UPDATE : Wakaf Sumur Bor + Pengaliran Sungai + Pembebasan Lahan Musholla

KAMIS SIANG  – 08 DESEMBER 2022 / 13 JUMADAL UULA 1444
.
 untuk berpartisipasi, silahkan transfer ke :
BANK SYARIAH INDONESIA  (451)
no. rekening : 748 000 9996
an. AL ILMU INFAQ
.
konfirmasi (tidak wajib) :
0838-0662-4622
.

===================================
.
alhamdulillah.. wash-sholaatu wassalaamu ‘alaa Rosulillah
.
Dalam HR. al-Bazzar (lihat Shohihul Jami’, no. 3602), Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, ‘Ada tujuh hal yang pahalanya akan tetap mengalir bagi seorang hamba padahal dia sudah terbaring dalam kuburnya setelah wafatnya (yaitu) :
1️⃣ Orang yang yang mengajarkan suatu ilmu,
2️⃣ Mengalirkan sungai
3️⃣ Menggali sumur
4️⃣ Menanamkan kurma
5️⃣ Membangun masjid
6️⃣ Mewariskan mushaf atau
7️⃣ Meninggalkan anak yang memohonkan ampun buatnya setelah dia meninggal.

===================================
.
Dengan izin Allah, terbuka kembali di pertengahan bulan Jumadal Uula 1444 hijriyah (pekan pertama bulan Desember 2022) kesempatan untuk berpartisipasi dalam program wakaf :
– 2 sumur bor,
– pengaliran sungai,
– pembebasan lahan musholla/masjid dan TPA

.
===================================
.
1️⃣ Sumur Bor : Masjid Ponpes Shirotol Mustaqim, Montong Lilit, Desa Gereneng, Lombok Timur – TAHAP 2

2️⃣ Sumur Bor : Musholla/Masjid Sapit, Suwela, Lombok Timur

3️⃣ Jaringan Pipa Dari Sumur Bor : Dusun Baret Desa, Sembalun Lawang, Lombok Timur
.
===================================
.
4️⃣ Mengalirkan Sungai – Jaringan Pipa Air Bersih, Limbungan, Parigi, Lombok Timur – TAHAP 2

Jumlah KK di dusun Limbungan sekitar 400 dengan jumlah penduduk 1,200 jiwa lebih. Warga Limbungan secara umum adalah warga dengan keadaan perekonomian menengah ke bawah dengan mata pencaharian sebagian besar adalah petani ladang atau sawah tadah hujan yang mereka bisa bercocok tanam hanya di musim penghujan saja dikarenakan air irigasi yang sangat minim. Jarak antara dusun dan mata air di hutan adalah sekitar 6 KM (6,000 meter) dan hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Pemerintah desa melalui Kepala Wilayah (Kawil) Dusun Limbungan sudah menyiapkan jaringan pipa PVC sepanjang 4 KM (4,000 meter), namun khusus di jalur yang melewati tebing curam dan bebatuan, mereka berharap bantuan berupa pipa air jenis HDPE yang lentur berdiameter 4” sepanjang 2 KM (2,000 meter) sehingga insyaa Allah lebih aman dan lebih kuat dari longsoran. Pelaksana program : Assunnah Peduli.. Semoga Allah memberikan kemudahan.. 
.
===================================
.
5️⃣ Tempat Wudhu dan Toilet Masjid Assunnah Aisyah, Gubuk Montong, Wanasaba, Lombok Timur – TAHAP 1

.
===================================
.
6️⃣ Pembebasan Lahan Musholla/Masjid Sapit dan TPA, Suwela, Lombok Timur – TAHAP 1

===================================

➡➡ Dengan demikian, total program di atas mencapai Rp. 300 juta, semoga Allah memberikan kemudahan..

BANK SYARIAH INDONESIA (kode bank : 451)
no. rekening : 748 000 9996
an. AL ILMU INFAQ

konfirmasi (tidak wajib) :
0838-0662-4622

s/d KAMIS SIANG pkl : 13.00 WIB
➡️ partisipasi yang masuk  > Rp.  20 juta
➡️ masih terbuka  > Rp.  280 juta

Daftar partisipasi akan diposting secara berkala insyaa Allah.

jazaakumullahu khoyron kepada para muhsinin/donatur yang telah dengan tulus menyisihkan sebagian hartanya, semoga menjadi amal jariyah.
.
silahkan share ke kerabat, teman, dll karena terdapat juga pahala bagi orang yang menunjukkan jalan kebaikan.
.
Rosulullah shollallahu ’alaihi wa sallam bersabda:

.من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه.

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” [ HR. Muslim no. 1893 ]
.
.
Semoga Allah ‘azza wa Jalla senantiasa mudahkan urusan kita bersama… Aaamiiin

FAQ :
Menghadiahkan Pahala Sedekah Untuk Teman Karib Yang Sudah Meninggal
Siapa Saja Dari Ummat Islam Yang Bisa Dihadiahkan Pahala Sedekah..?
● Tentang MASJID dan MUSHOLLA, klik : https://youtu.be/JN2lbD4KMe4

 

UPDATE : Buk-Ber Puasa SENIN-KAMIS – Desember 2022

KAMIS SIANG – 07 DESEMBER 2022 / 13 JUMADAL UULA 1444

Jadwal buk-ber berikutnya, insyaa Allah :

SENIN – 12 DESEMBER 2022

daftar partisipasi s/d KAMIS SIANG pkl. 13.00 WIB :

Senin Kamis – 1 – Des 08

Untuk laporan buk-ber program bulan NOVEMBER bisa lihat DI SINI

================
.
BACKGROUND :
Program rutin, insyaa Allah, menghidangkan ratusan porsi ifthor (makanan dan minuman) untuk kegiatan buka-bersama (buk-ber) ratusan santri/santriwati penghafal Alqur’an dan penuntut ilmu yang rutin berpuasa dan buka bersama di setiap hari senin-kamis di 4 tempat yaitu : ma’had assunnah, ma’had ibnu ‘abbas dan ma’had anas bin malik di lombok timur dan di RPQ (rumah penghafal qur’an) assunnah di kota bima (sumbawa timur).
.
SATU porsinya senilai Rp. 20.000. Namun silahkan berapapun partisipasinya, semoga menjadi bekal amal kebaikan yang melimpah, aamiin.. Dalam program ini, kami bekerjasama dengan Assunnah Peduli, Lombok Timur.
.
SENIN : 28 November 2022 : 500 Santri
KAMIS : 01 Desember 2022 : 404 Santri
SENIN : 05 Desember 2022 : 402 Santri
KAMIS : 08 Desember 2022 : 525 Santri

================
.
Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda (yang artinya), “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikitpun juga.” [HR. Ahmad 5/192 – dishohihkan oleh Syaikh al Albani]

Dalam hadits lainnya, Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda (yang artinya), “Setiap orang akan berada di bawah NAUNGAN SEDEKAH-nya hingga diputuskan hukum antara manusia.”

Yazid berkata, “Abul Khair tidak pernah melewati satu haripun melainkan ia bersedekah dengan sesuatu walaupun hanya dengan sebuah kue ka’kah atau lainnya.” [HR. Ahmad – dishohihkan oleh Syaikh al Albani]
.
FAQ :
Menghadiahkan Pahala Sedekah Untuk Teman Karib Yang Sudah Meninggal
Siapa Saja Dari Ummat Islam Yang Bisa Dihadiahkan Pahala Sedekah..?
================
.
jazaakumullahu khoyron kepada para muhsinin/donatur yang telah dengan tulus karena Allah menyisihkan sebagian hartanya untuk menghidangkan ifthor bagi ratusan santri/santriwati penghafal Alqur’an yang melaksanakan ibadah puasa sunnah secara rutin in-syaa Allah di setiap senin-kamis, semoga Allah menerimanya…
.
silahkan share ke kerabat, teman, dll karena terdapat juga pahala bagi orang yang menunjukkan jalan kebaikan.
.
Nabi shollallahu ’alayhi wa sallam bersabda:

.من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه.

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” [ HR. Muslim no. 1893 ]
.
.
Semoga Allah ‘azza wa Jalla senantiasa mudahkan urusan kita bersama… Aaamiiin

Dunia Yang Melelahkan

Dunia ini melelahkan dan menjenuhkan. Kata Umar bin Khattab, sekiranya bukan karena kelezatan ibadah bermunajat di malam gelap gulita, berpuasa dipanas teriknya siang dan, nikmatnya berteman dengan orang-orang sholeh yang menjaga ucapan mereka, memilih dan memilah perkataan sebagaimana kalian mensortir panen buah kalian, niscaya kematian lebih dia sukai.

Betapa tidak, segala kenikmatannya takkan dapat dibeli kecuali dengan letih, lelah, dan derita. Selepas mereguk piala-piala kenikmatannya, kau kan merasa betapa kelelahan kan kembali menderamu.

Nikmatnya perjumpaan kan berakhir dengan tangis perpisahan. Derai tawa yang menggemuruh lenyap terbawa tangisan yang mengharu biru. Suka duka yang baru dinikmati berganti dengan isak tangis nestapa.

Mimpi mukmin adalah negeri akhirat yang seluas langit dan bumi, berjumpa dan menatap wajah Allah Rabbul Izzati, dipertemukan dengan rombongan para nabi, shiddiqin, syuhada dan sholihin, sebaik-baik teman sejati.

Di taman-taman surga yang abadi, semerbak harum mewangi, bersama para bidadari yang bermata jeli, laksana intan dan permata yang tersembunyi, menatap sungai-sungai yang mengalir tanpa henti, dibawah teduhnya pohon-pohon rindang tak bertepi.

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Zubair Ahmad Ridwan MA, حفظه الله تعالى

Syarah Kitab Tauhid : 166 – 167 – 168

Simak penjelasan Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى berikut ini :

166.

167.

168.

 

ARTIKEL TERKAIT
Syarah Kitab Tauhid : KUMPULAN ARTIKEL

MUTIARA SALAF : Tanda-Tanda Kebahagiaan Dan Kesengsaraan Seorang Hamba

Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata,

فعلامة السعادة ان تكون حسنات العبد خلف ظهره وسيئاته نصب عينيه
وعلامة الشقاوة ان يجعل حسناته نصب عينيه وسيئاته خلف ظهره

“Tanda kebahagiaan adalah ketika kebaikan-kebaikan hamba di belakang punggungnya (melupakan dan tidak menghitungnya) sedang kejelekan-kejelekannya di depan matanya (sehingga dia berusaha memperbaiki diri dan bertobat darinya)..

Tanda kesengsaraan adalah saat seseorang melihat kebaikan-kebaikannya di depan matanya (sehingga membuatnya ujub dan sombong), sedang kejelekan-kejelekannya di belakang punggungnya (sehingga meremehkannya dan tidak memperbaikinya)..”

[ Miftah Daris Sa’adah 2/843 ]

MUTIARA SALAF : Bahagia Yang Dicari

Ibnu Sa’di rohimahullah membagi sebab kebahagiaan menjadi tiga bagian :

PERTAMA : kebahagiaan yang terlahir dari sebab agama.

KEDUA : kebahagiaan  yang lahir dari sebab memperoleh apa yang sesuai dengan tabiat dan instingnya.

KETIGA : kebahagiaan yang lahir disebabkan kerja kerasnya, usaha dan kesungguhannya.

Adapun kebahagiaan hakiki adalah kebahagiaan yang dirasakan setiap mukmin manakala punya tujuan hidup yang jelas, mencari keridhoan Robb Sang penciptanya, tempat ia bernaung, berlindung, bergantung dan memuja, segala kebahagiaan apapun dari dua kebahagiaan lainnya, akan lebur dalam kebahagiaan mengabdi kepada Al Kholiq Sang Pencipta, yang kasih dan menyayanginya lebih dari kecintaan ibu kandungnya sendiri.

Kebahagiaan, kerajaan, kekuasaan dan  harta benda Baginda Nabi Sulaiman- ‘Alaihis salam- lenyap tak bermakna dalam samudera cintanya kepada Allah sang Kekasih.  Manakala ia terlalaikan dari kuda-kuda pacu dan kuda perangnya hingga telat sholat Ashar hingga matahari tenggelam, membuat ia tersadar dan menyembelih seluruh kuda-kuda perangnya, untuk disedekahkan pada Allah Robbul ‘Alamin.

Kebahagiaan mendapatkan apa yang disenangi adalah tabiat manusia, seperti memperoleh harta benda, makanan yang lezat dikala lapar, rumah yang indah tempat bernaung, kerjaan dan gaji yang bagus, kesehatan dan nikmat anak dan istri, adalah kebahagiaan yang berserikat padanya mukmin dan kafir, bahkan boleh jadi kebahagiaan orang kafir dengan dunia, harta dan pangkat yang ia miliki melebihi berlipat ganda daripada yang dimiliki mukmin.

Sebagaimana kebahagiaan Firaun dan Haman dengan kedudukan, kebahagiaan Qorun dengan harta, yang jauh mengalahkan apa yang dimiliki Musa dan Harun. Namun bukankah Musa dan Harun lebih bahagia dari mereka.

Kebahagiaan dengan kerja keras, menghasilkan berbagai penemuan untuk memudahkan hidup, banyak dirasakan orang-orang kafir, seperti kebahagiaan penemu mesin uap, mesin lokomatif, listrik hingga penemu pesawat dan roket serta berbagai alat komunikasi canggih sekarang, yang kesemuanya adalah kebahagiaan yang semu, dan berakhir dengan kepunahan.

Manakah kebahagiaan kaum Tsamud yang ahli memahat rumah-rumah dari gunung-gunung keras..?

Manakah kebahagiaan Firaun dengan piramida-piramida yang ditinggalkan..?

Semuanya lenyap hanya sisa-sisa keruntuhan peradaban maju masa silam.

Bila kau ingin bahagia yang hakiki, masuki pintu agama Allah, ketuk kebahagiaan pada ridho-Nya dan kecintaan-Nya, niscaya kebahagiaan kan melekat abadi sepanjang masa.

Rasakan surga dunia dalam taman-taman ketaatan pada-Nya, sebelum kau nikmati surga akhirat.

“dalam dunia ini ada surga, bilamana seseorang tak pernah merasakannya, ia takkan pernah merasakan surga akhirat..”

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Zubair Ahmad Ridwan MA, حفظه الله تعالى

MUTIARA SALAF : Tips Menghadapi Musibah

●  Ali bin Abi Tholib rodhiyallahu ‘anhu berkata,

“Barangsiapa yang zuhud terhadap dunia, maka musibah-musibah (yang telah menimpanya) akan terasa ringan..

Barangsiapa selalu mengingat kematian, maka dia pun akan bersegera mengamalkan berbagai amal kebaikan..”

[ Mausuu’ah Ibnu Abid Dunya 1/92 ]

●  Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata,

“Kalau bukan karena ujian dan musibah dunia yang menimpa seorang hamba, bisa jadi ia pun akan tertimpa musibah penyakit sombong dan ujub (bangga diri), angkuh, serta kerasnya hati, yang dapat menyebabkan kebinasaannya, cepat atau lambat..”

[ Zaadul Ma’aad IV/280 ]

●  Ibnul Jauzi rohimahullah berkata,

“Barangsiapa yang memahami keadaan lautan kehidupan dunia dan mengetahui bagaimana gelombang itu kadang bisa pasang dan juga surut, maka tahulah ia bagaimana harus bersabar menghadapi keganasan hari-hari kehidupan, dan ia tidak akan pernah merisaukan turunnya bala’, dan tidak akan pula pernah begitu kaget dengan kegembiraan yang terkadang datang begitu tiba-tiba..”

[ Shoidul Khothir – 210 ]

Syarah Kitab Tauhid : 163 – 164 – 165

Simak penjelasan Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى berikut ini :

163.

164.

165.

.
ARTIKEL TERKAIT
Syarah Kitab Tauhid : KUMPULAN ARTIKEL

Menebar Cahaya Sunnah