Category Archives: Musyaffa’ Ad Dariny

Awas, Jangan Berdusta Saat Bersumpah Atas Nama Allah

Ustadz Musyaffa Ad Dariny, Lc, MA حفظه الله تعالى

Awas, jangan berdusta saat bersumpah dengan nama Allah, karena Allah akan menjadi musuhmu…

======

Syeikh Athiyyah Salim -rohimahulloh- mengatakan:

“Jadi arti sebuah sumpah (dalam kontek ini) adalah: menjadikan Allah -subhanah- sebagai saksi untuk menolak tuduhan, bila dia jujur maka Alhamdulillah, namun bila dia dusta, maka Allah-lah yang akan menjadi lawannya.

Oleh karena itu, bila kamu memperhatikan keadaan manusia, dan meneliti orang-orang yang bersumpah DUSTA dengan nama Allah -dan inilah sumpah yang menjerumuskan orangnya ke dalam neraka-, kamu akan dapati Allah (biasa) MENYEGERAKAN hukuman bagi mereka di dunia, dan mungkin banyak orang yang mendengar kisah-kisah dalam hal ini, dan perkara (hukuman) tersebut tidak hanya terbatas pada (hukuman) hari kiamat saja”.

Beliau juga memberikan faedah berharga, ketika mengatakan:

“Dari sini kita tahu makna sebuah hadits shohih: “Barangsiapa bersumpah dengan selain Allah, maka dia telah jatuh dalam kesyirikan”, apa hubungan antara syirik dengan sumpah dengan selain nama Allah?

Karena ketika kamu bersumpah dengan selain Allah, seakan kamu memberikan kepada selain Allah; sebagian sifat Allah.

Ketika kamu bersumpah dengan nabi, atau malaikat, atau orang saleh, atau siapapun, seakan kamu memberikan orang yang kau jadikan sumpah itu; sifat maha tahu, sifat maha melihat, dan kemampuan untuk membalas, padahal ini tidak ada melainkan pada Allah”.

[Kitab: Syarah Arba’in Nawawi, Syarah Hadits: 33].

Komentar Ibnu Katsir Rahimahullah Tentang Khowarij

Ustadz Musyaffa Ad Dariny, Lc, MA حفظه الله تعالى

Komentar Ibnu Katsir -rohimahulloh- tentang KHOWARIJ, seakan sedang mengomentari kekejaman ISIS di zaman ini.

========

“Karena jika mereka (Kaum Khowarij) menjadi kuat, tentu mereka akan merusak bumi seluruhnya, baik Bumi Irak maupun Bumi Syam.

Mereka tidak akan menyisakan anak laki-laki maupun anak perempuan, mereka tidak akan menyisakan seorang pria maupun wanita.

Karena menurut mereka, SEMUA orang telah rusak sangat parah, hingga tidak ada yang bisa memperbaiki keadaan mereka kecuali penumpasan secara total.”

[Kitab: Al-Bidayah wan Nihayah 10/584-585].

————

Semoga Allah menyelamatkan kita dan kaum muslimin semuanya dari cobaan ini, amin.

Ada 4 Orang Di Dunia Ini… Anda Termasuk Yang Mana ?

Ustadz Musyaffa Ad Dariny, Lc, MA حفظه الله تعالى

1. Orang yang meraih dunia, dengan mengorbankan akheratnya… maka, itu sebuah kerugian, karena dia mengorbankan kenikmatan yang sangat berharga, untuk mendapatkan kenikmatan yang sangat murah, dan ini banyak terjadi dan bukan hal yang hebat, meski banyak orang terkecoh dengannya.. karena banyaknya propaganda konsep kapitalis ini.

2. Orang yang tidak meraih dunia, padahal sudah mengorbankan akheratnya… maka, ini sungguh kerugian yang paling nyata, susah di dunia, tersiksa di akherat… Ini juga banyak kita dapati di sekeliling kita, banyak orang yang sudah miskin dunia, tapi dia juga tidak memperhatikan akheratnya… Semoga Allah melindungi kita darinya.

3. Orang yang meraih sedikit dunia, namun dia menjaga akheratnya dengan tidak melanggar syariatNya… maka, ini sudah merupakan keuntungan yg besar, karena dia seperti orang yang mengorbankan sesuatu yang sangat murah untuk meraih sesuatu yang sangat berharga.

4. Orang yang meraih dunia bersama dengan akheratnya… maka, inilah keuntungan yang hebat dan istimewa, hanya sedikit orang yang bisa mendapatkannya… Karena di saat dunia leluasa menggodanya, dia masih tetap tegar untuk memanfaatkannya dalam jalan-jalan kebaikan.

Saya yakin banyak yang ingin menjadi orang keempat ini… tapi itulah, sesuatu yang istimewa, pasti banyak disukai, karena hal itu susah didapatkan… Kalau itu mudah diraih, tentu bukan hal yang istimewa lagi.

Oleh karenanya, mari berjuang untuk meraihnya, semoga Allah memberikan taufiqNya kepada kita… amin.

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

Islam Yang Diasingkan Dan Dimusuhi… Bangunlah Dari Buaian Tidurmu, Wahai Kaum Muslimin…

Ustadz Musyaffa Ad Dariny, Lc, MA حفظه الله تعالى

1. Biarawati boleh menutup tubuhnya dari kepalanya hingga ujung jari kakinya untuk mendermakan hidupnya dalam ibadah kepada tuhannya… Tapi seorang muslimah, jika melakukan hal yang sama, mengapa ditekan dan dilawan?!

2. Ketika wanita barat memutuskan untuk selalu di rumahnya, mengorbankan hidupnya demi keluarga dan anak-anaknya; dia sangat dihargai masyarakatnya… Tapi seorang muslimah, jika melakukan hal yang sama, mengapa dicemooh dan direndahkan?!

3. Ketika wanita manapun bisa pergi ke kampusnya mengenakan pakaian model apapun yang dia kehendaki, dia bebas dan sesukanya dalam memilih dan memakainya… Tapi seorang muslimah, ketika dia memilih pakaian kesuciannya untuk pergi ke kampusnya, mengapa dilarang dan diperangi?!

4. Ketika anak kecil menaruh perhatian khusus pada bidang tertentu, dia disebut-sebut memiliki kelebihan dalam hal tersebut, dan masa depannya cemerlang… Tapi ketika anak kecil muslim, menaruh perhatian khusus pada agamanya; dia dianggap kuno dan masa depannya hilang.

5. Ketika ada orang mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan kehidupan orang banyak; maka dia dianggap pahlawan dan semua orang menghormatinya… Tapi ketika orang Palestina mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan anaknya, saudaranya, ibunya, rumahnya, masjidnya; dia dituduh sebagai teroris!

6. Ketika seorang yahudi membunuh orang lain; hal itu tidak dihubungkan dengan agamanya… Namun, ketika seorang muslim dituduh melakukan hal yang sama; maka AGAMA ISLAM lah yang menjadi tertuduh utama.

7. Ketika muncul masalah, kita menerima solusi apapun… Namun, bila solusi itu ada pada Islam, maka semuanya menolak, bahkan melirik pun tidak!

8. Ketika ada orang mengendarai mobil mewah tanpa aturan dan akhirnya mobilnya rusak; tidak ada seorang pun yang menyalahkan mobilnya… Namun, ketika ada seorang muslim melakukan kesalahan atau tidak baik dalam bergaul dengan orang lain; mereka mengatakan: ‘Islamlah sebabnya’.

9. Ketika media menuduh Kaum Muslimin sebagai teroris, pembunuh, brutal; mereka sangat percaya… Namun, ketika Alqur’an dan Sunnah mengatakan Islam adalah rahmatan lil aalamin, penyempurna akhlak mulia, dst; mereka tutup mata dan telinga.

[@Inti_Karikatur]

Kesalahan Kaum Muslimin di mata mereka adalah karena mereka beragama Islam, maka sungguh benar firman Allah ta’ala:

وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ

“Kaum Yahudi dan Kaum Nasrani tidak akan rela denganmu hingga kamu mengikuti agama mereka”. [Al-Baqoroh: 120].

Jangan Terlena Dengan KELEBIHAN Yang Allah Berikan Padamu…

Ustadz Musyaffa Ad Dariny, Lc, MA حفظه الله تعالى

Syeikh Utsaimin -rohimahulloh- mengatakan:

“Biasanya orang yang takjub (terlena) dengan dirinya; dia akan kalah -dengan izin Allah-.

Jika dia terlena dengan banyaknya jumlah pasukan; dia akan dikalahkan.

Bila dia terlena dengan ILMUNYA; dia akan tersesat.

Bila dia terlena dengan kecerdasannya; dia akan hilang jalan.

Maka janganlah kamu terlena dengan dirimu, begitu pula dengan kekuatan apapun yang kau miliki, namun mintalah pertolongan kepada Allah -azza wajall- dan SANDARKANLAH semuanya kepada-Nya, hingga terlaksana apapun yang kau inginkan”.

[Kitab: Syarah Riyadhus Sholihin: 6/669]

Jangan Salahkan Islam

Ustadz Musyaffa Ad Dariny, Lc, MA حفظه الله تعالى

Jangan salahkan Islam, bila Anda setengah-setengah dalam menjalankannya.

1. Menjauhi jimat adalah kebaikan dan keharusan, tapi bila Anda tidak baca dzikir pagi dan sore, maka Anda seperti orang yang perang tanpa senjata dan pelindung, sehingga Anda rentan terkena serangan lawan.

2. Menjauhi riba dan bisnis haram adalah kebaikan dan keharusan, namun tanpa doa, giat, dan tekun dalam usaha yang halal, maka Anda bagai burung yang diam tapi mengharap perutnya kenyang. Dan itu akan menjadikan dunia Anda semakin terpuruk.

3. Meninggalkan musik adalah kebaikan dan keharusan, namun tanpa banyak dzikir; jangan harap hati Anda akan tenang dan bahagia.

Dan tentunya masih banyak contoh-contoh lainnya.

Intinya adalah firman Allah ta’ala (yang artinya):

“Wahai orang-orang yang beriman, masuklah Islam secara kaffah (total), jangan kalian ikuti jejak-jejak setan, sungguh dia adalah musuh yang nyata bagi kalian.” [Al-Baqoroh: 208]

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

Sunnah Yang Terlupakan

Ustadz Musyaffa Ad Darini Lc., MA. حفظه الله تعالى

Syaikh Ibnul Utsaimin, rahimahullah, mengatakan:
Rasul shallallahu’alaihi wasallam- dahulu bila melihat suatu perkara dunia yang membuatnya takjub, beliau mengatakan:

لبيك إن العيش عيش الآخرة

“Labbaik, innal ‘aisya ‘aisyul akhirah”

“Aku penuhi panggilanmu ya Allah, sungguh kehidupan yang hakiki adalah kehidupan akherat” (HR. Bukhari 2834, Muslim 1805).

Karena bila seseorang melihat suatu perkara dunia yang membuatnya takjub, mungkin saja dia meliriknya, sehingga dia berpaling dari Allah. Oleh karena itu beliau mengatakan: “labbaik” sebagai jawaban panggilan Allah azza wajalla, kemudian beliau memantapkan hatinya dengan mengatakan: “Sungguh kehidupan yang hakiki adalah kehidupan akhirat“.

Karena kehidupan yang membuatmu takjub ini adalah kehidupan yang pasti sirna, sedang kehidupan yang sebenarnya adalah kehidupan akherat. Oleh karena itu, termasuk diantara sunnah ketika seseorang melihat sesuatu yang menakjubkan di dunia ini adalah mengucapkan:

“Labbaik, innal ‘aisya ‘aisyul akhirah” (Syarah Mumti‘, 3/124).

Imam Syafi’i, rahimahullah, mengatakan:
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengucapkannya (yakni ucapan: “Innal ‘Aisya ‘Aisyul Akhirah“) di momen yang paling membahagiakan dan di momen yang paling menyusahkan.
(Nihayatul Mathlab, karya Al Juwaini, 4/237-238).

Ref:
http://muslim.or.id/doa-dan-zikir/sunnah-yang-terlupakan-ucapan-innal-aisya-aisyul-akhirah.html

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

View

JIHAD Pun, NIATNYA Harus Benar!!

Ustadz Musyaffa Ad Dariny, Lc, MA, حفظه الله تعالى

Syeikh Utsaimin -rohimahulloh- mengatakan:

Orang yang perang untuk membela negaranya, apakah dia perang di jalan Allah, atau tidak?

Kita katakan: Jika kamu berperang untuk negaramu, karena dia negara islam, dan kamu ingin melindunginya karena dia negara islam, maka ini perang di jalan Allah, karena kamu berperang agar kalimat Allah tinggi.

Adapun jika kamu berperang untuk negara saja, maka ini bukan perang di jalan Allah.

Beliau juga mengatakan:

Adapun perang mempertahankan (suatu daerah), dengan niat NASIONALISME, atau niat SUKUISME, maka ini bisa terjadi dari orang mukmin dan orang kafir, tidak akan bermanfaat bagi pelakunya pada hari kiamat, dan bila dia terbunuh saat melawan dengan niat ini; dia BUKAN seorang yang mati syahid.

Beliau mengatakan lagi:

Maka hendaklah para PENUNTUT ILMU menjelaskan kepada manusia, bahwa perang untuk Negara bukanlah perang yang benar, tapi harusnya dia perang agar kalimat Allah tinggi, atau aku perang untuk negaraku karena negaraku adalah Negara Islam, maka aku melindunginya dari musuh-musuhnya dan dari musuh-musuh islam, maka dengan niat ini, niatnya menjadi shahih.

[Kitab: Syarah Riyadhus Sholihin 1/34, 312].

 

Cerdas Dalam Memutar Modal Usaha

Ustadz Musyaffa Ad Dariny, Lc, MA حفظه الله تعالى

Ibarat dalam dunia dagang, maka semua nikmat yang Allah AMANAHKAN kepadamu adalah modal usahamu.

Semakin Anda cerdas dalam memutar modal nikmat tersebut, maka semakin banyak pula hasil atau laba yang kau raih.

Dan sebagaimana dalam perkara dunia, ada orang-orang yang pandai mengembangkan modalnya, ada pula orang yang buruk dalam pengelolaan modalnya.

Oleh karenanya, gunakanlah sebaik mungkin semua modal nikmat tersebut untuk mendapatkan bekal pahala akheratmu.

Cerdaslah dalam memilih amal yang paling afdhol sesuai sikon Anda… Sehingga Anda bisa mendapatkan pahala sebanyak mungkin, dengan modal nikmat yang ada se-efisien mungkin.

Semoga Allah memberikan taufiqnya kepada kita semua, terutama di Bulan Suci ini… Amin.

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

Bisnis PALING menguntungkan yang banyak DILALAIKAN !

Ustadz Musyaffa Ad Dariny, Lc, MA حفظه الله تعالى

Sebagaimana kita tahu dalam rumus dasar bisnis; gunakanlah modal semurah mungkin untuk meraih keuntungan sebesar mungkin.

Tahukah Anda, bahwa ternyata hal itu sangat mudah kita lakukan dalam kehidupan ini.

Sadarkah Anda bahwa dunia SANGAT murah di mata Allah.. Nabi shollallohu ‘alaihi wasallam telah bersabda:

“Seandainya dunia ini sama nilainya di sisi Allah dengan SAYAP NYAMUK, tentu Allah tidak akan memberi seorang kafir pun minuman walaupun HANYA seteguk.”

Camkanlah, betapa kecilnya ‘sayap nyamuk’, dan dunia lebih sedikit nilainya dari itu.

Sebaliknya surga Allah itu sangat mahal, sebagaimana sabdanya:

“Ingatlah, bahwa barang DAGANGAN Allah itu MAHAL. Ingatlah bahwa barang dagangan Allah itu SURGA.”

Beliau juga menyabdakan:

“Sungguh, ‘tempat cambuk’ salah seorang dari kalian di surga, itu lebih baik dari DUNIA SEISINYA seisinya.”

Dan membeli kehidupan AKHERAT (surga) yang sangat mahal tersebut dengan modal kehidupan DUNIA yang sangat merupakan BISNIS yang paling menguntungkan yang dilalaikan banyak orang.

Banyak orang melewatkan kesempatan emas ini dalam hidupnya, apakah Anda juga ingin melewatkan kesempatan tersebut. Saya yakin Anda tidak akan mengikuti mereka.

Oleh karenanya, mulailah dari sekarang untuk berusaha menggunakan SEMUA kenikmatan yang ada pada Anda untuk membeli kenikmatan akherat… tentunya dengan tetap melandasi setiap amalan dengan IKHLAS dan mengikuti SUNNAH Nabi shollallohu ‘alaihi wasallam.

Semoga taufiq Allah selalu menyertai kita… amin.

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊