All posts by BBG Al Ilmu

KITAB FIQIH – Anjuran Untuk Bersegera Menuju Sholat Jum’at

Dari pembahasan Kitab Fiqih Mausu’ah Muyassaroh, yang ditulis oleh Syaikh Hussain Al Uwaisyah, حفظه الله تعالى
.
PEMBAHASAN SEBELUMNYA – Anjuran Untuk Memperbanyak Sholawat dan Salam Di Hari Jum’at  – bisa di baca di SINI

=======

Alhamdulillah.. wash-sholaatu was-salaamu ‘alaa Rosuulillah…

Kita lanjutkan fiqihnya..

➡️ BERSEGERA MENUJU SHOLAT JUM’AT

⚉ Dari Abu Hurairah rodhiallahu ‘anhu (semoga Allah meridhoinya), Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

مَنْ اغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ غُسْلَ الْجَنَابَةِ ثُمَّ رَاحَ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَدَنَةً وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الثَّانِيَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَقَرَةً وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الثَّالِثَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ كَبْشًا أَقْرَنَ وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الرَّابِعَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ دَجَاجَةً وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الْخَامِسَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَيْضَةً فَإِذَا خَرَجَ الْإِمَامُ حَضَرَتْ الْمَلَائِكَةُ يَسْتَمِعُونَ الذِّكْرَ

“Siapa yang mandi di hari Juma’at seperti mandi janabat kemudian dia pergi diwaktu yang pertama seakan-akan berkurban dengan unta, dan siapa yang pergi yang kedua seakan-akan ia berkurban dengan sapi, dan siapa yang pergi yang ketiga seakan-akan ia berkurban dengan kambing yang bertanduk, dan siapa yang pergi yang ke empat seakan-akan ia berkurban dengan ayam, dan siapa yang pergi disaat yang ke lima seakan-akan ia berkurban dengan telur, apabila imam keluar maka malaikatpun hadir untuk mendengarkan khutbah” (HR. Bukhori dan Muslim)

➡️ Hadits ini menunjukkan keutamaan bersegera pergi menuju Jum’at dimana orang yang pergi disaat yang pertama, yaitu sekitar jam 7 atau jam 8 pagi, ia bisa mendapatkan seperti berkurban dengan seekor unta.

Ini menunjukkan bahwa dihari jum’at bagi laki-laki dianjurkan banyak menyibukkan diri dengan beribadah kepada Allah Subhaanahu Wata’aala dimasjid.

⚉ Dari Aus bin Aus Atsaqofi rodhiallahu ‘anhu ia berkata, aku mendengar Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

مَنْ اغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَغَسَّلَ ، وَبَكَّرَ وَابْتَكَرَ ، وَدَنَا وَاسْتَمَعَ وَأَنْصَتَ ، كَانَ لَهُ بِكُلِّ خُطْوَةٍ يَخْطُوهَا أَجْرُ سَنَةٍ صِيَامُهَا وَقِيَامُهَا

“Siapa yang mencuci kepalanya dan mandi pada hari Jum”at dan ia bersegera pergi menuju sholat Jum’at ia berjalan kaki dan tidak berkendara dan ia mendekat kepada imam dan ia mendengarkan khutbah imam dan tidak melakukan perbuatan sia sia maka setiap langkah kakinya itu sama dengan amalan setahun, sama dengan amalan puasa dan sholat selama setahun.” (HR. Imam Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i dan Ibnu Majah dan yang lainnya dan dishohihkan oleh Syaikh Albani)

➡️ Hadits ini menunjukan bahwa besar sekali pahala orang yang bersegera pergi menuju sholat Jum’at. Sampai-sampai langkah kakinya itu ditulis sama dengan amalan sholat dan puasa selama setahun, subhaanallah…

➡️ Hadits ini juga menunjukan anjuran untuk mendekat ke imam karena Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam mengatakan dan ia mendekat ke imam, dan hadits ini juga menunjukan dianjurkan pergi sholat jum’at berjalan kaki tidak berkendaraan, karena Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam mengatakan berjalan kaki dan tidak berkendaraan.

Ini adalah merupakan sunnah-sunnah saat dihari jum’at ketika pergi menuju sholat Jum’at.
.
.
Wallahu a’lam 🌻
.
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى 
.
.
Dari Kitab Fiqih Mausu’ah Muyassaroh, yang ditulis oleh Syaikh Hussain Al Uwaisyah, حفظه الله تعالى
.
.
ARTIKEL TERKAIT
Pembahasan Fiqih Mausu’ah Muyassaroh…
.
.
WAG Al Fawaid Al Ilmiyyah

UPDATE – Waqaf Jaringan Pipa Air Bersih + Waqaf Lahan Sumur dan Pipa + Waqaf Mesin Bor (Tahap 2)

UPDATE – RABU MALAM – 28 JUMADAL UULA 1441 / 22 JANUARY 2020
.
hingga pkl. 20.00 :
➡️ sudah terkumpul  > Rp. 135 juta
➡️ masih terbuka kesempatan  > Rp. 35 juta

alhamdulillah alladzii bi-ni’matihi tatimmush-shoolihaat…
.
===================================
.
1️⃣ WAQAF PIPA AIR BERSIH  + BAK PENAMPUNG
.
2️⃣ WAQAF TANAH LOKASI SUMUR + JARINGAN PIPA
.
3️⃣ WAQAF MESIN BOR SUMUR (TAHAP 2)
.
alhamdulillah wash-sholaatu wassalaamu ‘alaa Rosulillah
.
Allah Ta’ala berfirman,
.

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِئَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

.
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui .” (QS. Al Baqarah: 261)
.
⚉ Dari Anas rodhiyallahu ‘anhu , beliau mengatakan, “Rosuulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, ‘Ada tujuh hal yang pahalanya akan tetap mengalir bagi seorang hamba padahal dia sudah terbaring dalam kuburnya setelah wafatnya (yaitu) :
1️⃣ Orang yang yang mengajarkan suatu ilmu,
2️⃣ Mengalirkan sungai
3️⃣ Menggali sumur
4️⃣ Menanamkan kurma
5️⃣ Membangun masjid
6️⃣ Mewariskan mushaf atau
7️⃣ Meninggalkan anak yang memohonkan ampun buatnya setelah dia meninggal.

[HR. al-Bazzar dalam Kasyful Astaar, hlm. 149. hadits ini dinilai hasan oleh Syaikh al-Albani rohimahullah dalam Shohihul Jami’, no. 3602]

⚉ Syaikh ‘Abdur Rozzaq bin Abdil Muhsin al-Abbad al-Badr حفظه الله تعالى  (dalam al-Fawaaid al-Mantsuurah, hlm. 11-15, terkait amal jariyah no. 2 – mengalirkan sungai) mengatakan,

maksudnya adalah membuat aliran-aliran sungai dari mata air dan sungai induk, supaya airnya bisa sampai ke pemukiman masyarakat serta sawah ladang mereka. Dengan demikian, manusia akan terhindar dari dahaga, tanaman tersirami, serta binatang ternak mendapatkan air minum.

betapa pekerjaan besar ini akan menghasilkan begitu banyak kebaikan bagi manusia dengan membuat kemudahan bagi dalam mengakses air yang merupakan unsur terpenting dalam kehidupan. Semisal dengan ini yaitu mengalirkan air ke pemukiman masyarakat melalui pipa-pipa, begitu pula menyediakan tandon-tandon air di jalan-jalan dan tempat-tempat yang mereka butuhkan.”

====================
.
BACKGROUND – 1
.
Sejak gempa besar yang terjadi di wilayah lombok timur dan utara dalam 2 tahun terakhir ini, banyak sumur-sumur warga, masjid, musholla,dll yang berkurang debit airnya bahkan banyak sumur yang menjadi kering karena adanya pergerakan bawah tanah akibat gempa, qoddarallah wa maa syaa-a fa’ala. Pembuatan sumur bor tetap dilakukan setelah dilakukan survey ulang menggunakan teknologi geolistrik untuk mendeteksi keberadaan sumber air/sungai di bawah tanah. Namun apabila ada sumber mata air diatas tanah yang tidak jauh letaknya, maka pilihannya adalah pemasangan jaringan pipa untuk mengalirkan air dari sumber mata air tersebut. 
.
Oleh karena itu dan dengan izin Allah, kini terbuka kesempatan amal jariyah, yaitu :
.
pengaliran air melalui pipa sejauh 1 Km (1000 m) dari mata air ke Masjid Assunnah Banjarsari, Kec. Aikmel, Lombok Timur, dan ke bak penampung sehingga bisa dinikmati oleh sekitar 60 KK (300 jiwa) yang tinggal di sekitar masjid. Berikut adalah foto Masjid Assunnah Banjarsari. 

pengaliran air melalui pipa sejauh 2 Km (2000 m) dari mata air ke Masjid Assunnah, dusun Otorita, Kec. Sembalia, Lombok Timur. Jaringan pipa juga akan disambungkan ke bak penampung sehingga dapat dinikmati oleh sekitar 130 KK (500 jiwa) yang tinggal di sekitar masjid. Wilayah ini mengalami kerusakan cukup parah saat gempa beberapa waku lalu dan ada beberapa bagian Masjid (plafond) yang belum diperbaiki, dan in-syaa Allah termasuk dalam proposal kali ini. Berikut adalah foto Masjid Assunnah di dusun Otorita. 

.
➡️ Alhamdulillah, banyak kegiatan dakwah termasuk majelis ilmu diadakan di kedua masjid ini setiap pekan dan setiap bulannya.  Qoddarallah wa maa syaa-a fa’ala, sebagaimana kejadian di program-program pipa sebelumnya, sejak terjadinya gempa besar di Lombok Timur dalam 2 tahun terakhir, sumur kedua masjid dan sumur warga sekitarnya berkurang terus debit airnya, sehingga pihak takmir masing-masing masjid + warga berencana mengalirkan air dari mata air terdekat ke masjid dan ke bak penampungan sehingga air bersih juga bisa dinikmati oleh warga sekitarnya. Diharapkan jaringan pipa ini selesai dan aliran airnya bisa dimanfaatkan sebelum datangnya bulan Ramadhan 1441 Hijriyah. Setelah survey lanjutan dan penetapan jarak dan jenis pipa yang akan dipakai, dan juga bahan plafond masjid, maka alhamdulilah, biaya total program ini menjadi: Rp. 185 130 Juta
.
➡️ Koordinator dan pelaksana program diatas adalah Posko Assunnah Peduli Lombok
.
.
BACKGROUND – 2
.
⚉ Pembebasan lahan ini mengacu kepada program kami sebelumnya (BACA DI SINI) dimana atas izin Allah telah dibuatkan satu sumur bor untuk pondok tahfizh al Irfan di desa Atu’ Walupang, pulau Lembata, NTT. Alhamdulillah, barusan kami mendapat kabar bahwa ke 2 pemilik lahan (lokasi sumur + yang dilewati sebagian pipa) bersedia menjual lahan tsb. Kemudian setelah pembelian, kedua lahan tsb akan di waqaf-kan ke pondok Tahfizh al Irfan.
.
Biaya yang dibutuhan untuk pembebasan ke 2 lahan ini (+/- 60 m2) adalah Rp. 10 juta. Lihat foto lokasi lahan:

.
.
➡️ Koordinator dan pelaksana program diatas adalah Pondok Tahfizh al Irfan
.
.
BACKGROUND – 3
.
⚉ Waqaf ‘mesin bor sumur’ ini adalah lanjutan dari program sebelumnya (BACA DI SINI). Setelah dilakukan survey ke beberapa tempat, alhamdulillah ada satu unit mesin bor yang dijual dengan kapasitas yang diperlukan namun harganya mencapai Rp. 80 Juta, lebih tinggi Rp. 30 juta dari estimasi awal. Kami mengajak anda untuk berpartsipasi dalam pengadaan mesin bor ini karena in-syaa Allah pahala jariyah akan didapatkan dari setiap sumur yang digali dengan menggunakan alat ini. Biaya yang dibutuhkan untuk Tahap 2 ini adalah Rp. 30 juta. Lihat foto jenis mesin bor sumur:

.
➡️ Koordinator dan pelaksana program pembelian, sekaligus penerima waqaf mesin bor, adalah Posko Assunnah Peduli Lombok
.
====================
.
➡️ Total estimasi biaya yang diperlukan untuk ke 3 program diatas ini  adalah Rp. 195 170 juta (lihat UPDATE SALDO paling atas). 

➡ silahkan yang hendak berpatisipasi dalam program amal jariyah ini, atau bila anda hendak menyalurkan harta riba, transfer ke :
.
Bank Syariah Mandiri (kode bank 451)
.
no. rekening : 748 000 9996
.
an. al ilmu INFAQ
.
konfirmasi (tidak harus) :
0838 0662 4622  

jazaakumullahu khoyron kepada para muhsinin/donatur yang telah dengan tulus menyisihkan sebagian hartanya. Semoga Allah menjadikan infaq ini sebagai naungan kelak di hari dimana tidak ada naungan selain naungan Allah Subhaanahu Wa Ta’aala… Allahumma Aamiin
.
silahkan share ke kerabat, teman, dll karena terdapat juga pahala bagi orang yang menunjukkan jalan kebaikan.
.
Nabi shollallahu ’alaihi wasallam bersabda:

.من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه.

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” [ HR. Muslim no. 1893 ]
.
.
Semoga Allah ‘azza wa Jalla senantiasa mudahkan urusan kita bersama… Aaamiiin

Amalan Berpahala SEDEKAH : Keutamaan Memperpanjang Tempo Hutang…

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini:

ARTIKEL TERKAIT
Apa Maksud Kalimat ‘Sedekah Dengan Tangan Kanan Sedangkan Tangan Kirinya Tidak Mengetahuinya…’
DO’A Hindari Kemalasan, Kesedihan, Hutang, dll…
Antara Memperpanjang Tempo Pelunasan dan Menghapus Hutang, Mana Yang Lebih Utama..?
Tanya-Jawab Seputar Ramadhan…

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

da130517-1836

Keutamaan Sedekah

Ibnu Syaqiq menceritakan, bahwa ada seseorang yang bertanya kepada Ibnul Mubarak (guru Imam Bukhari),

Saya memiliki luka di lutut selama tujuh tahun, sudah coba diobati dengan berbagai macam cara, sudah konsultasi dokter dan tidak ada perubahan..

Ibnul Mubarak menyarankan,

Buatlah sumur di daerah yang membutuhkan air. Saya berharap akan menghasilkan sumber air dan menyumbat darah yang keluar.. Diapun melakukannya dan sembuh. 

[Shohih At-Targhib]

Ketaatan Adalah Barometernya

Ibnu Katsir rohimahullah berkata,

“Sesungguhnya Allah taala memberikan harta kepada orang yang Dia cintai dan kepada orang yang tidak Dia cintai. Dia pun menyempitkan rezeki kepada orang yang Dia cintai dan kepada orang yang tidak Dia cintai.

Barometer dalam permasalahan ini tiada lain adalah “KETAATAN” kepada Allah Ta’ala dalam dua kondisi tersebut. Apabila seseorang diberi kekayaan, maka hendaknya ia bersyukur kepada Allah atas hal tersebut. Namun jika ia berada dalam kemiskinan, maka hendaknya ia bersabar”

[ Tafsir ibnu Katsir 8/388 ]

Berlomba Untuk Menjadi Yang Terdepan Dalam Beramal

Ibnu Rojab Al Hambali rohimahullah berkata,

“Para sahabat memahami bahwa mereka harus saling berlomba untuk meraih kemuliaan di surga. Mereka berusaha menjadi terdepan untuk menggapai derajat yang mulia tersebut. Oleh karena itu, jika di antara mereka melihat orang lain mendahului mereka dalam beramal, mereka pun bersedih karena telah kalah dalam hal itu..

Inilah bukti bahwa mereka berlomba untuk menjadi yang terdepan..”

[ Lathoif Al Ma’arif ]