PROGRAM RUTIN – BUKA PUASA BERSAMA SENIN-KAMIS – Edisi Senin 17 Feb 2020

Dengan izin Allah ‘azza wa jalla, kami kembali membuka kesempatan untuk berpartisipasi dalam menyiapkan bekal makanan dan minuman bagi ratusan penghafal Alqur’an, penuntut ilmu dan jama’ah masjid yang berpuasa di hari SENIN – 17 FEB 2020.
.
Laporan penerimaan untuk ifthor puasa sebelumnya (SENIN – 10 FEB 2020) bisa dibaca DI SINI
.
===========================
.
Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda (yang artinya) :

“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikitpun juga.” [HR. Ahmad 5/192 – dishohihkan oleh Syaikh al Albani]

Dalam hadits lainnya, Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda (yang artinya):

“Setiap orang akan berada di bawah NAUNGAN SEDEKAH-nya hingga diputuskan hukum antara manusia.”

Yazid berkata, “Abul Khair tidak pernah melewati satu haripun melainkan ia bersedekah dengan sesuatu walaupun hanya dengan sebuah kue ka’kah atau lainnya.” [HR. Ahmad – dishohihkan oleh Syaikh al Albani]

================

Dengan izin Allah ‘azza wa jalla, kami membuka kesempatan untuk berpartisipasi dalam menyiapkan bekal makanan dan minuman bagi ratusan penghafal Alqur’an, penuntut ilmu dan jama’ah masjid yang rutin berpuasa di setiap hari senin-kamis.
.
Untuk sementara ini, kami terapkan kuota 400 paket ifthor bagi 400 orang yang berpuasa per setiap senin dan kamis, dan kuota ini bisa juga lebih atau kurang dari 400, tergantung laporan dari tim di lapangan.

.
dalam program ini, kami bekerjasama dengan posko Assunnah Lombok Timur.
.
➡️ dikarenakan adanya perbedaan zona waktu (WIB – WITA), maka donasi untuk ifthor di setiap hari senin dan kamis kami batasi hingga pukul 12.00 WIB (13.00 WITA), dan donasi yang masuk setelahnya dan/atau melebihi kuota ifthor di hari tsb, maka akan dialokasikan untuk kuota ifthor di hari puasa senin/kamis berikutnya, dan begitu seterusnya in-syaa Allah…
.
mau ikutan..?
.
silahkan transfer ke :
.
Bank Syariah Mandiri (kode bank 451)
no rek. 748 000 4447
an. Al Ilmu TA’AWUN
.
.
konfirmasi (tidak harus) :
0838-0662-4622
.
jazaakumullahu khoyron kepada para muhsinin/donatur yang telah dengan tulus menyisihkan sebagian hartanya untuk sedekah ifthor untuk jama’ah Masjid Sulaiman al Fauzan dan santri/santriwati ponpes Assunnah Lombok Timur yang melaksanakan ibadah puasa, semoga Allah menerimanya…
.
silahkan share ke kerabat, teman, dll karena terdapat juga pahala bagi orang yang menunjukkan jalan kebaikan.
.
Nabi shollallahu ’alaihi wasallam bersabda:

.من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه.

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” [ HR. Muslim no. 1893 ]
.
.
Semoga Allah ‘azza wa Jalla senantiasa mudahkan urusan kita bersama… Aaamiiin

UPDATE – IFTHOR + SAHUR I’TIKAF – RAMADHAN 1441

UPDATE – AHAD SIANG – 22 JUMADAL – AAKHIROH 1441 / 16  FEBRUARI 2020
.
hingga pkl. 14.00 :

➡️ sudah terkumpul  > Rp. 43 juta
➡️ masih terbuka kesempatan   > Rp. 117 juta
.
alhamdulillah alladzii bi-ni’matihi tatimmush-shoolihaat…
.           

Daftar sementara penerimaan ➡️ I'tikaf - 17 Feb 1

.
========================
.
Alhamdulillah.. wash-sholaatu wassalaamu ‘alaa Rosulillah
.
Allah Ta’ala berfirman,
.

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِئَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

.
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui .” (QS. Al Baqarah: 261)
.
Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda (yang artinya) :

“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikitpun juga.” [HR. Ahmad 5/192 – dishohihkan oleh Syaikh al Albani]

Dalam hadits lainnya, Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda (yang artinya):

“Setiap orang akan berada di bawah NAUNGAN SEDEKAH-nya hingga diputuskan hukum antara manusia.”

Yazid berkata, “Abul Khair tidak pernah melewati satu haripun melainkan ia bersedekah dengan sesuatu walaupun hanya dengan sebuah kue ka’kah atau lainnya.” [HR. Ahmad – dishohihkan oleh Syaikh al Albani]

================
.
Bulan Ramadhan 1441 sebentar lagi akan tiba in-syaa Allah, dan semoga Allah Ta’ala mempertemukan kita dengan bulan Ramadhan 1441 dan bulan Ramadhan di tahun-tahun berikutnya.. aamiiin

BACKGROUND: Pada bulan Ramadhan tahun lalu (1440/2019) alhamdulillah beberapa kegiatan dilakukan di beberapa wilayah di NTB dan Jawa Tengah (baca LAPORAN KEGIATAN RAMADHAN 1440 H) lihat foto:

in-syaa Allah, pada bulan Ramadhan mendatang (1441/2020) kami kembali akan mengadakan beberapa kegiatan seperti :

1️⃣ PROGRAM IFTHOR + SAHUR (I’TIKAF): menyediakan Ifthor + Sahur bagi ratusan mu’takifiin (orang-orang yang i’tikaf) dan juga bagi jama’ah yang hadir di kajian sore SELAMA 10 HARI TERAKHIR Ramadhan 1441 di belasan Masjid di Lombok Timur.
.
Estimasi jumlah Mu’takifiin : 400 orang dan estimasi biaya 1 porsi kotak nasi : Rp. 20.000
.
Dana yang dianggarkan untuk 4.000 porsi Ifthor: 400 orang x 10 hari x Rp. 20.000 = Rp. 80.000.000
Dana yang dianggarkan untuk 4.000 porsi Sahur: 400 orang x 10 hari x Rp. 20.000 = Rp. 80.000.000
.
Dengan demikian, total dana yang dianggarkan untuk total 8.000 porsi adalah Rp. 160.000.000 (Lihat update penerimaan paling atas)
.
⚉ Rekening program:

Bank Syariah Mandiri
no rek. 748 000 5559
an. Al Ilmu DANA SOSIAL
.
2️⃣ PROGRAM IFTHOR KURMA: membagikan sekitar 200 dus (2000 kg) kurma ke puluhan masjid dan juga ke warga kurang mampu di desa-desa untuk bekal ifthor selama bulan Ramadhan dari awal hingga akhir, in-syaa Allah. Alhamdulillah, program ini telah terlaksana belum lama ini (baca SEDEKAH KURMA – 1441) Bilamana ada tambahan kebutuhan, akan digabungkan dengan program diatas (Program no 1: Ifthor + Sahur).
.
3️⃣ PROGRAM PEMBAGIAN ZAKAT MAAL: distibusi zakat maal kepada yang berhak menerimanya.
.
⚉ Rekening program:

Bank Syariah Mandiri
no rek. 748 000 8884
an. Al Ilmu ZAKAT

.
.
➡️ Adakah batas minimal untuk Program Ifthor + Sahur (I’tikaf) ini..?
TIDAK ADA batas minimal, silahkan berapapun.. semoga menjadi pemberat timbangan amal kebaikan anda kelak di yaumul hisaab..

.
dalam program ini, kami bekerjasama dengan ➡️ ➡️ posko Assunnah Peduli Lombok dan Yayasan Abu Hurairoh (Lombok Timur)
.
.
mau ikutan..?
.
silahkan transfer ke :
.
Bank Syariah Mandiri (kode bank 451)
no rek. 748 000 5559
an. Al Ilmu DANA SOSIAL
.
konfirmasi (tidak wajib) :
0838-0662-4622
.
jazaakumullahu khoyron kepada para muhsinin/donatur yang telah dengan tulus menyisihkan sebagian hartanya untuk program Ifthor Ramadhan 1441 H, semoga Allah menerimanya…
.
silahkan share ke kerabat, teman, dll karena terdapat juga pahala bagi orang yang menunjukkan jalan kebaikan.
.
Nabi shollallahu ’alaihi wasallam bersabda:

.من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه.

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” [ HR. Muslim no. 1893 ]
.
.
Semoga Allah ‘azza wa Jalla senantiasa mudahkan urusan kita bersama… Aaamiiin

Ketika Kita Menjalankan Puasa Sunnah Dan Ada Yang Mengajak Makan, Apakah Kita Batalkan Puasa Sunnah..?

Bila kita sedang menjalankan puasa sunnah dan teman kita mengajak makan, apakah sebaiknya kita batalkan puasa untuk menyenangkan teman kita atau tetap lanjut puasa ?

Simak jawaban Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى  berikut ini:

Ikhlas Itu Berat

‎Berkata Syeikh Muhammad Sholeh Ibn Utsaimin:

‎« والإخلاصُ يا إخواني صعبٌ والإنسانُ لا يخلو من رياءٍ ولو يسيرًا ، ولا يخلو من إعجابٍ بنفسِهِ ولو يسيرًا أعـاذنا اللهُ وإيَّاكُم من ذلك.

‎ فطهِّر قلبك ، وٱجعل عملَكَ خالصًا للهِ تعالى ، فأنتَ عبدُ الله ، لستِ عبدًا للخلق ، والذي ينفعُكَ ويضرُّك الله ، والذي يدخلكَ ‏الجنةَ وينجيك من النَّارِ الله ، والذي بيدِهِ ملكوتُ كل شيءٍ الله » .

‎شرح مشكاة المصابيح (1 / 143)».

“Ikhlas itu berat wahai saudara-saudaraku, dan manusia selalu saja tergelincir dalam riya meski sedikit, terkadang merasa diri hebat walaupun sesekali, semoga Allah selamatkan kalian darinya.

Maka sucikanlah dirimu ! Jadikanlah amalanmu ikhlas hanya untuk Allah semata, sebab engkau adalah hamba milik Allah bukan hamba milik manusia, dan yang mampu mendatangkan bagimu manfaat dan menolak mudarat hanya Allah, yang memasukkanmu ke dalam surga atau menyelamatkanmu dari neraka hanya Dia, hanya Dia pula yang ditangannya kerajaan langit dan bumi”

(Dari kitab Syarh Misykat Almashabih 1/143)

Batam, 17 jumadal akhir 1441/11 Feb 2020

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Fairuz Ahmad Ridwan MA, حفظه الله تعالى

ref: https://www.facebook.com/abufairuzcom/

SELESAI – BUKA PUASA BERSAMA SENIN-KAMIS – Edisi Senin 10 Feb 2020

Alhamdulillah.. alladzii bi ni’matihi tatimmush shoolihaat..

Total 391 jama’ah, termasuk jama’ah masjid Sulaiman Fauzan al Fauzan dan para santri penghafal Alquran, penuntut llmu PP Assunnah, berbuka puasa sore hari ini SENIN tanggal 10 FEB 2020.

Jazaakumullahu khoyron kepada para muhsinin (donatur), semoga menjadi pemberat timbangan amal kebaikan anda kelak di yaumul hisaab..

In-syaa Allah, rekening saat ini terus terbuka untuk menerima donasi untuk acara ifthor jama’i/buk-ber pada kesempatan berikutnya.
.
daftar penerimaan dari pkl. 12.00 (KAMIS 06 FEB) s/d pkl. 12.00 (SENIN 10 FEB). ➡️ Lap 10 Feb 2020

.
Laporan penerimaan untuk ifthor puasa sebelumnya (SENIN – 06 FEB 2020) bisa dibaca DI SINI
.
===========================
.
Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda (yang artinya) :

“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikitpun juga.” [HR. Ahmad 5/192 – dishohihkan oleh Syaikh al Albani]

Dalam hadits lainnya, Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda (yang artinya):

“Setiap orang akan berada di bawah NAUNGAN SEDEKAH-nya hingga diputuskan hukum antara manusia.”

Yazid berkata, “Abul Khair tidak pernah melewati satu haripun melainkan ia bersedekah dengan sesuatu walaupun hanya dengan sebuah kue ka’kah atau lainnya.” [HR. Ahmad – dishohihkan oleh Syaikh al Albani]

================

Dengan izin Allah ‘azza wa jalla, kami membuka kesempatan untuk berpartisipasi dalam menyiapkan bekal makanan dan minuman bagi ratusan penghafal Alqur’an, penuntut ilmu dan jama’ah masjid yang rutin berpuasa di setiap hari senin-kamis.
.
Untuk sementara ini, kami terapkan kuota 400 paket ifthor bagi 400 orang yang berpuasa per setiap senin dan kamis, dan kuota ini bisa juga lebih atau kurang dari 400, tergantung laporan dari tim di lapangan.

.
dalam program ini, kami bekerjasama dengan posko Assunnah Lombok Timur.
.
➡️ dikarenakan adanya perbedaan zona waktu (WIB – WITA), maka donasi untuk ifthor di setiap hari senin dan kamis kami batasi hingga pukul 12.00 WIB (13.00 WITA), dan donasi yang masuk setelahnya dan/atau melebihi kuota ifthor di hari tsb, maka akan dialokasikan untuk kuota ifthor di hari puasa senin/kamis berikutnya, dan begitu seterusnya in-syaa Allah…
.
mau ikutan..?
.
silahkan transfer ke :
.
Bank Syariah Mandiri (kode bank 451)
no rek. 748 000 4447
an. Al Ilmu TA’AWUN
.
.
konfirmasi (tidak harus) :
0838-0662-4622
.
jazaakumullahu khoyron kepada para muhsinin/donatur yang telah dengan tulus menyisihkan sebagian hartanya untuk sedekah ifthor untuk jama’ah Masjid Sulaiman al Fauzan dan santri/santriwati ponpes Assunnah Lombok Timur yang melaksanakan ibadah puasa, semoga Allah menerimanya…
.
silahkan share ke kerabat, teman, dll karena terdapat juga pahala bagi orang yang menunjukkan jalan kebaikan.
.
Nabi shollallahu ’alaihi wasallam bersabda:

.من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه.

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” [ HR. Muslim no. 1893 ]
.
.
Semoga Allah ‘azza wa Jalla senantiasa mudahkan urusan kita bersama… Aaamiiin

Agar HIDUP Anda TERARAH Dan TAK GOYAH…

Agar hidup anda TERARAH dan TAK GOYAH…

1. Bahwa tujuan UTAMA hidup Anda adalah untuk BERIBADAH kepada Allah, yakni mentauhidkan Allah dan menjauhi kesyirikan, dengan menerapkan sunnah dan menjauhi bid’ah.

Dengan menyadarkan diri pada hal ini, hidup kita akan sangat terarah dan terfokus pada satu tujuan utama, hingga kita tidak akan bingung memilih pilihan hidup mana yang kita kedepankan.

Dengannya pula kita akan berusaha menjadikan pekerjaan kita sebagai ibadah, sehingga kita akan tulus menjalaninya tanpa pamrih, karena SEMUANYA akan dibalas oleh Allah yang maha mensyukuri amal para hamba-Nya.

2. Bahwa semuanya telah DITAKDIRKAN.

Dengan menyadarkan diri pada hal ini, kita akan TENANG dalam menjalani hidup, karena kita yakin rezeki yang menjadi bagian kita tidak akan bertambah maupun berkurang.

Dengannya juga, kita akan mantap untuk memilih jalan rezeki yang halal, karena hasilnya akan sama saja, baik kita memilih jalan yang haram maupun jalan yang halal.

3. Bahwa kita diperintah untuk BERUSAHA semampu kita, dan sesuai aturan syariat.

Dengan ini kita akan memahami, mengapa kita harus bekerja, padahal semua sudah ditakdirkan ?!

Jawabannya, karena kita DIPERINTAH untuk berusaha dan beramal, sebagaimana sabda Nabi -shollallohu ‘alaihi wasallam-:
“LAKUKANLAH amalan/pekerjaan, maka semua orang akan dimudahkan untuk melakukan apa yang menjadi tujuan dia diciptakan !”

4. Dalam melakukan usaha itu, pastinya ada cobaan dan rintangan… maka hadapilah dengan firman Allah ta’ala:

“Bisa saja kalian membenci sesuatu, padahal (sebenarnya) itu lebih baik bagimu” [QS. Albaqoroh: 216].

“Bisa saja kalian membenci sesuatu, padahal Allah menjadikan banyak kebaikan di dalamnya”. [QS. Annisa’: 19]

5. Banyaklah berdo’a, lalu yakinlah akan janji Allah bahwa Dia akan memuliakan dan memantaskan kehidupan orang yang beriman dan beramal saleh.

“Barangsiapa yang beramal saleh dalam keadaan beriman, baik dia pria maupun wanita, maka Allah sungguh benar-benar akan memberinya KEHIDUPAN yang baik/mulia”.[QS. Annahl: 97]

Semoga bermafaat…

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

Menebar Cahaya Sunnah