MUTIARA SALAF : Cara Menyikapi Majelis Ghibah

Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rohimahullahu Ta’ala pernah ditanya sbb,

PERTANYAAN

عندما أكون في مجلس يكون فيه غيبة ولا أستطيع القيام منه، فماذا أفعل؟

Ketika saya di sebuah majelis yang berisi ghibah (menggunjing) dan saya tidak mampu untuk meninggalkan majelis tersebut, apa yang harus saya lakukan..?

JAWABAN

هذا لا يجوز والغيبة محرمة؛

Engkau nasehati mereka dengan mengatakan, “ini tidak boleh dan ghibah adalah perbuatan yang diharamkan..”

Karena Rosulullah shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

ﻣَﻦْ ﺭَﺩَّ ﻋَﻦْ ﻋِﺮْﺽِ ﺃَﺧِﻴﻪِ ﺭَﺩَّ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻦْ ﻭَﺟْﻬِﻪِ ﺍﻟﻨَّﺎﺭَ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ.

“Siapa saja yang membela kehormatan saudaranya (sesama muslim) maka Allah akan melindungi wajahnya dari api neraka pada hari kiamat nanti..” (Shohih at-Targhib wat Tarhib, no. 2848 -pent)

والمؤمن لا يحضر مجالس الشر فإن كنت تستطيع إخبار جلسائك بأن هذا لا يجوز وأن الواجب تركه فافعل ذلك، وأخلص لله في العمل

Seorang mukmin tidak akan menghadiri majelis yang berisi keburukan, jadi jika engkau mampu untuk memberi tahu kepada teman-teman dudukmu bahwa perbuatan ini tidak boleh dan yang wajib adalah meninggalkannya, maka lakukanlah hal itu dan ikhlaskan karena Allah dalam melakukannya.

وإن كنت لا تستطيع فقم ولا تحضر الغيبة ولو استنكروا قيامك، وإذا سألوك فقل: قمت لأجل هذا، لقول الله تعالى

Namun jika engkau tidak mampu, maka tinggalkan dan jangan menghadiri ghibah tersebut walaupun mereka mengingkari sikapmu meninggalkan majelis tersebut, dan jika mereka bertanya kepadamu maka katakan, “Saya pergi karena ada ghibah ini..”

Karena Allah Ta’ala berfirman,

ﻭَﺇِﺫَﺍ ﺭَﺃَﻳْﺖَ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻳَﺨُﻮﺿُﻮﻥَ ﻓِﻲ ﺁﻳَﺎﺗِﻨَﺎ ﻓَﺄَﻋْﺮِﺽْ ﻋَﻨْﻬُﻢْ ﺣَﺘَّﻰٰ ﻳَﺨُﻮﺿُﻮﺍ ﻓِﻲ ﺣَﺪِﻳﺚٍ ﻏَﻴْﺮِﻩِ ۚ ﻭَﺇِﻣَّﺎ ﻳُﻨﺴِﻴَﻨَّﻚَ ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥُ ﻓَﻠَﺎ ﺗَﻘْﻌُﺪْ ﺑَﻌْﺪَ ﺍﻟﺬِّﻛْﺮَﻯٰ ﻣَﻊَ ﺍﻟْﻘَﻮْﻡِ ﺍﻟﻈَّﺎﻟِﻤِﻴﻦَ.

“Dan jika engkau melihat orang-orang yang suka menjadikan ayat-ayat Kami sebagai olok-olokan, maka tinggalkan mereka hingga mereka beralih kepada pembicaraan yang lain, namun jika syaithan menjadikan dirimu lupa, maka setelah teringat janganlah engkau duduk bersama kaum yang zholim itu..” (Qs. Al-An’aam: 68)

ref : http://www.binbaz.org.sa/fatawa/1754

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan link kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter yang Anda miliki. Semoga Allah Subhaanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.