Category Archives: Display Picture Dakwah

Do’a Penutup Sebelum Tidur…

TAK ADA DARI KITA YANG MENGETAHUI kapan ajal tiba.. Bisa saja malam ini saat kita sedang terlelap tidur..
.
Yuk WUDHU SEBELUM TIDUR dan JADIKAN DO’A INI sebagai PENUTUP DARI RANGKAIAN DZIKIR DAN DO’A SEBELUM TIDUR..
.
Silahkan di save dan share…

Hadits pertama:

Dari Al-Bara’ bin ‘Aazib radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam akan tidur, beliau berbaring pada sisi kanan, lalu membaca doa:

اَللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ نَفْسِيْ إِلَيْكَ، وَفَوَّضْتُ أَمْرِيْ إِلَيْكَ، وَوَجَّهْتُ وَجْهِيَ إِلَيْكَ، وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِيْ إِلَيْكَ، رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ، لاَ مَلْجَأَ وَلاَ مَنْجَا مِنْكَ إِلاَّ إِلَيْكَ، آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِيْ أَنْزَلْتَ وَبِنَبِيِّكَ الَّذِيْ أَرْسَلْتَ

ALLAHUMMA ASLAMTU NAFSII ILAIK,
WA FAWWADH-TU AMRII ILAIK,
WA WAJJAHTU WAJHIY ILAIK,
WA ALJA’TU ZHOHRII ILAIK,
ROGH-BATAN WA ROHBATAN ILAIK,
LAA MALJA-A WA LAA MANJAA MINKA ILLA ILAIK.
AAMANTU BIKITAABIKALLADZI ANZALTA
WA BI NABIYYI-KALLADZI ARSALTA.

[Artinya: “Ya Allah, aku menyerahkan diriku kepadaMu, aku menyerahkan urusanku kepadaMu, aku menghadapkan wajahku kepadaMu, aku menyandarkan punggungku kepadaMu, karena senang (mendapatkan rahmatMu) dan takut pada (siksaanMu, bila melakukan kesalahan). Tidak ada tempat perlindungan dan penyelamatan dari (ancaman)Mu, kecuali kepadaMu. Aku beriman pada kitab yang telah Engkau turunkan, dan (kebenaran) NabiMu yang telah Engkau utus.” Apabila Engkau meninggal dunia (di waktu tidur), maka kamu akan meninggal dunia dengan memegang fitrah (agama Islam)].” (HR. Bukhari, no. 6313; Muslim, no. 2710)

Hadits kedua:

Dari Al-Bara’ bin Aazib, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda padaku, “Jika engkau hendak tidur, maka berwudhulah dengan wudhu yang digunakan untuk shalat lalu berbaringlah pada sisi kanan.” Kemudian disebutkan do’a seperti di atas, lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu mengatakan, “Jadikanlah bacaan tersebut sebagai kalimat terakhir yang engkau ucapkan.” (HR. Bukhari, no. 247; Muslim, no. 2710)

Mari kita rutin membacanya mulai malam ini hingga waktunya tiba..

Sehari Beramal Seribu Kebaikan, Bisakah..?

Sehari Beramal Seribu Kebaikan, Bisakah..?

Sa’ad bin Abi Waqqash radhiyallahu ‘anhu berkata,

“Kami pernah berada di sisi Rasulullah shallallahu
‘alaihi wa sallam lalu beliau bersabda,
Apakah salah seorang dari kalian tidak mampu
untuk memperoleh seribu kebaikan setiap hari ?

Maka seseorang yang duduk bertanya,
Bagaimana seseorang bisa memperoleh seribu
kebaikan ?
’ Beliau menjawab, ‘Ia bertasbih seratus
kali, maka akan ditulis untuknya seribu kebaikan,
atau dihapus darinya seribu kesalahan
.’

[HR. Muslim, no. 2698]

Yuk raih minimum SERIBU KEBAIKAN setiap harinya…
.
Ini malam pun bisa kita meraihnya, in-syaa Allah…
.
Penjelasan:
.
1. Hadits di atas menunjukkan keutamaan dzikir.
.
2. Satu kebaikan dibalas dengan sepuluh kebaikan semisal. Ini baru kelipatan minimal dari suatu amalan. Karena kelipatannya bisa mencapai 700 kali lipat.
.
3. Huruf aw (artinya: atau) dalam hadits bisa bermakna waw (artinya: dan), artinya dengan bertasbih seratus kali akan ditulis seribu kebaikan dan dihapus seribu maksiat.
.
4. Kalau aw dimaknakan dengan ‘atau’ maknanya menjadi ada yang bertasbih ditetapkan baginya seribu kebaikan, ada juga yang dihapuskan baginya seribu kesalahan
.
5. Hendaklah seorang guru mengajarkan kepada murid-muridnya fadhilah-fadhilah suatu amalan
.
6. Sahabat begitu semangat dalam melakukan kebaikan.
.
Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal MSc, حفظه الله تعالى
.
Ini adalah dzikir yang tidak terikat oleh waktu dan tempat, jadi silahkan di baca kapan saja. Wallahu a’lam.

Keutamaan Membaca Surat Al Kahfi…

Hadits pertama:
Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada malam Jum’at, dia akan disinari cahaya antara dia dan Ka’bah.” (HR. Ad Darimi. Syaikh Al Albani berkata shohih – Shohihul Jami’ no. 6471)

Hadits kedua:
Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at.” (HR. An Nasa’i dan Baihaqi. Syaikh Al Albani berkata shohih – Shohihul Jami’ no. 6470)

Mengisyaratkan bahwa surat Al Kahfi bisa dibaca selama 24 jam di hari Jum’at. Dimulai sejak terbenamnya matahari di hari Kamis, hingga Maghrib hari Jum’at.

Inilah salah satu amalan di hari Jum’at dan keutamaan yang sangat besar di dalamnya. Akankah kita melewatkan begitu saja..?

Masa Lalu…

Syaikh Ali Musthafa Thantawi, رحمه الله تعالى
berkata :

“Banyak orang yang menangisi masa lalunya
dan rindu untuk kembali ke masa-masa itu.

Tapi mengapa kita tidak berfikir untuk
memperbaiki hari ini sebelum ia menjadi
masa lalu..?

=============
Secepat malam beranjak pagi, secepat itu pula
waktu kita akan menjadi masa lalu…

Jangan Pernah…

JANGAN pernah… wahai saudaraku
JANGAN pernah MEREMEHKAN NERAKA…

karena siksaan di dalamnya
TIDAK AKAN PERNAH BERHENTI… dan
TIDAK AKAN PERNAH DI RINGANKAN…

Allah Ta’ala berfirman :

“Sesungguhnya orang-orang yang berdosa kekal di
dalam adzab neraka Jahannam. Tidak diringankan
adzab itu dari mereka dan mereka di dalamnya
berputus asa. Dan tidaklah Kami menganiaya mereka,
tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.
Mereka berseru,”Hai Malik, biarlah Rabbmu membunuh
kami saja.” Dia menjawab, ”Kamu akan tetap tinggal
(di neraka ini).” [Az Zukhruf: 74-77]

Sholawat…

Mari semarakkan malam Jum’at dan harinya dengan sholawat kepada Nabi tercinta, Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam

Jangan LUPA sabda beliau : “Perbanyaklah ber-SHOLAWAT untukku, pada hari JUM’AT dan malam JUM’AT! Maka barangsiapa bersholawat kepadaku sekali, ALLAH bersholawat kepadanya SEPULUH kali.” [HR. Albaihaqi, dihasankan oleh Syeikh Albani]

Siapa yang tidak ingin ALLAH ta’ala bersholawat kepadanya 10 kali, setiap kali dia bersholawat kepada Nabi shallallahu alaihi wasallam?

Amal yang RINGAN dengan pahala yang AGUNG dan ISTIMEWA.

Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

da050117-1948

Apa Yang Melandasi Persahabatan Anda Dengan Teman Anda Selama Ini.?

Allah Ta’ala berfirman yang artinya, “Teman-teman akrab pada hari (kiamat) nanti sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa.”

(QS. Az Zukhruf : 67).

Imam Ibnu Katsir rohimahulloh mengatakan bahwa setiap persahabatan yang dilandasi cinta karena selain Allah, maka pada hari kiamat nanti akan kembali dalam keadaan saling bermusuhan. Kecuali persahabatannya dilandasi cinta karena Allah ‘azza wa jalla, inilah yang kekal selamanya.

(Tafsir Ibnu Katsir)

Bersabarlah Teman…

Asy-Syaikh Al Utsaimin -rahimahullah- mengatakan:

“Tegarlah! Jangan berubah karena banyaknya serangan kepadamu atau karena celaan terhadap pendapatmu. Selagi kamu diatas, sabarlah ! Karena kebenaran tidak mungkin goyah.

Kemudian setelah itu, halaulah jika kamu dalam posisi lemah. Adapun jika kamu kuat, seharusnya kamu menyerang. Karena roda kehidupan terus berputar. Tapi yang terpenting jika kamu lemah wajib bagimu tetap bersabar.

Jangan kamu katakan: manusia semuanya menyelisihiku! Tapi tetaplah bersabar, karena Allah yang menolong agama-Nya, kitab-Nya dan rasul-Nya disetiap zaman.

Tapi gangguan pasti ada. Lihatlah Imam Ahmad bagaimana beliau ditarik dengan keledai di pasar sambil dipukuli. Tapi beliau tetap bersabar dan tegar. Lihat pula bagaimana Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dibawa keliling pasar dengan gerobak dan diikat dipenjara tapi beliau tetap sabar.

Jangan pernah berpikir akan terbentang jalan yang dipenuhi bunga dan kembang bagi orang yang berpegang teguh dengan sunnah. Barangsiapa menginginkan demikian ia menginginkan suatu yang mustahil.”

[Syarah Nuniyah – 3/270]

Yang Penting Sumbangsihmu…

وَجَاءَ مِنْ أَقْصَى الْمَدِينَةِ رَجُلٌ يَسْعَىٰ قَالَ يَا قَوْمِ اتَّبِعُوا الْمُرْسَلِينَ

Dan datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki dengan bergegas-gegas ia berkata: “Hai kaumku, ikutilah para rasul itu“. (QS Yaasiin :20)

Allah mengabadikan amal soleh lelaki tersebut yang berdakwah menyeru kaumnya untuk mengikuti para rasul, akan tetapi tidak diketahui nama lelaki tersebut.

Karenanya tidaklah penting siapa dirimu.. Tidak penting engkau harus muncul dan dikenal.. tetapi yang penting adalah amal apa yang telah kau lakukan untuk agama ini..

Ustadz DR. Firanda Andirja MA,  حفظه الله تعالى.