MUTIARA SALAF : Jika Kemaksiatan Lisan Menjadi Kebiasaan

Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata,

‏إذا صارت المعاصي اللسانية معتادة للعبد، فإنه يعز عليه الصبر عنها، ولهذا تجد الرجل يقوم الليل ويصوم النهار ويتورع من استناده إلى وسادة حرير لحظة واحدة، ويطلق لسانه في الغيبة والنميمة والتفكه في أعراض الخلق والقول على الله ما لا يعلم.

“Jika kemaksiatan lisan telah menjadi kebiasaan seorang hamba, maka akan berat baginya untuk bersabar meninggalkannya.

Oleh karena itulah, engkau bisa menjumpai seseorang yang biasa mengerjakan sholat malam dan puasa serta berhati-hati untuk tidak bersandar ke bantal sutera walaupun sedetik saja, namun dia mengumbar lisannya untuk :
– ghibah (menggunjing),
– namimah (mengadu domba),
– senang menghancurkan kehormatan orang lain, dan
– berbicara atas nama Allah dengan hal-hal yang tidak dia ketahui..”

(Uddatush Shobirin, hlm. 127)

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan link kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter yang Anda miliki. Semoga Allah Subhaanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.