Category Archives: Kajian Audio

Bolehkah Mendo’akan Keburukan Bagi Orang Yang Pernah Berbuat Zholim..?

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini:

Ikuti terus Telegram channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

Bolehkah Membenci Seorang Muslim Karena Sikapnya Yang Kerap Meremehkan Orang Lain..?

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini:

Ikuti terus Telegram channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

Nasihat Bagi Orangtua Yang Kerap Menceritakan Keberhasilan Anaknya…

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini:

Ikuti terus Telegram channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

Bagaimana Sikap Seorang Penuntut Ilmu Ketika Mendapati Kekurangan/Kesalahan Pada Diri Gurunya (Ustadznya)…?

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى berikut ini (tunggu hingga video player muncul dibawah:

Ikuti terus Telegram channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

HAL-HAL Yang Bisa Memalingkan Seseorang Dari KEBENARAN – Penghalang Ke-7

Dari kitab yang berjudul “Showarif ‘Anil Haq“, tentang Hal-Hal Yang Bisa Memalingkan Seseorang Dari Kebenaran, ditulis oleh Syaikh Hamd bin Ibrohim Al Utsman, حفظه الله تعالى.
.
PEMBAHASAN SEBELUMNYA (Penghalang yang ke 6) bisa di baca di SINI

=======

🌿 Penghalang yang ke 7 🌿

Penghalang yang ke 7 yaitu:

⚉  TAQLID yang disertai dengan fanatik buta.

👉🏼   TAQLID artinya : mengikuti seseorang, dengan tanpa mengetahui dasarnya, tanpa mengetahui dalilnya.

TAQLID adalah merupakan perkara yang haram. Kapan ?
Ketika telah sampai kepada kita keterangan dan dalil.

Apabila telah sampai kepada kita keterangan dalil yang shohih, kemudian kita tolak dalil keterangan, hanya karena mengikuti seseorang, maka ini adalah merupakan taqlid yang tercela.

Sedangkan taqlid bagi orang yang awam yang tidak mengetahui dan tidak mampu memahami dalil, hukumnya wajib.
Kecuali, apabila telah sampai kepada dia dalil yang lebih kuat, lalu ia tinggalkan dalil hanya karena mengikuti syaikh-nya, maka ia jatuh kepada taqlid yang haram.

👉🏼   FANATIK, ta’asshub yaitu : seseorang tidak mau mengambil ilmu kecuali dari golongannya saja atau dari syaikh-nya saja.

ياتزم قول عالِم مطلقًا فِي جَميع المسائل

Dia hanya mengikuti pendapat “seseorang alim dalam seluruh permasalahan“, gak mau ngikutin yang lain, yang seperti ini sama saja menganggap syaikh-nya itu maksum, terpelihara dari kesalahan.
Padahal kemaksuman itu hanya milik Rosul shollallahu ‘alayhi wasallam.

Orang yang taqlid yaitu mengikuti seseorang dengan tanpa mengetahui hujjahnya.
Hakekatnya itu bukanlah ilmu dan sangat tidak layak untuk dimiliki oleh orang yang mempunyai sifat penuntut ilmu, karena hakikat ilmu itu adalah yang berdasarkan dalil. Karena sebatas (semata-mata) pendapat, bukanlah ilmu.

⚉  Sayuti rohimahullah berkata, “Para Ulama seluruhnya bersepakat bahwa taqlid itu bukanlah Ilmu
Maka karena taqlid bukan ilmu, (taqlid) tidak boleh dimiliki oleh seorang penuntut ilmu.

⚉  Ibnu Hazm rohimahullah berkata:

‎المقلد راضٍ أن يُغبن عقله

Orang yang taqlid itu ridho kalau akalnya ditipu” (Kitab Mudaawatunnufuus hal 74)

⚉  Ibnu Taimiyah rohimahullah juga berkata:

فإن التقليد لا يورث إلا بلادة

Taqlid itu tidak mewariskan, kecuali kebodohan

Oleh karena itulah seorang penuntut ilmu berusaha untuk mengetahui dasar segala sesuatu dalam setiap permasalahan.

⚉  Berkata Syaikh Abdurrahman Asa’diy rohimahullah (Kitab Almunazhoro Atalfaqhiyyah hal 37)

‎فإن من اعتاد الجري على أقو الٍ لا يُباليِ دلَّ عليها دليل صحيح أو ضعيف أو لَمْ يد لَّ يَخمد ذهنه ولا ينهض بطلب الر قي والا ستز ادة فِي قوة الفكر والذَّهن

Orang yang terbiasa mengikuti suatu pendapat secara membabi buta tanpa peduli apakah ditunjukkan oleh dalil yang shohih ataupun yang dhoif atau bahkan tidak ada dalil sama sekali, maka akalnya itu (kata beliau) telah hilang sinarnya.
Bahkan ia tidak akan pernah mau naik kepada yang lebih tinggi. Tidak pula menambah kekuatan fikir, karena dengan taqlid itu sebetulnya pikiran dia menjadi terkurung.”

⚉  Berkata Alwaziir bin Hubairoh rohimahullah (Kitab Lawamil Anwar 2/465)

من مكايد الشيطان أنه يقيم أو ثاناً فِي المعنَى تُعبد من دون الله مثل أن يتبين له الحق فيقو ل: هذا ايس بِمذ هبنا تقليدًا لِمُعَظَّمٍ عنده قد قدَّ مه على الحق

Diantara tipu daya setan, yaitu dia menjadikan sesuatu di sembah selain Allah.

Contohnya (kata beliau): “telah jelas kepada dia kebenaran, lalu ia tolak kebenaran hanya karena menganggap itu bukan karena madzhab kita, sehingga madzhab lebih ia dahulukan daripada keterangan dari Allah dan Rosul-Nya.” (Seakan-akan madzhab ini menjadi sebuah tandingan).

👉🏼   Maka dari itu hati-hatilah… Kewajiban kita adalah fanatik kepada Allah dan Rosul-Nya, bukan kepada madzhab anu, syaikh anu, alim anu.
.
Wallahu a’lam 🌴
.
.
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى.
.
Dari kitab yang berjudul Showarif ‘Anil Haq“, tentang Hal-Hal Yang Bisa Memalingkan Seseorang Dari Kebenaran, ditulis oleh Syaikh Hamd bin Ibrohim Al Utsman, حفظه الله تعالى.
.
Silahkan bergabung di Telegram Channel dan Facebook Page :
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://www.facebook.com/aqidah.dan.manhaj/

Artikel TERKAIT :
⚉   PEMBAHASAN LENGKAP – Showarif ‘Anil HaqHal-Hal Yang Bisa Memalingkan Seseorang Dari KEBENARAN
⚉   PEMBAHASAN LENGKAP – Al IshbaahManhaj SALAF Dalam Masalah TARBIYAH dan PERBAIKAN

Kaidah Umum Yang Belum Banyak Dipahami Terkait Memberi dan Menerima Hadiah…

Simak penjelasan Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini) :

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

Sunnah Yang Perlu Dihidupkan Saat Terjadi Peristiwa Alam… dan Siapa Yang Melaksanakannya…

Simak penjelasan Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini) :

، تستحب الصلاة عند حصول آية من الآيات ، كالكسوف والزلازل ، والعواصف الشديدة والرياح المستمرة المخيفة والفيضانات المدمرة…؛ لما صح عن ابن عباس رضي الله عنهما : أنه صلى في زلزلة بالبصرة كصلاة الكسوف ، ثم قال : هكذا صلاة الآيات .
رواه ابن أبي شيبة (2/472) وعبد الرزاق (3/101)، والبيهقي في “السنن الكبرى” (3/343) وقال: ” هو عن ابن عباس ثابت ” انتهى. وصححه الحافظ في “فتح الباري”(2/521)

Di sunnah kan sholat ketika gempa bumi sebagaimana sholat gerhana dan ini telah sahih dari Sahabat Ibnu Abbas Radhiyallohu ‘Anhumaa : Beliau sholat gempa Bumi di Basrah seperti sholat gerhana lalu beliau berkata: “..demikianlah cara untuk sholat ketika ada tanda-tanda kekuasaan Allah (yang dikirim kepada kita)..” dan ini pula di di kuatkan oleh Syaikhul Islam dan Syaikh Ibnu Utsaimin Rohimahullah..

Ustadz Mizan Qudsiyah Lc, حفظه الله تعالى

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

Nasihat Ibnu Hibban rohimahullah – Jika Berhadapan Dengan Pilihan…

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini:

Dari pembahasan Kitab Roudhotul Uqola wa Nuz-hatul Fudhola (Tamannya Orang-Orang Yang Berakal dan Tamasya-nya Orang-Orang Yang Mempunyai Keutamaan) karya Abu Hatim Muhammad Ibnu Hibban al Busty rohimahullah.

ARTIKEL TERKAIT :
Kumpulan Artikel – Nasihat Ibnu Hibban rohimahullah…

Ikuti terus Telegram channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih