Category Archives: Tanya – Jawab

1387. Uang pendaftaran perlombaan yang dipakai untuk beli hadiah…

1387. BBG Al Ilmu – 463

Tanya :
Ada event MTQ dengan memungut uang adminstrasi/pendaftaran, apakah ini tergolong perjudian ustadz ?

Jawab :
Musyaffa ad Dariny, حفظه الله تعالى

Jika uang administrasi dibuat hadiah, maka tidak boleh. Walaupun hanya sebagian uang peserta yang dibuat hadiah, tetap tidak boleh.

Namun bila hadiah murni dari sponsor, maka dibolehkan.

والله أعلم بالصواب

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

1386. Uang asuransi…

1386. BBG Al Ilmu

Tanya :
Ustadz saya baru dapat uang asuransi, dan saya berniat mengambil uang asuransi itu sebesar yang saya keluarkan saja selama ini dan yang mau saya tanyakan mana yang lebih afdol sisanya saya kembalikan ke perusahaan asuransi itu atau saya berikan ke kerabat saya yang membutuhkan.

Jawab :
Badru Salam, حفظه الله تعالى

Kasih ke faqir miskin.

والله أعلم بالصواب

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

1385. Bolehkah ikut acara tahun baru Muharram di sekolah…?

1385. BBG Al Ilmu

Tanya :
Ustadz, anak ana di sekolah umum. Pihak sekolah akan mengadakan acara tahun baru Muharram ada makan-makan sesama murid dan guru dan tausiyah. Setiap murid dimintakan partisipasinya dengan hadir dan bawa makanan. Bagaimana hukumnya ustadz menghadiri acara tersebut ? Dan kalau tidak hadir, bolehkah sumbang makanan untuk acara tersebut ? Terima kasih ustadz, jazaakumullahu khoyron.

Jawab :
Ustadz Irfan Helmi, حفظه الله تعالى

Dalam Islam, hanya dikenal dua perayaan hari besar, yaitu Idul Fitri dan Idul Adha. Plus hari Jum’at yang dirayakan umat Islam setiap pekan.
 
Para ulama menegaskan bahwa tidak boleh merayakan acara hari besar selain kedua hari raya tersebut. Sebabnya antara lain adalah karena termasuk tasyabbuh bil kuffar, yakni meniru kebiasaan orang-orang kafir yang suka mengadakan acara tahun baru Masehi. Padahal Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
 
من تشبَّه بقومٍ فهو منهم (رواه ٲبو داود)

“Barangsiapa meniru suatu kaum maka ia termasuk golongan mereka” (HR Abu Dawud, shahih) 

Oleh karena itu, tidak boleh menghadiri acara tersebut dan/atau ikut menyumbang makanan atau yang lainnya untuk keperluan acara tersebut. Karena akan terkena larangan dalam Alqur’an berbunyi:
 
ۘ وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran” [QS Al Maidah: 2]

Penjelasan lebih lengkap, lihat kitab “Al-Bida’ al-Hauliyah” karya Syaikh Abdullah bin Abdul Aziz at-Tuwaijiry yang sudah diterjemah ke dalam bahasa Indonesia dengan judul “Ritual Bid’ah Dalam Setahun”.
والله أعلم بالصواب

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

1384. Sholat minta hujan diturunkan di tempat tertentu…

1384. BBG Al Ilmu

Tanya :
Ustadz, Mau tanya, kayaknya musibah asap yang menimpa saudara-saudara kita di Sumatera/Kalimantan, masih terus terjadi. Relevan gak yah, atau ada contohnya tidak dalam syariat kalau sholat minta hujan tapi untuk beda lokasi, maksudnya kita sholat di Masjid Baitul Makmur, Bekasi, namun do’a dan sholat ditujukan bagi saudara-saudara kita yang menghadapi bencana kabut asap. Adakah contohnya dari Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam ?

Jawab :
Ustadz Irfan Helmi, حفظه الله تعالى

Ada! Dalam hadits Anas yang panjang, Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam pernah minta agar hujan diturunkan di luar lokasi beliau dan para sahabatnya. Sabda beliau :

اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلاَ عَلَيْنَا ، اللَّهُمَّ عَلَى الآكَامِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

“Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turukanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan” (HR Bukhari & Muslim).

والله أعلم بالصواب

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

1383. Tidak Hadir Tapi Terima Uang Rapat…

1383. BBG Al Ilmu – 41

Tanya :
Ustadz, saya bekerja disebuah instansi. Ketika ada rapat dalam kota, saya tidak mengikuti rapat tersebut karena ada pekerjaan lain.

Tetapi nama saya dimasukkan dalam absen rapat yang saya tidak ikuti dan saya menerima uang SPJ sebesar 280rb.

Apakah uang yang saya terima halal atau haram ustadz ? Jika haram, uangnya harus saya apakan ?

Mohon jawabannya karena sangat penting bagi saya.
Syukron. Jazakallahu khair

Jawab :
Ustadz Musyaffa ad Dariny, حفظه الله تعالى

Kalau uang itu untuk kehadiran di rapat, maka TIDAK BOLEH mengambil uang itu.

Kalau bisa dikembalikan uang tersebut maka harus dikembalikan. Kalau tidak bisa, disedekahkan dengan niat itu sedekah dari lembaga yang diambilnya, dan misalnya nanti lembaga itu meminta kembali, maka dia harus menggantinya.

والله أعلم بالصواب

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

1381. Haji/Umroh pakai uang pinjaman, bolehkah…?

1381. BBG Al Ilmu

Tanya :
Apa hukumnya jika kita hendak berniat pergi umroh tapi uang yang digunakan adalah uang pinjaman uang terdekat (seperti orang tua,dan lain-lain).

Jawab :
Ustadz Muhammad Wasitho, حفظه الله تعالى

Bismillah. Uang pinjaman jika tidak mengandung unsur riba dan bukan berasal dari penghasilan atau usaha yang haram maka hukumnya BOLEH digunakan untuk menunaikan ibadah haji dan umroh, karena ia merupakan uang halal.

Akan tetapi jika uang pinjaman itu mengandung riba ada hal yang haram maka TIDAK BOLEH DIGUNAKAN untuk umroh atau haji karena Allah itu Maha Baik dan tidak menerima dari hamba-Nya kecuali yang baik-baik (halal) saja. 

Ref : http://www.salamdakwah.com/baca-forum/hukum-umroh-dengan-menggunakan-uang-pinjaman.html

والله أعلم بالصواب

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

1380. Do’a ingin punya anak…

1380. BBG Al Ilmu – 461

Tanya :
Ustadz, saya ingin banget pnya keturunan lagi, apakah ada do’a-do’a tertentu apa sholat-sholat tertentu ?
Jazakallaahu khoir
[Semoga Allaah membalasmu dengan kebaikan]

Jawab :
Ust. Rochmad Supriyadi, Lc حفظه الله تعالى

Wa alaikumussalam warohmatullah wa barokatuh.

Tidak ada sholat tertentu atau do’a tertentu untuk memohon kepada Allah agar diberikan anak. Setiap sholat bisa memohon kepada Allah Ta’ala agar diberikan keturunan, terlebih di saat posisi sujud.

Adapun do’a secara umum adalah :

ربنا هب لنا من ازواجنا وذرياتنا كرة أعين وهب لنا من لدنك رحمة إنك أنت الوهاب.

والله أعلم بالصواب

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

1379. Pernikahan diwakilkan kepada wali hakim…

1379. BBG Al Ilmu – 153b

Tanya :
Ustadz, ada teman ana yang nikah, tapi ketika ijab kabul orangtua dari perempuan itu menyerahkan kepada wali hakim untuk menikahkan anaknya. Apakah sah ijab kabul tersebut ustadz ? Mohon penjelasannya, ana belum faham

Jawab :
Ust. Rochmad Supriyadi, Lc حفظه الله تعالى

Wa alaikumussalam warohmatullah wa barokatuh.

Jika wali nya ada dan minta di wakili dalam Ijab, di bolehkan, dan sah menurut syariat.

والله أعلم بالصواب

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

1378. Baca apa ketika lewat kuburan muslim dan juga kuburan kafir ?…

1378. BBG Al Ilmu

Tanya :
Ustadz, dalam silsilah al-hadits as-shohiihah/18, ada hadits : “setiapkali engkau lewat di kuburan orang kafir maka berilah dia kabar gembira dengan neraka.” Apakah ini sunnah yang bisa di amalkan terus menerus ? Dan bagaimana lafazh do’anya ustadz ? Syukran

Jawab :
Ust. Irfan Helmy, حفظه الله تعالى

Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallan bersabda (yang artinya) :
“Setiapkali engkau lewat di kuburan orang kafir maka berilah dia kabar gembira dengan neraka.” (Silsilah al-Ahadits as-Shahihah/18).

Syaikh al-Albani رحمه الله berkata:
“Dalam hadits ini ada faedah yang sangat penting yang mayoritas kitab fiqih melalaikannya yaitu disyari’atkannya kita memberi kabar gembira dengan neraka bagi orang kafir jika kita lewat di kuburnya, dan sangat jelas bagaimana disyari’atkannya kita melakukan hal ini untuk menyadarkan seorang mukmin, mengingatkan seorang mukmin alangkah bahayanya dosa orang kafir itu, dia telah melakukan dosa yang begitu besar yang seandainya seluruh dosa selainnya dikumpulkan akan ringan dibandingkan dosa ini, yaitu dosa kafir kepada Allah dan berbuat syirik kepadanya, di mana Allah menjelaskan bagaimana murka dan kebencian-Nya yang begitu besar terhadap dosa ini ketika mengecualikannya dari ampunan-Nya, Allah berfirman (yang artinya):
“Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa syirik dan mengampuni dosa selainnya bagi siapa yang dia kehendaki.” (QS an-Nisa:48).

Oleh karena itu Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda (yang artinya) :
“Dosa besar yang paling besar adalah engkau menjadikan sekutu bagi Allah, padahal Dia yang menciptakan mu” (Muttafaq Alaih). Lihat kitab As-Shahihah hlm.57-58.

Kesimpulan: amalan tersebut diamalkan tatkala ketika lewat kuburan yang kita tahu dia orang kafir.

Tidak ada doa khusus dalam hal ini, sepanjang yang ana ketahui. Bisa saja dengan ucapan: “bergembiralah kalian dengan neraka yang telah dijanjikan bagi orang-orang kafir”

والله أعلم بالصواب

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

1377. Jari dan tangan mana yang kita dibolehkan memakai cincin ?…

1377. BBG Al Ilmu – 463

Tanya :
Pake cicin di tangan kanan, di jari telunjuk…bolehkah itu ustadz ?

Jawab :
Disebutkan dalam hadits ‘Ali bin Abi Tholib, radhiyallahu ‘anhu, ia berkata (yang artinya),
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang padaku memakai cincin pada jari ini atau jari ini.” Ia berisyarat pada jari tengah dan jari setelahnya. (HR. Muslim no. 2095).

Imam Nawawi menyebutkan dalam riwayat lain selain Muslim disebutkan bahwa yang dimaksud adalah jari telunjuk dan jari tengah.

Dari Anas bin Malik  radhiyallahu ‘anhu, ia berkata (yang artinya),
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa mengenakan cincin di sini.” Anas berisyarat pada jari kelingking di tangan sebelah kiri. (HR. Muslim no. 2095).

Imam Nawawi menyatakan bahwa para ulama sepakat bolehnya memakai cincin di jari tangan kanan atau pun di jari tangan kiri.

Tidak ada disebut makruh di salah satu dari kedua tangan tersebut. Para ulama cuma berselisih pendapat saja manakah di antara keduanya yang afdhal.

Kebanyakan salaf memakainya di jari tangan kanan, kebanyakannya lagi di jari tangan kiri. Imam Malik sendiri menganjurkan memakai di jari tangan kiri, beliau memakruhkan tangan kanan.

Sedangkan ulama Syafi’iyah yang shahih, jari tangan kanan lebih afdhal karena tujuannya adalah untuk berhias diri. Tangan kanan ketika itu lebih mulia dan lebih tepat untuk berhias diri dan juga sebagai bentuk pemuliaan. Lihat Syarh Shahih Muslim, 14: 66.

Kesimpulannya, jari tangan yang terbaik untuk memakai cincin bagi laki-laki adalah jari kelingking pada tangan kiri. Adapun jari yang terlarang (makruh) dipakaikan cincin adalah jari tengah dan jari telunjuk. Sedangkan jari manis, masih bisa dikenakan. Adapun untuk wanita, bebas memakai cincin di jari mana saja. Wallahu a’lam

Ref : http://rumaysho.com/10391-dilarang-memakai-cincin-di-jari-tengah-dan-telunjuk-benarkah.html  

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊