SELASA PAGI – 19 MEI / 2 DZULHIJJAH
Dengan izin Allah, alhamdulillah terbuka kembali program wakaf di penghujung bulan Syawwal 1447 hijriyah (April 2026) yaitu :
- wakaf 4 sumur bor
- wakaf mengalirkan air bersih via pipa
- wakaf mushaf
- wakaf pembebasan lahan masjid
**********
📌 PROGRAM SOSIAL LAINNYA
● santunan sembako janda dan dhu’afa di bulan Al Muharrom 1448 : https://bbg-alilmu.com/archives/59605
**********
BANK SYARIAH INDONESIA
no. rekening : 7480009996
a/n : AL ILMU INFAQ
konfirmasi (tidak wajib) :
0838-0662-4622

———————————-
alhamdulillah.. wash-sholaatu wassalaamu ‘alaa Rosulillah
.
● Dalam HR. al-Bazzar (lihat Shohihul Jami’, no. 3602), Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, ‘Ada tujuh hal yang pahalanya akan tetap mengalir bagi seorang hamba padahal dia sudah terbaring dalam kuburnya setelah wafatnya (yaitu) :
1️⃣Orang yang mengajarkan suatu ilmu
2️⃣ Mengalirkan sungai
3️⃣ Menggali sumur
4️⃣ Menanamkan kurma
5️⃣ Membangun masjid
6️⃣ Mewariskan mushaf, atau
7️⃣ Meninggalkan anak yang memohonkan ampun buatnya setelah dia meninggal.
📌 program wakaf kali ini insyaa Allah mencakup 4 bentuk wakaf (warna biru) yang terdapat dalam hadits di atas .. jangan lupa untuk menghadiahkan pahala amal jariyah kepada kedua orangtua, istri/suami, anak dan tentunya diri anda sendiri .. semoga Allah mudahkan.

———————————-
1️⃣ Sumur Bor : Ma’had Al Yaumi Putra, Ds Kolo, Jempong Baru, Lombok Barat.
Ma’had bermanhaj salaf ini menjadikan Tahfizh Alqur’an sebagai program unggulan. Saat ini fasilitas masih sederhana dan kekurangan sumber air. Berdasarkan hasil survey dengan rotex, diperkirakan kedalaman sumur +/- 30 meter.
===================
2️⃣ Jaringan Pipa : Masjid Al Furqon Dusun Baret Desa, Sembalun Lawang, Lombok Timur.
Alhamdulillah, ini ternasuk dalam wakaf mengalirkan sungai. Masjid Al Furqon adalah masjid sunnah yang rutin mengadakan kajian pekanan dan bulanan yang diisi oleh Ustadz Mizan Qudsiyah, Ustads Sufyan Bafien Zen, dll -hafizhohumullah-. Masjid kekurangan air bersih karena debit air dari sumur gali (kedalaman 10 meter) mengecil saat musim panas. Warga dan jama’ah sekitar masjid rata rata adalah petani dan buruh tani dengan penghasilan menengah ke bawah. Rencananya pengurus masjid akan mengalirkan air dari sumber air yang berjarak 1.5 Km (1,500 meter) dari masjid via pipa HDPE.
===================
3️⃣ Sumur Bor : Dusun Bebante Timur, Sembalun Bumbung, Lombok Timur.
Masyarakat Dusun Bebante mayoritas berprofesi sebagai petani, buruh lepas, tukang bangunan dengan rata-rata penghasilan menengah ke bawah. Alhamdulillah sebagian masyarakat sudah menerima dakwah sunnah. Mereka saat ini sangat kesulitan untuk mendapatkan sumber air yang layak, karena sumber airnya dari gunung sudah tercemar bahkan disetiap musim kemarau airnya mengering ditambah dengan jaringan pipa yang sudah banyak rusak. Yang diperlukan adalah sumur bor dengan perkiraan kedalaman (rotex) 50 meter dan 200 meter pipa.
===================
4️⃣ Sumur Bor : Pondok Pesantren Al Hafizhihah, Dusun Masjuring, Desa Persiapan Masjuring, Praya Barat, Lombok Tengah.
Pondok ini (300 santri) terletak di ujung selatan pulau Lombok yang mana daerah tersebut termasuk daerah tadah hujan yang sangat jauh dari mata air, sehingga pada waktu musim kemarau tiba masyarakat setempat sangat kesulitan untuk mendapatkan air yang bersih dan layak konsumsi. Sumber air pondok saat ini berasal dari PDAM akan tetapi sering mengalami gangguan sehingga air mati dan akhirnya para santri dan pengurus pondok kesulitan dalam menjalankan kegiatan ibadah. Yang diperlukan adalah sumur bor dengan perkiraan kedalaman sumur (rotex) mencapai 50 meter.
===================
5️⃣ Sumur Bor : Pondok Pesantren Tibyanul Falah, Dusun Presak Barat, Desa Karang Bayan, Lingsar Lombok Barat.
Masyarakat di sekitar pondok berprofesi sebagai pekebun, buruh lepas, buruh tani, peternak dan lainnya yang tingkat sosialnya dibawah rata- rata berkecukupan.
Sumber air pondok saat ini masih menumpang pada sumur bor kandang ayam yang berjarak lebih kurang 1 kilometer dari pondok dan terkadang airnya juga disetop alirannya oleh pemilik kandang sehingga hal ini sangat mengganggu kegiatan ibadah santri di pondok. Seringkali santri meminta air ke rumah rumah warga di sekitar pondok untuk kegiatan ibadah mereka seperti berwudhu’ dan lainnya. Yang diperlukan adalah sumur bor dengan perkiraan kedalaman 70 meter.
====
CATATAN : Ke 4 sumur bor dan jaringan pipa di atas akan dilengkapi dengan mesin pompa, toren, tower, kwh listrik, jaringan pipa dan filter air insyaa Allah. Semoga Allah mudahkan.
===================
6️⃣ Wakaf 40.000 s/d 50.000 mushaf (TAHAP 2) bagi beberapa masjid, ma’had, TPQ, lapas di wilayah NTB.
Syaikh ‘Abdurrozzaq al-Badr hafizhohullah (dalam al-Fawaaid al-Mantsuurah) berkata,
“Mewariskan Alqur’an ini bisa dilakukan dengan cara mencetak atau membeli mushaf Alqur’an lalu mewakafkannya di masjid masjid dan majelis-majelis ilmu agar bisa dimanfaatkan oleh kaum Muslimin. Orang yang mewakafkan mushaf Alqur’an akan mendapatkan pahala setiap kali ada orang yang membacanya, mentadabburi maknanya dan mengamalkan kandungannya..”
===================
6️⃣ Pembebasan (TAHAP 2) Lahan Masjid Assunnah, Ds Daya, Lombok Timur. Jumlah warga dan jama’ah di sekitar musholla ada 30 KK. Sebagian besarnya adalah petani, buruh tani dan pedagang. Saat ini warga melaksanakan kegiatan sholat berjama’ah dan kajian rutin sunnah di musholla kecil yang berukuran 5 x 6 m2, dan lokasinya berada di tengah pemukiman warga.
Seiring berjalannya waktu, jumlah jama’ah semakin dan kondisinya tidak lagi memadai. Takmir dan jama’ah berharap bantuan untuk membebaskan lahan seluas 1,000 m2 dan lokasinya di pinggir jalan sehingga mudah aksesnya. Kedepannya insyaa Allah akan dibangun sebuah masjid di lahan tsb, dan juga sebagai TPA/Rumah Tahfizh. Ada tiga pemuda warga setempat yang saat ini kuliah di Universitas Islam Madinah, Universitas Najran dan Lipia, dan insyaa Allah kedepannya mereka bisa berbagi ilmu agama di masjid tsb .. Semoga Allah mudahkan.

Syaikh ‘Abdurrozaq al-Badr hafizhohullah berkata,
“Masjid merupakan tempat yang paling dicintai Allah ‘Azza wa Jalla. Sebuah tempat yang Allah perintahkan untuk diangkat dan disebut nama-Nya di sana. Apabila masjid telah dibangun maka di sana akan :
– dilaksanakan sholat (berjama’ah),
– dibaca ayat-ayat Alqur’an,
– nama-nama Allah ‘Azza wa Jalla akan disebut,
– ilmu-ilmu (syar’i) akan diajarkan,
– serta bisa menjadi tempat berkumpulnya kaum Muslimin, dan masih banyak faedah-faedah yang lain.
Masing-masing poin itu bisa menghasilkan pahala..” (al-Fawaaid al-Mantsuurah)
———————————
➡️ Total anggaran mencapai Rp. 600 juta .. semoga Allah mudahkan.
———————————
SALDO
● 18 Mei – pkl. 05.00 wib : Rp. 117 Juta
—————————–
● tambahan INFAQ : Rp. 6 Juta
————————————————–
● 19 Mei – pkl. 05.00 wib. : Rp. 123 Juta
————————————————–
Rosulullah shollallahu ’alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya..” (HR. Muslim no. 1893)
FAQ :
● Menghadiahkan Pahala Sedekah Untuk Teman Karib Yang Sudah Meninggal
● Siapa Saja Dari Ummat Islam Yang Bisa Dihadiahkan Pahala Sedekah..?
● Tentang MASJID dan MUSHOLLA, klik : https://youtu.be/JN2lbD4KMe4
Jazaakumullahu khoyron wa baarokallahu fiikum.