Category Archives: Abu Riyadl Nurcholis

Sebuah Kisah Yang Ku Lihat Sendiri…

Seorang pedagang kambing plus jasa masak kambingnya datang kepondok
di suatu pagi sekitar jam 8
beliau bertanya sambil agak menyesali dirinya:
“…tadz ana dapet orderan kambing dan udah ana belikan kambingnya.. katanya yang order bilangnya mau buat makan makan bersama tapi tiba tiba tadi yang order SMS acaranya besok mau buat nyewu..(mempringati 1000 hari kematian ortunya) waduhh gimana ni tadz..apa sikap ana ?”

Saya jawab :
“..antum batalkan dan buatlah alasan..

Dia berkata:
“..kalo alasan sih gampang tadz tapi masalahnya dia pasti marah-marah..dan saya dianggap tidak tanggung jawab..trus saya juga rugi satu kambing yang dah saya beli menjadi beban harus mempliharanya sampai laku..”

Saya jawab:
“..sudahlah antum batalkan aja dan buatlah alasan tapi alasannya jangan dibuat-buat.. dan terus terang saja bahwa saya tidak bisa melayani menyediakan kambing matang untuk acara itu, karena hal tersebut bertentangan dengan keyakinan saya.. dan mohon dia maklumi… yakinlah mas… insyaAllah Allah akan ganti yang lebih baik..”

Akhirnya dia termenung sejenak dan pamit…

Besok hari dia datang lagi dan nampak wajahnya bahagia

dia bercerita:

“..tadz.. kemarin pas sebelum dhuhur hati ana galau.. ana pegang hape mau ana sms sesuai saran antum… sudah ana ketik di hp dan terasa berat mau kirim sms tsb… tapi ternyata bismillah ana kirim sms itu…”
(sambil beliau tunjukkan sms terkirim ke saya)

“..dan tiba-tiba selang setengah jam ada yang telpon keana seorang ikhwan yang mau aqiqohi anaknya 2 orang dengan 4 kambing… MASYAALLAH BERGETAR HATI ANA…GEMETAR TANGAN ANA YA USTADZ..”

AllahuAkbar…
Saudaraku seiman… taukah anda… rizqi anda ada dilangit… Allah telah mengaturnya. janganlah anda mengambil rizqi tersebut dengan cara haram…

Barang siapa yang meninggalkan haram karena Allah maka akan Allah ganti dengan yang lebih baik darinya…

Yang melihat kejadian tersebut tentu merinding hatinya..

Kisah nyata ini baru beberapa hari yang lalu.. semoga dapat diambil contoh dan pelajaran yang berharga.

barakallahu fikum…

Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc,  حفظه الله تعالى

Kesempatan Menyantuni Janda Miskin…

Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc, hafizhohullah adalah Mudhir dan pengasuh pondok Tahfidz Ma’hadul Qur’an di Boyolali, Jawa Tengah… Dalil menyantuni janda dibawah ini…

Menyantuni janda, baik punya anak maupun tidak, termasuk amal sholeh yang bernilai pahala besar. Dari Abu Hurairah radhiallahu ’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

السَّاعِي عَلَى الأَرْمَلَةِ وَالمِسْكِينِ، كَالْمُجَاهِدِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، أَوِ القَائِمِ اللَّيْلَ الصَّائِمِ النَّهَارَ

“Orang yang bekerja agar bisa memberi sebagian nafkah kepada janda, dan orang miskin, sebagaimana orang yang berjihad di jalan Allah, atau seperti orang yang tahajud di malam hari, puasa di siang hari.“ (HR. Bukhari 5353 dan Muslim 2982).

Terlebih jika janda itu adalah kerabat anda, nilai yang akan anda dapatkan dua kali: nilai sedekah dan menyambung silaturrahmi. Dari Salman bin Amir radhiallahu ’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ الصَّدَقَةَ عَلَى الْمِسْكِينِ صَدَقَةٌ، وَعَلَى ذِي الرَّحِمِ اثْنَتَانِ صَدَقَةٌ وَصِلَةٌ

“Sesungguhnya sedekah kepada orang miskin (yang bukan keluarga) nilainya hanya sedekah, dan sedekah kepada kerabat, nilainya dua: sedekah dan silaturahmi.” (HR. An-Nasa’i 2582, Ibn Majah 1844, dan dishahihkan al-Albani)

Nasihat Imam Syafi’i Untuk Penuntut Ilmu…

اصبر على مرِّ الجفا من معلم
ٍفإنَّ رسوبَ العلمِ في نفراتهِ
ومنْ لم يذق مرَّ التعلمِ ساعة
تجرع ذلَّ الجهل طولَ حياته
ومن فاتهُ التَّعليمُ وقتَ شبابه ِفكبِّر عليه أربعاً لوفاته
وَذَاتُ الْفَتَى ـ واللَّهِ ـ بالْعِلْمِ وَالتُّقَى
إذا لم يكونا لا اعتبار لذاتهِ

Sabarlah engkau dalam pahitnya menghadapi guru yang kaku…
Karena kegagalan dalam menuntut ilmu disebabkan lari darinya…
Barangsiapa yang tidak pernah merasakan pahitnya menuntut ilmu walau sesaat saja…
Maka dia akan merasakan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya…
Siapapun yang tidak belajar diwaktu mudanya…
Maka bertakbirlah empat kali sebagai tanda wafatnya…
Keberadaan seorang pemuda -demi Allah-dilihat dari ilmu dan ketakwaannya Kalau tidak ada keduanya maka tiada arti wujudnya…

Dinukil dari kitab :
Diiwaan Al Imam Asy Syafi’i hal 41

Abu Riyadl Nurcholis Madjid, حفظه الله تعالى

Nasehatku Untuk Ummahat dan Akhwat…

Jagalah lisan mu

Dari mengghibah..

Adu domba (namimah)

Mengejek..

Pamer harta atau pamer amalan..

Merasa diri sempurna..

Berkata menyakitkan lawan bicara..

Bersuara tinggi dan mudah menghardik..

Antunna bisa mencontoh bidadari surga sebelum Allah ambil ruh kalian…

Sesungguhnya kebanyakan para laki-laki akan terpengaruh dengann wanita yang ia cintai..

Buruknya akhlaqmu akan menular ke suamimu..

Indahnya akhlaqmu akan menjadi pemersatu umat..

engkau akan menjadi telinga suamimu dikala menilai tetanggamu….kawan karib suamimu.. bahkan menjadikan seorang suami yang menjadi seoarang dai sebagai pencetus perpecahan jika dalam hatimu berisikan rasa hasad dan dendam…
karena engkaulah juru nasehatnya…

lebih parah lagi sang suami bisa durhaka kepada ibunya karena membela dirimu…

sungguh engkau tega menjerumuskannya ke api..

Banyaklah mengaca pada sikap dan perilakumu…

Berusahalah engkau timbang dengan syariah Allah ta’ala dalam setiap perbuatan dan ucapanmu..

Sungguh engkau bisa jadi pembawa kebaikan atau sebaliknya menjadi pengompor keburukan dan kerusakan…

ittaqillah..

Abu Riyadl Nurcholis, حفظه الله

Bahagiakah Anda Dengan Pasangan Anda…?

Simaklah kisah berikut ini
Ada dua keluarga tinggal bersebelahan satu sama lain, keluarga pertama selalu dalam perkelahian dan perselisihan. sedangkan keluarga yang kedua dalam keharmonisan dan saling pengertian. Seorang istri mengungkapkan kepada sang suami, “Kita harus cari tahu apa penyebab kebahagiaan tetangga kita!”

Beberapa hari kemudian, mereka menanyakan seorang wanita tua yang sering mengunjungi keluarga bahagia ini, maka mereka menanyakannya tentang alasan kebahagiaan mereka, dia mengatakan kepada mereka bahwa, “Saya akan menjelaskan kepada kalian permasalahan yang saya saksikan sendiri di dalam rumah mereka, dan kemudian kalian menyimpulkan sendiri penyebab kebahagiaan tetangga kalian.”

Mereka mengatakan kepadanya, “Silahkan jelaskan kepada kami.” Dia mengatakan bahwa, “Pada suatu hari saya pernah di rumah mereka, saat itu istrinya sedang membersihkan dan menyapu lantai rumah, kemudian dia pergi ke dapur. Tidak lama kemudian, datang suaminya, rupanya ia sedang tidak memperhatikan ember yang berisi air, sehingga menabraknya dan menumpahkannya.”

Istrinya datang untuk meminta ma’af kepada suaminya dan berkata, “Saya minta ma’af, itu adalah kesalahan saya karena saya meniggalkannya.” Maka suaminya menjawab, “Saya yang minta ma’af, itu adalah kesalahan saya, karena saya tidak melihat dengan baik.”

Maka ketika kedua pasangan suami-istri ini mendengar cerita wanita tua ini, mereka mengatakan, “Jadi perbedaan antara kita dan mereka bahwa kita selalu merasa benar dalam segala hal dan mereka selalu merasa bersalah dalam segala hal.”

Pelajaran dari cerita ini, bahwa rahasia kebahagiaan pernikahan bukan untuk mencari kesalahan tapi mencari keutuhan rumah tangga….

Abu Riyadl Nurcholis, حفظه الله تعالى

Sekali Lagi : Aqiqoh…

Sudahkah anda di aqiqohi oleh ortu dimasa bayi? Kalo belum diaqiqohi maka tanyakan apa faktornya? Apakah karena tidak mampu atau karena gak tau padahal mampu?

Soal:

Apabila seseorang tidak diaqiqahi ketika kecil, apakah ia tetap dianjurkan untuk diaqiqahi ketika dewasa? Apa saja batasan masih dibolehkannya aqiqah?

Jawab:

Apabila orang tuanya dahulu adalah orang yang tidak mampu pada saat waktu dianjurkannya aqiqah (yaitu pada hari ke-7, 14, atau 21 kelahiran, pen), maka ia tidak punya kewajiban apa-apa walaupun mungkin setelah itu orang tuanya menjadi kaya. Sebagaimana apabila seseorang miskin ketika waktu pensyariatan zakat, maka ia tidak diwajibkan mengeluarkan zakat, meskipun setelah itu kondisinya serba cukup. Jadi apabila keadaan orang tuanya tidak mampu ketika pensyariatan aqiqah, maka aqiqah menjadi gugur karena ia tidak memiliki kemampuan.

Sedangkan jika orang tuanya mampu ketika ia lahir, namun ia menunda aqiqah hingga anaknya dewasa, maka pada saat itu anaknya tetap diaqiqahi walaupun sudah dewasa.

Adapun waktu utama aqiqah adalah hari ketujuh kelahiran, kemudian hari keempatbelas kelahiran, kemudian hari keduapuluh satu kelahiran, kemudian setelah itu terserah tanpa melihat kelipatan tujuh hari.

Aqiqah untuk anak laki-laki dengan dua ekor kambing. Namun anak laki-laki boleh juga dengan satu ekor kambing. Sedangkan aqiqah untuk anak perempuan dengan satu ekor kambing dan lebih utama tidak menambahnya dari jumlah ini.

[Liqo-at Al Bab Al Maftuh, Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin, kaset 234, no. 6]

Jika ikut pendapat Imam Asy Syafi’i maka kita boleh mengaqiqohi diri sendiri..

Imam Asy Syafi’i memiliki pendapat bahwa aqiqah tetap dianjurkan walaupun diakhirkan. Namun disarankan agar tidak diakhirkan hingga usia baligh. Jika aqiqah diakhirkan hingga usia baligh, maka kewajiban orang tua menjadi gugur. Akan tetapi ketika itu, anak punya pilihan, boleh mengaqiqahi dirinya sendiri atau tidak. (Lihat Shahih Fiqih Sunnah, 2/383)

Semoga jelas dan gamblang….

Diantara Jenis Wanita Yang Bodoh…

Kadang wanita yang kurang engngeh/sadar jika bercengkrama dengan suaminya..

Isengnya suami juga dalam rangka memanfaatkan kepolosan dan kebodohan istrinya..

Iapun dengan setia mendengarkan cerita istrinya yang polos ini…
Si istri mencritakan sehabis kajian ia bertemu teman temannya yang cantik cantik… Fulanah yang pakai cadar itu lho abi.. Ia cantik mancung putih mulus wajahnya…
Kalo fulanah itu imut dan wangi…
Kalo fulanah yang cadarnya hijau tua itu mirip artis anuu..

Subhanallah
Apakah akhwat ini gak tau kalo suaminya yang dengar itu sedang berhayal tentang kecantikan mereka

Lihatlah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

لا تباشر المرأة المرأة، فتنعتها لزوجها كأنه ينظر إليها

“Janganlah seorang wanita menemui seorang wanita yang lain lalu setelah itu menyebutkan sifat-sifat wanita tersebut kepada suaminya, sehingga seakan-akan sang suami melihat wanita tersebut” (HR Al-Bukhari)

Apalagi kalo yang jadi bahan cerita masih singgle…  Bisa dilamar tuh sama suaminya..kan bisa berabe..

Padahal giliran kalo di poligami ntar nangis darah…

Darah itu merah jendral..!!

Sepenggal uneg uneg untuk para akhwat dan umahat agar bisa jaga rahasia akhwat lain..
Barakallahu fikum.

Abu RiyadL Nurcholis Majid Ahmad, حفظه الله تعالى

Kemasyhurannya Menggerogotinya…

Abu Riyadl Nurcholis, حفظه الله تعالى

Kebanyakan manusia ingin :

Dikenal.. terkenal.. tersohor dan dikenang dalam sejarah…

Ingin namanya kelak ditulis dengan tinta emas dalam prasasti..

Ingin dipuji disetiap majlis..setiap pertemuan.
dihormati dan disanjung..

Entah siapakah status dia :
seorang pejabat..
seorang ustadz..
seorang yang punya pengaruh..
Atau bisa juga.. seorang ilmuwan..
seorang yang kaya harta..
Bahkan orang miskin tak punya apapun juga menginginkannya..
Itulah kenyataan..

TERKENALLLL
TERSOHOR..
DOMINAN..
PALING BERJASA..DLL

Sebenarnya ada disana ada hamba hamba Allah yang jauh lebih mulia dari mereka..

Walaupun mungkin ia hanya sekedar orang biasa..
tiada orang yang mengenalnya… ia termasuk hamba hamba Allah yang jauh lebih mulia dari mereka yang terkenal..
Ia adalah sebagaimana hadits berikut :
Rasulullah shalalahu ‘alaihi wasallam bersabda :

“Sesungguhnya Allah mencintai hamba yang bertaqwa, kaya hati, dan tersembunyi.” (HR Muslim)

Semoga dapat menjadi renungan hati

Lembaran Biru…

Abu Riyadl Nurcholis, حفظه الله تعالى

Wahai kaum hawa…
Apa yang anda rasakan jika seorang kaum adam memandang wajahmu dengan seksama…

Ia melihatmu dengan cermat untuk beberapa menit…
Ia melihati wajahmu yang cantik untuk dinikmati sesaat…

Pasti dirimu akan menunduk malu atau malah marah…

Atau anda akan balas matanya seperti dia melihatmu?? Aaah saya kira tidak bagi yang memilki malu..

Di DP-mu apa yang engkau pajang terkadang akan ada yang memperhatikannya… Entah dia di DP BB atau FB atau WA, atau media lain…

Jika engkau malu… Simpanlah ia ditempat yang aman… Media sosial bukanlah untuk ajang penampakan itu…

جَزَاك اللهُ خَيْرًا

Zodiak…

Abu Riyadl Nurcholis, حفظه الله تعالى

Membaca Zodiak jangan dianggap sepele.. karena dengan hal tersebut akan memengaruhi keyakinan tanpa anda sadari..

Sekedar membaca zodiak atau ramalan bintang, walaupun tidak mempercayai ramalan tersebut atau tidak membenarkannya, maka itu tetap haram. Akibat perbuatan ini, shalatnya tidak diterima selama 40 hari.

Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda (yang artinya) : “Barangsiapa yang mendatangi tukang ramal, maka shalatnya selama 40 hari tidak diterima.” (HR. Muslim no. 2230). 

Ini akibat dari cuma sekedar membaca.

Maksud tidak diterima shalatnya selama 40 hari dijelaskan oleh An Nawawi: “Adapun maksud tidak diterima shalatnya adalah orang tersebut tidak mendapatkan pahala. Namun shalat yang ia lakukan tetap dianggap dapat menggugurkan kewajiban shalatnya dan ia tidak butuh untuk mengulangi shalatnya.” (Syarh Muslim, 14: 227)