Images

Melindungi Diri Kita DAN Anak Kita Dari ‘AIN – Pengaruh Mata Jahat…

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

اِ سْتَعِيْذُوْا بِاللهِ تَعَالَى مِنَ الْعَيْنِ، فَإِنَّ الْعَيْنَ حَقٌّ

Berlindunglah kalian kepada Allah dari ‘ain, karena sesungguhnya ‘ain itu haq (benar)”

(HR. Ibnu Majah no. 3508 dan Al Hakim no. IV/215, Lihat Silsilah Al Ahaadits Ash Shahiihah no. 737)

 

========

Dari Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memohonkan perlindungan untuk Hasan dan Husain, (beliau membaca) :

أُعِيْذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ، مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لاَمَّة

Aku memohon perlindungan dengan kalimat Allah yang sempurna untuk kalian berdua, dari gangguan setan dan binatang berbisa, dan dari pandangan mata (‘ain) yang membuat sakit.”

(HR. Al Bukhari no. 3371 dan Abu Dawud no. 4737, Lafazh ini milik Abu Dawud).

 

Apa Yang Kita Ucapkan Ketika Melihat Orang Lain Mengalami Ujian, Cobaan dan Musiibah..?

APA YANG ANDA UCAPKAN ?
.
Hari ini banyak beredar foto dan video musibah tanah longsor dan air bah/banjir…. Yuk hapalkan dan pahami maknanya lalu baca do’anya agar kita terhindar dari musibah/ujian yang sama… bisa penyakit, cacat, musibah banjir, dan sejenisnya… Wallahu a’lam
.
Berikut adalah do’a yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alayhi wasallam KETIKA KITA MELIHAT ORANG LAIN mengalami suatu ujian, cobaan, musiibah..
.

KUBURAN NABI Shollallohu ‘Alaihi Wasallam Berada Di Masjid Nabawi ..?

KUBURAN NABI shollallohu ‘alaihi wasallam berada di masjid Nabawi …?

Inilah yang diyakini oleh sebagian kaum muslimin, padahal sebenarnya tidak demikian… Lebih jelasnya bisa di simak dari perkataan Syeikh Sholeh Sindi -hafizhohulloh- berikut ini:

“Jadi, kuburan Beliau itu KELIHATANNYA di dalam Masjid Nabawi, padahal (sebenarnya) dia itu terpisah dengan sempurna dari Masjid Nabawi.

Karena kuburan beliau -shollallohu alaihi wasallam- itu tetap di dalam rumah (atau hujroh) beliau, sebagaimana keadaannya sebelum adanya perluasan Masjid Nabawi.

Perumpaan Hujroh Nabi dengan Masjid Nabawi adalah seperti tanah milik Zaid yang disampingnya ada tanah milik Amr. Kemudian Zaid membeli tanah yang berada di sekeliling tanah tetangganya itu.

Sehingga jadilah tanahnya Zaid mengelilingi tanahnya Amr dari semua arah, dan tanahnya Amr berada di tengah-tengahnya tanahnya Zaid.

Jadinya, gambaran di lapangan yang mungkin samar bagi orang yang tidak teliti melihatnya; bahwa tanahnya Amr adalah bagian dari tanahnya Zaid, padahal sebenarnya tanah tersebut adalah tanah yang berdiri sendiri tapi dikelilingi oleh tanah tetangganya.

Seperti inilah keadaan Hujroh Nabi dengan Masjid Nabawi, sama persis.”

[Kitab: Al-Jawab ‘An Syubhatil Istidlal bil Qobrin Nabawi ‘Ala Jawazit Tikhodzil Qubur Masajid, hal: 34-35].

Musyaffa Ad Dariny, حفظه الله تعالى

Makam

 

* Di gambar diatas, ada pembatas antara makam di dalam rumah (hujroh) Nabi shollallohu ‘alaihi wasallam dengan wilayah masjid yaitu  berupa tiga lapis dinding: dinding asli hujroh (biru), dan dua dinding setelahnya (merah tua dan merah muda).

* Yang atas adalah arah utara… yang bawah arah selatan… arah kiblat di masjid nabawi adalah arah selatan.

* Area berwarna Biru/Hijau Muda adalah roudhoh

* Jalur orang yang melewati makam Nabi shollallohu ‘alaihi wasallam kelihatan di paling bawah gambar itu, jadi kotak simetris yang menyentuh 3 bulatan biru, itu adalah pagar ke-empat untuk makam beliau, itulah yang sekarang nampak sebagai pagar kuning ke-emasan oleh para peziarah dari luar.

da200816:0650

Perbanyaklah Sholawat…

img_20160915_203613

Makna sholawat Allah kepada Nabi dan hamba-Nya ialah pujian dan sanjungan Allah kepadanya di hadapan para malaikat yang mulia yang berada di sisi-Nya.

Sedangkan makna sholawat Para malaikat kepada Nabi dan orang-orang yang beriman ialah Doa. Maksudnya para malaikat mendoakan kebaikan dan memohonkan ampunan kepada Allah bagi Nabi shallallahu alai wasallam dan kaum mukminin.

Muhammad Wasitho,  حفظه الله تعالى