Category Archives: Rochmad Supriyadi

AGAMA FITRAH

Ust. Rochmad Supriyadi LC

Allah سبحانه وتعالى berfirman yg artinya, “Maka hadapkanlah wajahmu dg lulus kpd agama (Islam) yg sesuai fitrah Allah yg Dia telah ciptakan manusia menurut fitrah itu. Tdk ada perubahan pada ciptaan Allah. Itulah agama yg lurus,tetapi kebanyakan manusia tdk mengetahui”. QS Ar-Rum 30.

Ibnu Qoyyim berkata,” Allah سبحانه وتعالى menerangkan bahwa arti “menghadapkan wajah” adalah berbuat iklas dlm hati, dan berjuang utk Agama Allah, yg mengandung atas kecintaan kpd Nya, yg diwujudkan dg beribadah sesuai kebenaran, hanya menghambakan diri kpd-Nya, dan berpaling dari selain-Nya سبحانه وتعالى.

Dan ini adalah agama fitrah yg Allah telah ciptakan para hambanya diatas fitrah ini, akan tetapi kemudian para manusia merusak fitrah tersebut, melumurinya dg noda dan kotoran, sebagaimana Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda, “Tdk lah seseorang yg dilahirkan kecuali ia diatas fitrah (agama tauhid) maka ayah mereka merubahnya menjadi yahudi, nasrani, majusi “.

Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda dlm hadist Qudsi, Allah سبحانه وتعالى berkata, “Sesungguhnya aku ciptakan manusia dlm keadaan lurus tdk condong, akan tetapi kemudian para syaiton datang dan menggoda mereka dari agama nya, mereka diperintah agar menyekutukan Ku yg tdk ada dalil sedikitpun padanya”. HR Muslim.

– Bada’iut Tafsir 3/391 –

HATI YANG BERSIH

Ust. Rochmad Supriyadi LC

Allah سبحانه وتعالى menurunkan Al-Kitab dan Mengutus Para Rusul, tidak lain dan bukan dalam rangka membersihkan jiwa dan hati para manusia, sebagaimana halnya diutus nya Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم disebutkan dlm firman Nya,” Dialah Allah Yang mengutus seorang Rasul kepada kaum yg ummi, dari kalangan mereka sendiri, yang membacakan Ayat-ayat Nya, mensucikan jiwa mereka, mengajarkan Al-Kitab dan Hikmah, meski sebelumnya mereka benar-benar dlm kesesatan yg nyata”. Al-Jumu’ah : 2.

Allah سبحانه وتعالى kaitkan keberuntungan hamba dg kesucian jiwa dan hati, bahkan Allah bersumpah berturut-turut karenanya.

” Demi matahari dan sinarnya di pagi hari. Demi bulan bila mengiringinya. Demi siang bila menampakkannya. Demi malam bila menutupinya. Demi langit dan susunannya. Demi bumi serta hamparannya. Demi jiwa dan kesempurnaan ciptaannya. Maka jiwa tsb diilhami jalan kejahatan dan ketaqwaan. Maka sungguh beruntung orang yg mensucikan jiwa nya. Dan sungguh rugi orang yg mengotorinya “. Asy-Syams : 1-10.

Mensucikan jiwa artinya membersihkan dari segala noda hati yang mengotorinya, baik itu berupa keinginan-keinginan yg buruk, ambisi yg kotor, kedengkiyan dan kroni-kroni nya. Sebagaimana sedekah harta juga dinamakan pembersih harta, karena dg sedekah berarti ia telah menyalurkan hak Allah kepada orang yg membutuhkannya.

HATI YANG BUSUK

Ust. Rochmad Supriyadi LC

Agama Islam bukanlah sekedar slogan dan retorika serta pandai membikin kata-kata, namun Islam adalah Agama Selamat dan menghantarkan pd keselamatan dlm semua sisi.

Bahkan kelak d akhirat, yg akan memasuki surga merekalah yg memiliki HATI YANG SALIM dari segala unsur2 keburukan.

Bagaimana tidak? Karena ia selalu membaca dan mentadaburi KALAM ALLAH, dan sungguh Allah سبحانه وتعالى berfirman ,” Katakanlah, Al-Qur’an adalah petunjuk dan penyembuh bg orang2 yg beriman? “. QS Fushilat 44.

Hati yang kotor bisa saja menimpa semua orang, bahkan tidak sedikit aktivis dakwah dan penyandang ilmu agama yang terasuki penyakit hati kotor ini.

Hingga dalam berdakwah dan ceramah maupun lembaran tulisan2 mereka tidak diniyatkan murni dan ikhlas kpd Allah سبحانه وتعالى.

Allah سبحانه وتعالى berfirman,” Ingatlah ! Hanya milik Allah agama yg murni dari syirik “. QS Az-Zumar 3.

Allah سبحانه وتعالى juga berfirman,” Katakanlah ! Sesungguhnya aku diperintahkan agar menyembah Allah dg penuh ketaatan kpd-Nya “. QS Az-Zumar 11.

Perlu kita menginggat, harta, tahta, jabatan, ketersohoran, aneka barang yang kita miliki, semua akan kita tinggal begutu saja tatkala ajal menjemput kita.

Allah سبحانه وتعالى berfirman,” Semua yg ada d bumi itu akan binasa “. QS Ar-Rahman 26.