Category Archives: Musyaffa’ Ad Dariny

Bisnis PALING Menguntungkan Yang Banyak DILALAIKAN..!

Sebagaimana kita tahu dalam rumus dasar bisnis; gunakanlah modal semurah mungkin untuk meraih keuntungan sebesar mungkin.

Tahukah Anda, bahwa ternyata hal itu sangat mudah kita lakukan dalam kehidupan ini.

Sadarkah Anda bahwa dunia SANGAT murah di mata Allah.. Nabi shollallohu ‘alaihi wasallam telah bersabda:

“Seandainya dunia ini sama nilainya di sisi Allah dengan SAYAP NYAMUK, tentu Allah tidak akan memberi seorang kafir pun minuman walaupun HANYA seteguk.”

Camkanlah, betapa kecilnya ‘sayap nyamuk’, dan dunia lebih sedikit nilainya dari itu.

Sebaliknya surga Allah itu sangat mahal, sebagaimana sabdanya:

“Ingatlah, bahwa barang DAGANGAN Allah itu MAHAL. Ingatlah bahwa barang dagangan Allah itu SURGA.”

Beliau juga menyabdakan:

“Sungguh, ‘tempat cambuk’ salah seorang dari kalian di surga, itu lebih baik dari DUNIA SEISINYA.”

Dan membeli kehidupan AKHERAT (surga) yang sangat mahal tersebut dengan modal kehidupan DUNIA yang sangat murah merupakan BISNIS yang paling menguntungkan yang dilalaikan banyak orang.

Banyak orang melewatkan kesempatan emas ini dalam hidupnya, apakah Anda juga ingin melewatkan kesempatan tersebut ? Saya yakin Anda tidak akan mengikuti mereka.

Oleh karenanya, mulailah dari sekarang untuk berusaha menggunakan SEMUA kenikmatan yang ada pada Anda untuk membeli kenikmatan akherat… tentunya dengan tetap melandasi setiap amalan dengan IKHLAS dan mengikuti SUNNAH Nabi shollallohu ‘alaihi wasallam.

Semoga taufiq Allah selalu menyertai kita… amin.

Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

 

da0107140605

Berapa Kali Anda Diperintahkan Memaafkan Kesalahan Anak, Isteri, Dan Saudaramu…

Abdullah bin Umar -rodhiallohu anhuma- mengatakan:

Anda seseorang yang mendatangi Nabi -shollallohu alaihi wasallam-, dia mengatakan: “Wahai Rosululloh, berapa kali kita sebaiknya mengampuni pelayan (budak) kita ?”

Maka beliau diam, lalu orang itu mengulangi lagi perkataannya, dan beliau diam lagi (tidak menjawab). Kemudian ketika orang itu mengulangi perkataannya untuk yang ketiga kali, beliau menjawab: “Ampunilah dia 70 kali pada setiap harinya !”. [HR. Abu Dawud, dishohihkan oleh Syeikh Albani dalam Silsilah Shohihah: 488]

Subhanallah, Yang ditanyakan dalam hadits ini adalah tentang BUDAK alias hamba-sahaya. lalu berapa kali kita diperintahkan untuk mengampuni kesalahan anak kita, atau isteri kita, atau bahkan kedua orang tua kita terutama ketika mereka sudah lanjut usia ?!

Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

da0301162053

 

Ternyata Benar, Ada Sungai-Sungai Pencuci Dosa…

Ibnul Qayyim -rohimahulloh- mengatakan:

“Bagi mereka yang banyak dosa, ada tiga sungai besar yang dapat membersihkan mereka di dunia, jika itu tidak cukup membersihkan mereka, nantinya mereka akan dibersihkan di sungai (neraka) jahim pada hari kiamat.

1. Sungai taubat nasuha.
2. Sungai amal-amal kebaikan yang dapat menenggelamkan dosa-dosa yang mengelilingi pelakunya.
3. Sungai musibah besar yang dapat menebus dosanya.

Maka, jika Allah menginginkan hambanya kebaikan; Dia akan memasukkannya ke tiga sungai ini, sehingga pada hari kiamat nanti dia akan datang dalam keadaan baik dan bersih, sehingga dia tidak perlu lagi pembersihan keempat.”

[Madarijus Salikin 1/312].

Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA,  حفظه الله تعالى 

da2907162024

Sunnah Yang Perlu Dihidupkan Saat Terjadi Peristiwa Alam… dan Siapa Yang Melaksanakannya…

Simak penjelasan Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini) :

، تستحب الصلاة عند حصول آية من الآيات ، كالكسوف والزلازل ، والعواصف الشديدة والرياح المستمرة المخيفة والفيضانات المدمرة…؛ لما صح عن ابن عباس رضي الله عنهما : أنه صلى في زلزلة بالبصرة كصلاة الكسوف ، ثم قال : هكذا صلاة الآيات .
رواه ابن أبي شيبة (2/472) وعبد الرزاق (3/101)، والبيهقي في “السنن الكبرى” (3/343) وقال: ” هو عن ابن عباس ثابت ” انتهى. وصححه الحافظ في “فتح الباري”(2/521)

Di sunnah kan sholat ketika gempa bumi sebagaimana sholat gerhana dan ini telah sahih dari Sahabat Ibnu Abbas Radhiyallohu ‘Anhumaa : Beliau sholat gempa Bumi di Basrah seperti sholat gerhana lalu beliau berkata: “..demikianlah cara untuk sholat ketika ada tanda-tanda kekuasaan Allah (yang dikirim kepada kita)..” dan ini pula di di kuatkan oleh Syaikhul Islam dan Syaikh Ibnu Utsaimin Rohimahullah..

Ustadz Mizan Qudsiyah Lc, حفظه الله تعالى

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

Serba-Serbi DZULHIJAH – Kumpulan Artikel Terkait Ibadah Di Bulan Dzulhijjah…

Untuk memudahkan pencarian, berikut adalah daftar SERBA SERBI ZHUL-HIJJAH – Kumpulan Artikel Terkait Ibadah Di Bulan Zhulhijah yang pernah kami posting dari beragai sumber.

SERBA SERBI DZUL-HIJJAH – Daftar Isi LENGKAP

  1. Larangan Mencukur Bagi Yang Hendak Berkurban… 
  2. Amalan Apa Saja Di Awal Bulan Zhulhijjah… (audio) 
  3. Lebih Utama… 
  4. Berkurban ? Ah, Sayang Uangnya..!
  5. Bolehkah Kurban Atas Nama Organisasi..?
  6. Kurban Giliran Dalam Keluarga…
  7. Kurban Atas Nama Istri Karena Niat Berkurban Tapi Dari Uang Suami, Siapa Yang Tidak Potong Rambut dan Kuku..?
  8. Ingin Kurban Tapi Masih Punya Hutang…
  9. Peringatan Bagi Yang Akan Ber-Kurban Termasuk Panitia Kurban… (audio)
  10. Pahala Kurban Untuk Siapa Saja..? (audio) 
  11. Bolehkah Suami dan Istri Sama-Sama Berkurban..? (audio)
  12. Apakah Boleh Menyatukan Niat Aqiqah Dengan Niat Ber-Kurban…?? (audio)
  13. Sunnah Yang Terlupakan Di Hari-Hari Awal Dzulhijjah… 
  14. Berkurban Untuk Orang Yang Sudah Meninggal… (audio)
  15. E-Book Panduan Kurban Praktis…
  16. Rancu Antara Batas Iuran dan Batas Pahala per Hewan Kurban… (audio)
  17. Takbir Di Hari-Hari Awal Dzulhijjah… 
  18. Beredarnya Hadits PALSU Terkait Keutamaan 10 HARI PERTAMA Bulan DZUL-HIJJAH… 
  19. Hadits Dhoif Seputar Dzulhijjah… 
  20. Tentang Derajat Hadits Puasa Tanggal 8 dan 9 Dzulhijjah… (audio)
  21. Jangan Dekati Masjid Kami..!! 
  22. Bolehkah Puasa Arafah Dan Puasa Awal Dzulhijjah Namun Masih Memiliki Utang Puasa..? 
  23. Belasan Jam Untuk 2 Tahun… 
  24. Hari Arofah… 
  25. Daging Kurban Tercampur…
  26. Amalan di Hari-Hari Tasyrik (11-12-13 Dzulhijjah)… 
  27. Mengapa Dilarang Puasa Di Hari Tasyrik (11-13 Dzulhijjah)..? 
  28. Puasa Ayyamul Biidh Tanggal 13 Dzulhijjah..?
  29. Satu Kurban untuk Satu Keluarga, Apa Maksud Satu Keluarga..?
  30. Memotong Rambut Dengan Sengaja, Apakah Sah Kurbannya..?

LELAH Dalam Kebaikan…

Jika Anda LELAH dalam kebaikan, maka hiburlah diri Anda, karena kebaikan itu akan menetap, sedang lelahnya akan pergi.

Sebaliknya, meskipun Anda sangat menikmati DOSA, maka kenikmatan itu pasti akan pergi, sedang dosanya akan terus bersama Anda.

========

Ingatlah sabda Nabi -shollallohu ‘alaihi wasallam-:

حُفَّتِ الْجَنَّةُ بِالْمَكَارِهِ، وَحُفَّتِ النَّارُ بِالشَّهَوَاتِ

“SURGA itu diselimuti dengan hal-hal yang tidak disukai, sedang NERAKA diselimuti oleh hal-hal yang menyenangkan”. [HR. Muslim: 2822].

Ditulis oleh
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA,  حفظه الله تعالى.

da0911152120

Dicari, Bambu PETHUK Asli…

Bambu pethuk diyakini bisa mendatangkan kelapangan rezeki bagi pemiliknya, sehingga banyak orang yang memburunya, bahkan harganya bisa mencapai milyaran.

Ingatlah keyakinan seperti ini terhadap bambu pethuk, bisa membahayakan akidah anda !

Ketahuilah bahwa keyakinan seperti ini terhadap bambu pethuk sangat bertentangan dengan ajaran Islam, karena Islam menjunjung tinggi sisi keilmiyahan .. keyakinan di dalam Islam harus berdasarkan dalil yang shahih atau bukti yang valid !

Dan bambu pethuk tidak terbukti secara dalil syar’i bisa melapangkan rezeki pemiliknya .. apalagi secara bukti penelitian, tidak ada hubungannya antara bambu pethuk dengan lapangnya harta seseorang sama sekali.

Sesuatu yang antik tidak harus ada keistimewaan khususnya .. tidak juga harus berpengaruh pada harta seseorang .. kalau ada yang bisa mendapatkan batu dari planet Pluto, tentu akan menjadi antik dan istimewa .. tapi untuk meyakini adanya keistimewaan tertentu padanya, harus ada dalil yang kuat atau bukti yang valid.

Inilah agama Islam yang menjunjung tinggi keilmiahan.

Ada 2 kemungkinan pada keyakinan terhadap bambu pethuk ini:

🅰️ Meyakini bahwa bambu pethuk hanya sebagai wasilah atau sebab lapangnya harta seseorang, adapun pelapang harta sesungguhnya tetap Allah .. maka ini adalah syirik kecil.

Pertama, karena ini pada hakekatnya adalah meyakini sesuatu sebagai penyebab, padahal tidak demikian.

Kedua, karena tindakan ini adalah jembatan menuju syirik besar, yakni meyakini bahwa bambu itulah yang menjadikan hartanya lapang.

🅱️ Meyakini bahwa bambu pethuk itulah yang melapangkan harta seseorang .. maka ini merupakan syirik akbar .. karena meyakini ada sesuatu selain Allah yang bisa melapangkan harta seseorang .. padahal yang berkuasa seperti itu hanyalah Allah ta’ala pemilik segala sesuatu. Wallahu a’lam.

Demikian, semoga Allah melindungi kita semua dari dua jenis kesyirikan ini, apapun bentuknya. amin.

Silahkan dishare, jika berkenan .. semoga bermanfaat dan Allah berkahi.

Ditulis oleh :
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى.

Tawadhu Yang Luar Biasa…

Dengan tingkatan keilmuan yang sangat tinggi dalam banyak bidang ilmu, Syeikh Utsaimin -rohimahullah- tetap berpesan kepada para pendengarnya:

“Apabila kalian mendengar dariku, sesuatu yang kalian ingkari, maka hendaklah kalian menanyakannya kepadaku !

Bisa jadi aku salah, sehingga Allah memberikan hidayah-Nya kepadaku melalui kalian.”  [Liqa’ Babil Maftuh 68].

Dengan sikap tawadhu’ seperti inilah Allah meninggikan kedudukan beliau di tengah-tengah manusia, sebagaimana disebutkan dalam hadits:

وَمَا تَوَاضَعَ أَحَدٌ لِلَّهِ إِلَّا رَفَعَهُ اللهُ

“Tidaklah seseorang bersikap tawadhu’ karena Allah, melainkan Allah akan mengangkatnya” [HR. Muslim 2588].

Silahkan dishare, semoga bermanfaat.

Ditulis oleh :
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى.

Sehari Beramal Seribu Kebaikan, Bisakah..?

Sehari Beramal Seribu Kebaikan, Bisakah..?

Sa’ad bin Abi Waqqash radhiyallahu ‘anhu berkata,

“Kami pernah berada di sisi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu beliau bersabda, Apakah salah seorang dari kalian tidak mampu untuk memperoleh seribu kebaikan setiap hari ?

Maka seseorang yang duduk bertanya, Bagaimana seseorang bisa memperoleh seribu kebaikan ?’ Beliau menjawab, ‘Ia bertasbih seratus kali, maka akan ditulis untuknya seribu kebaikan,
atau dihapus darinya seribu kesalahan
.’

[HR. Muslim, no. 2698]

Yuk raih minimum SERIBU KEBAIKAN setiap harinya…
.
Ini malam pun bisa kita meraihnya, in-syaa Allah…
.
Penjelasan:
.
1. Hadits di atas menunjukkan keutamaan dzikir.
.
2. Satu kebaikan dibalas dengan sepuluh kebaikan semisal. Ini baru kelipatan minimal dari suatu amalan. Karena kelipatannya bisa mencapai 700 kali lipat.
.
3. Huruf aw (artinya: atau) dalam hadits bisa bermakna waw (artinya: dan), artinya dengan bertasbih seratus kali akan ditulis seribu kebaikan dan dihapus seribu maksiat.
.
4. Kalau aw dimaknakan dengan ‘atau’ maknanya menjadi ada yang bertasbih ditetapkan baginya seribu kebaikan, ada juga yang dihapuskan baginya seribu kesalahan
.
5. Hendaklah seorang guru mengajarkan kepada murid-muridnya fadhilah-fadhilah suatu amalan
.
6. Sahabat begitu semangat dalam melakukan kebaikan.
.
Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal MSc, حفظه الله تعالى
.
Ini adalah dzikir yang tidak terikat oleh waktu dan tempat, jadi silahkan di baca kapan saja (baca soal tanya-jawab di bawah). Wallahu a’lam.
.
PERTANYAAN :
Ingin menanyakan tentang hadits tentang Dzikir Subhanallah 100 x mendatangkan 1000 kebaikan.
Diman disebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alayhi Wasallam bersabda :

“Apakah salah seorang dari kalian tidak mampu untuk memperoleh 1000 kebaikan setiap hari ?

Apakah setiap hari ini adalah pembatasan waktu bahwa dzikir ini hanya diucapkan sekali sehari ? …. Ataukah boleh kita baca 100x lalu kita ulangi lagi 100x dst dalam sehari tanpa batas dengan harapan semakin banyak pahala kebaikan yang didapat dan semakin banyak kesalahan yang dihapus ?

Syukron Ustadz.

JAWABAN :
Boleh diulang lebih dari itu, karena Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam tidak membatasi sama sekali. Hanya menjelaskan bahwa orang yang membaca dzikir tersebut bisa mendapatkan pahala 1000 kebaikan. Wallahu a’lam

Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

Mari Muhasabah Diri Kita…

Ibnul Qoyyim -rohimahulloh- mengatakan:

Intinya: hendaknya seseorang melakukan muhasabah terhadap dirinya,

⚉  Pertama: pada hal-hal yang diwajibkan (dalam syariat), apabila dia tahu ada yang kurang; maka harusnya dia tutup kekurangan itu, dengan meng-qodhonya atau memperbaikinya.

⚉  Kemudian melakukan muhasabah pada hal-hal yang dilarang (dalam syariat), jika dia tahu pernah melakukan sebagian dari larangan itu, maka harusnya dia perbaiki dengan taubat, istighfar, dan amal-amal kebaikan yang bisa menghapusnya.

⚉  Kemudian melakukan muhasabah atas kelalaiannya. Bila dia telah lalai dengan tujuan dia diciptakan, maka harusnya dia memperbaikinya dengan berdzikir dan menghadapkan dirinya kepada Allah ta’ala.

⚉  Kemudian melakukan muhasabah pada perkataannya, atau langkah kakinya, atau gerakan tangannya, atau apa yang didengarkan telinganya. Apa yang dia inginkan darinya ? Mengapa dia melakukannya ? Dan bagaimana dia melakukannya ?

Hendaknya dia tahu, bahwa dalam semua gerakan dan ucapan harus dibentangkan dua aturan: aturan
⚉ mengapa kamu melakukannya ? dan
⚉ bagaimana kamu melakukannya ?

(Aturan) yang pertama adalah pertanyaan tentang keikhlasan, dan (aturan) yang kedua adalah pertanyaan tentang mutaba’ah, (yakni pengikutan kita kepada cara Nabi shollallohu ‘alaihi wasallam).”

[Kitab: Ighotsatul Lahafan 1/83].

Diterjemahkan oleh :
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA,  حفظه الله تعالى 

da2507162231