Category Archives: Ahmad Zainuddin Al Banjary

Beda Batasan Aurat Wanita Muslimah Yang Boleh Terlihat Oleh Muslimah Lainnya dan non-Muslimah…

Simak penjelasan Ustadz Ahmad Zainuddin Al Banjary, Lc حفظه الله تعالى berikut ini :

(tunggu hingga audio player muncul dibawah iniIkuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

Kasus Abu Lahab : Seseorang Akan Disiksa Oleh Sesuatu Yang Ia Cintai Melebihi Daripada Keta’atannya Kepada Allah…

Simak penjelasan Ustadz Ahmad Zainuddin Al Banjary, Lc حفظه الله تعالى berikut ini :

(tunggu hingga audio player muncul dibawah iniIkuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

3. Hikmah Dalam Berdakwah… Faedah Ceramah Syaikh Pof. DR. Ibrahim ar Ruhaily…

Simak Ustadz Ahmad Zainuddin Al Banjary Lc, حفظه الله تعالى dalam rangkuman ceramah Syaikh Prof. DR. Ibrahim bin Amir Ar Ruhaily, حفظه الله تعالى berikut ini :

(tunggu hingga audio player muncul dibawah iniIkuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj

Simak Artikel Terkait (berikut ini):
1. Hakikat Hikmah – Faedah Ceramah Syaikh Prof. DR. Ibrahim Ar Ruhaily

2. Hikmah Dalam Menuntut Ilmu – Faedah Ceramah Syaikh Prof. DR. Ibrahim Ar Ruhaily

Daurah Syar’iyyah di Surakarta, Jawa Tengah pada Rabu, 22 Rabi’ul Akhir 1439 / 10 Januari 2018

Courtesy of Radio Rodja

Kisah DO’A Laylatul Qodar…

Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin hafizhahumallah bercerita: “Pada suatu malam ke 27 Ramadhan (malam yang sangat diharapkan terjadinya lailatul qadar), beliau bersama Bapak serta Kakek ingin pergi ke masjid Nabawi untuk shalat malam pada malam itu, kemudian ketika keluar rumah menuju mobil, beliau mendengar suara musik yang begitu keras dinyalakan oleh anak-anak muda, kemudian beliau mendekati mobil tersebut dan mengatakan kepada mereka: “Wahai para pemuda, jika kalian tidak sanggup untuk mengisi malam ini dengan ibadah, maka mohon dimatikan suara yang begitu keras ini”, akhirnya mereka mematikannya, kemudian syaikh mengatakan: “Hendaknya malam ini kalian memperbanyak mengucapkan

اللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عني

Allahumma innaka ‘Afuwwun tuhibul ‘afwa fa’fu ‘anni
(Ya Allah sungguhnya Engkau Maha Pengampun, Engkau suka memberi ampunan, maka ampunilah daku).

Lalu seorang yang dekat syaikh mengatakan, “saya belum hafal”, lalu syaikh mengulangi kedua kalinya, lalu si pemuda ini akhirnya dapat melafalkannya.

Setelah enam tahun, Syaikh Abdurrazzaq hafizhahullah ceramah di sebuah kota, kemudian setelah ceramah ada seorang pemuda yang berjenggot dan dari wajahnya terlihat ia ahli ketaatan kepada Allah, pemuda ini berkata: “Syaikh ingatkah engkau kepada para pemuda yang engkau peringatkan untuk mematikan musik di malam ke 27 Ramadhan, lalu engkau mengajari mereka doa lailatul qadar, maka semenjak malam itu saya selalu membacanya dan akhirnya Allah Taala membencikan maksiat-maksiat di dalam hatiku, Alhamdulillah akhirnya aku kembali ke jalan-Nya”.

Wahai Saudaraku sebarkanlah DO’A ini! di hari-hari mulia ini, semoga yang membacanya akan melihat kebaikan BAIK DI DALAM RAMADHAN ATAU DI LIUAR RAMADHAN:

اللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عني

Allahumma innaka ‘Afuwwun tuhibul ‘afwa fa’fu ‘anni
(Ya Allah sungguhnya Engkau Maha Pengampun, Engkau suka memberi ampunan, maka ampunilah daku).

Ahmad Zainuddin Al Banjary Lc,  حفظه الله تعالى

Wajahku Tidak CANTIK/Tidak GANTENG…

Bismillah, walhamdulillah dan wash shalatu wassalamu ‘ala rasulillah wa ‘ala alihi wa shahibi wassalam.

Saudaraku muslim…

Bagi yang mungkin belum diberikan wajah seganteng dan secantik artis…

Semoga tulisan di bawah ini dapat menjadi acuan untuk menghilangkan rasau GALAU KARENA BERWAJAH JELEK.

Berkata Ibnul Qayyim rahimahullah:

“Ketauhilah bahwa KEINDAHAN terbagi menjadi dua; LAHIR DAN BATIN.

KEINDAHAN BATIN ialah yang paling sangat dicintai, ia adalah keindahan ilmu, akal, kedermawanan dan sifat ‘iffah (kesucian) dan keberanian.

Dan keindahan batin inilah yang DIPERHITUNGKAN Allah Taala dari hamba-Nya, dan berada dalam kecintaan-Nya, dan keindahan batin inilah yang akan membaguskan penampilan lahir, meski ia tidak memiliki keindahan fisik.

Maka, akhirnya pemilik keindahan batin ini akan diberikan pakaian kebagusan, wibawa dan kecintaan sesuai dengan apa yang dipakai oleh JIWANYA dari sifat-sifat (yang mulia tersebut). Karena sesungguhnya seorang beriman akan diberikan wibawa dan rasa manis sesuai dengan keimanannya. Maka, barangsiapa yang melihatnya, pasti akan menghormatinya, dan siapa yang bergaul dengannya, pasti akan mencintainya. Dan perkara ini terlihat dengan mata kepala, ANDA AKAN MELIHAT SEORANG YANG SHALIH DAN BERBUAT KEBAIKAN, MEMPUNYAI AKHLAK YANG INDAH ADALAH MANUSIA YANG PALING MANIS RUPANYA , MESKI IA BERKULIT HITAM ATAU RUPANYA TIDAK BAGUS. APALAGI JIKA IA DIBERI ANUGERAH (DAPAT MENGERJAKAN) DARI SHALAT MALAM, MAKA HAL TERSEBUT AKAN MEMBERIKAN CAHAYA PADA WAJAH DAN MEMPERINDAHNYA.” Lihat kitab Rawdhatul Muhibbin, 221-223.

Wahai Saudaraku muslim…

Ketauhilah…

Amal shalih sangat berpengaruh pada wajah, begitu juga sebaliknya amal buruk berpengaruh pada wajah.

فكم ممن لم تكن صورته حسنة ، ولكن [ له ] من الأعمال الصالحة ما عظم به جماله وبهاؤه حتى ظهر ذلك على صورته .

ولهذا يظهر ذلك ظهورا بينا عند الإصرار على القبائح في آخر العمر عند قرب الموت

“Berapa banyak dari orang yang belum diberikan rupa yang indah, TETAPI IA MEMILIKI AMAL SHALIH YANG MENINGGIKAN KEINDAHANNYA DAN WIBAWANYA SEHINGGA HAL TERSEBUT TERLIHAT PADA RUPANYA. Oleh karenanya, hal itu akan terlihat dengan jelas tatkala seseorang terus menerus (tidak bertaubat atas dosa-dosa keburukan) di akhir umur saat dekat dengan kematian.” Lihat kitab Al Istiqamah1/364-366.

Saudaraku Muslim…

Jika penjelasan di atas masih membuatmu sedih, resah dan TIDAK TERIMA, maka perhatikanlah hadits mulia berikut, yang disampaikan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kepada seseorang yang berkaki bentuk O (genu varum) atau X (genu valgum):

كُلُّ خَلْقِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ حَسَنٌ

Artinya: “Setiap ciptaan Allah Azza wa Jalla Indah”. HR. Ahmad dan dishahihkan oleh Al Albani di dalam kita SilSilah Al Ahadits Ash Shahihah, no. 1441.

Tetaplah bersyukur atas apapun pemberian Allah dan berusahalah menggapai KEINDAHAN BATIN.

Ahmad Zainuddin Al Banjary, Lc, حفظه الله تعالى

Kamu Mau Yang Mana…?

Ahmad Zainuddin, حفظه الله تعالى

Semoga tulisan ini menjadi cambuk peringatan untuk jiwa ini yang sering lalai dalam ketaatan dan sering congkak dengan maksiat.

قَالَ إِبْرَاهِيمُ التَّيْمِيُّ : ” مَثَّلْتُ نَفْسِي فِي الْجَنَّةِ آكُلُ ثِمَارَهَا ، وَأَشْرَبُ مِنْ أَنْهَارِهَا ، وَأُعَانِقُ أَبْكَارَهَا ، ثُمَّ مَثَّلْتُ نَفْسِي فِي النَّارِ آكُلُ مِنْ زَقُّومِهَا ، وَأَشْرَبُ مِنْ صَدِيدِهَا ، وَأُعَالِجُ سَلاسِلَهَا وَأَغْلالَهَا ، فَقُلْتُ لِنَفْسِي : أَيْ نَفْسِي ، أَيُّ شَيْءٍ تُرِيدِينَ ؟ قَالَتْ : أُرِيدُ أَنْ أُرَدَّ إِلَى الدُّنْيَا ، فَأَعْمَلَ صَالِحًا ، قَالَ : قُلْتُ : فَأَنْتِ فِي الأُمْنِيَةِ ، فَاعْمَلِي ” .

Berkata Ibrahim At Taimy rahimahullah: “Aku mengumpamakan diriku sedang berada di dalam surga, aku memakan buah-buahannya, meminum dari air sungguh-sungainya, dan memeluk bidadari perawannya!”, kemudian aku mengumpamakan diriku sedang berada di dalam neraka, aku makan dari buah Zaqqumnya, dan aku meminum air nanahnya, berusaha melepaskan rantai-rantai besinya!”.

Lalu aku bertanya kepada diriku: “WAHAI DIRIKU, KAMU MAU YANG MANA?”

Diriku berkata: “Aku ingin dikembalikan ke dunia, agar bisa beramal Shalih.”

Maka aku menjawab: “KAMU DALAM ANGAN-ANGAN, MAKA BERAMALLAH!”.

Lihat kitab Muhasabatun Nafs, Karya Ibnu Abid Dunya.