Category Archives: Firanda Andirja

Kematian Bukanlah Peristirahatan Terakhir…

Penyair berkata :

فَلَوْ أَنَّا إِذَا مِتْنَا تُرِكْنَا ** لَكَانَ الَموْتُ رَاحَة كُلِّ حَيٍ
ولكنّا إذا متنا بُعثنا ** ونُسأل بعده عن كل شيءٍ

Jikalau setelah mati kita dibiarkan…. Tentulah kematian adalah peristirahatan bagi setiap yang hidup…

Akan tetapi setelah mati kita akan dibangkitkan… Lalu kita akan ditanya tentang seluruh yang pernah kita lakukan…

Lakukanlah apa yang anda kehendaki… Ucapkanlah dan tulislah apa yang engkau sukai… Namun siapkanlah jawaban yang tepat atas segala pertanyaan pada persidangan akhirat….

Kematianmu bukanlah awal peristirahatanmu akan tetapi awal dari pertanggung jawabanmu !

Ustadz DR. Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى

 

da181014-1409

Sayangilah Orang Yang Kau Sayangi Sekadarnya…

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

أحبب حبيبك هونا ما عسى أن يكون بغيضك يوما ما، وأبغض بغيضك هونا ما عسى أن يكون حبيبك يوما ما

Sayangilah orang yang kau sayangi (contoh : sahabatmu-pen) sekadarnya, bisa jadi suatu hari ia akan menjadi orang yang kau benci. Dan bencilah orang yang kau benci sekadarnya bisa jadi suatu hari ia menjadi orang yang kau sayangi

Terlalu sering sahabat dekat akhirnya menjadi musuh.., maka berhati-hatilah dalam bersashabat…!, janganlah kau serahkan seluruh kasih sayangmu kepadanya…
Karena jika sampai berbalik maka akan menjadi kebencian yang sangat parah.
Akan tetapi semua kekhawatiran ini tidak akan terjadi… serta persahabatan akan tetap langgeng jika penjalinnya adalah cinta karena Allah, bukan karena dunia… bahkan akan langgeng hingga di akhirat kelak.

Ustadz DR. Firanda Andirja, MA حفظه الله تعالى

da120714-2330

Dalam Kesulitan ? Berdo’alah…

Jika seluruh pintu-pintu dunia telah tertutup, seluruh jalan-jalan telah buntu dihadapanmu, segeralah angkat kedua tangan ke langit…

Sesungguhnya pintu-pintu langit tidak akan pernah tertutup bagi orang yang merendah memohon kepada-Nya.

أَمَّن يُجِيبُ الْمُضْطَرَّ إِذَا دَعَاهُ وَيَكْشِفُ السُّوءَ وَيَجْعَلُكُمْ خُلَفَاءَ الْأَرْضِ أَإِلَٰهٌ مَّعَ اللَّهِ قَلِيلًا مَّا تَذَكَّرُونَ

Atau siapakah yang mengabulkan (do’a) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdo’a kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi ? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain) ? Amat
sedikitlah kamu mengingat-(Nya).” (QS An-Naml : 62)

Ustadz DR. Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى.

da300313-0321

Jangan Pernah Menilai Seseorang Dengan Melihat Masa Lalunya…

Betapa banyak diantara kita yang memiliki masa lalu yang kelam…
jauh dari sunnah…
jauh dari hidayah…
tenggelam dalam dunia yang menipu…
terombang-ambing dalam kemaksiatan yang nista…

Bukankah banyak sahabat rodhiallahu ‘anhum yang dahulunya pelaku kemaksiatan…
peminum khomr…
bahkan pelaku kesyirikan…?

Akan tetapi tatkala cahaya hidayah menyapa hati mereka, jadilah mereka generasi terbaik yang pernah ada di atas muka bumi ini.

Bisa jadi anda salah satu dari mereka para ikhwan/akhwat yang memiliki masa lalu yang kelam…
yang mungkin saja kebanyakan orang tidak mengetahui masa lalu kelam anda.

Sebagaimana anda tidak ingin orang lain menilai anda dengan melihat masa lalu kelam anda…
maka janganlah anda menilai orang lain dengan melihat masa lalunya yang buruk…

Yang menjadi patokan adalah kesudahan seseorang…
kondisinya tatkala akan meninggal…
bukan masa lalunya.

Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda “Amalan-amalan itu tergantung akhirnya

Ustadz DR. Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى

 

da020514-0542

Jadilah Engkau Seperti Tanda Baca Koma…

Ada yang bilang, “Jadilah engkau seperti tanda baca koma ( , ) tatkala ada kesedihan yang menghadang maka berhentilah sejenak, lalu lanjutkanlah kembali perjalananmu.

Dan janganlah engkau seperti tanda titik ( . ) yang jika ada kesedihan yang menghadang lantas engkau berhenti total dan kau buyarkan cita-cita dan tujuanmu.”

Seringkali syaitan memupuskan harapan dan cita-cita seseorang dengan kesedihan. Allah berfirman :

إِنَّمَا النَّجْوَى مِنَ الشَّيْطَانِ لِيَحْزُنَ الَّذِينَ آمَنُوا

Sesungguhnya najwa (pembicaraan rahasia) dari syaitan agar menyedihkan orang-orang yang beriman” (QS Al-Mujaadalah : 10)

Ustadz DR. Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى

 

da120714-2327

Bahaya Maksiat Tatkala Bersendirian…

Seorang bijak berkata :

إِنَّ ذُنُوْبَ الْخَلَوَاتِ هِيَ أَصْلُ الاِنْتِكَاسَاتِ ، وَعِبَادَاتُ الْخَفَاءِ هِيَ أَعْظَمُ أَسْبَابِ الثَّبَاتِ

Sesungguhnya dosa-dosa yang dilakukan tatkala bersendirian merupakan pokok sebab keterbalikan seseorang (dari sholeh menjadi rusak). Dan ibadah-ibadah yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi merupakan sebab terbesar tegarnya seseorang (di atas agama)”

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

إِنَّ الرَّجُلَ لَيَعْمَلُ عَمَلَ الْجَنَّةِ فِيْمَا يَبْدُو لِلنَّاسِ وَهُوَ مِنْ أَهْلِ النَّار

Sesungguhnya seseorang benar-benar melakukan amalan surga –menurut yang nampak bagi masyarakat- padahal ia termasuk penduduk neraka” (Dishahihkan oleh Al-Albani rahimahullah)

Ibnu Rojab Al-Hanbali rahimahullah dalam kitabnya Jaami’ul ‘Uluum wal Hikam menjelaskan bahwasanya seseorang bisa saja terlihat dihadapan masyarakat benar-benar mengerjakan amalan-amalan kebajikan. Akan tetapi kondisi batinnya yang sesungguhnya adalah sebaliknya. Hal ini menyebabkan ia meninggal dalam kondisi su-ul khootimah, karena ada amalan keburukan (maksiat) yang ia lakukan secara tersembunyi yang tidak diketahui oleh orang lain, atau yang semisalnya.

Karenanya berhati-hatilah dari dosa-dosa yang anda lakukan tatkala bersendirian… tatkala anda menutup pintu-pintu… tatkala tidak ada mata yang melihat…

Zainal Abidin rahimahullah berkata :

مَا أَحْلَمَ اللهَ عَنِّي حَيْثُ أَمْهَلَنِي وَقَدْ تَمَادَيْتُ فِى ذَنْبِي وَيَسْتُرُنِي

Betapa sayangnya Allah padaku… karena telah menangguhkan hukuman-Nya
Bahkan Dia tetap menutupi dosaku… meski aku terus melakukannya

تَمُرُّ سَاعَاتُ أَيَّامِي بِلاَ نَدَمِ وَلاَ بُكَاءٍ وَلاَ خَوْفٍ وَلاَ حَزَنِ

Hari-hariku terus berjalan (dan aku terus melakukan dosa-dosa)
Tanpa ada rasa penyesalan, tangisan, ketakutan, ataupun kesedihan

أَنَا الَّذِى أَغْلَقَ الأَبِوَابَ مُجْتَهِدًا عَلَى الْمَعَاصِي وَعَيْنُ اللهِ تَنْظُرُنِي

Akulah orang yang telah menutup pintu
Untuk giat dalam maksiat, padahal Mata Allah selalu mengawasiku

يَا زَلَّة كُتِبَتْ فِي غَفْلَةٍ ذَهَبَتْ يَا حَسْرَة بَقِيَتْ فِي الْقَلْبِ تُحْرِقُنِي

Salah sudah tercatat, dalam kelalaian yang telah lewat
Dan sekarang, tinggal penyesalan di hati yang terus membakar diriku

Ustadz DR. Firanda Andirja MA,  حفظه الله تعالى

da140814-2249

Merahasiakan Amal Sholeh…

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمْ أَنْ يَكُوْنَ لَهُ خَبْءٌ مِنْ عَمَلٍ صَالِحٍ فَلْيَفْعَلْ

Barang siapa diantara kalian yang mampu untuk memiliki amal sholeh yang tersembunyikan maka lakukanlah !” (Dishahihkan oleh Al-Albani dalam As-Shahihah no 2313)

Coba kita bersikap jujur dan bertanya pada diri sendiri, “Berapakah amal sholeh kita yang tersembunyi, tidak ada seorangpun yang mengetahuinya, bahkan istri dan anak-anak..?“

Ataukah setiap kali kita beramal sholeh hati dan lidah menjadi gatal ingin segera menceritakannya kepada orang lain..??

Sungguh tidaklah mudah menyembunyikan amalan sholeh, karena sesungguhnya manusia adalah makhluk yang senang untuk dipuji dan dihormati. Dengan menampakan kebaikan dan amal sholehnya maka orang-orangpun akan menjadi menghormati, menghargai, dan memujinya.

Faedah menyembunyikan amal sholeh :

⚉   Menyembunyikan amal sholeh lebih menjauhkan seseorang dari penyakit riyaa dan sum’ah

⚉   Amal sholeh yang tersembunyi pahalanya lebih besar daripada amal sholeh yang dinampakkan

⚉   Amal sholeh yang tersembunyikan bisa menjadikan seseorang jauh dari penyakit ujub. Karena ia sadar bahwasanya ia telah berusaha menyembunyikan amalan sholehnya sebagaimana ia telah mati-matian berusaha untuk menyembunyikan kemaksiatan-kemaksiatan dan keburukannya. Jika orang-orang tidak mengetahui kebaikannya maka sebagaimana mereka tidak mengetahui keburukan-keburukannya

Karenanya Salamah bin Diinaar rohimahulah berkata :

اُكْتُمْ مِنْ حَسَنَاتِكَ كَمَا تَكْتُمْ مِنْ سَيِّئَاتِكَ

Sembunyikanlah kebaikan-kebaikanmu sebagaimana engkau menyembunyikan keburukan-keburukanmu

⚉   Amal sholeh yang tersembunyikan melatih seseorang terbiasa hanya mencari muka di hadapan Allah dan tidak memperdulikan komentar manusia, karena yang terpenting adalah penilaian Allah dan bukan penilaian manusia

⚉   Menyembunyikan amal sholeh menjadikan seseorang bahagia, karena meskipun tidak ada orang yang menghormatinya ia akan merasa bahagia karena Penguasa alam semesta ini mengetahui amal sholehnya.

Ustadz DR. Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى 
.
.
TIPS Merahasiakan Amal Sholeh
.
⚉   Rutin membelikan pulsa/token listrik secara online untuk TPA (Taman Pendidikan Al Qur’an), Masjid atau Pondok Pesantren. Faedah: semua kegiatan operasional TPA, Masjid atau ponpes yang menggunakan listrik seperti mesin air, lampu, AC, dll, maka anda akan mendapatkan pahalanya in-syaa Allah.
.
⚉   Rutin membelikan pulsa telepon/hp secara online untuk Ustadz. Faedah: semua kegiatan termasuk dakwah sang Ustadz yang mengandalkan Hp seperti mengatur jadwal kajian, membaca pdf kitab, dll, maka anda akan mendapatkan pahalanya in-syaa Allah.
.
dll yang semisal..