Category Archives: Musyaffa’ Ad Dariny

Renungan…

Baru kemaren kita menunggu datangnya Ramadhan dengan antusias, lalu dia pun datang dan pergi begitu cepat.

Kemudian datang hari Idul Fitri dengan kemeriahan dan kegembiraannya, dan ia pun berlalu dan pergi dengan segera.

Lalu segalanya kembali seperti sediakala, sunyi kembali.

Begitulah kehidupan dunia.. dan pada saatnya nanti, semuanya akan berakhir dan engkau akan kembali ke asalmu.. sendirian, tanpa ada yang menghiburmu, kecuali amalmu, maka perbaikilah amal itu.

Ikhlaskan ibadahmu hanya untuk Allah, dan sesuaikan caranya dengan tuntunan Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam.. Ikhlas tanpa mengikuti tuntunan beliau akan sia-sia, sesuai tuntunan beliau tanpa keikhlasan takkan diterima.

Di dunia ini, kita kadang senang kadang meriang.. tidak ada yang abadi, pasti akan silih berganti keadaannya.. dan semuanya hanya sementara.

Fokuslah pada akhiratmu..

Banyak manusia semangat membangun dunianya, padahal itu akan dia tinggalkan.. tapi, dia malas membangun akhiratnya padahal itulah rumah abadi masa depan.

Semoga Allah mengumpulkan kita semua di surga firdaus-Nya.. amin.

Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA,  حفظه الله تعالى

 

da020717-1956

Mengapa Puasa 6 Hari Syawwal Sebaiknya Setelah Hari-Hari Ied…?

Syeikh Muhammad Mukhtar Asy-Syinqithi -hafizhohulloh- mengatakan:

Lebih Afdholnya… hendaknya seseorang menjadikan hari-hari iednya untuk kebahagiaan dan kesenangan (dengan tidak berpuasa).

Oleh karena itu, telah valid dalam sebuah hadits yang shohih dari Nabi -shollallohu alaihi wasallam- bahwa beliau mengatakan untuk hari-hari (tasyriq) di Mina: ‘itu adalah hari-hari makan dan minum… maka janganlah kalian berpuasa di dalamnya‘.

Apabila hari-hari Mina yang tiga, karena dekat dengan hari Idul Adha mengambil hukum ini, tentunya hari-hari idul fitri tidak jauh keadaannya dari hukum ini…

Oleh karena itulah, kamu dapati orang-orang akan menjadi ‘tidak enak‘ apabila mereka diziarahi oleh seseorang di hari raya, lalu dia menolak hidangan yang disuguhkan dan mengatakan ‘aku sedang berpuasa‘, sebaliknya mereka senang bila hidangan itu dinikmati tamunya.

Dan telah datang keterangan dari Nabi -alaihis sholatu wassalam- bahwa ketika beliau diundang oleh seorang sahabatnya dari kalangan Anshor untuk menikmati hidangan bersama sebagian sahabatnya, lalu ada sahabatnya yang menjauh dan mengatakan: ‘sungguh aku sedang berpuasa (sunnah)’.

Maka Nabi -shollallohu alaihi wasallam- mengatakan kepadanya: ‘Sungguh saudaramu telah bersusah payah untukmu, jadi BATALKAN puasamu dan berpuasalah di hari lainnya‘.

Ketika tamu masuk pada hari-hari ied, terutama hari kedua dan ketiga, tentu seseorang akan senang dan lega ketika melihat tamunya menikmati hidangannya. Jadi, keadaan seseorang bersegera untuk berpuasa pada hari kedua dan ketiga, ini perlu ditinjau lagi.

Sehingga lebih afdhol dan lebih sempurna bila seseorang menyenangkan perasaan orang lain (dengan tidak berpuasa). Bisa jadi di hari kedua dan ketiga ini ada acara-acara undangan, bisa jadi dia menjadi tamu mereka, dan mereka senang bila dia ada dan ikut menikmati hidangan mereka.

Maka perkara-perkara seperti ini; mementingkan silaturrahim dan membahagiakan kerabat, tidak diragukan lagi di dalamnya terdapat keutamaan yang lebih afdhol dari amalan (puasa) sunnah.

Ada sebuah kaidah mengatakan: ‘Jika ada dua keutamaan yang sama bertabrakan, dan salah satunya bisa dilakukan di waktu lain… maka hendaknya keutamaan yang bisa dilakukan di waktu lain diakhirkan‘. Bahkan, silaturrahim tidak diragukan lagi termasuk diantara amalan taqorrob yang paling utama.

Di sisi lain, syariat telah melapangkan untuk para hambanya dalam puasa 6 hari Syawwal ini, dia menjadikannya ‘mutlak‘ (tidak terikat), boleh dilakukan di seluruh hari bulan syawwal, maka pada hari apapun puasa itu dilakukan di bulan syawwal; ia dibolehkan selain pada hari ied.

Berdasarkan keterangan ini, maka tidak ada alasan bagi seseorang untuk mempersulit dirinya dalam bersilaturrahim dan membahagiakan kerabatnya dan orang yang menziarahinya pada hari ied.

Oleh karena itu, hendaknya dia mengakhirkan puasa 6 hari syawal ini, sampai setelah hari-hari yang dekat dengan ied, karena orang-orang membutuhkan hari-hari ied itu untuk menciptakan nuansa bahagia dan memuliakan tamu, dan tidak diragukan bahwa mementingkan hal itu akan mendatangkan pahala, yang bisa saja melebihi pahala sebagian amal ketaatan (puasa)…

[Kitab: Syarah Zadul Mustaqni’, 107/5].

Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Serba Serbi Masalah Seputar Syawwal…

da200715-2014

Fenomena ‘ndompleng’…

Fenomena ‘ndompleng’ nama bangsa atau simbol negara untuk memuluskan langkah memerangi Islam

=====

Ini strategi lain yang digunakan oleh barisan pengecut dan munafiqun dalam merongrong Islam dari dalam.

Makanya,

– Yang tadinya namanya Islam Liberal, sekarang berganti menjadi Islam Nusantara.

– Yangg tadinya kesyirikan dan kemaksiatan, sekarang berganti nama menjadi bagian dari ‘kearifan lokal’.

– Ada yangg membaca Alquran dengan langgam jawa.

– Ada yang ibadah sai dengan membaca dzikir pancasila.

– Ada yang bershalawat untuk pancasila.

Dan masih banyak lagi, dan mereka akan mengembangkan varian-varian lain dari langkah ini.

Mereka mengambil langkah ini, agar orang-orang yang melawan mereka bisa dituduh sebagai oknum yang tidak pancasilais .. tidak setia kepada negara .. tidak menghargai kekayaan budaya bangsa!!

Paham kan .. bagaimana liciknya mereka?!

Mereka kira Allah tidak tahu apa isi hati mereka .. mereka kira Allah membiarkan agamaNya .. mereka kira Allah akan diam saja.

Ingatlah bahwa Allah adalah sebaik baik pembuat makar, silahkan kalian berbuat makar terhadap agama Allah .. Allah pasti akan membalas makar kalian.

Katakan kepada mereka: bahwa taat kepada pemerintah yang sah selama bukan maksiat adalah akidah kita .. pancasila sebagai dasar negara, kita hormati dan junjung tinggi, karena tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam .. dan kita akan membela negara RI, sebagai bentuk pembelaan kita terhadap darah kaum muslimin sebagai mayoritas penduduknya.

Tapi tetap saja kami akan memerangi kesyirikan dan kemaksiatan .. meski kalian berusaha menempelkannya dengan bangsa kami dan simbol negara.

Karena setiap kesyirikan dan kemaksiatan akan menjadikan negara ini tidak aman, tidak berkah, bahkan runtuh, sebagaimana umat-umat terdahulu menjadi hancur dan binasa karena kesyirikan dan kemaksiatan yang mereka lakukan.

Ingatlah membela Islam, berarti menjaga keutuhan bangsa dan negara ini.

Silahkan dishare .. semoga bermanfaat.

Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

Cara Mereka Menyudutkan Syariat Islam…

Islam yang benar, dikatakan Islam Arab

Syariat jenggot, dikatakan budaya Arab

Syariat jilbab dan cadar, dikatakan budaya Arab

Merapatkan shaff dalam shalat, dikatakan budaya Arab

Alquran, dikatakan produk budaya Arab

—–

Sudah tahu kan cara mereka menyudutkan syariat Islam !!

Jadi, karena mereka tidak gentle menyerang Islam .. akhirnya mereka mengklaim, bahwa itu budaya Arab .. baru setelah itu mereka berani menyerangnya.

Sehingga kalau ditanya, kenapa kalian menyerang Islam .. mereka akan menjawab, kami tidak menyerang Islam, yang kami lawan adalah budaya arabnya.

Itulah mereka, sangat pengecut dan munafik .. jangan sekali kali kita terkecoh dengan tipuan mereka !!

Katakan dengan tegas bahwa itu semua syariat Islam .. tentang apakah itu diserap oleh bangsa Arab menjadi budaya mereka atau tidak, maka itu tidak mempengaruhi hukum dan statusnya sebagai bagian dari syariat Islam.

Mari cerdas menghadapi musuh Islam .. meski mereka dari bangsa kita sendiri.

Tolonglah agama Allah, niscaya Allah akan menolong kalian.

Silahkan dishare, semoga bermanfaat ..

Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

Dunia dan Penciptanya…

Barangsiapa mengorbankan dirinya untuk DUNIA, pada akhirnya dunia tidak akan memberikan kepadanya kecuali SEJENGKAL TANAH yang menjadi kuburannya.. itupun bisa jadi nanti ditempati orang lain lagi setelahnya.

Tapi barangsiapa mengorbankan dirinya untuk ALLAH, maka ALLAH akan memberikan kepadanya SURGA YANG LEBARNYA SEPERTI LANGIT DAN BUMI !!

Sungguh sangat tertipu, siapa yang memilih dunia dan meninggalkan Allah.

Allah ta’ala telah berfirman yang artinya:

Tidaklah kehidupan dunia ini, melainkan kenikmatan sedikit yang menipu“. [QS. Alu Imron: 185]

Jangan sampai kehidupan dunia ini menipu kalian“. [QS. Luqman: 33]

Silahkan dishare… Semoga bermanfaat..

Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA,  حفظه الله تعالى

 

da290617-1001

Siapakah Yang Paling Besar Pahalanya Dari Orang-Orang Yang Berpuasa..?

Simak penjelasan Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini:

ARTIKEL TERKAIT
Tanya-Jawab Seputar Ramadhan…

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

Istighfar-nya Nabi Ibrohim Yang Istimewa…

Istighfar-nya Nabi Ibrohim ‘alaihissalam yang istimewa.

ربنا اغفرلي ولوالدي وللمؤمنبن

ROBBANAGH-FIRLII WALI-WAALIDAYYA WALIL-MUKMININ” [QS. Ibrohim: 41]

(Ya Rabb kami, ampunilah aku, dan kedua orangtuaku, dan seluruh kaum mukminin).

PERBANYAKLAH BER-ISTIGHFAR SEPERTI INI, karena akan banyak sekali manfaat yang kita dapatkan.

1. Allah akan lebih mendengar istighfar kita, karena kita menggunakan istighfarnya ‘kekasih’ Allah ta’ala, Nabi Ibrohim ‘alaihissalam.

2. Ini merupakan bentuk bakti kepada kedua orang tua, dan akan menjadikan keduanya BAHAGIA dan mulia di sisi-Nya.

3. Dengannya kita akan mendapatkan do’a malaikat, karena kita telah mendoakan orang lain tanpa sepengetahuannya. [HR. Muslim, 2732]

4. Kita akan mendapatkan pahala sebanyak jumlah kaum muslimin, karena kita telah memintakan ampun untuk mereka semua. [Shohihul Jami’, 6026]

5. Allah akan menambah kekuatan untuk kita, karena kita beristighfar. [QS. Hud: 52].

6. Urusan-urusan kita akan dimudahkan Allah karena istighfar kita, sebagaimana dikatakan Ibnul Qoyyim rohimahullah. [Tibbun Nabawi, 155]

7. Allah akan melapangkan harta dan rezeki kita dengan istighfar. [QS. Nuh: 10-12]

Semoga Allah memberikan kita taufiq, untuk selalu bisa mengisi waktu kita dengan banyak beristighfar dengan istighfar ini kepadaNya, amin.

Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

 

da080115-1928
da240118-1928

Agar Sahur Anda Menjadi Baik, Berkah, Dan Amal Keta’atan..

Seyogyanya saat seseorang sahur, menghadirkan perasaan dalam hatinya, bahwa dia bersahur:

a. Karena mengikuti perintah Allah dan Rasul-Nya.

b. Bahwa dia bersahur untuk menyelisihi kaum Ahli Kitab (yahudi nasrani), dan membenci kebiasaan mereka (tidak sahur).

c. Dia sahur karena mengharapkan keberkahan dalam hidangan sahur itu.

d. Dia sahur karena ingin sahur itu bisa membantu dia dalam ketaatan kepada Allah.

Sehingga hidangan sahur yang dia santap tersebut menjadi baik, berkah, dan (amal bersahurnya) menjadi amal ketaatan. Wallohul muwaffiq.

[Syarah Riyadhus Shalihin, 5/285]

Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA,  حفظه الله تعالى

da110616-1145

Kita Semua…

Seorang bijak mengatakan:

Kita semua; manusia biasa di mata orang yang tidak kenal dengan kita.
Kita semua; manusia yang teperdaya di mata orang yang hasad kepada kita.
Kita semua; manusia hebat di mata orang yang memahami kita.
Kita semua; manusia istimewa di mata orang yang senang kepada kita.

Setiap orang memiliki pandangan masing-masing, maka jangan menyusahkan diri agar dipandang baik oleh orang lain.

CUKUPLAH BAGIMU RIDHA ALLAH, karena ridha seluruh manusia adalah tujuan yang tidak mungkin dicapai, sedang ridha Allah adalah tujuan yang tidak boleh ditinggalkan.

Maka tinggalkan tujuan yang tidak mungkin dicapai, dan raihlah tujuan yang tidak boleh ditinggalkan.

Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA,  حفظه الله تعالى

da260516-0915
da110617-2050

DAFTAR KOMPLIT Artikel Serba-Serbi RAMADHAN…

Berikut ini adalah beberapa artikel (audio dan tulisan) terkait dengan ibadah shaum (puasa) RAMADHAN.

  1. Bekal RAMADHAN – Part 1
  2. Bekal RAMADHAN – Part 2
  3. Bekal RAMADHAN – Part 3
  4. Tips Memaksimalkan Pahala Puasa 1 – Punya Target…
  5. Tips Memaksimalkan Pahala Puasa 2 – Meminimalisir Dosa…
  6. Tips Memaksimalkan Pahala Puasa 3 – Melakukan Amalan Yang Utama…
  7. Tips Memaksimalkan Pahala Puasa 4 – Menghindari Hal Yang Tidak Bermanfa’at…
  8. Berma’af-ma’afan Sebelum Ramadhan…
  9. Derajat Hadits Tentang Diharamkannya Neraka Bagi Orang Yang Bergembira Dengan Datangnya Ramadhan…
  10. Tentang Me-LAFAZH-kan Niat Puasa…
  11. Apakah Niat Puasa Ramadhan Harus Dilakukan Setiap Malam..?
  12. Adab Ringkas Buka Puasa…
  13. Makanan Pembuka Puasa…
  14. Ada Apa Dengan ‘DO’A BERBUKA PUASA’ Yang Populer Di Masyarakat …?
  15. Do’a Bagi Yang Memberi Makanan dan Minuman Untuk Buka Puasa…
  16. Do’a Setelah Makan…
  17. Satu Lagi Sunnah Yang Terlupakan Saat Makan…
  18. Sebaik-baiknya Makanan SAHUR Bagi Seorang MUKMIN – Adab Sahur Part # 1…
  19. IMSAK … dan SAHUR-nya Rasulullah Shallallahu ‘Alayhi Wasallam – Adab Sahur Part # 2…
  20. Nasehat Bagi Yang Suka Malas SAHUR…
  21. Amalan Yang Utama Di Waktu Sahur…
  22. Penanda Waktu Sahur Yang Sesuai Sunnah…
  23. Sunnah Yang Terlupakan : Sholat Setelah Ber-Siwak Lebih Utama Daripada 70 Roka’at Tanpa Ber-Siwak… Yuk Amalkan…
  24. Tarawih 4 + 4 + 3…
  25. Adakah Batasan Roka’at Sholat Sunnah Tarawih..?
  26. Berapa Kali Membaca Do’a Istiftah Dalam Shalat Tarawih..?
  27. Derajat Hadits Bacaan Sholawat Diantara Tiap 2 Roka’at Tarawih…
  28. Tentang Kebiasaan Merutinkan Ceramah/Kultum Tarawih…
  29. Keutamaan Witir Bersama Imam Tarawih…
  30. Bolehkah Pulang Sebelum Sholat Witir Bersama Imam..?
  31. Ada Apa Dengan Witir Di Rumah Dan Tidak Bersama Imam Tarawih Di Masjid…
  32. Bagi PRIA, Lebih Utama Sholat Tarawih di Masjid ataukah di Rumahnya..?
  33. Bagi WANITA, Lebih Utama Sholat Tarawih di Masjid ataukah di Rumahnya..?
  34. Bolehkah Sholat Lagi Setelah Tarawih..?
  35. Sholat Tahajjud Berjama’ah Setelah Tarawih…
  36. Susah Dan Suka Ngantuk Saat Tarawih dan Qiyaamul Lail…?
  37. Penjelasan Hadits Tentang Setan-Setan Yang Dibelenggu Di Bulan Ramadhan…
  38. Katanya Setan Dibelenggu… Mengapa Masih Ada Saja Yang Bermaksiat..?!
  39. Ngapain Sih Pakai Puasa Segala..?
  40. Bolehkah Membawa Anak Kecil Ke Shalat Berjama’ah Di Masjid..?
  41. Posisi Anak Kecil Dalam Shaff Shalat Berjama’ah Di Masjid…
  42. Kapankah Do’a Mustajab Saat Berpuasa Itu..?
  43. PENTING… Hal Yang Sering Dilupakan Wanita Haidh Saat Ramadhan…
  44. Puasa dan Al Qur’an Akan Memberikan Syafa’at…
  45. Keutamaan Memperbanyak Istighfar Setiap Hari…
  46. Nasihat Bagi Mereka Yang Sibuk Berdagang Di Bulan Ramadhan Ini…
  47. Nasihat Bagi Mereka Yang Sakit dan Tak Mampu Berpuasa Di Bulan Ramadhan Ini…
  48. Nasihat Bagi Para Ibu Rumah Tangga Di Bulan Ramadhan Ini…
  49. Tentang DUA Bentuk Witir 3-Roka’at… Mana Yang Lebih Utama..?
  50. Beda Antara Posisi Duduk Di Roka’at Akhir Sholat Witir Yang SATU dan TIGA (2+1) Roka’at…
  51. Apa Yang Dibaca Setelah Sholat Witir …?
  52. Penjelasan Mengapa Nabi Shallallahu ‘Alayhi Wasallam Tarawih Berjama’ah Di Masjid Hanya Tiga Malam…
  53. Apakah Perlu Menambah Sholat Malam Setelah Tarawih..?
  54. Akibat Ghibah Di Bulan Ramadhan…
  55. Keutamaan Puasa – Cara Mendapatkan Kamar-Kamar Istimewa Di Surga…
  56. Fiqih Sholat Malam # 1 – Tata Cara Bila Ingin Melakukan Sholat Malam Berjama’ah Lagi Setelah Selesai Sholat Tarawih Berjama’ah Di Awal Malam…
  57. Fiqih Sholat Malam  # 2 – Tentang Sholat Malam Lagi Setelah Sholat Tarawih…
  58. Keutamaan Puasa – Terkumpulnya TIGA Pintu Kebaikan Di Bulan Ramadhan..
  59. Hujan dan Puasa – Terkumpulnya DUA Waktu Utama Untuk Berdo’a…
  60. Puasa Ramadhan Mengangkat Derajat Di Surga…
  61. Puasa Namun Tidak Sholat…
  62. Nasihat Bagi Ibu Hamil Di Bulan Ramadhan…
  63. Antara Membaca Banyak Ayat Tapi Tidak Paham atau Sedikit Ayat Dengan Tadabbur…
  64. Nasihat Bagi Yang Sholat Di Masjid Yang Lebih Jauh Padahal Ada Masjid Yang Lebih Dekat Dari Rumah…
  65. Mentadabburi Al Qur’an Membersihkan Penyakit Hati…
  66. Anjuran dan Pahala Bagi Yang Membaca Al Qur’an Setiap Hari…
  67. Motivasi Bagi Yang Sedang Belajar Membaca Al Qur’an…
  68. Bolehkah Membaca Al Qur’an Dari Aplikasi Di Hp..?
  69. Tentang Membaca Al Qur’an Dalam Keadaan Berhadats…
  70. Siapa Saja Dalam Keluarga Yang Boleh Kita Berikan Zakat Maal..?
  71. Bagaimana Bila Diundang Buka Puasa Dimana Laki dan Perempuan Campur Baur…
  72. Soal DZIKIR Setelah Membaca Al Qur’an…
  73. Kapankah Malam LAYLATUL QODR..?
  74. Tentang Membaca Al Qur’an Sambil Mendengarkan Kajian Di Radio atau TV…
  75. Jika Engkau Ingin Tahu…
  76. Mana Yang Lebih Utama – Banyak Khatam Al Qur’an Ataukah Menghafalnya..
  77. Dzikir Yang Besar Pahalanya…
  78. Tidak Di Syari’atkan Mencari-Cari Tanda Laylatul Qodr Di Ke-esokan Harinya…
  79. Siapakah Yang Paling Besar Pahalanya Dari Orang-Orang Yang Berpuasa..?
  80. Apakah Laylatul Qodr Hanya Diraih Oleh Mereka Yang I’tikaf Di Masjid Saja..?
  81. Opsi Bagi Yang Tertinggal Beberapa Roka’at Tarawih Bersama Imam…
  82. Tentang Mengeraskan Suara Lantunan Al Qur’an Via Toa Masjid…
  83. Bolehkah Sholat ‘Isya Lewat Tengah Malam..?
  84. Sejarah Puasa Yang Wajib Diketahui Ummat Islam Saat Ini…
  85. Bolehkah Membaca Do’a Laylatul Qodr Di Waktu Lainnya..?
  86. Bolehkah Mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin..?
  87. Amalan Berpahala SEDEKAH : Keutamaan Memperpanjang Tempo Hutang…
  88. Kabar Gembira Bagi Para Wanita Muslimah Yang Sholat Di Kamar/Rumahnya – Pahala Besar Bagi Yang Membaca 100 Ayat Al Qur’an Di Malam Hari…
  89. Tafsir QS Al Ahdzaab – 70 – Pentingnya Menjaga Lisan Terutama Di Bulan Ramadhan…
  90. Bolehkah I’tikaf Selain Di TIGA Masjid..?
  91. Tips Agar Khusyu Beribadah Di Tengah Meningkatnya Kebutuhan…
  92. Daftar masih akan bertambah dalam hari-hari kedepannya in-syaa Allah… nantikan update nya….

===============
Simak artikel terkait (KLIK Link dibawah ini) :
DAFTAR KOMPLIT Artikel Kupas Tuntas Tentang (KTT) WUDHU…
DAFTAR KOMPLIT Artikel Kupas Tuntas Tentang (KTT) DO’A…