UPDATE – WAKAF Sumur Bor, Pembebasan Lahan & Pembangunan Masjid, Mengalirkan Sungai

SENIN SIANG – 01 JUMADAL UULA 1443 / 06 DESEMBER 2021
.
SALDO s/d pkl. 14.00 WIB:
➡️ jumlah partisipasi yang masuk  > Rp.  362 juta
➡️ masih terbuka kesempatan   > Rp. 388 juta

alhamdulillah alladzii bini’matihi tatimmush-shoolihaat..
.
➡ untuk berpartisipasi, silahkan transfer ke :
Bank Syariah Indonesia (kode bank 451)
no. rekening : 748 000 9996
an. al ilmu INFAQ
.
konfirmasi (tidak wajib) :
0838 0662 4622
.

Daftar partisipasi s/d SENIN SIANG pkl. 14.00 WIB

GERUNG – 06 Des – 1

===================================
.
alhamdulillah.. wash-sholaatu wassalaamu ‘alaa Rosulillah
.
Dalam HR. al-Bazzar (lihat Shohihul Jami’, no. 3602), Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, ‘Ada tujuh hal yang pahalanya akan tetap mengalir bagi seorang hamba padahal dia sudah terbaring dalam kuburnya setelah wafatnya (yaitu) :
1️⃣ Orang yang yang mengajarkan suatu ilmu,
2️⃣ Mengalirkan sungai
3️⃣ Menggali sumur
4️⃣ Menanamkan kurma
5️⃣ Membangun masjid
6️⃣ Mewariskan mushaf atau
7️⃣ Meninggalkan anak yang memohonkan ampun buatnya setelah dia meninggal.

⚉ Syaikh ‘Abdurrozaq bin Abdil Muhsin al-Abbad al-Badr حفظه الله تعالى  (dalam al-Fawaaid al-Mantsuurah, hlm. 11-15, terkait amal jariyah no. 2 – Mengalirkan Sungai) mengatakan,
.
“Mangalirkan sungai maksudnya adalah membuat aliran-aliran sungai dari mata air dan sungai induk, supaya airnya bisa sampai ke pemukiman masyarakat serta sawah ladang mereka. Dengan demikian, manusia akan terhindar dari dahaga, tanaman tersirami, serta binatang ternak mendapatkan air minum..

Betapa pekerjaan besar ini akan menghasilkan begitu banyak kebaikan bagi manusia dengan membuat kemudahan bagi dalam mengakses air yang merupakan unsur terpenting dalam kehidupan. Semisal dengan ini yaitu mengalirkan air ke pemukiman masyarakat melalui pipa-pipa, begitu pula menyediakan tandon-tandon air di jalan-jalan dan tempat-tempat yang mereka butuhkan..”

.
terkait amal jariyah no. 5 – Membangun Masjid :
.
“Masjid merupakan tempat yang paling dicintai Allah ‘Azza wa Jalla. Sebuah tempat yang Allah perintahkan untuk diangkat dan disebut nama-Nya di sana. Apabila masjid telah dibangun maka di sana akan dilaksanakan sholat, dibaca ayat-ayat al-Qur’an, nama-nama Allah ‘Azza wa Jalla akan disebut, ilmu-ilmu akan diajarkan, serta bisa menjadi tempat berkumpulnya kaum Muslimin, masih banyak faedah-faedah yang lain. Masing-masing poin itu bisa menghasilkan pahala..”
.
Dan dari Jabir bin ‘Abdillah rodhiyallahu ‘anhu, Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, “Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga.” [HR. Ibnu Majah, no. 738]
.
Dari Ibnu ‘Abbas rodhiyallahu ‘anhumaa, bahwa ibunya Sa’ad bin Ubadah meninggal dunia, ketika Sa’ad tidak ada di rumah. Sa’ad berkata, “Wahai Rosulullah.. ibuku meninggal dan ketika itu aku tidak hadir. Apakah dia mendapat aliran pahala jika aku bersedekah harta atas nama beliau..? Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam menjawab, “Ya..”  [ HR. Bukhari – 2756 ]
.
===================================
.
Dengan memohon izin Allah, mulai RABU 17 November 2021 (12 Robi’ul Akhir 1443), terbuka kembali kesempatan untuk berpartisipasi dalam program wakaf sbb :
.
===================================
.
1️⃣ Sumur Bor Masjid Jaami’ Assunnah Gerung, Lombok Timur, NTB

2️⃣ TAHAP 1 – Pembebasan Lahan + Pembangunan Masjid Jaami’ Assunnah Gerung, Lombok Timur, NTB  

Warga Dusun Gerung termasuk daerah dengan tingkat rata-rata perekonomian rendah, mata pencaharian rata-rata adalah petani tradisional dan buruh tani, yang hasil panen mereka terkadang hanya untuk makan dan menutupi biaya (hutang) saat sebelum panen. Warga sangat berharap bantuan wakaf sumur bor untuk keperluan air bersih warga, selain itu juga berharap bantuan  wakaf Masjid Jaami’ agar dapat menjalankan sholat 5 waktu, sholat Jum’at, TPA bagi anak-anak dan juga in-syaa Allah akan dimanfaatkan oleh para ibu-ibu untuk mendapatkan ilmu-ilmu Alqur’an dan sunnah. Masjid yang akan dbangun in-syaa Allah lengkap dengan tempat wudhu dan toilet.. semoga Allah memberikan kemudahan ➡️ Koordinator dan pelaksana program : Assunnah Peduli. 

.
===================================
.
3️⃣ TAHAP 1 – Mengalirkan SungaiJaringan Pipa Air Dusun Renga, NTB

Sebagian besar warga Dusun Renga bermata pencaharian membuat bata merah, sebagian lagi petani, dll. Sudah lama warga mengalami krisis air namun dikarenakan kondisi ekonomi maka mereka belum mampu menyiapkan jaringan pipa untuk mengalirkan air bersih dari sungai dan mata air, qoddarallah wa maa syaa-a fa’al.. Panjang jaringan pipa yang dibutuhkan adalah sekitar 4.596 meter (hampir 4.6 Km) dengan jenis pipa HDPE dan pipa PVC. In-syaa Allah, air akan dimanfaatkan oleh 435 KK (+/- 1,500 jiwa) di dusun tsb.. semoga Allah memberikan kemudahan
➡️ Koordinator dan pelaksana program : Assunnah Peduli.
 

===================================
.
➡➡ Dengan demikian, dan semoga Allah memberikan kemudahan, total dana untuk ke 3 program TAHAP 1 ini adalah Rp. 750 juta (lihat UPDATE SALDO partisipasi paling atas). Semoga Allah memberikan kemudahan..
.
➡ yang hendak berpartisipasi dalam program amal jariyah ini dalam bentuk INFAQ, untuk dirinya dan/atau untuk orangtua,  silahkan transfer ke :
.
Bank Syariah Indonesia ( ex. BSM ) kode bank : 451
no. rekening : 748-000-9996
an. al ilmu INFAQ
.
konfirmasi (tidak wajib) :
0838-0662-4622
.
jazaakumullahu khoyron kepada para muhsinin/muhsinah/donatur yang telah dengan tulus menyisihkan dan meng-infaq kan sebagian hartanya.
.
silahkan share ke kerabat, teman, dll karena terdapat juga pahala bagi orang yang menunjukkan jalan kebaikan.
.
Nabi shollallahu ’alaihi wa sallam bersabda:

.من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه.

“barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya..”

[ HR. Muslim no. 1893 ]

FAQ :
Menghadiahkan Pahala Sedekah Untuk Teman Karib Yang Sudah Meninggal
Siapa Saja Dari Ummat Islam Yang Bisa Dihadiahkan Pahala Sedekah..?
Tentang MASJID dan MUSHOLLA
.

.

UPDATE – EDISI DESEMBER 2021 – Buk-Ber Puasa SENIN-KAMIS

SENIN SIANG – 01 JUMADAL UULA 1443 /  06 DESEMBER 2021
.
Jadwal buk-ber berikutnya, in-syaa Allah :
.
KAMIS – 09 DESEMBER 2021
.
untuk berpartisipasi, silahkan transfer ke :
Bank Syariah Indonesia (kode bank 451)
no. rekening : 748-000-4447
an. al ilmu TA’AWUN
.
konfirmasi (tidak wajib) :
0838-0662-4622
.
datar partisipasi s/d SENIN SIANG pkl. 13.00 WIB:

SENIN KAMIS – 06 Des – 1

Untuk laporan buk-ber bulan NOVEMBER 2021 bisa dilihat DI SINI

================
.
BACKGROUND :
Program rutin, in-syaa Allah, menghidangkan ratusan porsi ifthor (makanan dan minuman) untuk kegiatan buka-bersama (buk-ber) ratusan santri/santriwati penghafal Alqur’an dan penuntut ilmu yang rutin berpuasa di setiap hari senin-kamis.
.
SATU porsinya senilai Rp. 20.000. Namun silahkan berapapun partisipasinya, semoga menjadi bekal amal kebaikan yang melimpah, aamiin.. D
alam program ini, kami bekerjasama dengan Assunnah Peduli, Lombok Timur.
.
Peserta buk-ber DESEMBER 2021
– KAMIS – 02 Des 2021  : 222 santri

================
.
Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda (yang artinya), “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikitpun juga.” [HR. Ahmad 5/192 – dishohihkan oleh Syaikh al Albani]

Dalam hadits lainnya, Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda (yang artinya), “Setiap orang akan berada di bawah NAUNGAN SEDEKAH-nya hingga diputuskan hukum antara manusia.”

Yazid berkata, “Abul Khair tidak pernah melewati satu haripun melainkan ia bersedekah dengan sesuatu walaupun hanya dengan sebuah kue ka’kah atau lainnya.” [HR. Ahmad – dishohihkan oleh Syaikh al Albani]
.
FAQ :
Menghadiahkan Pahala Sedekah Untuk Teman Karib Yang Sudah Meninggal
Siapa Saja Dari Ummat Islam Yang Bisa Dihadiahkan Pahala Sedekah..?
================
.
jazaakumullahu khoyron kepada para muhsinin/donatur yang telah dengan tulus karena Allah menyisihkan sebagian hartanya untuk menghidangkan ifthor bagi ratusan santri/santriwati penghafal Alqur’an yang melaksanakan ibadah puasa sunnah secara rutin in-syaa Allah di setiap senin-kamis, semoga Allah menerimanya…
.
silahkan share ke kerabat, teman, dll karena terdapat juga pahala bagi orang yang menunjukkan jalan kebaikan.
.
Nabi shollallahu ’alayhi wa sallam bersabda:

.من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه.

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” [ HR. Muslim no. 1893 ]
.
.
Semoga Allah ‘azza wa Jalla senantiasa mudahkan urusan kita bersama… Aaamiiin

Rahasia Suu’ul Khotimah

“Bahwa suu’ul khotimah (kondisi meninggal yang buruk) tidak akan dialami oleh orang yang menjaga amalan-amalan zhohir dengan istiqomah dan memiliki hati yang bersih..”

(Abu Muhammad ‘Abdul Haq hafizhohullah, At Tadzkirah 192-193).

2 kata kunci saudaraku…
1. Istiqomah
2. Kebeningan hati

Berjuanglah untuk akhir kehidupanmu dengan 2 kunci ini.

Ditulis oleh,
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri, حفظه الله تعالى

Amal Itu Bertingkat-Tingkat

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rohimahullah berkata:

إِنَّ الْأَعْمَالَ لَا تَتَفَاضَلُ بِالْكَثْرَةِ، وَإِنَّمَا تَتَفَاضَلُ بِمَا يَحْصُلُ فِي الْقُلُوبِ حَالَ الْعَمَلِ

“Sesungguhnya amal itu bertingkat-tingkat keutamaannya bukan karena banyaknya. Namun karena apa yang ada di hati saat beramal..”
(Majmu Fatawa 25/282)

Apa yang ada di hati berupa:
– keikhlasan
– kekhusyuan
– cinta dan takut
– berharap akan rahmat-Nya
Semua itu amat mempengaruhi keutamaan amal..

Amal walaupun besar tapi kurang ikhlas..
maka berkurang pula pahalanya..

dan amal yang kecil namun disertai hati yang ikhlas dan rasa cinta yang besar..
Ia menjadi besar pahalanya..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Jangan Larut Dalam Kesedihan

Nabi shollallaahu ‘alayhi wa sallam berdo’a,

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ

”Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas. Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari lilitan utang dan kesewenang-wenangan manusia..” (HR Al Bukhari)

Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata,

” *والمقصود أن النبي ﷺ جعل الحزن مما يستعاذ منه ، وذلك لأن الحزن يُضعف القلب ، ويُوهن العزم ، ويضر الإرادة ، و لا شيء أحبّ إلى الشيطان من حزن المؤمن، قال تعالى { إنما النجوى من الشيطان ليحزن الذين آمنوا .. }*”.

“Nabi  shollallaahu ‘alayhi wa sallam berlindung dari kesedihan karena kesedihan melemahkan hati, melemahkan semangat, dan membahayakan keinginan. Dan tidak ada sesuatu yang paling disukai oleh setan dari membuat sedih seorang mukmin. Allah berfirman, “Sesungguhnya najwa (berbisik-bisik tersebut) berasal dari setan agar membuat sedih kaum mukminin..”

(Thoriqul Hijrotain 2/607)

Sedih saat ditinggal orang yang kita cintai adalah wajar..

Yang tidak wajar itu adalah larut dalam kesedihan..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Sang Gula

Beliau bernama Imam Muhammad bin Maimun Abu Hamzah, ‘Sang Gula’

Mengapa beliau dijuluki dengan “Sang Gula”..??

Mari kita simak keterangan Imam Adz Dzahabi:

“Beliau bukanlah seorang penjual gula, akan tetapi dinamakan as sukkari (sang gula) karena manisnya tutur kata beliau..”

(Siyar A’laamin Nubalaa’ 7/386)

Benar memang, saat telinga ini disapa dengan rangkaian kata yang penuh dengan kesantunan dan kelembutan, maka akan terasa manis di dalam jiwa, rasa yang lebih manis dari gula dan madu.

Bukankah sesendok gula yang disajikan dengan umpatan dan cacian akan terasa pahit di dalam hati..?!

“Kata-kata yang baik adalah sebuah sedekah..”
Sabda Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- dalam Shahih Bukhari dan Muslim.

Rasanya tidak berkebihan jika kita berharap lahirnya “sang gula – sang gula” berikutnya untuk menghiasi layar kehidupan keluarga, pergaulan, dunia dakwah dan SOSMED kita.

(Terinspirasi oleh Faidah Syaikh Shalih bin ‘Abdil ‘Aziz As Sindi)

Ditulis oleh,
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri, حفظه الله تعالى

ref : https://www.facebook.com/134129847234901/posts/908836939764184/

 

SELESAI – EDISI NOVEMBER 2021 – Buk-Ber Puasa SENIN-KAMIS

MALAM RABU – 26 ROBI’UL AKHIR 1443 /  30 NOVEMBER 2021
.
Jadwal buk-ber berikutnya, in-syaa Allah :
.
KAMIS – 02 DESEMBER 2021
.
Untuk laporan buk-ber berikutnya di bulan DESEMBER 2021 bisa dilihat DI SINI
.
➡ untuk berpartisipasi, silahkan transfer ke :
Bank Syariah Indonesia (kode bank 451)
no. rekening : 748-000-4447
an. al ilmu TA’AWUN
.
konfirmasi (tidak wajib) :
0838-0662-4622
.
datar partisipasi s/d MALAM RABU pkl. 23.59 WIB:

SENIN KAMIS – 30 Nov – 2

Laporan buk-ber untuk bulan OKTOBER 2021 bisa dilihat DI SINI

================
.
BACKGROUND :
Program rutin, in-syaa Allah, menghidangkan ratusan porsi ifthor (makanan dan minuman) untuk kegiatan buka-bersama (buk-ber) ratusan santri/santriwati penghafal Alqur’an dan penuntut ilmu yang rutin berpuasa di setiap hari senin-kamis.
.
SATU porsinya senilai Rp. 20.000. Namun silahkan berapapun partisipasinya, semoga menjadi bekal amal kebaikan yang melimpah, aamiin.. D
alam program ini, kami bekerjasama dengan Assunnah Peduli, Lombok Timur.
.
Peserta buk-ber NOVEMBER 2021
– SENIN – 01 Nov 2021  : 377 santri
– KAMIS – 04 Nov 2021  : 261 santri
– SENIN – 08 Nov 2021  : 460 santri
– KAMIS – 11 Nov 2021  : 224 santri
– SENIN – 15 Nov 2021  : 459 santri
– KAMIS – 18 Nov 2021  : 233 santri
– SENIN – 22 Nov 2021  : 473 santri
– KAMIS – 25 Nov 2021  : 232 santri
– SENIN – 29 Nov 2021  : 327 santri

================
.
Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda (yang artinya), “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikitpun juga.” [HR. Ahmad 5/192 – dishohihkan oleh Syaikh al Albani]

Dalam hadits lainnya, Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda (yang artinya), “Setiap orang akan berada di bawah NAUNGAN SEDEKAH-nya hingga diputuskan hukum antara manusia.”

Yazid berkata, “Abul Khair tidak pernah melewati satu haripun melainkan ia bersedekah dengan sesuatu walaupun hanya dengan sebuah kue ka’kah atau lainnya.” [HR. Ahmad – dishohihkan oleh Syaikh al Albani]
.
FAQ :
Menghadiahkan Pahala Sedekah Untuk Teman Karib Yang Sudah Meninggal
Siapa Saja Dari Ummat Islam Yang Bisa Dihadiahkan Pahala Sedekah..?
================
.
jazaakumullahu khoyron kepada para muhsinin/donatur yang telah dengan tulus karena Allah menyisihkan sebagian hartanya untuk menghidangkan ifthor bagi ratusan santri/santriwati penghafal Alqur’an yang melaksanakan ibadah puasa sunnah secara rutin in-syaa Allah di setiap senin-kamis, semoga Allah menerimanya…
.
silahkan share ke kerabat, teman, dll karena terdapat juga pahala bagi orang yang menunjukkan jalan kebaikan.
.
Nabi shollallahu ’alayhi wa sallam bersabda:

.من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه.

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” [ HR. Muslim no. 1893 ]
.
.
Semoga Allah ‘azza wa Jalla senantiasa mudahkan urusan kita bersama… Aaamiiin

Yang Bisa Rehat Dengan Kematiannya Hanyalah Orang Yang Mendapatkan Ampunan Saja

Sebagian orang mengatakan: “Sudah lelah aku dengan kehidupan dunia ini, andai sekarang aku mati dan aku bisa beristirahat..!”

Dia mengatakan kata-kata ini, tanpa merasa ada masalah dengan kata-katanya. Padahal ini merupakan kesalahan besar yang bisa menjerumuskan dia kepada kebinasaan..!

Lihatlah bagaimana Nabi -shollallahu ‘alaihi wasallam- mengingkari perkataan yang mirip dengan perkataan tersebut.

Suatu ketika, ada orang mengatakan: “Ya Rosulullah, si Fulanah telah meninggal dan beristirahat..”

Maka Nabi -shollallahu ‘alaihi wasallam- marah dan mengatakan:

إنَّما يَسْتريحُ مَنْ غُفر له

“Sesungguhnya yang beristirahat hanyalah orang yang telah diampuni dosanya..!” [Silsilah Shohihah 4/286]

Ya, hanya orang yang telah diampuni saja. Adapun orang yang tidak diampuni dosa-dosanya, maka kehidupannya di alam berikutnya akan semakin berat dan semakin melelahkan..!

Maka, perbanyaklah berdo’a kepada Allah agar mengampuni kita sebelum meninggalkan dunia ini .. diantaranya dengan do’a Nabi Ibrahim -‘alaihissalam-:

رَبَّنَا ٱغۡفِرۡ لِی وَلِوَ ٰ⁠لِدَیَّ وَلِلۡمُؤۡمِنِینَ یَوۡمَ یَقُومُ ٱلۡحِسَابُ

“Ya Robb kami, berikanlah ampunan kepada aku, kedua orang tuaku, dan semua kaum mukminin di hari hisab nanti..” amin.

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

Ingatlah

Ingatlah, kita di dunia ini untuk menjalani UJIAN..

Harusnya kita mengingat terus hal ini, agar kita bisa tabah dan sabar, teguh dan tegar di atas jalan Allah yang lurus dan terang benderang..

Jika kita diberi kenikmatan, maka ingatlah bahwa itu ujian, apakah kita bisa bersyukur kepada-Nya, ataukah kita kufur..?! Mensyukuri nikmat adalah dengan mengakui bahwa itu benar-benar murni dari Allah, memuji Allah karenanya, dan menggunakannya untuk sesuatu yang dicintai Allah ‘Azzawajall atau minimal tidak dimurkai oleh-Nya..

Jika kita diberi kesusahan, maka ingatlah bahwa itu ujian, apakah kita bisa bersabar atau tidak..?! Bersabar saat kesusahan adalah dengan mengingat bahwa itu dari Allah sesuai dengan takdir-Nya, menahan diri dari tindakan tidak rela kepada takdir Allah baik dengan ucapan ataupun perbuatan, serta semakin mendekat kepada Allah dan meminta agar Allah mengangkat kesusahan itu.. bukan malah melakukan hal-hal yang diharamkan..

Intinya, nikmat dan musibah, keduanya adalah ujian dari Allah untuk kita. Darinya akan terlihat siapa dari kita yang baik.. dan kita tidak akan baik dalam mengahadapi ujian itu, kecuali dengan pertolongan dari Allah yang Maha Perkasa..

Allah telah menjelaskan hal ini di ayat berikut :

تَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ (1) الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ

“Mahasuci Allah, yang di tangan-Nya semua kerajaan. Dia maha berkuasa atas segala sesuatu (1) Dialah yang menciptakan MATI dan HIDUP untuk MENGUJI kalian, siapa di antara kalian yang lebih BAIK amalannya. Dia maha perkasa lagi maha pengampun (2).. [Al-Mulk 1-2].

Silahkan dishare .. semoga bermanfaat dan Allah berkahi.

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

TIGA Perdagangan Yang Tidak Mengenal Kata RUGI

Disebutkan oleh Allah dalam satu ayat:

إِنَّ الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَنْ تَبُورَ

“Sesungguhnya orang-orang yang membaca kitabullah (Alquran), mendirikan sholat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka secara diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan rugi..” [Faathir: 29].

Itulah 3 perdagangan yang Allah sebut “tidak akan rugi” :
– membaca Alquran,
– mendirikan sholat, dan
– bersedekah secara diam-diam dan terang-terangan.

Pertanyaannya:
Sudahkah Anda membaca Alquran hari ini..?
Sudahkah Anda bersedekah hari ini..?
Apakah Anda sholat berjama’ah di Masjid hari ini..?

Bila sudah, bersyukurlah kepada Allah..
Bila belum, maka berbenahlah, kapan lagi kalau tidak sekarang..?!

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

Menebar Cahaya Sunnah