Category Archives: Firanda Andirja

Yang Penting Sumbangsihmu…

Allah berfirman :

وَجَاءَ مِنْ أَقْصَى الْمَدِينَةِ رَجُلٌ يَسْعَىٰ قَالَ يَا قَوْمِ اتَّبِعُوا الْمُرْسَلِينَ

Dan datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki dengan bergegas-gegas ia berkata: “Hai kaumku, ikutilah para rasul itu“. (QS Yaasiin : 20)

Allah mengabadikan amal soleh lelaki tersebut yang berdakwah menyeru kaumnya untuk mengikuti para rasul, akan tetapi tidak diketahui nama lelaki tersebut. 

Karenanya tidaklah penting siapa dirimu…

Tidak penting engkau harus muncul dan dikenal, tetapi yang penting adalah amal apa yang telah kau lakukan untuk agama ini.

( Faedah dari Ustadz DR. Firanda Andirja MA,   حفظه الله تعالى )

Courtesy of Radio Rodja 756 AM dan Rodja TV

Sempatkanlah Baca Tafsir, Walau 1 Ayat…

Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata :

“قراءة آيةٍ بتفكر وتفهم, خيرٌ من قراءة ختمة بغير تدبرٍ وتفهم”

Membaca satu ayat dengan tafakur/tadabbur serta berusaha untuk memahaminya lebih baik dari pada mengkhatamkan al-Quran tanpa tadabbur dan pemahaman

Ustadz DR. Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى.

Belajar Menjadi Pendengar Yang Baik…

Banyak orang yang lebih suka jika dialah sang pembicara, sementara yang lain mendengarkan perkataannya…

Banyak diantara kita tatkala mendengarkan saudaranya berbicara, maka segera dia potong… padahal saudaranya belum selesai berbicara…

Bahkan, ia membantah pembicaraan saudaranya, sebelum saudaranya selesai menyampaikan argumentasinya…

Diantara adab yang tinggi yang diajarkan oleh salaf adalah mendengarkan pembicaraan saudara dengan baik…

عن عطاء: إِنَّ الرَّجُلَ لَيُحَدِّثُنِي بِالْحَدِيْثِ، فَأُنْصِتُ لَهُ كَأَنِّي لَمْ أَسْمَعْهُ، وَقَدْ سَمِعْتُهُ قَبْلَ أَنْ يُوْلَدَ

‘Atoo rahimahullah berkata, “Sesungguhnya seseorang menyampaikan kepadaku tentang suatu pembicaraan, maka akupun seksama mendengarkannya, seakan-akan aku tidak pernah mendengarnya. Padahal aku telah mengetahuinya, sebelum ia dilahirkan” (Siyar A’laam An-Nubalaa 5/86)

Tidak semua orang bisa sabar mendengar pembicaraan orang lain, terutama pembicaraan yang mutar-mutar tidak karuan (berbelit-belit), terlebih lagi pembicaraan yang sudah ia ketahui dan telah ia dengarkan sebelumnya…

Belajar mendengarkan pembicaraan saudara dengan baik, merupakan akhlak yang sangat mulia, karena :
Sikap ini menunjukkan ketawadhu’an seseorang…
Menunjukkan penghargaannya. terhadap saudaranya…
Menjaga perasaan saudaranya…
Menyenangkan hati saudaranya yang tentunya senang jika pembicaraannya didengarkan dengan seksama.

Barakallahfikum…

Ustadz DR. Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى

 

da090615-1621

Menabung Dosa…

Seseorang sehari harinya menyempatkan
waktunya untuk melihat yang haram di
HP nya, di gadget, di TV, di bioskop…
setiap hari ia menabung dosa…

Lantas tiba-tiba dia dikagetkan pada hari
kiamat dengan tabungan maksiat yang
begitu banyak…
yang telah ia cicil tiap hari meskipun setiap
hari hanya beberapa menit…

Apalagi setiap hari berjam-jam..?!

Ustadz DR. Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى

.

Bergegaslah Memasuki Pintu Kebaikan…

Seorang salaf berkata :
Jika pintu kebaikan dibukakan untukmu maka
bergegaslah memasuki pintu kebaikan tersebut,
karena kamu tidak tahu kapan pintu tersebut
tertutup

Sungguh betapa sering Allah memberikan kita
kesempatan untuk beramal akan tetapi kita
menunda-nundanya… seakan-akan pintu
kesempatan tersebut akan terbuka setiap saat
untuk kita… akan tetapi kenyataannya begitu
cepat ia tertutup… bahkan terkadang tidak
pernah terbuka lagi selamanya…
Yang tertinggal hanyalah penyesalan yang
tiada guna…

Ustadz DR. Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى

Penderitaan Orang Yang Riyaa’…

Sesungguhnya orang yang riyaa’ terus dalam penderitaan…

(1). Ia menderita sebelum beramal, hatinya gelisah mencari-cari pujian orang lain, gelisah mencari-cari kesempatan kapan bisa dipuji. Ia sibuk mempersiapkan pencitraan

(2). Ia juga menderita tatkala sedang beramal…, karena Ia harus beramal dengan sebaik-baiknya dan seindah-indahnya karena Ia ingin dipuji. Jika Ia merasakan amalannya/sholatnya/ceramahnya kurang baik maka Ia menderita karena Ia sadar bahwa pujian yang Ia harapkan tidak akan pernah terwujud.

(3). Ia juga menderita setelah beramal, karena hatinya gelisah menanti-nanti kapan pujian dan sanjungan tersebut datang…!!

(4). Jika Ia telah dipuji… terkadang Iapun masih menderita dengan kekecewaan, karena pujian yang Ia raih tidak seperti yang Ia harapkan… tidak sebanding pengorbanan dan persiapan amalan yang telah Ia lakukan.

(5). Kalaulah ia dipuji dengan pujian yang ia harapkan maka ia hanya bahagia sementara, setelah itu hatinyapun akan gelisah lagi menanti-nanti kapan datang pujian berikutnya.

(6). Dan yang paling mengenaskan… penderitaannya diakhirat kelak.., ia akan dipermalukan oleh Allah dihadapan khalayak. Allah membeberkan kedustaannya/riya’nya… selama ini orang terdekatnya menyangkanya sholeh atau ikhlas ternyata…????
Allah juga menghinakannya dengan memerintahkannya untuk mencari ganjaran dari orang-orang yang dahulu ia harapkan pujian mereka… Dan bisa jadi akhirnya Allah memasukkannya kedalam neraka… Wal’iyaadzu billah..

Ustadz DR. Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى.

Apa Rencana Anda..?

Banyak orang membuat perencanaan yang matang
dan detail untuk urusan dunia apalagi untuk bisnis
agar mendapat keuntungan sebanyak-banyaknya.

Maka jangan lupa agar bisa meraih pahala
sebanyak-banyaknya buatlah perencanaan yang matang untuk menata kegiatan selama bulan Ramadhan.

Nah apa rencana kegiatan anda untuk
Ramadhan kali ini ?

Semoga Allah memudahkan kita bertemu dengan
Ramadhan dan bisa mengisinya dengan tilawah dan
qiyamul lail. Aaamiin

Ustadz DR. Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى

Embun Pagi…

Sebagian kita masih pelit dan perhitungan
kepada orang tuanya…

Seandainya orang tua kita dulu pelit dan
perhitungan kepada kita tatkala merawat kita,
tentu kondisi kita sekarang sangat buruk…
Betapa banyak orang tua yang sampai berhutang
demi mengobati anaknya dan untuk pendidikan
anaknya…

Ya Allah anugerahkanlah kepada kami sikap
bakti kepada orang tua kami…

Ustadz DR. Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى