakah ada bagi kita barang sesuatu (hak campur tangan) dalam urusan ini?’ Katakanlah: ‘Sesungguhnya urusan itu seluruhnya di tangan Alloh.’ Mereka menyembunyikan dalam hati mereka apa yang tidak mereka terangkan kepadamu; mereka berkata: ‘Sekiranya ada bagi kita barang sesuatu (hak campur tangan) dalam urusan ini, niscaya kita tidak akan dibunuh (dikalahkan) di sini.’ Katakanlah: ‘Sekiranya kamu berada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu keluar (juga) ke tempat mereka terbunuh.’ Dan Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada dalam hatimu. Allah Maha Mengetahui isi hati.”(Ali-Imran: 154)

Perlu untuk kita ketahui bersama, berprasangka buruk kepada Alloh dapat terjadi pada tiga hal, yaitu:

Berprasangka bahwa Alloh akan melestarikan kebatilan dan menumbangkan al haq (kebenaran). Hal ini sebagaimana persangkaan orang-orang musyrik dan orang-orang munafik. Alloh berfirman yang artinya, “Tetapi kamu menyangka bahwa Rasul dan orang-orang mukmin tidak sekali-kali akan kembali kepada keluarga mereka selama-lamanya (terbunuh dalam peperangan, pen) dan syaitan telah menjadikan kamu memandang baik dalam hatimu persangkaan itu, dan kamu telah menyangka dengan sangkaan yang buruk dan kamu menjadi kaum yang binasa.” (Al-Fath: 12)

Perbuatan seperti ini tidak pantas ditujukan pada Alloh karena tidak sesuai dengan hikmah Alloh janji-Nya yang benar. Inilah prasangka orang-orang kafir dan Neraka Wail-lah tempat mereka kembali.

Mengingkari Qadha’ dan Qadar Alloh yaitu menyatakan bahwa ada sesuatu yang terjadi di alam ini yang di luar kehendak Alloh dan taqdir Alloh. Seperti pendapat Sekte Qodariyah.Mengingkari adanya hikmah yang sempurna dalam taqdir Alloh. Sebagaimana pendapat Sekte Jahmiyah dan Sekte Asy’ariyah.

Iman dan tauhid seorang hamba tidak akan sempurna sehingga ia membenarkan semua yang dikabarkan oleh Alloh, baik berupa nama dan sifat-sifat-Nya, kesempurnaan-Nya serta meyakini dan membenarkan janji-Nya.. Dan berlapang dada atas taqdirNya

Semoga ber faedah

Renungan Untuk Para Suami…

Abu Riyadl Nurcholis,  حفظه الله تعالى

Istrimu adalah orang yang mengandung keturunanmu dengan susah payah selama 9 bulan.

Ia adalah orang yang paling telaten (rajin) merawat anak anakmu sampai usia dewasa..

Ia pula yang melayani biologismu dengan halal thoyyiba..

Ia pula yang merawat isi rumahmu dan menjaganya..

Masakan yang nikmat adalah masakan istrimu..

Ia mendampingimu dikala suka maupun duka..

Ia merawatmu dengan tulus dikala sakitmu maupun kritismu..

Ia pun tetap mendampingimu walau engkau sudah tua..dan sakit sakitan..

Ia adalah orang yang paling taat pada kebijakannmu, bahkan mungkin keta’atan istrimu kepadamu lebih besar dari pada ta’atnya anak-anakmu kepadamu..

Ini semua dilakukan oleh istrimu tanpa upah dan gaji, namun mereka hanya mengharap pahala dari Allah semata..

Wahai suami yang sholeh..
Jangan sampai engkau tidak penuhi hak dia sebagai istri..
Jangan engkau sia-siakan dia..

Jika Ada waktu senggang yang sebenarnya dapat digunakan untuk ikut membantu pekerjaan rumah tangga atau membantu merawat anak, atau bersenda gurau dengan istri maka sempatkanlah tuk meluangkannya..

Jangan kita malah menggunakannya untuk bbm ria, ngenet, atau malah keluyuran malam gak jelas kemana tujuan….

Ingat ! jangan kau dzolimi dia..

Berbuatlah baik kepada mereka sebagaiman junjungan kita Rosulullah Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam bersabda :

خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لأَهْلِي (رواه ابن حبان)

“Sebaik-baik kalian adalah yang terbaik dari kalian sikapnya kepada keluarganya. Dan aku adalah yang terbaik dari kalian sikapnya kepada keluarga.” (HR. Ibnu Hibban)

Semoga kita bisa berbuat baik kepada kaum istri kita.. Dengan cara ini in-syaa Allah akan mudah bagi kita mengarahkan mereka kepada kebaikan dan jalan yang benar…

 

Ikuti terus channel : https://telegram.me/bbg_alilmu