Category Archives: Hadits

Mereka Yang Banyak Mengingat Allah

Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَن استَيقظَ مِن اللَّيلِ وأيقظَ امرأتَهُ فصلَّيا ركعتَينِ جميعًا كُتِبا مِن الذَّاكرينَ اللَّهَ كثيرًا والذَّاكراتِ

“Siapa yang bangun malam lalu membangunkan istrinya dan keduanya sholat dua roka’at maka keduanya ditulis sebagai orang-orang yang banyak mengingat Allah..” (HR Abu Dawud)

Suami istri yang saling membantu dalam ketaatan..
Adalah pasangan yang dirahmati oleh Allah ‘Azza wajalla..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS

Hamba Yang Paling Utama Kelak Pada Hari Kiamat

Rosulullah shollallaahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إنَّ اللهَ تعالى لَيرضـى عـن العبدِ
‏أنْ يأكلَ الأكلةَ أو يشربَ الشربةَ
‏فيحمدُ اللهَ عليها

“Sesungguhnya Allah ridho kepada hamba yang apabila ia makan atau minum ia memuji Allah..” (HR Muslim)

Karena hamba yang paling utama kelak pada hari kiamat adalah yang paling banyak memuji Allah Ta’ala. Nabi shollallaahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إِنَّ أَفْضَلَ عِبَادِ اللهِ -تَبَارَكَ وَتَعَالَى- يَوْمَ الْقِيَامَةِ، الْحَمَّادُونَ

“Sesungguhnya hamba Allah yang paling utama pada hari kiamat adalah orang orang yang banyak memuji Allah..” (Shahih Jami no 1571)

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS

Do’a Perbaiki Urusan Agama, Dunia Dan Akhirat


jangan lupa.. salah satu adab berdo’a adalah memulainya dengan :
.
▪️memuji Allah dengan nama-nama-Nya yang Agung (contoh) : yaa Hayyu yaa Qoyyuum..
.
▪️lalu membaca sholawat (contoh) : Allaahumma sholli wa sallim ‘alaa Nabiyyinaa Muhammad.. lafazh sholawat yang utama adalah lafazh sholawat yang kita baca saat tasyahud dalam sholat
.
▪️lalu mulailah berdo’a..
.
◾ALLAAHUMMA ASH-LIH LII DIINIY
ALLADZII HUWA ‘ISHMATU AMRII
◾WA ASH-LIH LII DUN-YAAYA
ALLATII FIIHAA MA’AASYII
◾WA ASH-LIH LII AAKHIROTII
ALLATII FIIHAA MA’AADII
◾WAJ-’ALIL HAYAATA ZIYAADATAN LII FII KULLI KHOYRIN
◾WAJ-’ALIL MAUTA ROOHATAN LII MIN KULLI SYARRIN
.
Imam Al-Qurthubi rohimahullah berkata,
.
“Do’a ini begitu agung karena berisi kebaikan dunia dan akhirat, permintaan baiknya agama dan dunia.. Hendaklah do’a ini dihafalkan dan digunakan untuk berdo’a pada malam dan siang hari.. Semoga saja do’a tersebut dipanjatkan pada waktu mustajabnya do’a sehingga memperoleh kebaikan dunia dan akhirat..”
.
[ Al-Mufhim, 7:49, dinukil dari Minhah Al-‘Allam, 10:472]

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS
DAFTAR KOMPLIT – Artikel Kupas Tuntas Tentang (KTT) DO’A

HADITS : Rezeki Yang Telah Ditentukan

Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda (yang artinya),

“Janganlah kamu merasa bahwa rezekimu telat datangnya, karena sesungguhnya tidaklah seorang hamba akan mati, hingga telah datang kepadanya rezeki terakhir (yang telah ditentukan) untuknya..

maka tempuhlah jalan yang baik dalam mencari rezeki, yaitu dengan mengambil yang halal dan meninggalkan yang haram..”

[ HR. Abdurrozaq, Ibnu Hibban ]

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS

Amal Apa Yang Akan Kita Sebut Dalam Do’a..?

Dalam sebuah hadits shohih tentang tiga orang terperangkap di gua, masing-masingnya menyebutkan satu amal sholeh hingga mereka pun berhasil keluar.

Pertanyaan : Jika kita jadi orang keempat, amal apa yang akan kita sebut dalam do’a..?

Ditulis oleh,
Syaikh Muhammad Sholeh Al Munajjid, حفظه الله تعالى

Courtesy of Twit Ulama

=======================

NB : hadits yang dimaksud adalah sbb :

Dari ‘Abdullah bin ‘Umar rodhiallahu ‘anhumaa, dia berkata, “Aku mendengar Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Ada tiga orang dari umat sebelum kalian melakukan perjalanan, lalu mereka masuk ke dalam goa untuk berteduh di sana. Tiba-tiba ada batu besar yang runtuh dari atas gunung dan menutup pintu gua. Mereka berkata, “Kalian tidak dapat selamat dari batu ini kecuali kalian berdo’a dengan perantara amal-amal sholeh kalian..”

Lalu salah seorang dari mereka berdoa, “Ya Allah, dahulu saya memiliki kedua orangtua yang sudah renta. Saya tidak memberi minuman di malam hari untuk keluarga saya atau hewan ternak saya, sebelum saya memberi minuman untuk keduanya. Suatu saat saya ada keperluan hingga pulang larut dan belum sempat saya beri minum. Maka saya buatkan minuman untuk mereka, namun ternyata saya dapatkan mereka telah tertidur. Saya tidak ingin memberikan minum kepada keluarga dan hewan ternak saya sebelum saya memberikan minum untuk keduanya, maka saya tunggu mereka bangun dari tidur sambil memegangi wadah minuman tersebut. Saya pun tidak ingin membangunkan keduanya, sementara anak-anak saya menangis-nangis kelaparan dan memegangi kaki saya..

Begitu seterusnya hingga terbit fajar. Kemudian terbit fajar, lalu aku membangunkan keduanya dan memberinya minum. “Ya Allah, jika aku melakukan hal itu karena mengharap wajah-Mu, lepaskanlah kami dari batu ini..” Lalu batu itu bergeser sedikit, namun mereka belum dapat keluar darinya..

Lalu Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Yang lain berkata, ya Allah, dahulu ada puteri pamanku yang sangat aku cintai, lalu aku ingin berbuat zina dengannya, namun dia menolaknya. Hingga suatu saat terjadi musim paceklik. Maka dia datang (untuk meminta bantuan), maka aku memberikannya 120 dinar dengan syarat dia menyerahkan dirinya kepadaku. Maka dia bersedia..

Hingga ketika aku dapat melakukan apa yang aku inginkan terhadapnya, dia berkata, ‘bertakwalah kepada Allah, cincin tidak boleh dilepas kecuali oleh orang yang berhak..’

Maka akupun takut melakukan perbuatan itu, lalu aku tinggalkan dia padahal dia adalah orang yang paling aku cintai. Aku tinggalkan pula emas yang telah aku berikan kepadanya. “Ya Allah, jika aku melakukan hal tersebut semata untuk mengharap wajah-Mu, maka bebaskan aku dari apa yang aku alami ini..” Lalu batu itu bergeser dua pertiganya, namun mereka masih telah belum dapat keluar..

Lalu Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Yang ketiga berkata, ‘Ya Allah, dahulu aku menyewa beberapa orang pekerja, lalu aku berikan upah mereka masing-masing kecuali satu orang yang meninggalkannya begitu saja. Maka upahnya tersebut aku investasikan hingga berkembang.

Lalu (sekian lama kemudian) orang itu datang kepadaku dan berkata, ‘Wahai fulan, berikan upahku..’ Maka aku katakan kepadanya, ‘Semua yang engkau lihat berupa unta, sapi, kambing dan budak adalah upahmu..”

Maka orang itu berkata, ‘Wahai ‘Abdullah, jangan meledek aku..’ Aku berkata, ‘Sungguh aku tidak meledekmu..” Lalu orang itu mengambil semua haknya tanpa menyisakan sedikitpun. “Ya Allah, jika aku lakukan semua itu karena berharap wajah-Mu, maka bebaskanlah aku dari apa yang aku alami ini..”

Lalu batu itu bergerak sehingga akhirnya mereka dapat keluar meninggalkan tempat tersebut..”

[ HR. Bukhari ]

Belum Habis Kesempatan Berbakti

Bagi yang orang tuanya sudah meninggal, belum habis kesempatan untuk berbakti.

Banyaklah memintakan AMPUN untuknya.

Karena Nabi tercinta Shollallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:

“Sungguh, ada seseorang DINAIKKAN DERAJATNYA di surga, sehingga dia bertanya: “Dari mana ini..?” Maka dikatakan padanya: “Itu karena PERMINTAAN AMPUN ANAKMU untukmu..”

[HR. Ibnu Majah: 3660]
dihasankan oleh Syeikh Albani]

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

HADITS : Saat Seseorang Akan Menjumpai Kehidupan Akhirat

Diriwayatkan oleh Baro’ bin ‘Azib Rodhiyallahu ‘anhu, bahwa Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Sesungguhnya seorang hamba apabila akan menjumpai kehidupan akhirat dan berpisah dengan kehidupan dunia, para malaikat turun mendatanginya, wajah mereka bagaikan matahari. Mereka membawa kain kafan dan minyak harum dari surga.

Para malaikat tersebut duduk dengan jarak sejauh mata memandang.. Kemudian malaikat maut mendatanginya dan duduk dekat kepalanya seraya berkata, “Wahai jiwa yang baik keluarlah menuju ampunan dan keridhaan Allah..”

Maka keluarlah ruh itu bagaikan air yang mengalir dari mulut wadah air minum. Maka malaikat maut mengambil ruhnya. Bila ruh itu telah diambil, para malaikat (yang membawa kafan dan minyak harum) tidak membiarkan berada di tangannya walaupun sekejap mata hingga mengambilnya.

Lalu mereka bungkus ruh itu dengan kafan dan minyak harum tersebut. Maka keluarlah darinya aroma, bagaikan aroma minyak kasturi yang paling harum di muka bumi.

Mereka membawa ruh itu naik menuju (ke langit). Mereka melewati para malaikat yang bertanya, “Siapa bau harum yang wangi ini..?” Maka mereka menyebutnya dengan panggilan yang paling baik di dunia. Sampai naik ke langit, lalu mereka meminta dibukakan pintu langit, maka lalu dibukalah untuknya.

Malaikat penghuni setiap langit mengiringinya sampai pada langit berikutnya. Dan mereka berakhir pada langit ketujuh.

Allah berkata, “Tulislah kitab hamba-Ku pada ‘Illiyyin (tempat yang tinggi) dan kembalikan ia ke bumi, sesungguhnya Aku menciptakan mereka dari bumi, kemudian di sanalah mereka dikembalikan dan akan dibangkitkan kelak..”

Selanjutnya, ruhnya dikembalikan ke jasadnya. Lalu datanglah kepadanya dua malaikat, keduanya menyuruhnya untuk duduk.

Kedua malaikat itu bertanya kepadanya, “Siapa Robbmu..?” Ia menjawab, “Robbku adalah Allah..”

“Apa agamamu..?” Ia menjawab, “agamaku Islam..”

“Siapa orang yang diutus kepadamu ini..?”  Ia menjawab, “Ia adalah Rasulullah..”

“Apa ilmumu..?” Ia menjawab, “Aku membaca kitab Allah dan beriman dengannya..”

Lalu diserukan dari langit, “Sungguh benar hamba-Ku, maka bentangkanlah untuknya tikar dari surga-Ku. Dan bukakan baginya pintu surga..” Maka datanglah kepadanya wangi surga dan dilapangkan kuburnya sejauh mata memandang.

Selanjutnya, datang kepadanya orang yang berwajah tampan, berpakaian bagus dan harum mewangi. Ia (orang berwajah tampan) berkata, “Bergembiralah dengan semua yang menyenangkanmu. Inilah hari yang dijanjikan untukmu..”

Maka ia (mayat) pun bertanya, “Siapa anda, wajahmu yang membawa kebaikan..?”

Maka ia menjawab, “Aku adalah amalmu yang sholeh..”

Ia bertanya lagi, “Ya Allah, segerakanlah Kiamat agar aku bisa kembali kepada keluarga dan hartaku..”

Dan bila seorang kafir, ia berpindah dari dunia dan menuju ke alam akhirat. Dan para malaikat turun dari langit menuju kepadanya dengan wajah yang hitam. Mereka membawa kain rami yang kasar, mereka duduk dengan jarak dari mayat sejauh mata memandang.

Kemudian datanglah malaikat maut duduk di dekat kepalanya. Ia berkata, “Wahai jiwa yang kotor, keluarlah menuju kemurkaan Allah..”

Selanjutnya, ruhnya pun menyebar ke seluruh tubuhnya dan malaikat maut mencabut ruhnya dengan kuat seperti mencaput sisir besi dari ijuk yang basah.

Bila ruh itu telah diambil, para malaikat itu tidak membiarkannya sekejap mata di tangan malaikat maut, sampai para malaikat meletakkannya pada kain rami yang kasar tersebut. Kemudian ia mengeluarkan bau yang paling busuk di muka bumi.

Selanjutnya para malaikat membawa naik ruh tersebut. Tiada malaikat yang mereka lewati kecuali mereka mengatakan, “Bau apa yang sangat keji ini..?” ia dipanggil dengan namanya yang paling jelek waktu di dunia. ketika arwahnya sampai pada langit dunia dan malaikat meminta pintunya dibuka, akan tetapi tidak diizinkan.
.
Kemudian Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam membaca firman Allah:

لَا تُفَتَّحُ لَهُمْ أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَلَا يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتَّىٰ يَلِجَ الْجَمَلُ فِي سَمِّ الْخِيَاطِ

“Tidak dibukakan untuk mereka pintu langit, dan mereka tidak akan masuk surga sampai onta masuk ke dalam lubang jarum..” [al-A‘râf/7:40]

Setelah itu, Allah ‘Azza wa Jalla berkata, “Tulislah catatan amalnya di Sijjîn pada lapisan bumi yang paling bawah..” Dan ruhnya dilemparkan jauh-jauh.

Kemudian Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam membaca ayat:

وَمَن يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَكَأَنَّمَا خَرَّ مِنَ السَّمَاءِ فَتَخْطَفُهُ الطَّيْرُ أَوْ تَهْوِي بِهِ الرِّيحُ فِي مَكَانٍ سَحِيقٍ

“Barangsiapa yang berbuat syirik kepada Allah, maka seolah-olah ia telah terjatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan oleh angin ke tempat yang jauh..” [al-Hajj/22:31]

Setelah itu ruhnya dikembalikan ke jasadnya, dan datang kepadanya dua orang malaikat yang menyuruhnya duduk.

Kedua malaikat itu bertanya, “Siapa Robbmu..?” ia menjawab, “Hah hah.. aku tidak tahu..”

Mereka bertanya lagi, “Siapakah orang yang diutus kepadamu ini..?” Ia menjawab, “Hah hah, aku tidak tahu..”

Maka seseorang menyeru dari langit, “Sungguh ia telah berdusta. Bentangkan tikar untuknya dari api neraka dan bukakan salah satu pintu neraka untuknya..” Maka datanglah kepadanya angin panas neraka. Lalu kuburnya disempitkan sehingga tulang-tulang rusuknya saling berdempet.

Kemudian datang kepadanya seorang yang berwajah jelek, berpakaian jelek dan berbau busuk. Orang itu berkata, “Berbahagialah dengan apa yang menyakitimu, inilah hari yang dijanjikan padamu..”

Lalu ia (mayat) bertanya, “Siapa engkau yang berwajah jelek..?”

Ia menjawab, “Aku adalah amalanmu yang keji..”

Lalu mayat itu mengatakan, “Robb ku janganlah engkau datangkan Kiamat..”

[ HR. Imam Ahmad ]
dishohîhkan oleh Syaikh al-Albâni dalam Shohiih Jaami’ ash Shoghiir no 1676

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS

HADITS : Keutamaan EMPAT Kalimat # 4

Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa yang merasa bakhil untuk berinfaq dari hartanya atau memiliki sifat pengecut untuk menghadapi musuh atau merasa lemah untuk melewati malam dengan ibadah, hendaklah ia memperbanyak ucapan,
subhaanallah
walhamdulillah
walaa ilaaha illallah
wallahu akbar

[ HR. Ibnu Abi Syaibah ]
Silsilah ash-Shohiihah 6/688


ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS

HADITS : Setiap Amalan Tergantung Pada Akhirnya

Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

“Sungguh ada seorang hamba yang menurut pandangan orang banyak mengamalkan amalan penghuni surga, namun berakhir menjadi penghuni neraka. Sebaliknya ada seorang hamba yang menurut pandangan orang melakukan amalan-amalan penduduk neraka, namun berakhir dengan menjadi penghuni surga. Sungguh amalan itu dilihat dari akhirnya..”

(HR. Bukhari, no. 6493)

Dalam riwayat lain disebutkan,

وَإِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالْخَوَاتِيمِ

“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada akhirnya..”

(HR. Bukhari, no. 6607)

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS