UPDATE – WAKAF Pembangunan 3 Masjid + 3 Sumur

SENIN SIANG – 20 SHOFAR 1443 / 27 SEPTEMBER 2021
.
SALDO s/d pkl. 13.00 WIB:
➡️ jumlah partisipasi yang masuk  > Rp.  294 juta
➡️ masih terbuka kesempatan   > Rp. 105 juta

alhamdulillah alladzii bini’matihi tatimmush-shoolihaat..
.
➡ untuk berpartisipasi, silahkan transfer ke :
Bank Syariah Indonesia (kode bank 451)
no. rekening : 748-000-9996
an. al ilmu INFAQ
.
konfirmasi (tidak wajib) :
0838-0662-4622
.

Daftar partisipasi s/d SENIN SIANG pkl. 13.00 WIB

TIGA – 27 SEP – 1

===================================
.
alhamdulillah.. wash-sholaatu wassalaamu ‘alaa Rosulillah
.
Dalam HR. al-Bazzar (lihat Shohihul Jami’, no. 3602), Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, ‘Ada tujuh hal yang pahalanya akan tetap mengalir bagi seorang hamba padahal dia sudah terbaring dalam kuburnya setelah wafatnya (yaitu) :
1️⃣ Orang yang yang mengajarkan suatu ilmu,
2️⃣ Mengalirkan sungai
3️⃣ Menggali sumur
4️⃣ Menanamkan kurma
5️⃣ Membangun masjid
6️⃣ Mewariskan mushaf atau
7️⃣ Meninggalkan anak yang memohonkan ampun buatnya setelah dia meninggal.

⚉ Syaikh ‘Abdurrozaq bin Abdil Muhsin al-Abbad al-Badr حفظه الله تعالى  (dalam al-Fawaaid al-Mantsuurah, hlm. 11-15, terkait amal jariyah no. 3 – Menggali Sumur) mengatakan,
.
“Ini pahala yang didapatkan oleh orang yang memberikan minum, lalu bagaimana dengan orang yang menggali sumur yang dengan keberadaannya akan tercukupi kebutuhan minum banyak orang dan bisa dimanfaatkan oleh banyak orang..”
.
terkait amal jariyah no. 5 – Membangun Masjid :
.
“Masjid merupakan tempat yang paling dicintai Allah ‘Azza wa Jalla. Sebuah tempat yang Allah perintahkan untuk diangkat dan disebut nama-Nya di sana. Apabila masjid telah dibangun maka di sana akan dilaksanakan sholat, dibaca ayat-ayat al-Qur’an, nama-nama Allah ‘Azza wa Jalla akan disebut, ilmu-ilmu akan diajarkan, serta bisa menjadi tempat berkumpulnya kaum Muslimin, masih banyak faedah-faedah yang lain. Masing-masing poin itu bisa menghasilkan pahala..”
.
Dan dari Jabir bin ‘Abdillah rodhiyallahu ‘anhu, Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, “Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga.” [HR. Ibnu Majah, no. 738]
.
Dari Ibnu ‘Abbas rodhiyallahu ‘anhumaa, bahwa ibunya Sa’ad bin Ubadah meninggal dunia, ketika Sa’ad tidak ada di rumah. Sa’ad berkata, “Wahai Rosulullah.. ibuku meninggal dan ketika itu aku tidak hadir. Apakah dia mendapat aliran pahala jika aku bersedekah harta atas nama beliau..? Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam menjawab, “Ya..”  [ HR. Bukhari – 2756 ]
.
===================================
.
Dengan memohon izin Allah, mulai RABU 15 September 2021 (08 Shofar 1443), terbuka kembali kesempatan untuk berpartisipasi dalam program wakaf sbb :
.
===================================
.
1️⃣ Pembangunan TIGA Masjid

⚉ Masjid Jorong, Sembalun, Lombok Timur (TAHAP 2). Ini adalah program lanjutan dari program wakaf sebelumnya (baca wakaf no 1 DI SINI). Saat ini dalam proses pembebasan dan pembersihan lahan depan masjid dan pembuatan jembatan darurat untuk akses masjid ke jalan besar.

⚉ Masjid (ghoyru jaami’) Darul Hijrah, Kp. Darul Hijrah, Lombok Timur (TAHAP 3). Ini adalah program lanjutan dari program wakaf sebelumnya (baca wakaf no 1 DI SINI). 

⚉ Masjid Batu Jalik, Sembalun, Lombok Timur (TAHAP 3). Ini adalah program lanjutan dari program wakaf sebelumnya (baca wakaf no 4 DI SINI). Saat ini dalam proses perizinan pembangunan, dan alhamdulillah lahan sudah dimanfaatkan untuk pengajian beberapa waktu lalu.

.
===================================
.
2️⃣ Sumur Bor – Masjid Nurul Jihad, Dusun Lendek, Sukamulia, Lombok Timur, NTB

Sebagian besar warga dusun (97 KK/268 jiwa) adalah petani dan  peternak, pihak takmir masjid dan masyarakat sekitarnya sangat berharap adanya bantuan sumur bor terutama untuk keperluan di masjid dan kebutuhan air warga untuk minum, memasak dll. Lokasi sumur di tanah wakaf Masjid Nurul Jihad. Kedalaman sumur sekitar 35 meter, berikut mesin pompa, tandon, tower, meteran listrik, pipa, dll, semoga Allah memberikan kemudahan.. ➡️ Koordinator dan pelaksana program : Assunnah Peduli.

.
===================================
.
3️⃣ Sumur Bor – Dusun Lendang Bunga Selatan, Kalijaga Baru, Lombok Timur, NTB

Sebagian besar warga dusun (70 KK/280 Jiwa) adalah buruh kasar baik di sawah, kebun atau bangunan dan sangat berharap adanya bantuan sumur bor. Lokasi sumur di tanah wakaf Musholla Baiturrohim (lihat foto bawah) dan in-syaa Allah akan dimanfaatkan oleh jama’ah dan warga sekitar musholla. Kedalaman sumur minimal sekitar 35-40 meter berikut mesin pompa, tandon, tower, meteran listrik, pipa, dll,.. semoga Allah memberikan kemudahan.. ➡️ Koordinator dan pelaksana program : Assunnah Peduli.

.
===================================
.
4️⃣ Sumur Bor – Dusun Lauk Rurung Barat, Sembalun Bumbung, Lombok Timur, NTB

Sebagian besar warga dusun (50 KK) adalah petani dan buruh tani lepas, yang berpenghasilan menengah ke bawah.. masyarakat sangat berharap adanya bantuan sumur bor terutama untuk kebutuhan air sehari-hari. Kedalaman sumur minimal sekitar 30 meter berikut mesin pompa, tandon, tower, meteran listrik, pipa, dll,.. semoga Allah memberikan kemudahan.. ➡️ Koordinator dan pelaksana program : Assunnah Peduli.

.
===================================
.
➡➡ Dengan demikian, dan semoga Allah memberikan kemudahan, total dana untuk ke 4 program ini adalah Rp. 399 juta (lihat UPDATE SALDO partisipasi paling atas). Semoga Allah memberikan kemudahan..
.
➡ yang hendak berpartisipasi dalam program amal jariyah ini dalam bentuk INFAQ, untuk dirinya dan/atau untuk orangtua,  silahkan transfer ke :
.
Bank Syariah Indonesia ( ex. BSM ) kode bank : 451
no. rekening : 748-000-9996
an. al ilmu INFAQ
.
konfirmasi (tidak wajib) :
0838-0662-4622
.
jazaakumullahu khoyron kepada para muhsinin/muhsinah/donatur yang telah dengan tulus menyisihkan dan meng-infaq kan sebagian hartanya.
.
silahkan share ke kerabat, teman, dll karena terdapat juga pahala bagi orang yang menunjukkan jalan kebaikan.
.
Nabi shollallahu ’alaihi wa sallam bersabda:

.من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه.

“barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya..”

[ HR. Muslim no. 1893 ]

FAQ :
Menghadiahkan Pahala Sedekah Untuk Teman Karib Yang Sudah Meninggal
Siapa Saja Dari Ummat Islam Yang Bisa Dihadiahkan Pahala Sedekah..?

UPDATE – Program Rutin – Buk-Ber Puasa SENIN-KAMIS

SENIN SIANG – 20 SHOFAR 1443 /  27 SEPTEMBER 2021
.
Jadwal buk-ber berikutnya, in-syaa Allah :
KAMIS – 30 SEPTEMBER 2021

.
➡ untuk berpartisipasi, silahkan transfer ke :
Bank Syariah Indonesia (kode bank 451)
no. rekening : 748-000-4447
an. al ilmu TA’AWUN
.
konfirmasi (tidak wajib) :
0838-0662-4622
.
datar partisipasi s/d SENIN SIANG pkl. 13.00 WIB:

SENIN KAMIS – 27 SEP – 1

================
.
BACKGROUND :
Program rutin, in-syaa Allah, menghidangkan ratusan porsi ifthor (makanan dan minuman) untuk kegiatan buka-bersama (buk-ber) ratusan santri/santriwati penghafal Alqur’an dan penuntut ilmu yang rutin berpuasa di setiap hari senin-kamis.
.
SATU porsinya senilai Rp. 20.000. Namun silahkan berapapun partisipasinya, semoga menjadi bekal amal kebaikan yang melimpah, aamiin.. D
alam program ini, kami bekerjasama dengan Assunnah Peduli, Lombok Timur.
.
Buk-ber SEPTEMBER 2021
KAMIS 16 September 2021 : 450 santri putri
SENIN 20 September 2021 : 208 santri putri
KAMIS 23 September 2021 : 255 santri putri

================
.
Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda (yang artinya), “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikitpun juga.” [HR. Ahmad 5/192 – dishohihkan oleh Syaikh al Albani]

Dalam hadits lainnya, Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda (yang artinya), “Setiap orang akan berada di bawah NAUNGAN SEDEKAH-nya hingga diputuskan hukum antara manusia.”

Yazid berkata, “Abul Khair tidak pernah melewati satu haripun melainkan ia bersedekah dengan sesuatu walaupun hanya dengan sebuah kue ka’kah atau lainnya.” [HR. Ahmad – dishohihkan oleh Syaikh al Albani]
.
FAQ :
Menghadiahkan Pahala Sedekah Untuk Teman Karib Yang Sudah Meninggal
Siapa Saja Dari Ummat Islam Yang Bisa Dihadiahkan Pahala Sedekah..?
================
.
jazaakumullahu khoyron kepada para muhsinin/donatur yang telah dengan tulus karena Allah menyisihkan sebagian hartanya untuk menghidangkan ifthor bagi ratusan santri/santriwati penghafal Alqur’an yang melaksanakan ibadah puasa sunnah secara rutin in-syaa Allah di setiap senin-kamis, semoga Allah menerimanya…
.
silahkan share ke kerabat, teman, dll karena terdapat juga pahala bagi orang yang menunjukkan jalan kebaikan.
.
Nabi shollallahu ’alaihi wa sallam bersabda:

.من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه.

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” [ HR. Muslim no. 1893 ]
.
.
Semoga Allah ‘azza wa Jalla senantiasa mudahkan urusan kita bersama… Aaamiiin

Keutamaan Sholat Sunnah Dhuha Yang EMPAT Roka’at


Terkait jumlah roka’at sholat Dhuha, minimalnya adalah dua roka’at sedangkan maksimalnya adalah tanpa batas, menurut pendapat yang paling kuat (Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin rohimahullah dalam Syarh Al Arba’in An Nawawiyah,hal. 289)..
.
Jadi boleh hanya dua roka’at, boleh empat roka’at, dan seterusnya asalkan jumlah roka’atnya genap, dan setiap 2 roka’at diakhiri dengan salam..
.
setelah itu baca do’anya sebanyak 100x.. jangan lupa adab berdo’a yaitu memulainya dengan memuji Allah dengan nama-nama-Nya yang Agung, contoh : Yaa Hayyu yaa Qoyyuum..
.
lalu membaca sholawat, contoh : Allaahumma sholli wa sallim ‘alaa Nabiyyinaa Muhammad.. lafazh sholawat yang utama adalah lafazh sholawat yang kita baca saat tasyahud dalam sholat
.
lalu berdo’a sebanyak 100x (lihat lafazh do’a nya di poster no 2) setelah sholat sunnah Dhuha..
.
SHOLAT DHUHA EMPAT ROKA’AT DAN KEUTAMAANNYA
.


apa yang dimaksud dengan kalimat dalam hadits yaitu ” mencukupimu di akhir siang..?”
.
At-Thibi rohimahullah berkata, “Yaitu engkau akan diberi kecukupan dalam kesibukan dan urusanmu, serta akan dihilangkan dari hal-hal yang tidak disukai setelah engkau shalat hingga akhir siang. Yang dimaksud, selesaikanlah urusanmu dengan beribadah pada Allah di awal siang (di waktu Dhuha), maka Allah akan mudahkan urusanmu di akhir siang..” (Tuhfah Al-Ahwadzi, 2: 478).

Al-Munawi rohimahullah menjelaskan maksud kalimat “akan dicukupi di akhirnya” adalah “akan diselamatkan dari cobaan dan musibah di akhir siang..” (Faidh Al-Qadir 4: 615)
.
Wallahu a’lam

Menjadikan Para Shahabat Sebagai Teladan

Nabi Shollallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

النجوم أمنة للسماء فإذا ذهبت النجوم أتى السماء ما توعد وأنا أمنة لأصحابي فإذا ذهبت أتى أصحابي ما يوعدون وأصحابي أمنة لأمتي فإذا ذهب أصحابي أتى أمتي ما يوعدون

“Bintang adalah keamanan untuk langit. Apabila bintang telah pergi maka datanglah kepada langit yang dijanjikan (kiamat). Aku adalah keamanan untuk para shahabatku. Apabila aku telah pergi, akan datang kepada shahabatku apa yang dijanjikan (berupa fitnah), dan para shahabatku adalah keamanan untuk ummatku. Apabila para shahabatku telah pergi, akan datang kepada ummatku apa yang dijanjikan (berupa bid’ah dan kesesatan)..” (HR Muslim)

Maka ikutilah para shahabat Nabi dalam cara beragama..
Mereka adalah keamanan untuk umat islam..

Ibnu Taimiyah rohimahullah berkata,

فعلى كل من انتسب إلى الدين
‏بقول أو عمل أن يكون متبعـــاً
‏للصحابة، مقتديا بهم.

“Atas setiap yang menisbatkan dirinya kepada agama ini baik dengan ucapan maupun perbuatan, hendaklah ia mengikuti para shahabat dan menjadikan mereka sebagai teladan..” (Jami’ul Masaail 1/193)

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Nabi Shollallahu ‘Alayhi Wa Sallam Pun Menutup Telinga Saat Mendengar Musik

Nafi Maula Ibnu ‘Umar berkata:

سمعَ ابنُ عُمرَ مِزمارًا فوضعَ أصبُعَيْهِ في أذُنَيْهِ، وَنَأَى عَن الطَّريقِ وقالَ لي: يا نافعُ هل تسمَعُ شَيئًا ؟ قلتُ: لا، فرَفعَ أصبُعَيْهِ مِن أذُنَيْهِ وقالَ: كُنتُ معَ النَّبيِّ – صلَّى اللَّهُ عليهِ وسلَّمَ – وسمعَ مثلَ هذا وصنعَ مِثلَ هذا

Ibnu ‘Umar mendengar suara seruling lalu ia meletakkan dua telunjuknya di telinganya dan menjauh dari jalan.

Ia berkata kepadaku, “Hai Nafi apakah kamu masih mendengarnya..?” Aku berkata, “Tidak..” Maka ia melepas jarinya dari telinganya dan berkata, “Dahulu aku bersama Nabi Shollallaahu ‘alayhi wa sallam dan beliau mendengar sama dengan yang aku dengar dan beliau melakukan seperti apa yang aku lakukan..” (HR Abu Dawud no 4924)

Kamu bilang anak anak santri yang menutup telinga saat mendengar musik itu lebay..
Padahal mereka ingin mencontoh Nabi mereka yang tercinta..
Kabarkan kepadaku, Apakah perbuatan Nabi Shollallaahu ‘alayhi wa sallam lebay..???

Apakah salah orang yang ingin menapaki jejak Rosulullah…??
Yang lebay itu adalah yang tak mau mengikuti jalan Nabi Shollallaahu ‘alayhi wa sallam.

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Syukur Dan Sabar

Kita ingin Allah selalu mengikuti kemauan kita..
Jika ternyata tidak, maka kita kecewa kepada Allah..
Padahal kewajiban hamba adalah mengikuti kemauan Allah Ta’ala..
Karena ilmu Allah meliputi segala sesuatu..
Dan perbuatan Allah sangat adil dan penuh hikmah..

‘Umar bin Khathab rodhiyallahu ‘anhu berkata:

مَا أُبَالِي عَلَى أَيِّ حَالٍ أَصْبَحْتُ عَلَى مَا أُحِبُّ أَوْ عَلَى مَا أَكْرَهُ ، لأَنِّي لا أَدْرِي الْخَيْرُ فِيمَا أُحِبُّ أَوْ فِيمَا أَكْرَهُ ؟

“Aku tidak peduli masuk di waktu pagi dalam keadaan apa.. Apakah dalam keadaan yang aku sukai atau keadaan yang aku tidak sukai. Karena aku tidak tahu apakah kebaikan itu dalam perkara yang aku sukai atau dalam perkara yang aku tidak sukai..” (Az Zuhud karya Ibnul Mubarak)

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Merasa Berjasa

Diantara penyakit hati yang akut dan bisa berujung pada kematiannya adalah perasaan diri telah berjasa dalam Islam, banyak memberikan kontribusi dalam dakwah, merasa diri sebagai pilar kebangkitan agama.

Tatkala sebagian Arab Badui masuk Islam, mereka merasa jumawa dan telah memberikan nikmat besar pada Nabi dan kaum muslimin, bahasa sederhananya mereka merasa diatas angin, besar kepala dan merasa telah jadi pahlawan.

Maka Allah perintahkan NabiNya untuk mengajari mereka agar merunduk, tidak merasa berjasa, tawadhu dan sepatutnya malah memanjatkan puji dan syukur atas karunia Allah yang telah menggiring mereka pada Islam, Allah berfirman:

يَمُنُّونَ عَلَيْكَ أَنْ أَسْلَمُوا ۖ قُل لَّا تَمُنُّوا عَلَيَّ إِسْلَامَكُم ۖ بَلِ اللَّهُ يَمُنُّ عَلَيْكُمْ أَنْ هَدَاكُمْ لِلْإِيمَانِ إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ [الحجرات : 17]

Mereka merasa telah memberikan nikmat padamu atas keislaman mereka, katakan, ”jangan kalian merasa telah memberikan nikmat padaku atas keislaman kalian, namun katakan bahwa Allah yang telah menganugerahkan iman dalam hati kalian bila kalian benar-benar Jujur..”

Pelajaran buruk dapat dijadikan cerminan dari sikap Iblis yang merasa berjasa dengan ibadahnya yang banyak dan ketaatannya pada Allah, membuat iblis besar kepala, takjub dengan kehebatan dirinya, lantas merendahkan Adam dan menyombongkan diri di hadapan Allah yang membuat Ia dikutuk, dilaknat, diusir dari surga, dirubah wujudnya menjadi wujud makhluk terburuk yang pernah Allah ciptakan, diancam neraka dan kekal selama-lamanya.

Begitulah nasib akhir orang yang merasa berjasa, telah memulai dakwah, membangun yayasan, sekolah dan madrasah, membuat universitas, radio dakwah, chanel televisi dan semacamnya.

Perkataan lisanul hal dan lisanul maqalnya: ”kalau bukan karena jasaku tidak akan pernah ada dakwah, sekolah dan madrasah; kalau bukan karena aku tidak akan tersebar ilmu dan sunnah, kalau bulan jasaku tidak kan pernah ada Radio dan Tv dakwah..”

Penyakit hati itu banyak variannya, ada riya, ujub, sombong, hasad, merasa berjasa, merasa banyak amal sholeh dan seterusnya.

Orang beruntung adalah orang yang selalu mengontrol kondisi dan keadaan hatinya, bila terasa sakit segera diterapi sebelum penyakit menjadi kronis dan membinasakan agamanya.

Wallahu a’lam.

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Fairuz Ahmad Ridwan MA, حفظه الله تعالى

SELESAI – WAKAF Sumur Bor + Pembangunan Masjid

SABTU – 04 SHOFAR 1443 / 11 SEPTEMBER 2021
.
alhamdulillahilladzii bi-ni’matihi tatimmush-shoolihaat… dengan pertolongan Allah, kami AKHIRI program wakaf 3 sumur bor dan pembangunan Masjid (TAHAP #2), dan kitab (TAHAP #2)..

In-syaa Allah, rekening terus terbuka untuk program wakaf berikutnya yang in-syaa Allah dimulai di pekan ke 2 bulan Shofar, yaitu wakaf 3 sumur bor dan pembangunan 3 masjid.. semoga Allah memberikan kemudahan..
.
Jazaakumullahu khoyron wa baarokallahu fiikum kepada para muhsinin/muhsinah/donatur yang telah dengan ikhlas karena Allah berpartisipasi dengan sebagian hartanya dalam program wakaf ini, semoga menjadi amal jariyah dan naungan kelak dihari dimana tiada naungan selain naungan Allah Ta’ala..
.
Daftar partisipasi s/d MALAM SABTU

SEMBIK – 10 SEP – 1

➡ Dana partisipasi yang masuk setelah berakhirnya program ini akan dialokasikan dan dilaporkan di program wakaf berikutnya, in-syaa Allah..

===================================
.
alhamdulillah.. wash-sholaatu wassalaamu ‘alaa Rosulillah
.
Dalam HR. al-Bazzar (lihat Shohihul Jami’, no. 3602), Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, ‘Ada tujuh hal yang pahalanya akan tetap mengalir bagi seorang hamba padahal dia sudah terbaring dalam kuburnya setelah wafatnya (yaitu) :
1️⃣ Orang yang yang mengajarkan suatu ilmu,
2️⃣ Mengalirkan sungai
3️⃣ Menggali sumur
4️⃣ Menanamkan kurma
5️⃣ Membangun masjid
6️⃣ Mewariskan mushaf atau
7️⃣ Meninggalkan anak yang memohonkan ampun buatnya setelah dia meninggal.

⚉ Syaikh ‘Abdurrozaq bin Abdil Muhsin al-Abbad al-Badr حفظه الله تعالى  (dalam al-Fawaaid al-Mantsuurah, hlm. 11-15, terkait amal jariyah no. 3 – Menggali Sumur) mengatakan,
.
“Ini pahala yang didapatkan oleh orang yang memberikan minum, lalu bagaimana dengan orang yang menggali sumur yang dengan keberadaannya akan tercukupi kebutuhan minum banyak orang dan bisa dimanfaatkan oleh banyak orang..”
.
terkait amal jariyah no. 5 – Membangun Masjid :
.
“Masjid merupakan tempat yang paling dicintai Allah ‘Azza wa Jalla. Sebuah tempat yang Allah perintahkan untuk diangkat dan disebut nama-Nya di sana. Apabila masjid telah dibangun maka di sana akan dilaksanakan sholat, dibaca ayat-ayat al-Qur’an, nama-nama Allah ‘Azza wa Jalla akan disebut, ilmu-ilmu akan diajarkan, serta bisa menjadi tempat berkumpulnya kaum Muslimin, masih banyak faedah-faedah yang lain. Masing-masing poin itu bisa menghasilkan pahala..”
.
Dan dari Jabir bin ‘Abdillah rodhiyallahu ‘anhu, Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, “Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga.” [HR. Ibnu Majah, no. 738]
.
Dari Ibnu ‘Abbas rodhiyallahu ‘anhumaa, bahwa ibunya Sa’ad bin Ubadah meninggal dunia, ketika Sa’ad tidak ada di rumah. Sa’ad berkata, “Wahai Rosulullah.. ibuku meninggal dan ketika itu aku tidak hadir. Apakah dia mendapat aliran pahala jika aku bersedekah harta atas nama beliau..? Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam menjawab, “Ya..”  [ HR. Bukhari – 2756 ]
.
===================================
.
Dengan memohon izin Allah, mulai RABU 25 Agustus 2021 (16 Muharrom 1443), terbuka kembali kesempatan untuk berpartisipasi dalam program wakaf sbb :
.
===================================
.
1️⃣ Sumur Bor – Dusun Barung Birak, Sambik Elen, Lombok Utara

Masyarakat di Dusun Barung Birak (200 KK) sebagian besarnya adalah pekebun, peternak tradisional dan buruh lepas, yang berpenghasilan menengah ke bawah, Wilayah ini termasuk wilayah yang mengalami krisis air, dikarenakan sumber air bersih yang sangat terbatas, di wilayah ini belum ada sumur, dan sejak memasuki musim kemarau beberapa waktu lalu, debit air di sumber air/sungai terdekat sangat kecil sehingga sebagian masyarakat hingga saat ini harus membeli air bersih sejauh 4 Km untuk memenuhi kebutuhan sehari hari, qoddarallah wa maa syaa-a fa’al.. masyarakat sangat berharap adanya bantuan sumur bor terutama untuk keperluan di masjid dan kebutuhan air minum warga sekitar. Berikut adalah foto lokasi sumur bersama kepala Desa setempat.

Perkiraan kedalaman sumur 90 meter dengan biaya Rp. 92 juta termasuk mesin pompa, tandon, tower, meteran listrik, dll semoga Allah memberikan kemudahan.. ➡️ Koordinator dan pelaksana program : Assunnah Peduli.

.
===================================
.
2️⃣ Sumur Bor – Masjid Nurul Huda, Dusun Renga, Wanasaba Lombok Timur

Kebanyakan masyarakat warga Dusun Renga (150 KK / 350 jiwa) berprofesi sebagai buruh lepas, pekerja migran, petani dengan penghasilan yang tidak menentu, untuk saat ini sumber air yang ada berjarak 6 Km dari Masjid dan tidak mencukupi untuk keperluan masyarakat sekitar masjid, bahkan air yang ke masjid sering mati dikarenakan debit air yang terbatas, qoddarallah wa maa syaa-a fa’al.. Berikut adalah foto Masjid bersama pengurus masjid dan warga.

Sumur akan berada di tanah wakaf Masjid dan nantinya in-syaa Allah akan dimanfaatkan oleh jama’ah masjid dan warga sekitar masjid melalui jaringan pipa. Kedalaman sumur sekitar 42 meter, berikut mesin pompa, tandon, tower, pipa, dll, dengan biaya Rp. 38 juta..  semoga Allah memberikan kemudahan.. ➡️ Koordinator dan pelaksana program : Assunnah Peduli.
.
===================================
.
3️⃣ Sumur Bor – Dusun Penye Barat, Sakra, Lombok Timur, NTB

Sebagian besar warga dusun (300 KK) adalah petani dan buruh tani lepas, yang berpenghasilan menengah ke bawah, memasuki pertengahan musim kemarau sumur warga mulai mengecil bahkan ada yang kering, qoddarallah wa maa syaa-a fa’al.. masyarakat sangat berharap adanya bantuan sumur bor terutama untuk keperluan di masjid dan kebutuhan air minum warga sekitar. Lokasi sumur di tanah wakaf Masjid Nurul Islam yang saat ini sedang di renovasi.

Air sumur nantinya in-syaa Allah akan dimanfaatkan oleh warga dan juga oleh jama’ah masjid. Kedalaman sumur sekitar 35 meter, berikut mesin pompa, tandon, tower, meteran listrik, pipa, dll, dengan biaya Rp. 33 juta, semoga Allah memberikan kemudahan.. ➡️ Koordinator dan pelaksana program : Assunnah Peduli.
.
===================================
.
4️⃣ Pembangunan Masjid Batu Jalik (TAHAP 2) – Batu Jalik, Sembalun, Lombok Timur, NTB

TAHAP 2 ini adalah lanjutan dari TAHAP 1 (baca wakaf no. 2 klik DISINI) . Alhamdulillah, pengerjaan talud dan pondasi barusan dimulai.

Untuk TAHAP #2 ini, biaya pembangunan masjid : Rp. 250 juta, semoga Allah memberikan kemudahan.. ➡️ Koordinator dan pelaksana program : Assunnah Peduli.
.
===================================
.
5️⃣ Pengadaan Kitab-Kitab Ulama (TAHAP #2) – Maktabah Ma’had Aly Assunnah

Syaikh ‘Abdurrozaq bin Abdil Muhsin al-Abbad al-Badr حفظه الله تعالى berkata tentang amal jariyah no 1 yaitu Mengajarkan Ilmu.

“Ketika salah seorang dari para Ulama meninggal dunia, maka ilmunya akan tetap abadi terwariskan di tengah masyarakat, buku karya dan perkataannya akan senantiasa beredar. Masyarakat bisa memanfaatkan dan mengambil faidah dari buah karya mereka.  (Dengan sebab inilah) pahala akan terus mengalir, meski mereka sudah berada dalam kuburan. Dahulu banyak orang mengatakan, “Seorang yang berilmu meninggal dunia sementara kitabnya masih ada..” Namun sekarang, suaranya (pun) terekam dalam pita-pita kaset (atau kepingan CD) yang berisi pelajaran-pelajaran ilmiyah, muhadhoroh dan khuthbah-khuthbah yang sarat dengan manfaat, sehingga generasi-generasi yang datang setelahnya bisa mengambil manfaat darinya. Orang yang berpartisipasi dalam mencetak buku-buku yang bermanfaat, dan menyebarkan buku-buku karya para Ulama yang sarat dengan faedah serta membagikan kaset-kaset ilmiyyah maka dia juga mendapatkan pahala yang besar dari sisi Allah ‘Azza wa Jalla..”

[ al-Fawaaid al-Mantsuurah, hlm. 11-15 ]

TAHAP #2 ini adalah lanjutan dari TAHAP #1 (baca wakaf no. 5 klik DISINI). Pengadaan sekitar 460 kitab-kitab para Ulama dan juga beberapa unit maktabah elektronik (komputer berisi Maktabah Syaamilah dengan 6.000 lebih judul Kitab) untuk maktabah di Ma’had Aly Assunnah (Perguruan Tinggi) dan in-syaa Allah akan menjadi pusat referensi bagi para asaatidz di wilayah Lombok Timur pada khususnya, dan NTB pada umumnya, selain itu juga akan menjadi pusat rujukan bagi para santri di Ma’had Aly Assunnah dan para santri Ma’had-Ma’had lainnya, in-syaa Allah.

Untuk TAHAP #2, mencapai : Rp. 35 juta, semoga Allah memberikan kemudahan.. ➡️ Koordinator dan pelaksana program : Assunnah Peduli.
.
==============
.
➡➡ Dengan demikian, dan semoga Allah memberikan kemudahan, total dana untuk ke 5 program ini adalah Rp. 448 juta (lihat UPDATE SALDO partisipasi paling atas). Semoga Allah memberikan kemudahan..
.
➡ yang hendak berpartisipasi dalam program amal jariyah ini dalam bentuk INFAQ, untuk dirinya dan/atau untuk orangtua,  silahkan transfer ke :
.
Bank Syariah Indonesia ( ex. Bank Syariah Mandiri ) kode bank : 451
no. rekening : 748-000-9996
an. al ilmu INFAQ
.
konfirmasi (tidak wajib) :
0838-0662-4622
.
jazaakumullahu khoyron kepada para muhsinin/muhsinah/donatur yang telah dengan tulus menyisihkan dan meng-infaq kan sebagian hartanya.
.
silahkan share ke kerabat, teman, dll karena terdapat juga pahala bagi orang yang menunjukkan jalan kebaikan.
.
Nabi shollallahu ’alaihi wa sallam bersabda:

.من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه.

“barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya..”

[ HR. Muslim no. 1893 ]

FAQ :
Menghadiahkan Pahala Sedekah Untuk Teman Karib Yang Sudah Meninggal
Siapa Saja Dari Ummat Islam Yang Bisa Dihadiahkan Pahala Sedekah..?

Hanya Satu Jalan Keselamatan

Jalan keselamatan hanya satu.. yaitu jalan Nabi Shollallaahu ‘alaihi wa sallam dan para shahabatnya..

Abdullah bin Mas’ud rodhiyallahu ‘anhu berkata:

“Barangsiapa di antara kalian mengikuti suatu jejak (sunnah) hendaklah ia mengikuti jejak orang yang telah meninggal, karena sesungguhnya orang yang masih hidup tidak dijamin terpelihara dari fitnah. Itulah mereka para Sahabat Rosulullah sholallahu ‘alaihi wa sallam..

Mereka adalah orang-orang yang paling utama di antara umat ini, hati-hati mereka paling berbakti, ilmu mereka paling mendalam dan paling sedikit takallufnya (membebani diri dalam beramal). Mereka adalah suatu kaum yang telah dipilh Allah untuk mendampingi Nabi-Nya sholallahu ‘alaihi wa sallam dan menegakkan agama-Nya, maka kenalilah akan keutamaan mereka, ikutilah jejak mereka dan berpegang teguhlah pada akhlak serta agama semampumu, karena sesungguhnya mereka berada di atas petunjuk yang lurus..”

[ Sittu Duror Min Ushuli Ahlil Atsar hal. 66-67 ]

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

HADITS : Dzikir Penggugur Dosa

Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam suatu hari berjalan bersama para sahabatnya, dan ketika itu beliau membawa tongkat di tangannya.. lalu beliau melewati pohon yang dedaunannya telah kering dan memukul pohon itu dengan tongkat yang ada di tangannya maka daun-daun yang kering itu berguguran..

dan saat para sahabat melihat dedaunan pohon itu berguguran di depan mereka, maka Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, “sesungguhnya kalimat
SUBHAANALLAH
WALHAMDULILLAH
WA LAA ILAAHA ILLALLAH
WALLAHU AKBAR
menggugurkan dosa-dosa seorang hamba sebagaimana dedaunan pohon ini berguguran..”

[ HR. at-Tirmidzi – shohih ]

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS

 

Menebar Cahaya Sunnah