Category Archives: Abu Yahya Badrusalam

Berharap Hanya Kepada Allah

Allah Ta’ala berfirman tentang Nabi Yusuf ‘Alaihissalam,

وَقَالَ لِلَّذِيْ ظَنَّ اَنَّهٗ نَاجٍ مِّنْهُمَا اذْكُرْنِيْ عِنْدَ رَبِّكَۖ فَاَنْسٰىهُ الشَّيْطٰنُ ذِكْرَ رَبِّهٖ فَلَبِثَ فِى السِّجْنِ بِضْعَ سِنِيْنَ ࣖ (٤٢)

Dan dia (Yusuf) berkata kepada orang yang diketahuinya akan selamat di antara mereka berdua, “Terangkanlah keadaanku kepada tuanmu..” Maka setan menjadikan dia lupa untuk menerangkan (keadaan Yusuf) kepada tuannya. Karena itu dia (Yusuf) tetap dalam penjara beberapa tahun lamanya. (Qs Yusuf ayat 42)

Imam Ath Thobari rohimahullah menafsirkan,

وهذا خبرٌ من الله جل ثناؤه عن غفلة عَرَضت ليوسف من قبل الشيطان، نسي لها ذكر ربه الذي لو به استغاث لأسرع بما هو فيه خلاصه ، ولكنه زلَّ بها فأطال من أجلها في السجن حبسَه، وأوجع لها عقوبته

“Ini pengabaran dari Allah Ta’ala tentang kelalaian Yusuf yang berasal dari setan. Beliau lupa untuk mengingat Robbnya.

Padahal jika beliau beristighotsah kepada-Nya pasti Allah segera membebaskannya. Namun beliau tergelincir sehingga Allah semakin panjangkan penjaranya sebagai sanksi untuknya..” (Tafsir Ath Thobari)

Berharap kepada makhluk dan menyandarkan hati kepada ya hanya membuat penderitaan semakin panjang..

Berharaplah hanya kepada Allah..


Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Jangan Lakukan

Hudzaifah rodhiyallahu ‘anhu berkata,

كل عبادة لا يتعبدها أصحاب محمد فلا تتعبدوها؛ فإن الأول لم يدع للآخر مقالًا، فاتقوا الله يا معشر القراء، وخذوا طريق من كان قبلكم

Semua ibadah yang tidak pernah dilakukan oleh para sahabat Muhammad shollallaahu ‘alaihi wasallam jangan kalian lakukan.

Karena generasi pertama tidak meninggalkan maqol untuk generasi setelahnya. Maka bertaqwalah kalian kepada Allah dan ambillah jalan orang orang sebelum kalian.

(Dikeluarkan oleh Ibnul Wadhoh dalam kitab Al Bida’, Ibnul Mubarok dalam kitab Az Zuhd)

Ini lah kaidah penting untuk kita perhatikan..

Karena para sahabat tidak pernah bertabarruk dengan kuburan..
Tidak juga menganggap bahwa berdo’a dikuburan itu mustajab..
Mereka tidak pernah tawassul dengan mayat..
Dan semua riwayat dari mereka yang menyebutkan itu adalah riwayat riwayat yang lemah dan palsu..


Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Jangan Sangka Mereka Diam

Allah Ta’ala berfirman,

يَوْمَىِٕذٍ تُحَدِّثُ اَخْبَارَهَاۙ (٤)

“Pada hari itu bumi menyampaikan beritanya..” (Qs Az-Zalzalah ayat 4)

Imam Mujahid rohimahullah menafsirkan, “Mengabarkan manusia tentang apa yang mereka lakukan di atasnya..” (Tafsir Ath Thobari)

Kursi yang kita bermaksiat di atasnya..
Pepohonan dan bebatuan demikian pula tanah yang kita pijak…
Semua akan bersaksi pada hari kiamat..
Tentang ketaatan atau kemaksiatan yang kita lakukan..

Maka jangan kita sangka mereka diam..
Tapi kelak mereka akan berbicara dengan perintah Robbnya..


Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Orang Yang Menghargai Waktunya

Ibnul Jauzi rohimahullah berkata,

“Aku menyaksikan banyak orang yang tidak mengenal makna kehidupan.

Ada orang yang kebanyakan waktunya duduk di pinggir jalan melihat orang berlalu lalang .. diantara mereka ada yang sibuk main catur .. ada juga yang menghabiskan waktunya membicarakan penguasa dan harga yang mahal ..

Maka aku sadar bahwa orang yang menghargai waktunya hanya orang yang diberi oleh Allah taufik dan ilham..”

(Shoidul Khotir – 24)

Ada yang habis waktunya untuk main game..
Ada yang habis (waktunya) untuk menonton film..
Ada yang habis (waktunya) untuk traveling..
Ada yang habis (waktunya) untuk hobi..
Seakan tujuan hidup di dunia untuk itu semua..

Sungguh bahagia orang menghabiskan waktunya dalam ketaatan..


Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Kepo

Ada orang Arab badui bertanya kepada Imam Asy Sya’biy rohimahullah, ‘apakah Iblis punya istri..?’

(Asy Sya’biy) : ‘punya..’

(Arab badui) : ‘mana dalilnya..?’

(Asy Sya’biy) : yaitu firman Allah, ‘apakah kamu menjadikan iblis dan keturunannya sebagai tandingan selain-Ku..?’ (Al Kahfi: 50)

(Arab badui) : ‘siapa nama istrinya..?’

(Asy Sya’bi) : ‘aku tidak menghadiri pernikahannya..’

(Siyar A’laam Nubala 4/312)


Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Screenshot

Bersahabatlah Dengannya

Ibnu Rojab rohimahullah berkata,

“Bersahabatlah dengan yang akan menemanimu..

Demi Allah yang beristiwa di atas ‘Arsy, tidak ada yang akan menemanimu di kuburmu kecuali satu teman saja yaitu amal sholehmu..

Maka perbaikilah persahabatanmu dengannya di dunia .. niscaya ia akan menjadi teman baikmu di dalam kubur..”

(Latho-if Al Ma’arif – 99)


Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Berpikirlah Dengan Cerdas

Allah Ta’ala berfirman,

۞ يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اَنْتُمُ الْفُقَرَاۤءُ اِلَى اللّٰهِۚ وَاللّٰهُ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيْدُ (١٥)

“Wahai manusia! Kamulah yang memerlukan Allah; dan Allah Dialah Yang Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu), dan Maha Terpuji..” (Qs Faatir ayat 15)

Jika kamu tinggalkan sholat..
Akan ada orang yang menegakkannya..

Jika kamu tinggalkan ketaatan..
Akan ada orang yang mentaati-Nya..

Allah tidak membutuhkan ketaatan kita..
Dan Allah pun tidak dirugikan oleh kemaksiatan kita..
Ketaatan itu untuk keuntungan kita sendiri..
Dan kerugian maksiat pun untuk diri kita sendiri..

Maka camkanlah..
Dan berpikirlah dengan cerdas kemana kita akan pergi..


Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Tiga Tanda Kebinasaan

Berkata Imam Muhammad bin Fadhl Al Balkhi rohimahullah,

: ” علامة الشقاوة ثلاثة أشياء: يرزق العلم ويحرم العمل، ويرزق العمل ويحرم الإخلاص، ويرزق صحبة الصالحين ولا يحترم لهم1]“

Tanda-tanda kebinasaan itu ada 3 :

– diberikan rezeki ilmu tapi terhalang untuk beramal,

– diberikan rezeki untuk beramal tapi terhalang dari ikhlas, dan

– diberikan rezeki berteman dengan orang sholeh tapi tidak bisa memuliakan mereka.

(Mawa’idz Shoolihiin hal 386)


Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Anak Wanita Adalah Hiasan

Nama ZAINAB itu asalnya dari “zain ab” yang artinya adalah “hiasan ayah” (Kitab Taajul Aruus)

Memang benar anak wanita itu hiasan..

– saat kecil : berbuat baik kepadanya menjadi hijab orangtua dari neraka..

– saat sudah menikah : menjadikan suami sebaik baik orang jika berbuat baik kepadanya..

– saat menjadi ibu : menjadi pintu surga buat anak yang berbakti kepadanya..

✏️
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Pentingnya Berniat Untuk Taat Kepada Allah Selama Lamanya

Imam Al Kirmani rohimahullah berkata,

لأن تخليد الله تعالى العبد في الجنة ليس لعمله، وإنما هو لنيته؛ لأنه لو كان لعمله لكان خلوده فيها بقدر مدة عمله أو أضعافه، إلا أنه جازاه بنيته ؛ لأنه كان ناويا أن يطيع الله تعالى أبدا لو بقي أبدا ، فلما اخترمته منيته دون نيته جزاه الله عليها، و كذلك الكافر ؛ لأنه لو كان مجازى بعمله لم يستحق التخليد في النار إلا بقدر مدة كفره ، غير أنه نوى أن يُقيم على كفره أبدا لو بقي ، فجازاه الله على نيته .انتهى

Allah mengekalkan hamba hamba-Nya di surga bukan karena amalnya .. akan tetapi karena niatnya. Kalaulah karena amalnya tentu ia tinggal di surga sebatas lamanya masa amalnya tsb atau kali lipatnya.

Akan tetapi Allah memberinya balasan karena niatnya. Ia berniat untuk senantiasa mentaati Allah selama lamanya .. ketika kematian menghalangi niatnya, maka Allah memberinya balasan sesuai dengan niatnya.

Demikian pula orang kafir. Jika ia diberi balasan sesuai dengan amalnya tentu ia akan tinggal di neraka sebatas masa kekafirannya saja.

Namun ia berniat untuk senantiasa kafir selama lamanya. Maka Allah pun membalas sesuai dengan niatnya.

(Syarah Shohih Al Bukhori – 1/183)

Niat mukmin itu lebih baik dari amalnya..
Ia berniat untuk senantiasa beriman kepada Allah selama lamanya ..

✏️
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى