UPDATE : Santunan Janda Dan Dhu’afa – AGUSTUS 2026

SABTU PAGI – 8 AGUSTUS / 24 SHOFAR 

📌 Jadwal santunan 125 paket sembako yang berikutnya insyaa Allah akan dilaksanakan di bulan Agustus 2026.

=======

alhamdulillah, terbuka program rutin insyaa Allah santunan bulanan bagi sekitar 125 s/d 150 janda dan dhu’afa (dan keluarga beresiko stunting/KBS), juga termasuk para guru guru agama, TKA, TPA, PAUD yang masuk dalam katagori janda dan kategori miskin, dalam bentuk sembako seperti beras, telur, minyak goreng dll.. Program ini dilaksanakan insyaa Allah bersama posko Assunnah Peduli di wilayah pulau Lombok, NTB.

**********
Tidak ada batas nilai minimal partisipasi dalam program ini, namun bila hendak berpartisipasi per paket sembako, maka nilainya : Rp. 160,000 /paket.

Bila hendak berpartisipasi, silahkan :

BANK SYARIAH INDONESIA
7480005559
AL ILMU DANA SOSIAL

Informasi : https://wa.me/6283806624622


============

Insyaa Allah jumlah yang akan disalurkan di bulan Juli 2026 adalah sebanyak 125 paket sembako senilai Rp. 20 Juta, semoga Allah mudahkan.

SALDO SANTUNAN :
● 07 Agt – pkl. 05.00 wib.  :  Rp. 13.1 Juta
—————————–
● tambahan partisipasi.  :   Rp.      1.9 Juta
● BULAN  — AGT 2026.   Rp.    (0.0) Juta
—————————–
● 08 Agt – pkl. 05.00 wib :  Rp.  15.0 Juta

**********
📌 PROGRAM SOSIAL LAINNYA
wakaf mushaf dan pembebasan lahan masjid : https://bbg-alilmu.com/archives/73888

**********

PENYALURAN SANTUNAN – EDISI JULI 2026 : Ds Lenek, Lombok Timur

==========

PENYALURAN SANTUNAN – EDISI AL MUHARROM 1448 – JUNI 2026 : Ds Lengkukun, Kayangan, Lombok Utara

==========
PENYALURAN SANTUNAN – EDISI DZULHIJJAH 1447 – MEI 2026 : LKSA Assunnah, Lombok Timur

==========
PENYALURAN SANTUNAN – EDISI DZULQO’DAH 1447 – APRIL 2026 : Ds Lenek Baru, Lenek, Lombok Timur

==========
PENYALURAN SANTUNAN – EDISI SYAWWAL 1447 – 2026 : Ds Lenek Lauk, Lenek, Lombok Timur

==========
PENYALURAN SANTUNAN – EDISI RAMADHAN 1447 – 2026 : Ds Lenek Sukarema, Lenek, Lombok Timur

==========
PENYALURAN SANTUNAN – EDISI FEBRUARI 2026 – SYA’BAN 1447 : sekitar 140 paket sembako bagi beberapa guru pengajar TPA, TK/PAUD, Rumah Tahfizh yang juga janda dan kurang mampu, Lombok Timur

==========
PENYALURAN SANTUNAN – EDISI JANUARI 2026 – ROJAB 1447 : Ds Lenek Peseriman, Lombok Timur

==========
PENYALURAN SANTUNAN – EDISI DESEMBER 2025 : Ds Lenek Kalibambang, Lombok Timur

==========
PENYALURAN SANTUNAN – EDISI NOVEMBER 2025 : Ds Lenek Duren, Lombok Timur

==========
PENYALURAN SANTUNAN – EDISI OKTOBER 2025 : Ds Ramban Biak, Lombok Timur

==========
PENYALURAN SANTUNAN – EDISI SEPTEMBER 2025 –  ROBII’UL AWWAL 1447 : Ds Lenek Daya, Lombok Timur

==========
PENYALURAN SANTUNAN – EDISI AGUSTUS 2025 –  SHOFAR 1447 : Ds Lenek, Lombok Timur

==========
PENYALURAN SANTUNAN – EDISI JULI 2025 –  AL MUHARROM 1447 : Ds Bagik Nyaka Santri, Aikmel, Lombok Timur

==========
PENYALURAN SANTUNAN – EDISI JUNI 2025 – DZULHIJJAH 1446 LKSA Assunnah, Aikmel, Lombok Timur

========

PENYALURAN SANTUNAN – EDISI NOVEMBER 2023 s/d MEI 2025 BISA DILIHAT DI SINI
============
● Rosulullah shollallohu ‘alayhi wasallam bersabda,

“Orang yang membantu kebutuhan seorang janda dan seorang miskin; itu seperti orang yang berjihad perang di jalan Allah, atau seperti orang yang malamnya sholat siangnya puasa..”

(HR. Al Bukhori no. 5353, Muslim no. 2982)

● Ibnu Batthol rohimahullah berkata,

“Siapa yang :
– tidak mampu berjihad di jalan Allah,
– tidak mampu rajin tahajjud, atau
– (tidak mampu) puasa di siang hari,

hendaknya dia praktekkan hadits ini, (yaitu dengan) berusaha memenuhi kebutuhan hidup janda dan orang miskin, agar kelak di hari kiamat dikumpulkan bersama para mujahidin fii sabilillah. Tanpa harus melangkah di medan jihad atau mengeluarkan biaya, atau berhadapan dengan musuh. Atau agar dikumpulkan bersama orang yang rajin puasa dan tahajud..”

(Syarh Shohih Bukhari – Ibnu Batthol)

Jazaakumullahu khoyron wa baarokallahu fiikum.

Diantara Tanda Orang Yang Mencintaimu Dengan Tulus

Fudhail bin ‘Iyadh rohimahullah berkata,

“Orang yang mencintaimu, ia akan memberikan nasihatnya baik di depanmu maupun di belakangmu karena rasa cintanya kepadamu.

Adapun orang yang takut denganmu, boleh jadi ia memberikan nasihatnya jika engkau di hadapannya karena rasa takutnya kepadamu, tapi ketika engkau tidak ada di hadapannya, dia akan meng-khianatimu dan enggan menasehatimu..”

(Jaami’ul Ulum wal Bayan – Bab Hadits 7/225-226)

Jika Ada Pilihan Maka Rahasiakan Amalan Anda

Syaikh Prof Dr Abdurrozzaq Al Badr, حفظه الله تعالى menjelaskan,

Diriwayatkan dalam sebuah atsar dari Al-Hasan Al-Basri rohimahullahu ta’ala, bahwasanya beliau berkata:

– Dahulu ada seorang laki-laki yang telah menghafal seluruh Al-Qur’an—dengan sempurna, tajwid/hafalan yang kuat, dan presisi—namun orang-orang di sekitarnya tidak menyadari hal tersebut.

– Dan ada seorang laki-laki yang telah menguasai ilmu fikih yang sangat banyak, namun orang-orang pun tidak menyadarinya.

– Dan ada pula seorang laki-laki yang melakukan sholat yang sangat panjang di rumahnya sementara di sisinya terdapat para tamu, namun mereka (tamu-tamu tersebut) tidak menyadari sholat panjangnya.

– Dan sungguh kami telah menjumpai orang-orang (generasi terdahulu) -dan ini adalah poin utamanya- di mana tidak ada suatu amal pun di bumi ini yang sanggup mereka kerjakan secara tersembunyi/rahasia, melainkan mereka tidak akan pernah memilih untuk menampakkannya (secara terang-terangan) sama sekali..”

Kaum muslimin terdahulu bersungguh-sungguh dalam berdo’a, namun tidak terdengar suara sedikit pun dari mereka. Tidak ada yang terdengar melainkan bisikan antara diri mereka dengan Robb mereka.

Hal itu karena Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Berdoalah kepada Robbmu dengan rendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas..” (QS. Al-A’raf: 55)

Dan ini masih bagian dari perkataan Al-Hasan rohimahullah,

“Hal itu karena Allah menyebutkan dan memuji seorang hamba yang sholeh atas perbuatannya, lalu Allah berfirman : ‘(Yaitu) ketika dia berdo’a kepada Robbnya dengan suara yang lembut (tersembunyi)..’ (QS. Maryam: 3)

Allah memujinya karena ia berdo’a kepada Robbnya dengan suara yang lembut/rahasia.

UPDATE : Bukber Puasa Senin & Kamis – AGUSTUS 2026

KAMIS PAGI – 6 AGUSTUS / 22 SHOFAR

Alhamdulillah, terbuka kembali kesempatan berpartisipasi dalam menghidangkan makanan dan minuman pembuka puasa sunnah Senin-Kamis, insyaa Allah.

Jadwal bukber berikutnya insyaa Allah:
— TBA (saat ini masih musim libur santri)

===============
BANK SYARIAH INDONESIA
748 000 4447
AL ILMU TA’AWUN
info : 0838 0662 4622

===============
BACKGROUND :

1. PUASA SENIN-KAMIS
Insyaa Allah menghidangkan makanan dan minuman pembuka puasa bagi para santri penghafal Alqur’an di ma’had Assunnah di setiap hari senin dan kamis. Tidak ada batas minimal nilai partisipasi, namun bila hendak berpartisipasi per porsi, nilainya saat ini Rp. 22.000/porsi.

SALDO IFTHOR PUASA SENIN-KAMIS :
● 03 Agt – pkl. 05.00 wib      : Rp.  21.3 Juta
● tambahan partisipasi         : Rp.     0.5 Juta
bukber (TBA).                       : Rp.     (0.0) Juta
————————————————
● 06 Agt – pkl. 05.00 wib     : Rp.   21.8 Juta
————————————————
laporan : BUKBER PUASA ASYURO 1447 H & PUASA AROFAH 1448 H
—————————–

Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda (yang artinya),

1. “Siapa yang memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” [HR. Tirmidzi no. 807]

2. “Setiap orang akan berada di bawah NAUNGAN SEDEKAH-nya hingga diputuskan hukum antara manusia..”

Yazid berkata, “Abul Khair tidak pernah melewati satu haripun melainkan ia bersedekah dengan sesuatu walaupun hanya dengan sebuah kue ka’kah atau lainnya.” [HR. Ahmad – dishohihkan oleh Syaikh al Albani]

FAQ :
Menghadiahkan Pahala Sedekah Untuk Teman Karib Yang Sudah Meninggal
Siapa Saja Dari Ummat Islam Yang Bisa Dihadiahkan Pahala Sedekah..?
================

jazaakumullahu khoyron kepada para muhsinin/donatur .. silahkan share ke kerabat, teman, dll karena terdapat juga pahala bagi orang yang menunjukkan jalan kebaikan.

Nabi shollallahu ’alayhi wa sallam bersabda:

.من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه.

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” [ HR. Muslim no. 1893 ]

Semoga Allah ‘azza wa Jalla senantiasa mudahkan urusan kita bersama… Aaamiiin

Ketika Hati Telah Bergantung Kepada Allah

Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata,

لا يؤمر الناس بترك الدنيا، فإنهم لا يقدرون على تركها، لكن يؤمر الناس بترك الذنوب،
‏فترك الدنيا فضيلة، وترك الذنوب فريضة.
‏فإن صعب عليهم ترك الذنوب، حبب إليهم ربهم بذكر إنعامه وإحسانه وصفات كماله
‏فإذا تعلقت القلوب بالله، هان عليها ترك الذنوب.

“Manusia tidak diperintahkan untuk meninggalkan dunia karena mereka tidak akan mampu meninggalkan dunia.

Namun mereka diperintahkan untuk meninggalkan dosa. Walaupun meninggalkan dunia itu keutamaan tapi meninggalkan dosa adalah kewajiban.

Jika meninggalkan dosa bagi mereka terasa sulit, maka jadikanlah mereka mencintai Allah.. dengan mengingatkan kepada mereka :
– nikmat nikmat-Nya,
– kebaikan-Nya, dan
– sifat sifat-Nya yang sempurna.

Karena apabila hati telah bergantung kepada Allah, maka mudah baginya meninggalkan dosa..”

(Al Fawaid hal. 247)

Berdo’a Setiap Hari Dengan Sebaik Baik Do’a

Syaikh Prof Dr Abdurrozzaq bin Abdil Muhsin Al Badr, حفظه الله تعالى menjelaskan sebagai berikut :

“Banyak dari kalangan awam kaum Muslimin yang membaca Surah Al-Fatihah sepanjang hidupnya, namun tidak menghayati bahwa Surah ini adalah sebuah do’a.

Oleh karena itu, para ulama menyampaikan bahwa hendaknya masyarakat awam diingatkan bahwa Al-Fatihah ini adalah do’a yang di-ijabah (dikabulkan) saat seseorang memohonnya.

Hendaknya seorang Muslim menghayati setiap kali ia membaca Al-Fatihah, ‘apa yang sedang ia lakukan..?’ Bahwa ia sedang berdo’a kepada Allah dengan sebaik-baik do’a.

Ibnu Taimiyah rohimahullah pernah menyampaikan,

‘Aku memperhatikan dan merenungkan do’a apa yang paling bermanfaat, dan aku mendapati bahwa itu ada di dalam Al-Fatihah..’

Hal ini menunjukkan bahwa do’a paling agung adalah do’a yang Allah wajibkan atas kita untuk memohonnya sebanyak 17 kali setiap hari dan malam dalam sholat-sholat fardhu. Hal seperti ini tidak ada pada do’a do’a lainnya.

Do’a ini adalah sebuah kewajiban.

Dalam sehari semalam, sebanyak 17 kali Anda berdo’a:

IH-DINASH SHIROOTHOL MUSTAQIIM
(tunjukilah kami jalan yang lurus).

Setiap kali Anda membaca Al-Fatihah, hendaklah Anda menghayati bahwa dari firman-Nya ‘Ih-dinash shirooth’ hingga akhir surah, ini adalah do’a yang pasti dikabulkan .. (Allah berfirman dalam sebuah hadits qudsi) : ‘Ini milik hamba-Ku dan untuk hamba-Ku sesuai yang dia minta..’ (HR. Muslim 395)

Memperbanyak Dzikir Membantu Seseorang Dalam Melakukan Ketaatan Dan Ibadah

Syaikh Prof Dr Abdurrozzaq Al Badr حفظه الله تعالى menjelaskan

“Dzikir membantu seseorang dalam melakukan ketaatan dan melembutkan/memudahkan ibadah.

Semakin banyak engkau berdzikir mengingat Allah, hal itu menjadi sebab dimudahkannya ibadah bagimu.

Seseorang pernah datang kepada Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam dan ia merasa kesulitan/keberatan dalam menjalankan syariat Islam (merasa berat melakukan amal-amal ibadah wajib dan kewajiban Islam).

Ia berkata, ‘Sesungguhnya syariat Islam telah terasa banyak/berat bagiku, maka berilah aku nasihat..’

Lelaki ini ketika datang kepada Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam dan menyampaikan bahwa syariat Islam terasa berat baginya, apa sebenarnya yang ia inginkan..?

Apakah ia ingin agar beban ibadahnya dikurangi..?

Ataukah ia menginginkan sesuatu yang dapat membantunya dan memudahkan amal-amal tersebut baginya..? Yang mana dari kedua hal itu..?

Apakah ketika ia berkata ‘syariat ini terasa berat/banyak bagiku..’ apakah ia ingin Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam berkata kepadanya, ‘Baiklah, engkau boleh meninggalkan sebagian sholat atau sebagian puasa Ramadhan..’ Apakah itu yang diinginkannya..? Apakah ia ingin amalnya dikurangi atau dihapus sebagian..?

Jawabannya, Tidak..!

Ia menginginkan sesuatu yang dapat melembutkan hatinya dan memudahkan amal-amal ibadah tersebut baginya. Maka Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam membimbingnya untuk memperbanyak dzikir. Beliau bersabda, ‘Hendaknya lidahmu senantiasa basah karena berdzikir mengingat Allah..’

=======
KUMPULAN DO’A & DZIKIR yang bisa diamalkan setiap saat.

https://bbg-alilmu.com/archives/73456

semoga Allah menjaga kita dalam keadaan penuh keselamatan dan keimanan, aamiin.

Qona’ah

Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda,

”Sungguh beruntung orang yang diberi petunjuk dalam Islam, diberi rezeki yang cukup, dan Q0NA’AH dengan rezeki tersebut..”

)HR. Ibnu Majah no. 4138)
Syaikh Al Albani rohimahullah berkata : hadits ini shohih.

📌 Ibnu Batthol rohimahullah menjelaskan,

“Hakikat kekayaan adalah kekayaan jiwa, yaitu orang yang merasa cukup dengan apa yang diberikan kepadanya, QONA’AH (puas), ridho, dan tidak berambisi menambahnya .. dan kekayaan jiwa itu tumbuh dari RIDHO terhadap ketetapan (takdir) Allah Ta’ala dan berserah diri pada keputusan-Nya, karena mengetahui bahwa apa yang ada di sisi Allah itu lebih baik dan lebih kekal..”

(Fathul Baari – 11/272)

📌 KESIMPULANNYA: hakikat kekayaan (yang sejati) bukanlah banyaknya harta benda, melainkan :
– merasa cukup dengan apa yang telah diberikan oleh Allah
– ridho kepadanya,
– serta tidak tamak untuk terus menambahnya.

Keutamaan Memperbanyak Istighfar

Syaikh Prof Dr Abdurrozzaq bin Abdil Muhsin Al Badr, حفظه الله تعالى menjelaskan,

“Jika seseorang melihat adanya kekurangan pada dirinya—baik dalam hal :
– kesehatannya,
– rezekinya, atau
– kondisi-kondisi lainnya

Maka hendaknya ia senantiasa memohon ampunan (istighfar) dan memperbanyak istighfar dengan mengucapkan :
ASTAGHFIRULLAH ..
ASTAGHFIRULLAH ..

atau bentuk-bentuk istighfar lainnya.

Sebab, istighfar datang dengan banyak cara/lafazh .. dan lafazh yang paling sempurna serta paling agung adalah apa yang diajarkan oleh Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam sebagai SAYYIDUL ISTIGHFAR (Induk Istighfar) yaitu hendaknya engkau mengucapkan (lihat poster di bawah)

“Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku senantiasa berada dalam perjanjian dan janji-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan apa yang telah kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku, maka ampunilah aku. Karena sesungguhnya tidak ada yang dapat diampuni dosanya kecuali Engkau..”

=====

Semuanya Adalah Ujian

Orang yang lapang kehidupannya tetap harus bersabar .. sebaliknya orang yang sempit kehidupannya tetap harus bersyukur.

Lapang dan sempitnya kehidupan, semuanya adalah ujian, bahkan ujian berupa lapangnya kehidupan lebih sulit dihadapi.

======

Syaikhul Islam -rahimahullah- mengatakan,

“Kemiskinan cocok bagi banyak orang, sedangkan kekayaan hanya cocok bagi lebih sedikit orang.

Oleh karena itu, kebanyakan orang yang masuk surga adalah orang-orang miskin, karena ujian kemiskinan lebih ringan.

(Namun sebenarnya) kedua keadaan tersebut—kemiskinan dan kekayaan—sama-sama membutuhkan sabar dan syukur.

Akan tetapi, karena :
– dalam kelapangan terdapat kenikmatan, sedangkan
– dalam kesusahan terdapat penderitaan,

maka :
– penyebutan syukur menjadi lebih dikenal dalam keadaan lapang, dan
– penyebutan sabar lebih dikenal dalam keadaan susah.

maka :
– orang yang berada dalam kelapangan lebih membutuhkan syukur, sedangkan
– orang yang berada dalam kesusahan lebih membutuhkan sabar.

Sabar bagi orang yang berada dalam kesusahan itu wajib. Apabila ia meninggalkannya, ia berhak mendapatkan hukuman. Demikian pula syukur bagi orang yang berada dalam kelapangan.

Adapun orang yang berada dalam kelapangan, sabar baginya terkadang bersifat sunnah, yaitu ketika ia menahan diri dari syahwat yang mubah. Dan terkadang sabar bersifat wajib baginya. Akan tetapi, karena ia telah menunaikan syukur, maka sebagian kekurangannya (dalam sabar) dapat diampuni.

Demikian pula orang yang berada dalam kesusahan. Syukur baginya terkadang bersifat sunnah, yaitu rasa syukur yang dengannya ia masuk dalam golongan orang-orang yang terdepan dalam kebaikan dan didekatkan kepada Allah. Sedangkan kekurangannya dalam syukur, maka bisa jadi diampuni karena ia telah menunaikan sabar dengan baik.

Sungguh berkumpulnya sabar dan syukur secara bersamaan (pada diri seseorang) merupakan perkara yang sulit bagi banyak orang..”

(Majmu’ul Fatawa 14/305)


Ustadz Dr. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

Menebar Cahaya Sunnah