All posts by BBG Al Ilmu

UPDATE – WAKAF 2 SUMUR BOR + JARINGAN PIPA + KELAS TAHFIZH

UPDATE – SELASA SIANG – 10 SYAWWAL 1441 / 02 JUNI 2020
.
alhamdulillah alladzii bi-ni’matihi tatimmush-shoolihaat…
s/d pkl. 15.00 :
➡️ sudah terkumpul  > Rp. 154 juta
➡️ masih terbuka kesempatan   > Rp. 79 juta

yang hendak berpatisipasi, silahkan transfer ke :
Bank Syariah Mandiri (kode bank 451)
no. rekening : 748-000-9996
an. al ilmu INFAQ
.
konfirmasi (tidak wajib) :
0838-0662-4622
.
Daftar sementara penerimaan hingga SELASA SIANG pkl 15.00
LB - 2 Juni - 1

===================================
.
Alhamdulillah.. wash-sholaatu wassalaamu ‘alaa Rosulillah
.

⚉ Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda (yang artinya), ‘Ada tujuh hal yang pahalanya akan tetap mengalir bagi seorang hamba padahal dia sudah terbaring dalam kuburnya setelah wafatnya (yaitu) :
1️⃣ Orang yang yang mengajarkan suatu ilmu,
2️⃣ Mengalirkan sungai
3️⃣ Menggali sumur
4️⃣ Menanamkan kurma
5️⃣ Membangun masjid
6️⃣ Mewariskan mushaf atau
7️⃣ Meninggalkan anak yang memohonkan ampun buatnya setelah dia meninggal.

[HR. al-Bazzar, hadits ini dinilai hasan oleh Syaikh al-Albani rohimahullah dalam Shohihul Jami’, no. 3602]

Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda (yang artinya),  “Sebaik-baik orang di antara kamu adalah yang mempelajari al-Qur’an dan mengajarkannya (kepada orang lain)” [HR. Bukhari, no. 4739]

“Hadits yang agung ini menunjukkan tingginya keutamaan orang yang mempelajari al-Qur’an, mempelajari cara membacanya dengan tajwid yang benar, memahami kandungannya dan berusaha menghafalnya dengan baik, kemudian mengajarkannya kepada orang lain, agar petunjuk dan kebaikan yang terkandung di dalamnya tersebar dan di amalkan manusia.” [Faidhul Qodiir – 3/499]
.
Syaikh ‘Abdur Rozzaq bin Abdil Muhsin al-Abbad al-Badr حفظه الله تعالى  (dalam al-Fawaaid al-Mantsuurah, hlm. 11-15, mengatakan,
.
terkait amal jariyah no. 2 – mengalirkan sungai :
.
maksudnya adalah membuat aliran-aliran sungai dari mata air dan sungai induk, supaya airnya bisa sampai ke pemukiman masyarakat serta sawah ladang mereka. Dengan demikian, manusia akan terhindar dari dahaga, tanaman tersirami, serta binatang ternak mendapatkan air minum… betapa pekerjaan besar ini akan menghasilkan begitu banyak kebaikan bagi manusia dengan membuat kemudahan bagi dalam mengakses air yang merupakan unsur terpenting dalam kehidupan. Semisal dengan ini yaitu mengalirkan air ke pemukiman masyarakat melalui pipa-pipa, begitu pula menyediakan tandon-tandon air di jalan-jalan dan tempat-tempat yang mereka butuhkan.”
.
terkait amal jariyah no. 3 – menggali sumur :
.
“Nabi Shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya), “Suatu ketika ada seorang lelaki yang menahan dahaga yang teramat berat berjalan di jalan, lalu dia menemukan sumur. Dia turun ke sumur itu lalu meminum kemudian keluar. Sekonyong-konyong dia mendapati seekor anjing terengah menjulurkan lidahnya menjilat tanah karena saking hausnya. (Melihat pemandangan ini,) lelaki itu mengatakan, ‘Anjing ini telah dahaga yang sama dengan yang aku rasakan.’

Lalu dia turun ke sumur itu dan memenuhi sepatunya dengan air lalu diminumkan ke anjing tersebut. Maka (dengan perbuatannya itu) Allâh Azza wa Jalla bersyukur untuknya dan memberikan maghfirah (ampunan)-Nya.  Para shahabat bertanya, “Apakah kita bisa mendapatkan pahala dalam (pemeliharaan) binatang ?” Rosulullah Shollallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Ya, pada setiap nyawa itu ada pahala.” [HR. Bukhari, no. 2466 dan Muslim, no. 2244]

Ini pahala yang didapatkan oleh orang yang memberikan minum, lalu bagaimana dengan orang yang menggali sumur yang dengan keberadaannya akan tercukupi kebutuhan minum banyak orang dan bisa dimanfaatkan oleh banyak orang..”
.
===================================
.
Dengan memohon ridho Allah, dan dalam rangka mewujudkan generasi penghafal al Qur’an di wilayah Labuhan, Lombok Timur, dan juga menyediakan sarana air bersih bagi 2 Musholla, kami membuka kesempatan amal jariyah, yaitu :
.
WAKAF TAHAP 4 – BANGUNAN 3 KELAS – TK-SD Tahfizhul Qur’an
WAKAF SUMUR BOR – Musholla (dalam proses menjadi Masjid) Assunnah Nurul Yaqin
WAKAF SUMUR BOR – Musholla Darut Tauhid
WAKAF TAHAP 3 – JARINGAN PIPA – Masjid Dasan Bongkot
.
==============
.
➡️ TK-SD TAHFIZHUL QUR’AN terletak di pesisir pantai Lombok Timur. Saat ini tercatat sekitar 235 santri setingkat TK dan SD yang belajar di lembaga pendidikan tsb, dimana 70% santri berasal dari keluarga kurang mampu, dimana orangtua mereka berprofesi sebagai nelayan dan petani. Ini adalah TAHAP 4 dan lanjutan dari program sebelumnya (BACA DISINI). Rencana penambahan lantai 3 kelas sebesar Rp. 108 Juta
.
Berikut adalah kegiatan pengukuran lahan untuk 3 kelas yang dilakukan pada hari Selasa 10 Syawwal 1441/02 Juni 2020

==============
➡️ SUMUR BOR Musholla Nurul Yaqin terletak di desa Gelogor Kediri, Lombok Barat. Musholla ini, in-syaa Allah, sedang dalam proses menjadi Masjid agar bisa digunakan untuk sholat Jum’at. Alhamdulillah, musholla ini sudah menjadi sentral kegiatan ibadah di sekitar Gelogor, bahkan jama’ah dari kota Gerung ibu kota Lobar juga banyak yang datang ke musholla ini untuk menghadiri kajian,
.
Sumber utama air untuk Musholla dan warga di sekitarnya saat ini mulai menyusut debit airnya seiring dengan masuknya musim panas, qoddarallah wa maa syaa-a fa’al.. Pihak takmir musholla berencana membuat sumur bor dengan kedalaman sekitar 35 m. Semoga Allah mudahkan proses pembuatan sumur bor ini sehingga debit air bersihnya bisa dimanfaatkan oleh jama’ah masjid dan warga sekitarnya. Biaya program sumur bor ini adalah Rp. 28 juta.
➡️ Koordinator dan pelaksana program ini adalah Posko Assunnah Peduli Lombok.
.

.
==============
➡️ SUMUR BOR Musholla Darut Tauhid terletak di Taman Baru, Sekotong Tengah, Lombok Barat. Musholla ini aktif digunakan untuk kegiatan sholat lima waktu dan kajian sunnah.

.
Sebagaimana yang terjadi di Musholla Nurul Yaqin Gelogor, sumber utama air untuk Musholla Darut Tauhid dan warga sekitarnya saat ini juga mulai menyusut debit airnya seiring dengan masuknya musim panas, qoddarallah wa maa syaa-a fa’al.. Pihak takmir musholla berencana membuat sumur bor dengan kedalaman 45 m (lebih dalam 10 m dari sumur musholla Nurul Yaqin). Semoga Allah mudahkan proses pembuatan sumur bor ini sehingga debit air bersihnya bisa dimanfaatkan oleh jama’ah masjid dan warga sekitarnya. Biaya program sumur bor ini adalah Rp. 34 juta.
➡️ Koordinator dan pelaksana program ini adalah Posko Assunnah Peduli Lombok.
.

==============
.
➡️ JARINGAN PIPA – Masjid Dasan Bongkot ini adalah TAHAP 3 setelah berakhirnya TAHAP 1 dan 2 (BACA DISINI). Dikarenakan jarak yang jauh yaitu 5 KM antara mata air dan masjid, dan in-syaa Allah akan mengalirkan air untuk Masjid Dasan Bongkot, Masjid Dasan Ree dan Darul Hijrah maka ada perubahan spec pipa yang akan digunakan adalah yang lebih besar dengan ukuran 5, 4 dan 3 inch, dengan biaya tambahan sebesar Rp. 63 Juta
.
==============
Dengan demikian, Total biaya yang diperlukan untuk 4 wakaf ini adalah Rp. 233 juta (lihat UPDATE SALDO paling atas)

yang hendak berpatisipasi dalam program amal jariyah ini, silahkan transfer ke :
.
Bank Syariah Mandiri (kode bank 451)
no. rekening : 748-000-9996
an. al ilmu INFAQ
.
konfirmasi (tidak wajib) :
0838 0662 4622
.
jazaakumullahu khoyron kepada para muhsinin/donatur yang telah dengan tulus menyisihkan sebagian hartanya untuk terwujudnya generasi penghafal al Qur’an di wilayah Labuhan, Lombok Timur, dan terwujudnya 2 sumur bor di Lombok Barat, dan jaringan pipa bagi Masjid Dasan Bongkot, Masjid Dasan Ree, Darul Hijrah dan warga sekitarnya.
.
silahkan share ke kerabat, teman, dll karena terdapat juga pahala bagi orang yang menunjukkan jalan kebaikan.
.
Nabi shollallahu ’alaihi wasallam bersabda (yang artinya), “barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” [ HR. Muslim no. 1893 ]
.
.
semoga Allah ‘azza wa Jalla senantiasa mudahkan urusan kita bersama… Aaamiiin

Larangan Duduk Bersandar Dengan Tangan Kiri

➡️ Syirrid bin Suwaid rodhiyallahu ‘anhu berkata,

“Rosulullah pernah melintas di hadapanku sedang aku duduk seperti ini, yaitu bersandar pada tangan kiriku yang aku letakkan di belakang. Lalu baginda Nabi bersabda, “Adakah engkau duduk sebagaimana duduknya orang-orang yang dimurkai..?”

[ HR. Abu Daud no. 4848 ] Syaikh al-Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih

➡️ Syaikh al-‘Utsaimin rohimahullah menjelaskan,

“Duduk dengan bersandar pada tangan kiri disifatkan dengan duduk orang yang dimurkai Allah. Adapun meletakkan kedua tangan di belakang badan lalu bersandar pada keduanya, maka tidaklah masalah. Juga ketika tangan kanan yang jadi sandaran, maka tidak mengapa..

Yang dikatakan duduk dimurkai sebagaimana disifati nabi adalah duduk dengan menjadikan tangan kiri di belakang badan dan tangan kiri tadi diletakkan di lantai dan jadi sandaran. Inilah duduk yang dimurkai sebagaimana yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sifatkan..”

[ Syarh Riyadhus Sholihin ]

Mencintai Dunia Secara Berlebihan

Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata,

“Orang yang mencintai dunia (secara berlebihan) tidak akan lepas dari tiga (macam penderitaan),
➡️ kekalutan (pikiran) yang selalu menyertainya,
➡️ kepayahan yang tiada henti, dan
➡️ penyesalan yang tiada berakhir

Hal ini dikarenakan orang yang mencintai dunia (secara berlebihan) jika telah mendapatkan sebagian dari (harta benda) duniawi maka nafsunya (tidak pernah puas dan) terus berambisi mengejar yang lebih daripada itu.. “

[ Ighotsatul Lahfan – 1/37 ]

Tentang Rasa Takut dan Harap Kepada Allah Ta’ala

Fudhail bin Iyadh rohimahulloh berkata,

“Rasa takut lebih baik daripada rasa harap selama seseorang dalam keadaan sehat. Lalu apabila ajal menghampirinya, maka rasa harap lebih baik daripada rasa takut. Jika pada saat keadaannya sehat dia melakukan kebaikan; tentu akan menjadi besar rasa harap dan husnuzhannya (kepada Allah Ta’ala) saat kematian (menghampirinya)..

(Tapi) bila pada saat sehatnya dia melakukan keburukan; tentu dia akan su’uzhan ketika kematian (menghampirinya), dan tidak akan bertambah rasa harapnya (kepada Allah)..”

[ Hilyatul Auliya’ – 8/89 ]

Nasihat Ulama – KOMPILASI

Berikut ini adalah kompilasi artikel ‘Nasihat Ulama’ yang pernah diposting, dan kompilasi ini akan terus di update, in-syaa Allah.. semoga bermanfaat…

GENERASI SAHABAT

Abu ad-Darda’ rodhiyallahu ‘anhu

  1. Karena Kamu Akan Dibalas Sesuai Perbuatanmu

Ibnu ‘Abbas rodhiallahu ‘anhuma

  1. Hari Yang Dipilih
  2. Jangan Bermaksiat Di Bulan Haram

Umar bin Khoththob rodhiyallahu ‘anhu

  1. Jangan Tertipu

==============
GENERASI SETELAH SAHABAT (aphabetical order)

Abu Mu’awiyah Al Aswad rohimahullah

  1. Bagi Yang Keinginan Terbesarnya Adalah Dunia

Abu Qilabah rohimahullah

  1. Apabila Allah Memberimu Ilmu
  2. Berbaik Sangkalah

Abul Atahiyah rohimahullah

  1. Sesungguhnya Kapal Itu Tak Mungkin Berlayar Diatas Daratan

Adh Dhohak bin Muzahim rohimahullah

  1. Hingga Mushafpun Berdebu

Asy -Syaukani rohimahullah

  1. Suami Yang Buruk Akhlaknya

Auza’i rohimahullah

  1. Kerugian Yang Besar

Bilal ibn Sa’ad rohimahullah

  1. Bukan Tentang Kecilnya Maksiat

Bisyr bin Harits al-Haafy rohimahullah

  1. Kesempurnaan Bukan Syarat Untuk Melakukan Amar Ma’ruf Nahi Munkar
  2. Menyembunyikan Kebaikan

Dzun Nuun al-Misri rohimahullah

  1. Tiga Ciri Sifat Ikhlas

Fudhail bin ‘Iyadh rohimahullah

  1. Jangan Menganggap Kecil Dosa
  2. Janganlah Kalian Tertipu Dengan Dunia
  3. Kebaikan Yang Engkau Dapatkan dari Musuhmu Lebih Banyak Dibandingkan dari Teman
  4. Memutus Harapan Dari Makhluk
  5. Menggapai Hakikat Iman
  6. Saudara Yang Sebenarnya
  7. Sesuai Kadarnya
  8. Tentang Rasa Takut dan Harap Kepada Allah Ta’ala
  9. Waspadalah Akan Dosa Di Sisa Umurmu

Hasan al Bashri rohimahullah

  1. Bersedihnya Seorang Mukmin di Pagi dan Sore Hari
  2. Dunia Itu TIGA Hari
  3. Hakikat Kehidupan Dunia
  4. Hanya Karena Allah
  5. Jauhi Sikap Menunda
  6. Mempertanggung-Jawabkan Perbuatan Sendirian
  7. Munafik Sesungguhnya
  8. Solusi Pemimpin Yang Zholim
  9. Tanda-Tanda Orang Yang Bertakwa
  10. Terlelap Dalam Tidurnya
  11. Tidak Dapat Diukur Harganya dan Bandingannya
  12. Wahai Para Pemuda

Hatim al-Ashom rohimahullah

  1. Hati Yang Sejuk

Ibnu ‘Abdil Barr rohimahullah

  1. Jangan Meremehkan Amal Sedikitpun

Ibnu As-Samak rohimahullah

  1. Apa Gunanya..?!

Ibnu ‘Aqil Al Hanbali rohimahullah

  1. Tamu dan Jamuannya

Ibnu ‘Aun rohimahullah

  1. Jangan Merasa Aman Dari Dosa-Dosamu

Ibnu Hajar al-Asqolany rohimahullah

  1. Di Antara Hikmah Al-Muharrom Dijadikan Sebagai Awal Tahun

Ibnu Hibban rohimahullah

  1. Agar Lebih Banyak Mendengar
  2. Keutamaan Memaafkan Kesalahan Saudaranya
  3. Yang Lebih Besar Pahalanya Atau Dosanya

Ibnu Katsir rohimahullah

  1. Bersabar Menghadapi Musibah
  2. Ketaatan Adalah Barometernya

Ibnu Qudamah al-Maqdisy rohimahullah

  1. Ridho Yang Membinasakan

Ibnu Rojab rohimahullah

  1. Berlomba Untuk Menjadi Yang Terdepan Dalam Beramal
  2. Jangan Hinakan Diri Dengan Kemaksiatan
  3. Tawakal Yang Hakiki

Ibnu Syaqiq rohimahullah

  1. Keutamaan Sedekah Air

Ibnu Taimiyah rohimahullah

  1. Agar Jiwa Menjadi Suci dan Sholih
  2. Akibat Terbiasa Menentang Syariat Dengan Akalnya
  3. Amal Kebaikan Yang Anda Lakukan Adalah Karena Pertolongan Allah
  4. Etika Membawa Anak Ke Masjid
  5. Fitnah Itu Ada DUA Sebab
  6. Hati Yang Terpaut Dengan Dunia
  7. Karena Semua Adalah Milik Allah
  8. Lebih Baik
  9. Niat

Ibnul Jauzi rohimahullah

  1. Jangan Sampai Anda Salah Sangka
  2. Menjaga Lisan
  3. Paku Dosa

Ibnul (Abdullah bin) Mubarok rohimahullah

  1. Bersabarlah
  2. Mereka Yang Terhalang Dari Ilmu
  3. Meskipun Aku Tidak Termasuk Dari Mereka
  4. Sesuatu Yang Terbaik Bagi Seseorang

Ibnul Qoyyim rohimahullah

  1. Adab Seseorang
  2. Akibat Mencintai Dunia Secara Berlebihan
  3. Apabila Allah Ta’ala Menghendaki Kebaikan Kepada Seseorang #1
  4. Apabila Allah Ta’ala Menghendaki Kebaikan Kepada Seseorang #2
  5. Apabila Allah Ta’ala Menghendaki Kebaikan Kepada Seseorang #3
  6. Empat Hal Yang Bisa Menjadi Sebab Datangnya Rezeki
  7. Hal Yang Menghancurkan Amal
  8. Jangan Khawatir Dengan Rezeki
  9. Jangan Sia-Siakan Cinta Allah
  10. Karena Musibah Adalah Bagian Dari Nikmat
  11. Keutamaan Sedekah Di Hari Jum’at
  12. Kurang Peduli Dengan Urusan Akhirat
  13. Landasan Setiap Kebaikan
  14. Luas Dan Sempitnya Rezeki Bukan Ukuran Kemuliaan Ataupun Kehinaan
  15. Mencintai Dunia Secara Berlebihan
  16. Menundukkan Pandangan Dari Keharaman
  17. Menyia-nyiakan Waktu
  18. Mereka Yang Tidak Girang Dengan Urusan Iman
  19. Nikmat Yang Mengiringi Cobaan
  20. Orang Yang Busuk dan Orang Yang Baik
  21. Saudara Kandung Kemenangan
  22. Sifat Rendah Hati
  23. Sungguh Menakjubkan
  24. Tidak Bisa Bersabar Dalam Menghindari Maksiat
  25. Yang Menghalangi Pahala
  26. Waspadalah

Imam asy-Syafi’i rohimahullah

  1. Cukup Bagimu

Ja’far bin Muhammad rohimahullah

  1. Tidaklah Sempurna Perbuatan Baik Kecuali Dengan TIGA Perkara

Malik bin Anas rohimahullah

  1. Allah Akan Bukakan Hati Orang Yang..

Malik bin Dinar rohimahullah

  1. Akibat Berbicara Hal-Hal Yang Tidak Bermanfaat
  2. Jangan Terlena Dengan Dunia
  3. Perumpamaan Orang Mukmin
  4. Tujuan Kehidupan

Muhammad bin Sirin rohimahullah

  1. Orang Yang Paling Banyak Kesalahannya
  2. Tidak Pernah Hasad

Qotadah rohimahullah

  1. Ancaman Bagi Mereka Yang Menjadikan Dunia Tujuan Hidupnya
  2. Mereka Yang Bersama Malaikat

Sahl bin Abdillah at-Tustury rohimahullah

  1. Hanya Orang Yang Jujur Imannya

Sa’id ibn Jubair rohimahullah

  1. Hakikat Takut dan Dzikir

Sa’id bin Musayyab rohimahullah

  1. Manusia Lebih Hina Dari Dunia

Salamah bin Dinar rohimahullah

  1. Nikmat Yang Membinasakan

Sufyan ats-Tsaury rohimahullah

  1. Hakekat Cinta Karena Allah
  2. Menyegerakan Amal Kebaikan

Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baaz rohimahullah

  1. Keutamaan Menjaga Waktu

Syaikh Abdurrahman Assa’diy rohimahullah

  1. Ejekan Manusia Kepadamu Tidak Akan Membahayakanmu, Kecuali…

Syaikh Ali Musthofa Tanthowy rohimahullah

  1. Betapa Anehnya
  2. Didiklah Anak Dengan Tanggung Jawab Sejak Dini

Syaikh Bakr Bin Abdillah Abu Zaid rohimahullah

  1. Adakah Do’a Akhir dan Awal Tahun Hijriyah..?

Syaikh al-‘Utsaimin rohimahullah

  1. Berniat Mengharapkan Pahala Dari Musibah Dunia
  2. Bersama Kesulitan Ada Kemudahan
  3. Bertambah Kesulitan, Bertambah Pula Keimanannya
  4. Cukup Bagimu
  5. Do’a Yang Terkandung Dalam Ucapan Salam
  6. Ikhlas Itu Berat
  7. Jagalah Lisanmu
  8. Kafarat Ghibah
  9. Kebanyakan Orang Menyia-nyiakan Waktu
  10. Kerugian Yang Nyata
  11. Larangan Duduk Bersandar Dengan Tangan Kiri
  12. Memanfaatkan Sisa Umur Yang Ada Untuk Beramal Sholih
  13. Wajib Bagimu Untuk Memperhatikan Hatimu
  14. Yang Lebih Baik Dari Dirham

Syumaith bin ‘Ajlan rohimahullah

  1. Letak Kekuatan Seorang Mukmin

‘Urwah ibnu az-Zubair rohimahullah

  1. Waspadai Kemaksiatan

Wahb bin Munabbih rohimahullah

  1. Tanda Hasad

Walid bin Qois rohimahullah

  1. Yang Banyak Hartanya

Yahya bin Mu’adz rohimahullah

  1. Bertaubatlah
  2. Hendaknya Seorang Mukmin Mendapati Tiga Hal Ini Dari Anda
  3. Isi Hati
  4. Pentingnya Hati Yang Selamat

Lainnya

  1. Mengetahui Keburukan

Yang Lebih Baik Dari Dirham

Syaikh al-Utsaimin rohimahullah berkata :

“Setiap manusia yang mengghibahi orang lain, maka hakikatnya dia telah memberikan amal sholihnya kepada orang itu. Oleh karena itu sebagian salaf mengatakan : “Aku ingin memberikan dirham kepada orang yang telah mengghibahiku, karena dia telah memberikan kepadaku yang lebih baik daripada dirham, yaitu amal sholihnya”

[ Al-Liqo asy-Syahri hal 58 ]

 

Sesuatu Yang Terbaik Bagi Seseorang

Hubaib Al Jallab berkata, “Aku bertanya kepada Abdullah bin Mubarok tentang apakah sesuatu yang terbaik bagi seseorang..?”
Beliau menjawab, “Akal yang kuat..”

Aku berkata, “Jika ia tidak memiliki itu..?”
Beliau menjawab, “Adab yang bagus..”

Aku bertanya lagi, “Jika ia tidak punya..?”
Beliau menjawab, “Saudara yang baik yang bisa dimintai nasehatnya..”

Aku kembali bertanya, “Jika tidak..?”
Beliau menjawab, “Diam yang panjang..”

“Jika tidak..?” Tanyaku lagi.
Beliau menjawab, “Kematian yang segera..”

[ Siyar A’lam Nubala 8/397 ]

Di alih-bahasakan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Musim-Musim Ketaatan

Telah berlalu bulan ramadhan dengan berbagai kenangannya yang indah…

Kini kita bersiap dengan kesempatan bulan syawal dengan puasa enam harinya..

Setelah syawal, di depan kita ada tiga bulan haram yang mulia berturut-turut yaitu dzul qaidah, dzulhijjah dan muharrom…

Semua itu adalah musim-musim ketaatan sebagai rahmat dari Allah kepada kaum mukminin…
Agar mukmin selalu berpindah dari ketaatan menuju ketaatan lainnya…
Allah ta’ala berfirman

فَإِذَا فَرَغْتَ فَانصَبْ

“Bila kamu telah selesai maka berdirilah.”

Ibnu Mas’ud radhiyallahu anhu berkata menafsirkan: “Apabila kamu telah melaksanakan sholat lima waktu maka berdirilah menuju qiyaamulail.” (Tafsir ibnu Katsier).

Maka mintalah kepada Allah kekuatan untuk dapat mempergunakan kesempatan musim musim ketaatan yang agung ini dengan ketaatan..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Percakapan Penduduk Surga

Percakapan penduduk surga

وَاَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلٰى بَعْضٍ يَّتَسَاۤءَلُوْنَ

Dan sebagian mereka berhadap-hadapan satu sama lain saling bertanya.

قَالُوْٓا اِنَّا كُنَّا قَبْلُ فِيْٓ اَهْلِنَا مُشْفِقِيْنَ

Mereka berkata, “Sesungguhnya kami dahulu, sewaktu berada di tengah-tengah keluarga kami merasa takut (akan diazab).

فَمَنَّ اللّٰهُ عَلَيْنَا وَوَقٰىنَا عَذَابَ السَّمُوْمِ

Maka Allah memberikan karunia kepada kami dan memelihara kami dari azab neraka.

اِنَّا كُنَّا مِنْ قَبْلُ نَدْعُوْهُۗ اِنَّهٗ هُوَ الْبَرُّ الرَّحِيْمُ

Sesungguhnya kami dahulu (di dunia) menyembah-Nya . Dialah Yang Maha Melimpahkan Kebaikan, Maha Penyayang.”
(Ath Thuur 26-28)

Saat berada di keluarga merasa takut…
Renungkanlah kalimat ini wahai para suami…

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى