Category Archives: Abu Yahya Badrusalam

Seseorang Yang Melekat Padanya Salah Satu Sifat Kekufuran Namun Tetap Beribadah, Bagaimana Sikap Kita ?

Ustadz Badru Salam, Lc, حفظه الله تعالى

Bila ada teman yang kita melihat adanya salah satu sifat kekufuran yang melekat padanya namun ia masih sholat, bagaimana sikap kita ?

Simak jawaban Ustadz Badru Salam, Lc, حفظه الله تعالى  berikut ini:

Pendapat Keliru Bahwa Berkelompok Dibolehkan Dalam Islam Dan Allah Tidak Perlu Dibela

Ustadz Badru Salam, Lc, حفظه الله تعالى

Ada pendapat yang coba disebarluaskan di masyarakat bahwa berkelompok dalam Islam di perlukan. Begitupula dengan pendapat bahwa Allah Maha Kuasa sehingga tidak perlu dibela. Bagaimana yang sebenarnya sesuai pemahaman salafush sholih  ?

Simak jawaban Ustadz Badru Salam, Lc, حفظه الله تعالى  berikut ini:

Rukun Kufur

Ustadz Badru Salam, Lc, حفظه الله تعالى

أركان الكفر أربعة‏:

Rukun kufur itu ada 4

Artinya, kebanyakan 4 perkara ini yang menyebabkan seseorang kufur kepada Allah.

الكبر والحسد والغضب والشهوة

1. Sombong,
2. Dengki,
3. Marah,
4. Syahwat.

الكبر يمنعه الانقياد،

“Sombong mencegah seseorang untuk tunduk kepada Allah.”

Karena, kalau kita perhatikan orang-orang yang sombong yang tidak mau tunduk kepada Allah itu akibat dari kesombongan mereka, seperti Fir’aun yang sombong kepada Allah, juga Abu Jahal dan Abu Lahab yang sombong kepada Allah.

والحسد يمنعه قبول النصيحة وبذلها ،

“Dan penyakit hasad / dengki itu mencegah untuk menerima nasihat.”

والغضب يمنعه العدل،

“Dan marah mencegah ia berbuat adil.”

والشهوة تمنعه التفرغ للعبادة‏.‏

“Dan penyakit syahwat mencegah ia untuk bersungguh-sungguh dalam beribadah kepada Allah.”

فإذا انهدم ركن الكبر سهل عليه الانقياد،

“Apabila telah hancur rukun sombong, maka akan mudah bagi dia untuk taat dan tunduk kepada Allah.”

وإذا انهدم ركن الحسد سهل عليه قبول النصح وبذله ،

“Dan apabila telah hancur rukun kedengkian, maka akan mudah bagi dia untuk menerima nasihat dan kritikan (yang bermanfaat bagi dirinya).”

وإذا انهدم ركن الغضب سهل عليه العدل والتواضع ،

“Dan apabila telah hancur rukun kemarahan, maka akan mudah bagi dia berbuat adil dan bertawadhu’.”

وإذا انهدم ركن الشهوة سهل عليه الصبر والعفاف والعبادة‏.

“Dan apabila telah hancur rukun syahwat, maka akan mudah bagi dia untuk bersabar, memelihara kehormatan diri, dan terus-menerus beribadah kepada Allah.”

Bagaimana Mengatasi Rasa Marah Bila Di Ghibah

Ustadz Badru Salam, Lc, حفظه الله تعالى

Para Ulama sudah sering mengajarkan agar kita bersabar bila di ghibah (dibicarakan dibelakang kita) oleh orang lain, namun kita masih sering marah bilamana itu terjadi apalagi bila yang melakukannya adalah teman kita sendiri, bagaimana kiat-kiat agar kita bisa lebih bersabar dalam hal ini ?

Simak jawaban  Ustadz Badru Salam, Lc, حفظه الله تعالى  sebagai berikut :

Dampak Keikhlasan Dalam Kehidupan – Sesi Tanya Jawab

Ustadz Badru Salam, Lc, حفظه الله تعالى
Dalam video ini, Ustadz Badru Salam menjawab berbagai macam pertanyaan seperti :

1) Kita berjalan dan sholat di masjid, tentu dilihat orang banyak. Bagaimana agar tetap ikhlas ?

2) Saat sholat malam bersama istri, bagaimana posisi berdirinya ?

3) Benarkah kita dilarang menyapu air wudhu ?

4) Jika kita telah berwudhu lantas terkena najis, apakah kita berwudhu lagi ?

5) Saya menyumbang 10 sak semen ke pesantren dengan niat supaya hasil panen tahun ini meningkat. Salahkah niat saya ?

6) Shohihkah hadits makan setelah lapar dan berhenti sebelum kenyang ?
7) Bolehkah melafadzkan niat ?

8) Ketika pergi ke pengajian kita pengen bareng sama temen. Apakah ini termasuk riya ?

9) Saat beramal kita ikhlas. Lalu ada orang yang memuji amalan kita dan kita merasa senang. Apakah amalan itu tetap diterima ?

10) Bagaimana hadits yang mengatakan barangsiapa yang mencari ilmu tetapi dengan niat bukan karena Allah maka dia tidak mencium syurga ?

11) Tatkala kita belajar ilmu duniawi, apakah harus ikhlas juga ?

12) Pahala amalan yang sirna karena riya itu apakah bisa kembali jika kita bertaubat  ? 

13) Bolehkah kita berdoa untuk minta dunia ?

14) Benarkah dahalu para sahabat berebut bekas air wudhu nabi ?

15) Seorang istri rajin tahajud dengan niat supaya suami tidak poligami. Benarkah niat ini ?

Simak jawaban Ust Abu Yahya Badrusalam, Lc, حفظه الله تعالى

Klik :
http://salamdakwah.com/videos-detail/dampak-keikhlasan-dalam-kehidupan.html