Category Archives: Abu Yahya Badrusalam

Merenungi Ayat

Ust. Badrusalam, حفظه الله

Allah Ta’ala berfirman ttg munafiq:
ولكن كره الله انبعاثهم فثبطهم وقيل اقعدوا مع القاعدين
Akan tetapi Allah tidak menyukai keberangkatan mereka. maka Allah melemahkan keinginan mereka. dan dikatakan: tinggal lah kalian bersama orang orang tinggal itu. (At Taubah: 46)

Allah melemahkan keinginan mereka untuk berangkat berjihad..
karena Allah tidak menyukai keberangkatan mereka..

waspadalah saudaraku !!

bila keinginan kita lemah untuk berbuat ketaatan..
berat melangkahkan kaki menuju kebaikan..
barangkali Allah tidak menyukai kita..

ya Allah..
kuatkan keinginan kami menuju ketaatan..
ringankan kaki kami menuju kebaikan..

aamiin..

– – – – – •(*)•- – – – –

Mengorek Hati

Ust. Badrusalam, حفظه الله

Makhul Asy Syaami seorang tabiin berkata:
Aku pernah melihat orang yang menangis dalam sholat…
aku menuduh dia lakukan itu karena riya saja…
rupanya..
aku tidak dapat menangis setahun lamanya karena tuduhan itu…
Diriwayatkan oleh ibnu abidunya..

orang yang diberikan taufiq..
tidak akan menuduh niat niat manusia..
barangkali..
ia lebih ikhlas dari kita..
barangkali..
ia lebih tawadlu dari kita..
hanya Allah yang mengetahui hatinya..

– – – – – •(*)•- – – – –

Waspadai Perayaan Valentine

Ust. Badrusalam, حفظه الله

Carilah sejarah valentine niscaya Anda dapati semuanya berasal dari sejarah Kristen. Satu hal ini sudah cukup sebagai alasan untuk menolak perayaan valentine.

Lebih berbahaya lagi, ikutnya seorang muslim dalam perayaan valentine menunjukkan hilangnya aqidah wala’ wal bara’. Hal ini bisa menjerumuskan seseorang kepada kekufuran.

Ditambah lagi, didalam perayaan itu sendiri penuh dengan maksiat yang dimurkai Allah. Bebasnya pergaulan muda-mudi, pacaran hingga perzinaan. Naudzubillah. Semuanya berdalih dengan kasih sayang. Begitu murahnya konsep kasih sayang yang mereka tawarkan. Seorang muslim yang masih berada dalam fitrahnya akan menolak perayaan valentine.

Akan tetapi, musibah ini semakin menjadi. Semakin banyak para pemuda-pemudi islam yang latah ikut merayakannya, karena miskin ilmu dan hawa nafsu yang menguasai meraka.

Selamatkan diri dan keluarga Anda darinya ! simak nasehat Ust Badrusalam.
Klik
http://m.salamdakwah.com/videos-detail/valentine-day–.html

– – – – – •(*)•- – – – –

Penyakit Nanti

Ust. Badrusalam, حفظه الله

Al Hasan Al Bashri rahimahullah berkata:
 : ” إِيَّاكَ وَالتَّسْوِيفَ فَإِنَّكَ بِيَوْمِكِ وَلَسْتَ بِغَدِكَ قَالَ : فَإِنْ يَكُنْ غَدٌ لَكَ فِكِسْ فِيهِ كَمَا كِسْتَ فِي الْيَوْمِ , وَإِلا يَكُنِ الْغَدُ لَكَ لَمْ تَنْدَمْ عَلَى مَا فَرَّطْتَ فِي الْيَوْمِ ” .
jauhi taswif (nanti)..
karena kamu sedang berada di hari ini..
bukan di hari esok..
bila esok masih menjelang..
maka lakukan seperti yang kamu lakukan di hari ini..
bila esok tidak menjelang..
kamu tidak akan menyesali perbuatanmu di hari ini..

nanti..
penyakit yang menghinggapi penuntut ilmu..
ketika ada kesempatan..
ia berkata: nanti sore saja..
ketika sore menjelang..
ia berkata: nanti saja besok..
demikianlah setan..
memberikan angan-angan..
agar kita terluput dari kebaikan..

say no to nanti..

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Misteri Pohon Angker

Ustadz Badrusalam Lc حفظه الله تعالى –

Seringkali kita mendengar kisah pohon angker, katanya ada hantu di pohon beringin atau pohon tertentu lainnya, sehingga menurut sebagian orang saat melewatinya kita harus meminta izin kepada penunggu pohon tersebut agar tidak kesambet, harus memberi sesaji, dst… benarkah pohon tersebut pohon angker? benarkah pohon tersebut ada jin nya? bolehkah kita takut hantu/jin? bolehkah kita ngalap berkah di pohon tersebut? apa do’anya jika kita melewati pohon tersebut?

Simak jawabannya di ceramah singkat (11,5 menit) berjudul “Misteri Pohon Angker” oleh Ustadz Badrusalam Lc حفظه الله تعالى :

– – – – – – 〜✽〜- – – – – –

Pesona Mukmin

Ust. Badrusalam, حفظه الله

Wahb bin Munabbih rahimahullah berkata:
Mukmin itu.. melihatnya untuk mengetahui..
Berbicaranya untuk memahami..
diamnya untuk menyelamatkan diri..
kesendiriannya untuk mendapat pahala..
(Hilyah auliya 2/103)

itulah mukmin..
hari harinya tak sepi dari menambah ilmu dan pahala…

Nabi shallallahu alaihi wasalla bersabda:
عجبا لأمر المؤمن إن أمره كله خير إن أصابته السراء شكر فكان خيرا له وإن أصابته الضراء صبر فكان خيرا له وليس ذلك إلا للمؤمن
mengagumkan urusan mukmin..
bila ia diberi kesenangan ia bersyukur..
maka itu kebaikan untuknya…
bila ia ditimpa kesulitan ia bersabar..
maka itu kebaikan untuknya…
itu semua tidak terjadi kecuali kepada mukmin..
(HR Muslim).

itulah mukmin..
kehidupannya tak lepas dari kebaikan..

– – – – – •(*)•- – – – –

Mengintip Aib Diri

Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc حفظه الله تعالى

Ibnu Qudamah rahimahullah berkata, “Siapa yang ingin mengetahui kekurangan yang ada pada dirinya, maka ada empat cara:

1. Duduklah di hadapan seorang syaikh yang amat faham mengenal kesalahan diri. Ia akan memberitahumu dan memberi obatnya. Namun cara ini amat jarang di zaman ini.

2. Memiliki teman yang jujur yang mengingatkan kesalahannya. Dahulu Umar bin Khathab berkata, “Semoga Allah merahmati orang yang mengingatkan aib-aib kami.” Demikian pula salafushalih terdahulu suka bila ada yang mengingatkan kesalahannya. Sedangkan di zaman ini, orang yang mengingatkan kesalahan kita mungkin orang yang paling tidak kita sukai.

3. Mendengar dari lisan musuh. Karena mata yang memusuhi biasanya akan memperlihatkan aib sekecil apapun. Ini lebih bermanfaat untuk mengenal aib sendiri dibandingkan teman yang menjilat.

4. Bergaul dengan manusia.
Sesuatu yang tercela diantara mereka jauhilah.

(Mukhtashar Minhajil Qashidin hal 156).

– – – – – •(*)•- – – – –

Terjalnya Istiqomah

Ust. Badrusalam, حفظه الله

Istiqomah amat kita butuhkan..
untuk meniti jalan kebenaran..
semua kita khawatir bila mati dalam keadaan suulkhatimah..
maka..
tiada jalan kecuali untuk berjuang..
menyelamatkan diri dari api Neraka..
bersabar sebentar di dunia..
meraih surga dambaan..
sedangkan bersabar di akhirat..
tak lagi berguna..

– – – – – •(*)•- – – – –

Mayat Hidup

Ust. Badrusalam, حفظه الله

Hudzaifah bin Al Yaman berkata, “Orang yang telah mati dan beristirahat bukanlah mayit, akan tetapi mayit itu adalah mayat hidup.”

Ditanya, “Wahai Abu Abdillah, apakah mayat hidup itu?”

Beliau berkata, “Yaitu orang yang hatinya sudah tidak lagi mengenal yang ma’ruf dan tidak mengingkari kemungkaran.”

Riwayat ibnu Abi Syaibah dalam mushannafnya (15/172-173).

By: Ustadz Abu Yahya Badrusalam

– – – – – •(*)•- – – – –

Kemuliaan Seorang Mukmin

Ust. Badrusalam LC, حفظه الله

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

أتاني جبريل فقال يا محمد عش ما شئت فإنك ميت و أححبب من شئت فإنك مفارقه اعمل ما شئت فإنك مجزي عنه و اعلم أن شرف المؤمن قيامه بالليل وعزه استغناءه عن الناس

“Jibril datang kepadaku dan berkata..

Ya Muhammad..
Hiduplah semaumu..
Sesungguh engkau akan mati..
Cintailah siapa yang engkau suka..
Sesungguhnya engkau kelak akan berpisah dengannya..

Berbuatlah sekehendak hatimu..
Sesungguhnya engkau akan diberikan balasan..

Ketahuilah..
Sesungguhnya kemuliaan seorang mukmin..
Terletak pada sholat malamnya..

Dan keperkasaannya..
Terletak pada ketidak butuhannya kepada manusia..

(HR Al Baihaqi dalam Syu’abul iman..
Dan dishahihkan oleh syaikh Al AlBani.. Dalam shahih Jami’ no 73).

– – – – – •(*)•- – – – –