Category Archives: Musyaffa’ Ad Dariny

Ilmu Anda BERMANFA’AT..?

Ilmu yang bermanfa’at, adalah: Ilmu yang diamalkan oleh pemiliknya, sehingga keadaannya berubah menjadi LEBIH BAIK.

Semakin banyak ilmunya yang diamalkan, semakin banyak pula ilmunya yang bermanfa’at.

Sehingga bukanlah syarat bermanfa’atnya ilmu seseorang; DIA HARUS DIIKUTI OLEH BANYAK ORANG… Oleh karenanya, ada seorang Nabi yang TANPA pengikut sama sekali, dan itu bukan berarti ilmu NABI tersebut tidak bermanfa’at.

Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam- pernah bersabda:

عُرِضَتْ عَلَيَّ الْأُمَمُ، فَرَأَيْتُ النَّبِيَّ وَمَعَهُ الرُّهَيْطُ، وَالنَّبِيَّ وَمَعَهُ الرَّجُلُ وَالرَّجُلَانِ، وَالنَّبِيَّ لَيْسَ مَعَهُ أَحَدٌ

Telah diperlihatkan kepadaku umat-umat, maka ada seorang Nabi dan yang ikut bersamanya satu kelompok kecil, ada seorang Nabi dan yang ikut bersamanya (hanya) SATU DUA orang, dan ada juga seorang Nabi (tapi) TIDAK bersamanya seorang pengikutpun“. [HR. Bukhori: 5752, dan Muslim: 374]

———–

Intinya: Janganlah risau jika hanya ada sedikit orang yang mendengar Anda, tetaplah berpegang-teguh dengan KEBENARAN dan terapkanlah dalam hidup Anda… Dengan begitu Ilmu Anda menjadi bermanfa’at.

Dari sini kita juga bisa memahami, bahwa manfa’atnya Ilmu seseorang bisa untuk dirinya sendiri, dan bisa juga untuk orang lain… wallohu a’lam.

Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA,  حفظه الله تعالى

 

da141015-2027

 

Allah Ta’ala Maha Tahu Atas Segala Sesuatu…

⚉   Banyak orang bertanya: mengapa terjadi gempa di Lombok, padahal di sana banyak orang-orang baik, salih, dan agamis ?

Jawaban paling logisnya adalah karena banyaknya kemaksiatan yang dibiarkan di sana .. terutama di pinggir-pinggir pantainya yang katanya di sepanjang pantainya ada “sumur-sumur” yang siap di minum.

Ini mengingatkan kita tentang hadits Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam ketika ditanya: “apakah kita akan binasa, padahal ada orang-orang saleh di tengah-tengah kita ?!“, Beliau menjawab: “iya, jika keburukan sudah banyak !

⚉   Mungkin ada yang bertanya: bukankah di negara kafir lebih parah keadaannya, kenapa mereka tidak ditimpa gempa ?!

Jawabannya:

a.  Tidak benar di sana tidak ada gempa, ada juga gempa di negara-negara kafir.

b.  Adzab Allah tidak hanya berupa gempa, tapi ada juga adzab Allah yang lainnya yang Allah timpakan kepada mereka, seperti angin topan, banjir, tanah longsor, bumi yang tiba-tiba “ndelesep” ke bawah, jiwa yang gersang, hati yang mati dan terkunci, dll.

c.  Jangan samakan antara kasih sayang Allah kepada kaum muslimin dengan kasih sayang Allah kepada orang-orang kafir.

Allah menyayangi kaum muslimin dengan memberikan peringatan kepada mereka, agar mereka segera bertaubat dan kembali kepada jalan yang benar .. sehingga siksa di akhirat ringan, atau bahkan bebas dari siksaan.

Adapun orang-orang kafir, maka bisa saja Allah membiarkan mereka dalam keburukannya hingga ajal menjemput mereka, sehingga nantinya mereka akan menerima azab yang jauh lebih berat .. dan ini tanda TIDAK sayangnya Allah kepada mereka.

⚉   Mungkin ada juga yang bertanya: bukankah sebab gempa itu proses alami dari bergesernya lempengan-lempengan tektonik ?!

Jawabannya: memang itu proses alam .. tapi kita harus tahu bahwa proses alam itu tidak berjalan sendiri .. ada yang mengaturnya, Dialah Sang Pencipta alam semesta ini .. dan Dia telah berkehendak, bahwa peringatan-Nya akan didatangkan kepada hamba-Nya yang pantas menerimanya .. dan diantara peringatan itu adalah gempa bumi.

Jika demikian adanya, maka harusnya kita ingatkan diri akan pentingnya syiar “amar ma’ruf nahi mungkar” .. mari kita GENCARKAN kembali syiar ini .. terutama orang-orang yang sudah diberi kekuasaan .. tujuannya agar kita selamat semuanya .. agar kita terhindar dari peringatan Allah ta’ala sebelum Allah menimpakannya .. atau mengangkatnya setelah kedatangannya.

Allah ta’ala berfirman:

لَمَّا آمَنُوا كَشَفْنَا عَنْهُمْ عَذَابَ الْخِزْيِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَمَتَّعْنَاهُمْ إِلَىٰ حِينٍ

[Surat Yunus 98]

Ketika kaum Yunus itu beriman, Kami hilangkan dari mereka AZAB yang menghinakan dalam kehidupan DUNIA, dan Kami beri kesenangan kepada mereka sampai waktu tertentu

Silahkan dishare .. semoga bermanfaat.

Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA,  حفظه الله تعالى.

Bila Kehidupanmu Tak Terarah…

Ibnul Qayyim -rohimahulloh- mengatakan:

Hati yang kacau tidak menentu, tidak ada yang bisa memperbaikinya kecuali menghadapkan hati itu kepada Allah.” [Zadul Ma’ad 2/82].

Sufyan bin Uyainah -rohimahulloh- sebelumnya telah mengatakan:

Para ulama dahulu biasa saling menasehati satu sama lain dengan kata-kata ini:

Barangsiapa memperbaiki keadaan batinnya, niscaya Allah perbaiki keadaan lahirnya.

Barangsiapa memperbaiki hubungan dia dengan Allah, niscaya Allah akan perbaiki hubungan dia dengan manusia.

Barangsiapa beramal untuk akhiratnya, niscaya Allah akan cukupkan kehidupan dunianya.”

[Kitab Ikhlash, karya Ibnu Abid Dunya].

—–

Seringkali kita merasa keadaan kita tidak terarah, tidak menentu, tidak teratur, hampa, gersang, dst..

Jika keadaan ini menimpa kita, ingatlah bahwa itu pertanda kita sudah jauh dari Allah.. Solusinya sangat sederhana sebenarnya, hanya saja semua kembali kepada kita, mau atau tidak untuk “move on.”

Segeralah kembali kepada Allah, dan fokuslah dengan ibadah.. Jika ibadah kita beres, Allah akan membereskan kehidupan kita dan memberkahi waktu kita.. Karena sangat tidak mungkin Allah melantarkan orang yang mendekat kepada Dia dengan ikhlas dan sesuai tuntunan.

Silahkan dishare.. semoga bermanfaat..

Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

 

da160717-1305

Sadarlah Wahai Saudaraku…

Syeikh Utsaimin -rohimahulloh- berkata:

Mungkin saja engkau memakai jam tanganmu, lalu yang melepaskannya dari tanganmu itu pewarisnya…

Mungkin saja engkau menutup pintu mobilmu, lalu yang membukakannya untukmu petugas ambulan…

Mungkin saja engkau memasang kancing bajumu, lalu yang membukakannya untukmu pemandi mayat…

Mungkin saja engkau memejamkan mata saat berbaring di kamarmu, lalu mata itu tidak terbuka lagi melainkan di hadapan Allah Penakluk langit dan bumi pada hari kiamat…

Tidakkah kita melihat bagaimana kita menghidupkan waktu kita, dengan apa kita mengisinya, dan dengan apa hidup kita akan ditutup ?!

Ya Allah… sadarkanlah kami dari kelalaian ini!

Penterjemah:
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

 

da110717-2032

Agama Islam Ini Mudah…

Pendapat yang mengharuskan sama antara Indonesia dan Arab Saudi dalam puasa arafah, itu masuk dalam bab ilmu ushul fikih: “TAKLIFU MAA LAA YUTHOOQ” (**) apabila diterapkan di zaman dahulu, yakni zaman disabdakannya hadits tentang keutamaan puasa arafah.

Dan kalau di zaman dulu tidak mungkin dijalankan, bagaimana di zaman ini menjadi diwajibkan ?!

Ingatlah bahwa agama Islam ini mudah dari asalnya, dan bisa diterapkan oleh siapapun dan kapanpun.

—–

** “TAKLIFU MAA LAA YUTHOOQ“, adalah membebani seorang hamba dengan sesuatu yang tidak dimampui olehnya .. ini tidak ada dalam syariat Islam yang Allah penuhi dengan kemudahan.

Allah berfirman:

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا

Allah tidaklah membebani seseorang, melainkan sesuai dengan kemampuannya.” [Al-Baqarah, 286]

Silahkan dishare, semoga bermanfaat.

Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

Jangan Sampai…

Jangan sampai engkau jadikan hubunganmu dengan Allah seperti hubunganmu dengan mobil Ambulance, engkau hanya menghubunginya saat darurat saja.

Akan tetapi,

Jadikanlah hatimu selalu bergantung kepada Allah, baik saat darurat maupun saat lapang.. Ingatlah selalu kepada-Nya, baik saat sedih maupun saat bahagia.

Sungguh, ingat kepada Allah dan dekat dengan-Nya adalah sumber kebahagian.. sebagaimana dekat dengan orang-orang yang engkau cintai mendatangkan kebahagiaan.

Jika dengan mendekat kepada Allah belum menjadikan engkau bahagia, berarti engkau sebenarnya belum mencintai Allah.. Cintailah Allah sepenuh hati, niscaya akan datang kebahagiaan hakiki yang tiada tara.

Dan buktikan cinta itu dengan MENTA’ATI semua yang datang dari utusan-Nya Muhammad shallallahu alaihi wasallam, sebagaimana firman-Nya (yang artinya):

“Katakanlah: jika kalian MENCINTAI Allah, maka ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintai kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian. [Alu Imran: 31].

Silahkan dishare.. semoga bermanfaat..

Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

 

da190817-2052

Serba-Serbi DZULHIJAH – Kumpulan Artikel Terkait Ibadah Di Bulan Dzulhijjah…

Untuk memudahkan pencarian, berikut adalah daftar SERBA SERBI ZHUL-HIJJAH – Kumpulan Artikel Terkait Ibadah Di Bulan Zhulhijah yang pernah kami posting dari beragai sumber.

SERBA SERBI DZUL-HIJJAH – Daftar Isi LENGKAP

  1. Larangan Mencukur Bagi Yang Hendak Berkurban… 
  2. Amalan Apa Saja Di Awal Bulan Zhulhijjah… (audio) 
  3. Lebih Utama… 
  4. Berkurban ? Ah, Sayang Uangnya..!
  5. Bolehkah Kurban Atas Nama Organisasi..?
  6. Kurban Giliran Dalam Keluarga…
  7. Kurban Atas Nama Istri Karena Niat Berkurban Tapi Dari Uang Suami, Siapa Yang Tidak Potong Rambut dan Kuku..?
  8. Ingin Kurban Tapi Masih Punya Hutang…
  9. Peringatan Bagi Yang Akan Ber-Kurban Termasuk Panitia Kurban… (audio)
  10. Pahala Kurban Untuk Siapa Saja..? (audio) 
  11. Bolehkah Suami dan Istri Sama-Sama Berkurban..? (audio)
  12. Apakah Boleh Menyatukan Niat Aqiqah Dengan Niat Ber-Kurban…?? (audio)
  13. Sunnah Yang Terlupakan Di Hari-Hari Awal Dzulhijjah… 
  14. Berkurban Untuk Orang Yang Sudah Meninggal… (audio)
  15. E-Book Panduan Kurban Praktis…
  16. Rancu Antara Batas Iuran dan Batas Pahala per Hewan Kurban… (audio)
  17. Takbir Di Hari-Hari Awal Dzulhijjah… 
  18. Beredarnya Hadits PALSU Terkait Keutamaan 10 HARI PERTAMA Bulan DZUL-HIJJAH… 
  19. Hadits Dhoif Seputar Dzulhijjah… 
  20. Tentang Derajat Hadits Puasa Tanggal 8 dan 9 Dzulhijjah… (audio)
  21. Jangan Dekati Masjid Kami..!! 
  22. Bolehkah Puasa Arafah Dan Puasa Awal Dzulhijjah Namun Masih Memiliki Utang Puasa..? 
  23. Belasan Jam Untuk 2 Tahun… 
  24. Hari Arofah… 
  25. Daging Kurban Tercampur…
  26. Amalan di Hari-Hari Tasyrik (11-12-13 Dzulhijjah)… 
  27. Mengapa Dilarang Puasa Di Hari Tasyrik (11-13 Dzulhijjah)..? 
  28. Puasa Ayyamul Biidh Tanggal 13 Dzulhijjah..?
  29. Satu Kurban untuk Satu Keluarga, Apa Maksud Satu Keluarga..?
  30. Memotong Rambut Dengan Sengaja, Apakah Sah Kurbannya..?

Lebih Utama…

Tahukah Anda bahwa 10 hari pertama bulan dzulhijjah lebih utama daripada hari-hari di Bulan Ramadhan !

Oleh karena itu manfaatkanlah 10 hari ini untuk memperbanyak amal ibadah, sungguh tiada amalan yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amalan yang dilakukan pada 10 hari ini.

Nabi -shollallohu alaihi wasallam- telah bersabda:

Tidak ada hari-hari yang amal saleh di dalamnya lebih dicintai oleh Allah melebihi 10 hari ini“. Para sahabat bertanya, “Tidak pula amalan jihad fi sabilillah ?“. Nabi berkata, “Tidak pula amalan jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar (untuk jihad) dengan jiwa dan hartanya lalu dia tidak membawa kembali apapun yang dia bawa itu“. [HR Al-Bukhari]

Oleh karena itu, marilah kita perbanyak dzikir, membaca Qur’an, sedekah, puasa, membantu orang lain, dan amalan baik lainnya. Semoga Allah menerimanya sebagai tabungan amal kita di hari akhir nanti.

Sebarkanlah pesan ini, marilah saling mengingatkan, dan raihlah pahala sebagaimana pahala orang yang melakukan kebaikan itu!

Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

da250914-2341

Kaidah Besar ke 3 Dari Ushul Fiqih – part 2 : Sebab-Sebab Yang Mendatangkan Kemudahan…

Simak penjelasan Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini:

1. SAFAR

==================================================
2. SAKIT

==================================================
3. TERPAKSA

==================================================
4. LUPA

==================================================
5. KE-TIDAK TAHUAN

==================================================
6. SULIT MENGHINDARI

==================================================
7. KEKURANGAN YANG ADA PADA DIRI/FISIK

==================================================
8. KEADAAN GENTING/DARURAT

==================================================
9. TIDAK SENGAJA

 

ARTIKEL TERKAIT
Kaidah Besar ke 2 Dari Ushul Fiqih : Keyakinan Tidak Bisa Dikalahkan Oleh Keraguan…

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih