Category Archives: Display Picture Dakwah

Akal Dan Syahwat Manusia

Qotadah rohimahullah berkata,

“Allah menciptakan Malaikat dengan akal tanpa syahwat, dan menciptakan hewan dengan syahwat tanpa akal, serta menciptakan manusia dan menjadikan baginya akal dan syahwat..
Maka barangsiapa akalnya mengalahkan syahwatnya, maka dia bersama Malaikat, dan barangsiapa syahwatnya mengalahkan akalnya, maka dia seperti hewan..”

[‘Uddatush Shobirin 1/15]

Udzur Untuknya

Abu Qilabah rohimahullah berkata,

”Jika sampai padamu berita tentang tindakan saudaramu yang tidak kamu sukai, maka berusahalah cari alasan (berbaik sangka) kepadanya semampumu.. Jika kamu tidak dapatkan alasan untuknya, maka katakan pada dirimu sendiri, mungkin saudaraku itu mempunyai alasan yang tidak aku ketahui

[ Hilyatul Auliya, 2 – 285 ]

Keutamaan Membaca Surat Al Kahfi…

Hadits pertama:
Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada malam Jum’at, dia akan disinari cahaya antara dia dan Ka’bah.” (HR. Ad Darimi. Syaikh Al Albani berkata shohih – Shohihul Jami’ no. 6471)

Hadits kedua:
Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at.” (HR. An Nasa’i dan Baihaqi. Syaikh Al Albani berkata shohih – Shohihul Jami’ no. 6470)

Mengisyaratkan bahwa surat Al Kahfi bisa dibaca selama 24 jam di hari Jum’at. Dimulai sejak terbenamnya matahari di hari Kamis, hingga ‘Ashar sebelum masuk Maghrib di hari Jum’at. Inilah salah satu amalan di hari Jum’at dan keutamaan yang sangat besar di dalamnya. Akankah kita melewatkan begitu saja..?

Apa dan Kapan Dzikir Agung Ini Kita Ucapkan..?

Simak penjelasan Syaikh Prof DR Abdurrozzaq bin Abdil Muhsin Al Badr, حفظه الله تعالى berikut ini.

Diterjemahkan oleh Ustadz Abu Zaid Lc, حفظه الله تعالى (mulai dari menit 02.30)(tunggu hingga audio player muncul dibawah ini:

Imam Muslim rohimahullah meriwayatkan di dalam Shohihnya dari Sa’ad bin Abi Waqqash rodhiyallahu ‘anhu dari Rosulullah shollallahu ‘alaihi wasallam , beliau bersabda:

« مَنْ قَالَ حِينَ يَسْمَعُ الْمُؤَذِّنَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ رَضِيتُ بِاللَّهِ رَبًّا وَبِمُحَمَّدٍ رَسُولاً وَبِالإِسْلاَمِ دِينًا. غُفِرَ لَهُ ذَنْبُهُ ».

“Barang siapa yang ketika mendengar adzan membaca

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ رَضِيتُ بِاللَّهِ رَبًّا وَبِمُحَمَّدٍ رَسُولاً وَبِالإِسْلاَمِ دِينًا

ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAH
WAHDAHU LAA SYARIIKALAH
WA ANNA MUHAMMADAN ‘ABDUHU WA ROSUULUHU,
RODHIITU BILLAHI ROBBAN
WA BI MUHAMMADIN ROSUULAN
WA BIL
ISLAAMI DIINAN 

maka akan diampuni dosanya.” (Syarah Shahih Muslim oleh Imam Nawawi 4/331)

Dzikir ini dibaca setelah mendengar muadzin mengucapkan
“..ASYHADU ANNA MUHAMMADAN ROSUULULLAH..”
yaitu sebelum muadzin mengucapkan
“..HAYYAA ‘ALASH-SHOLAAH..”

ref : https://www.radiorodja.com/21668/

 

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih