HADITS : Kasih Sayang Allah Kepada Hamba-Nya

Dari Ibnu ‘Abbas rodhiyallahu ‘anhu, Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

Sesungguhnya Allah menulis kebaikan-kebaikan dan kesalahan-kesalahan kemudian menjelaskannya.

– Barangsiapa berniat melakukan kebaikan namun dia tidak (jadi) melakukannya, Allah tetap menuliskanya sebagai satu kebaikan sempurna di sisi-Nya.

– Jika ia berniat berbuat kebaikan kemudian mengerjakannya, maka Allah menulisnya di sisi-Nya sebagai sepuluh kebaikan hingga tujuh ratus kali lipat sampai kelipatan yang banyak.

– Barangsiapa berniat berbuat buruk namun dia tidak jadi melakukannya, maka Allah menulisnya di sisi-Nya sebagai satu kebaikan yang sempurna.

– Dan barangsiapa berniat berbuat kesalahan kemudian mengerjakannya, maka Allah menuliskannya sebagai satu kesalahan.

(HR. al-Bukhari no. 6491)

======

● Imam Nawawi rohimahullah mengatakan,

Wahai saudaraku .. semoga Allah memberikan petunjuk kepada kita semua.

Lihatlah betapa sempurna kelemahlembutan Allah ‘Azza wa Jalla..! Renungilah untaian kalimat-kalimat ini.

– Sabda beliau : عِنْدَهُ (di sisi-Nya) mengisyaratkan perhatian Allah terhadap amalan hamba.
– Kata : كَامِلَةً (kaamilah/sempurna) berfungsi sebagai penegas dan menunjukkan perhatian Allah yang besar terhadapnya.

Kemudian beliau shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang keburukan yang diniatkan oleh seorang hamba namun ditinggalkannya : كَتَبَهَا اللهُ عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلَةً (Maka Allah ‘Azza wa Jalla mencatatnya sebagai satu kebaikan sempurna). Beliau menguatnya dengan kata “kaamilah” (sempurna).

Sedangkan jika ia tetap melakukan keburukan itu, maka Allah mencatatnya sebagai satu keburukan. Di sini, kecilnya balasan dikuatkan dengan kata “waahidah” (satu) bukan dengan kata “kaamilah”.

(Kitaabul Arba’în an-Nawawiyyah hlm. 106)

UPDATE : Bukber Puasa Asyuro 1446

AHAD PAGI  –  09 DZULHIJJAH / 16 JUNI

Alhamdulillah, terbuka kembali insyaa Allah kesempatan berpartisipasi dalam menghidangkan makanan dan minuman pembuka puasa sunnah :
* Arofah – 9 Dzulhijjah 1445
* Asyuro – 10 Al Muharrom 1446

===============
BANK SYARIAH INDONESIA
748 000 4447
AL ILMU TA’AWUN
info : 0838 0662 4622

===============
BACKGROUND :

1. PUASA ASYURO : insyaa Allah, menghidangkan sekitar 1,000 porsi ifthor (makanan dan minuman) untuk buka puasa bersama sekitar 1,000 santri, asaatidzah dan jama’ah masjid di lombok timur. Tidak ada batas minimal nilai partisipasi, namun bila hendak berpartisipasi per porsi, nilainya saat ini Rp. 25.000/porsi.

SALDO IFTHOR PUASA ASYURO :
● 15 Juni – pkl. 13.00 wib   : Rp. 12.8 Juta
—————————–
● tambahan partisipasi.      : Rp.    0.9 Juta
—————————–
● 16 Juni – pkl. 05.00 wib   : Rp. 13.7 Juta
—————————–

2. SELESAI PUASA AROFAH :
– TAHAP 1 = 1,200 porsi
– TAHAP 2 = 300 porsi
– TAHAP 3 = 300 porsi
– TAHAP 4 = 700 porsi
– TAHAP 5 = 100 porsi
– TAHAP 6 = 150 porsi
– TAHAP 7 = 250 porsi

insyaa Allah menghidangkan total 3,000 porsi (makanan dan minuman) untuk buka puasa bersama sekitar 3,000 kaum muslimiin di beberapa masjid di lombok timur yang dilanjutkan dengan buka puasa bersama .. Tidak ada batas minimal nilai partisipasi, namun bila hendak berpartisipasi per porsi, nilainya saat ini Rp. 25.000/porsi ..  Insya Allah batas akhir partisipasi : JUM’AT MALAM TGL 14 JUNI 2024 PKL. 20.00 WIB

SALDO IFTHOR PUASA AROFAH :
● 14 Juni – pkl. 13.00 wib   : Rp. 67.8 Juta
—————————–
● tambahan partisipasi.      : Rp.    7.2 Juta
—————————–
● 15 Juni – pkl. 05.00 wib   : Rp. 75.0 Juta
—————————–

Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda (yang artinya),

1. “Puasa Arofah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” [HR. Muslim no. 1162].

2. “Siapa yang memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” [HR. Tirmidzi no. 807]

3. “Setiap orang akan berada di bawah NAUNGAN SEDEKAH-nya hingga diputuskan hukum antara manusia..”

Yazid berkata, “Abul Khair tidak pernah melewati satu haripun melainkan ia bersedekah dengan sesuatu walaupun hanya dengan sebuah kue ka’kah atau lainnya.” [HR. Ahmad – dishohihkan oleh Syaikh al Albani]

FAQ :
Menghadiahkan Pahala Sedekah Untuk Teman Karib Yang Sudah Meninggal
Siapa Saja Dari Ummat Islam Yang Bisa Dihadiahkan Pahala Sedekah..?
================

jazaakumullahu khoyron kepada para muhsinin/donatur .. silahkan share ke kerabat, teman, dll karena terdapat juga pahala bagi orang yang menunjukkan jalan kebaikan.

Nabi shollallahu ’alayhi wa sallam bersabda:

.من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه.

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” [ HR. Muslim no. 1893 ]

Semoga Allah ‘azza wa Jalla senantiasa mudahkan urusan kita bersama… Aaamiiin

UPDATE : Wakaf 2 Sumur Bor, Pembangunan Masjid Dan Pondok Pesantren

AHAD SIANG –  09 DZULHIJJAH / 16 JUNI

Alhamdulillah, terbuka kembali program wakaf sejak awal bulan dzulqo’dah 1445, yaitu :

  • 2 sumur bor
  • pembangunan masjid (ghoyru jaami’)
  • pembangunan pondok pesantren
  • pembangunan kelas SDI Darul Hijrah

===============================

BANK SYARIAH INDONESIA
no. rekening : 748 000 9996
an. AL ILMU INFAQ

konfirmasi (tidak wajib) :
0838-0662-4622

———————————-
alhamdulillah.. wash-sholaatu wassalaamu ‘alaa Rosulillah
.
Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

Ada tujuh hal yang pahalanya akan tetap mengalir bagi seorang hamba padahal dia sudah terbaring dalam kuburnya setelah wafatnya (yaitu) :

1️⃣ Orang yang mengajarkan suatu ilmu,
2️⃣ Mengalirkan sungai
3️⃣ Menggali sumur
4️⃣ Menanamkan kurma
5️⃣ Membangun masjid
6️⃣ Mewariskan mushaf
7️⃣ Meninggalkan anak yang memohonkan ampun buatnya setelah dia meninggal.

(HR. Al Bazzar – Shohiihul Jaami’ no. 3602)

———————————-
1️⃣ Sumur Bor : Masjid dan Ponpes Darut Taqwa, Desa Teko, Pringgabaya, Lombok Timur Jumlah santri dan penduduk terdampak : 230 santri, 40 pengajar dan 15 KK/75 jiwa yang tinggal di sekitar Masjid dan Ponpes. 

Masyarakat desa Teko sebagian besar adalah petani, buruh tani, pedagang kecil, peternak dll dengan pendapatan di bawah rata rata

Sumber air saat ini dari sumur bor di pondok pesantren. Namun seiring dengan bertambahnya jumlah santri dan juga masyarakat sekitar pondok, sumur bor tsb tidak lagi bisa mencukupi kebutuhan air bersih untuk semua santri dan juga masyarakat yang ada. Ketika terjadi gangguan pada sumur bor tsb, para santri dan masyarakat terpaksa menggunakan air parit yang sudah tercemar dengan limbah tambang galian pasir dan kotoran hewan ternak sehingga beberapa santri mengalami penyakit kulit, gatal gatal dan lainnya. Pengurus pondok dan pengurus masjid sangat berharap akan adanya bantuan tambahan 1 sumur bor untuk masjid, pondok dan masyarakat sekitarnya.

2️⃣ Sumur Bor : Pondok Qur’an Al Utsmani, Desa Jelantik, Jonggat, Lombok Tengah. Jumlah santri dan penduduk terdampak : 67 santri, 3 pengajar dan 50 KK/200 jiwa yang tinggal di sekitar Pondok.

Mayoritas bekerja sebagai petani, buruh tani, peternak kecil dll. Sumber air saat ini dari sumur gali yang apabila musim kemarau tiba airnya berkurang bahkan mengering sehingga santri kalau mau mandi dan lainnya harus pergi ke sungai yang cukup dalam dan curam yang sangat membahayakan, jarak sungai dengan pondok lebih kurang 500 m. Pengurus pondok dan warga sekitarnya berharap akan adanya bantuan sumur bor.

Ke 2 sumur bor ini akan dilengkapi insyaa Allah dengan mesin sumur, toren, menara toren, filter dan meter listrik, semoga Allah memberikan kemudahan pelaksanaannya, aamiin. Pelaksana : Assunnah Peduli Lombok

====
3️⃣ Pembangunan Masjid (ghoyru jaami’) Assunnah – Awladunaa di Desa Bagek Nyaka Santri, Aikmel, Lombok Timur – (Partisipasi Tahap Final)

Selain untuk kegiatan sholat berjama’ah 5 waktu, bangunan masjid (ghoyru jaami’) tsb di atas insyaa Allah akan digunakan juga untuk kajian ilmu agama bagi warga sekitarnya, serta untuk TPA bagi anak-anak warga, dan insyaa Allah akan dipandu langsung oleh asaatidzah dari yayasan assunnah .. Semoga Allah memberikan kemudahan, aamiin. Pelaksana : Assunnah Peduli Lombok. 

====

4️⃣ Pembangunan Pondok Pesantren Imam Asy Syathibi, Paok Dangka, Wanasaba, Lombok Timur – (Partisipasi Tahap 1)

5️⃣ Pembangunan Kelas SDI Darul Hijrah, Aikmel, Lombok Timur – (Partisipasi Tahap 1)

Semoga Allah memberikan kemudahan, aamiin. Pelaksana : Assunnah Peduli Lombok. 
———————————-

Dengan demikian, total nilai ke 5 wakaf tsb diatas mencapai Rp. 680 juta.

SALDO INFAQ :
● 16 Juni – pkl. 05.00 wib   : Rp.  474 Juta
—————————–
● tambahan partisipasi.     : Rp.  117 Juta
————————————————–
● 16 Juni – pkl. 12.00 wib   : Rp. 591 Juta

====

BANK SYARIAH INDONESIA
no. rekening : 748 000 9996
an. AL ILMU INFAQ

konfirmasi (tidak wajib) :
0838-0662-4622
———————————-
Rosulullah shollallahu ’alaihi wa sallam bersabda:

.من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه.

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” [ HR. Muslim no. 1893 ]

FAQ :
Menghadiahkan Pahala Sedekah Untuk Teman Karib Yang Sudah Meninggal
Siapa Saja Dari Ummat Islam Yang Bisa Dihadiahkan Pahala Sedekah..?
● Tentang MASJID dan MUSHOLLA, klik : https://youtu.be/JN2lbD4KMe4

Jazaakumullahu khoyron wa baarokallahu fiikum.

UPDATE : Santunan Janda Dan Dhu’afa – Bulan JULI 2024

AHAD SIANG –  09 DZULHIJJAH / 16 JUNI

alhamdulillah, wash-sholaatu wassalaamu ‘alaa Rosulillah..

Terbuka program rutin santunan bulanan bagi sekitar 150 janda dan dhu’afa (termasuk keluarga beresiko stunting/KBS), insyaa Allah, dalam bentuk sembako seperti beras, telur, minyak goreng dll.. Program ini dilaksanakan insyaa Allah bersama posko Assunnah Peduli di wilayah pulau Lombok, NTB.

============
Tidak ada batas nilai minimal partisipasi dalam program ini, semoga Allah memberikan kemudahan dan pahala yang melimpah. Bila hendak berpartisipasi untuk santunan edisi bulan JULI 2024 silahkan :

BANK SYARIAH INDONESIA
748 000 5559
AL ILMU DANA SOSIAL

============
SALDO SANTUNAN :
● 15 Juni – pkl. 05.00 wib   : Rp.       9.8 Juta
—————————–
● tambahan partisipasi.      : Rp.       3.1 Juta
● santunan JULI                     : Rp.      (0.0) Juta
—————————–
● 16 Juni – pkl. 12.00 wib    : Rp.   12.9 Juta

==========
PENYALURAN SANTUNAN – EDISI JUNI 2024
LKSA Assunnah, Lombok Timur

==========
PENYALURAN SANTUNAN – EDISI MEI 2024
Desa Kalijaga Timur, Lombok Timur

========

PENYALURAN SANTUNAN – EDISI NOVEMBER 2023 s/d APRIL 2024 BISA DILIHAT DI SINI
============
● Rosulullah shollallohu ‘alayhi wasallam bersabda,

“Orang yang membantu kebutuhan seorang janda dan seorang miskin; itu seperti orang yang berjihad perang di jalan Allah, atau seperti orang yang malamnya sholat siangnya puasa..”

[ HR. Bukhori no. 5353, Muslim no. 2982 ]

● Ibnu Batthol rohimahullah berkata,

“Siapa yang :
– tidak mampu berjihad di jalan Allah,
– tidak mampu rajin tahajjud, atau
– (tidak mampu) puasa di siang hari,

hendaknya dia praktekkan hadits ini, (yaitu dengan) berusaha memenuhi kebutuhan hidup janda dan orang miskin, agar kelak di hari kiamat dikumpulkan bersama para mujahidin fii sabilillah. Tanpa harus melangkah di medan jihad atau mengeluarkan biaya, atau berhadapan dengan musuh. Atau agar dikumpulkan bersama orang yang rajin puasa dan tahajud..”

(Syarh Shohih Bukhari – Ibnu Batthol)

Jazaakumullahu khoyron wa baarokallahu fiikum.

Apakah Takbir Dilakukan Langsung Setelah Salam Secara Bersama Ataukah Sendiri-Sendiri..?

Syaikh al-‘Utsaimin rohimahullah berkata,

“Yang disyariatkan ketika selesai sholat adalah membaca dzikir yang sudah dikenal, kemudian bila anda selesai berdzikir silahkan bertakbir.

Begitu pula disyariatkan supaya orang-orang tidak bertakbir bersama, akan tetapi SETIAP ORANG BERTAKBIR SENDIRI-SENDIRI.

Inilah yang disyariatkan sebagaimana di hadits Anas bin Malik rodhiyallahu ‘anhu, mereka bersama Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam saat haji, diantara mereka ada yang mengeraskan bacaan talbiyah, sebagian lagi bertakbir, mereka tidak dalam satu bentuk..”

(Majmu’ Fatawa wa Rosail 16/261)

Setiap Amalan Tergantung Akhirnya

Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda,

“Sungguh ada seorang hamba yang menurut pandangan orang banyak mengamalkan amalan penghuni surga, namun berakhir menjadi penghuni neraka. Sebaliknya ada seorang hamba yang menurut pandangan orang melakukan amalan-amalan penduduk neraka, namun berakhir dengan menjadi penghuni surga. Sungguh amalan itu dilihat dari akhirnya..”

[ HR. Al Bukhari no. 6493 ]

KAMIS – 06 DZULHIJJAH – 13 JUNI

sekarang kita telah melewati separuh dari 10 hari terbaik.

untuk mereka yang giat beribadah sejak hari pertama Dzulhijjah, jangan lengah.. justru inilah saatnya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah, kenapa demikian..?! karena setiap amalan tergantung pada akhirnya.

dan untuk mereka yang baru serius ibadah, jangan pula bersedih dan kecil hati.. karena, sekali lagi, setiap amalan tergantung pada akhirnya.. masih ada kesempatan di hari ini tanggal 6 dzulhijjah, lalu besok tanggal 7, 8, 9 dan 10 insyaa Allah.

as the saying goes.. it’s not how you start, it’s how you finish..

MUTIARA SALAF : Enam Tanda Kemunafikan Ketika Mengerjakan Sholat

Imam Ibnul Qoyyim (w. 751 h) rohimahullahu ta’ala berkata,

فهذه ست صفات في الصلاة من علامات النفاق :
1. الكسل عند القيام إليها
2. ومراءاة الناس في فعلها
3. وتأخيرها
4. ونقرها
5. وقلة ذكر الله فيها
6. والتخلف عن جماعتها

Ini adalah enam sifat dalam sholat yang merupakan tanda kemunafikan,

1. Tidak bersemangat dan malas untuk mengerjakannya,

2. Ingin dilihat manusia saat mengerjakannya,

3. Menunda-nunda waktunya,

4. Tidak khusyuk dalam mengerjakannya,

5. Sedikit mengingat Allah dalam sholatnya.

6. Sengaja berlambat-lambat dari sholat berjama’ah (di masjid, bagi laki-laki).

(ash-Sholah wa Hukmu Tarikiho – 1/173)

MUTIARA SALAF : Kemuliaan 10 Hari Pertama Dzulhijjah

Ka’ab Al Ahbaar (w. 32 h) rohimahullahu Ta’ala mengatakan,

” اختار الله عز وجل البلاد ، فأحب البلدان إلى الله عز وجل البلد الحرام ، واختار الله الزمان فأحب الزمان إلى الله الأشهر الحرم ، وأحب الأشهر إلى الله ذو الحجة ، وأحب ذي الحجة إلى الله تعالى العشر الأول منه “.

Allah ‘Azza wa Jalla telah memilih negeri-negeri, maka negeri yang paling Allah cintai adalah negeri haram (Makkah),

Dan Allah pun memilih waktu, maka waktu yang paling Allah cintai adalah bulan-bulan haram.

Dan bulan yang paling Allah cintai adalah bulan dzulhijjah, sementara hari-hari di bulan dzulhijjah yang paling Allah cintai adalah sepuluh hari pertama di bulan tersebut.

(Syu’abul Iman 5/302-303)

Menebar Cahaya Sunnah