Category Archives: Hadits

HADITS : Keutamaan Sholawat – Menggugurkan Kesalahan Dan Meninggikan Derajat Di Surga

Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa yang mengucapkan sholawat kepadaku satu kali maka Allah akan bersholawat baginya sepuluh kali, dan digugurkan sepuluh kesalahan (dosa)nya, serta ditinggikan baginya sepuluh derajat/tingkatan (di surga kelak)..”

[ HR. an-Nasa’i no. 1297 ]
Dishohihkan oleh Syaikh al-Albani – Shohihul ‘Adabil Mufrod no. 643

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS

 

Balasan Bagi Mereka Yang Beramal Di Hari-Hari Kesabaran

Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

إِنَّ مِنْ وَرَائِكُمْ أَيَّامَ الصَّبْر ، الصَّبْرُ فِيهِ مِثْلُ قَبْضٍ عَلَى الْجَمْرِ ، لِلْعَامِلِ فِيهِمْ مِثْلُ أَجْرِ خَمْسِينَ رَجُلًا يَعْمَلُونَ مِثْلَ عَمَلِهِ ، – وَزَادَنِي غَيْرُهُ – قَالَوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَجْرُ خَمْسِينَ مِنْهُمْ ؟! قَالَ : أَجْرُ خَمْسِينَ مِنْكُمْ

“Sesungguhnya di belakang kalian nanti akan ada hari-hari kesabaran.. orang yang bersabar padanya seperti memegang bara api.. orang yang beramal mendapatkan seperti pahala 50 orang yang beramal seperti yang ia amalkan..”

Mereka berkata, “Wahai Rosulullah, pahala 50 orang di antara mereka..?”
Beliau menjawab, “Pahala 50 orang dari kalian..”

(HR Abu Dawud dan at-Tirmidzi dan dishohihkan oleh Syaikh al-Albani)

Demikianlah sunnatullah..
Jalan menuju surga itu tak seindah yang dibayangkan..
Ia penuh ujian dan cobaan..

Namun.. jalan itu menjadi indah bila disertai kesabaran dan berharap ridha Allah semata..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Kenapa Ramadhan Tidak Termasuk Bulan Haram..?

Kenapa bulan Ramadhan tidak termasuk bulan suci/haram..?

➡️ Karena dalil yaitu firman Allah ‘Azza wa Jalla dalam QS At Taubah ayat 36 :

إن عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ

”Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu..”

dan hadits Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam,

الزَّمَانُ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا ، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ، ثَلاَثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ ، وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِى بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ

”Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Diantaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqa’dah, Dzulhijjah dan Muharram. (satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhar yang terletak antara Jumadil (akhiroh) dan Sya’ban..”

(HR. Bukhari no. 3197 dan Muslim no. 1679)

Syaikh al-‘Utsaimin rohimahullah berkata,

“Semenjak Allah Subhanahu wa Ta’ala menciptakan langit dan bumi, Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menentukan jumlah bulan yaitu dua belas bulan; empat diantaranya adalah bulan haram, tiga bulan berurutan yaitu Dzul qa’dah, Dzul hijjah, lalu Muharram serta satu yang terpisah yaitu bulan Rajab. Ini merupakan bulan-bulan diagungkan, baik pada masa jahiliyyah ataupun pada masa islam, Allah mengkhususkan larangan berbuat zhalim dibulan-bulan tersebut..”

(Dyiaul Lami’ min Khutabil Jawami’ Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin jilid 5 hal 397-401)

wallahu a’lam

Do’a Memohon Perlindungan Dari Do’a Yang Tidak Dikabulkan

Do’a memohon perlindungan kepada Allah dari do’a yang tidak didengar/tidak dikabulkan, dan perlindungan dari 3 perkara lainnya..

mari kita hafalkan lafzhnya dan pahami maknanya sehingga dapat bersungguh-sungguh saat memanjatkan do’a ini terutama di waktu-waktu mustajab seperti saat hujan, 1/3 malam terakhir, Jum’at sore, saat sujud dan sebelum salam (dalam sholat)..

▪️ ALLAAHUMMA INNII A’UUDZUBIKA MIN ‘ILMIN LAA YANFA-‘U
▪️ WAMIN QOLBIN LAA YAKH-SYA-‘U
▪️ WAMIN NAFSIN LAA TASYBA-‘U
▪️ WAMIN DUAA-‘IN LAA YUSMA-‘U

jangan lupa.. salah satu adab berdo’a adalah memulainya dengan :

▪️memuji Allah dengan nama-nama-Nya yang Agung (contoh) : yaa Hayyu yaa Qoyyuum..

▪️lalu membaca sholawat (contoh) : Allaahumma sholli wa sallim ‘alaa Nabiyyinaa Muhammad.. (lafazh sholawat yang utama adalah lafazh sholawat yang kita baca saat tasyahudd dalam sholat)

▪️lalu mulailah berdo’a..

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS
DAFTAR KOMPLIT – Artikel Kupas Tuntas Tentang (KTT) DO’A

HADITS : Larangan Duduk Di Tempat Yang Terkena Teduh Dan Panas

Dari seorang sahabat rodhiyallahu ‘anhu, dia berkata,

“Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam melarang duduk di antara (tempat yang) panas (yang tidak ada naungannya) dan (tempat yang) dingin (yang ada naungannya), dan beliau shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, ‘(Itu adalah) tempat duduknya setan..’ ”

[ HR. Ahmad – 3/413 ]
hadits shohih – Silsilah Shohihah: 838

Dari Qays bin Abi Hazim dari ayahnya, beliau bercerita,

“Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam melihat aku duduk di bawah terik matahari, lalu beliau shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, ‘Pindahlah ke tempat teduh..!’ ”

[ HR. al-Hakim – 4/271 ]
hadits shohih – Silsilah Shohihah: 833

Kedua hadits di atas menunjukkan adanya larangan Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam bagi mereka yang duduk di tempat yang terkena teduh dan panas, atau mereka yang duduk di tempat yang semua kena panas, agar ia berpindah ke tempat yang semuanya terkena teduh.

dari segi kesehatan juga tidak baik, sebagaimana yang dijelaskan oleh al-Munawi rohimahullah bahwa,

“duduk di tempat yang sebagian terkena teduh sementara sebagian yang lain terkena sinar matahari, membahayakan bagi badan. Karena ketika orang duduk di tempat semacam ini, cairan tubuhnya rusak, karena ada 2 pengaruh yang bertolak belakang yang mengenai badan..”

[ Faidhul Qodir – 6/351 ]

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS

 

Keutamaan Sholat Sunnah Dhuha Yang EMPAT Roka’at


Terkait jumlah roka’at sholat Dhuha, minimalnya adalah dua roka’at sedangkan maksimalnya adalah tanpa batas, menurut pendapat yang paling kuat (Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin rohimahullah dalam Syarh Al Arba’in An Nawawiyah,hal. 289)..
.
Jadi boleh hanya dua roka’at, boleh empat roka’at, dan seterusnya asalkan jumlah roka’atnya genap, dan setiap 2 roka’at diakhiri dengan salam..
.
setelah itu baca do’anya sebanyak 100x.. jangan lupa adab berdo’a yaitu memulainya dengan memuji Allah dengan nama-nama-Nya yang Agung, contoh : Yaa Hayyu yaa Qoyyuum..
.
lalu membaca sholawat, contoh : Allaahumma sholli wa sallim ‘alaa Rosuuli-Ka Muhammad..
.


lalu berdo’a sebanyak 100x (lihat lafazh do’a nya di poster no 2) setelah sholat sunnah Dhuha..
.
SHOLAT DHUHA EMPAT ROKA’AT DAN KEUTAMAANNYA
.


apa yang dimaksud dengan kalimat dalam hadits yaitu ” mencukupimu di akhir siang..?”
.
At-Thibi rohimahullah berkata, “Yaitu engkau akan diberi kecukupan dalam kesibukan dan urusanmu, serta akan dihilangkan dari hal-hal yang tidak disukai setelah engkau shalat hingga akhir siang. Yang dimaksud, selesaikanlah urusanmu dengan beribadah pada Allah di awal siang (di waktu Dhuha), maka Allah akan mudahkan urusanmu di akhir siang..” (Tuhfah Al-Ahwadzi, 2: 478).

Al-Munawi rohimahullah menjelaskan maksud kalimat “akan dicukupi di akhirnya” adalah “akan diselamatkan dari cobaan dan musibah di akhir siang..” (Faidh Al-Qadir 4: 615)
.
Wallahu a’lam

HADITS : Dzikir Penggugur Dosa

Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam suatu hari berjalan bersama para sahabatnya, dan ketika itu beliau membawa tongkat di tangannya.. lalu beliau melewati pohon yang dedaunannya telah kering dan memukul pohon itu dengan tongkat yang ada di tangannya maka daun-daun yang kering itu berguguran..

dan saat para sahabat melihat dedaunan pohon itu berguguran di depan mereka, maka Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, “sesungguhnya kalimat
SUBHAANALLAH
WALHAMDULILLAH
WALAA ILAAHA ILLALLAH
WALLAHU AKBAR
menggugurkan dosa-dosa seorang hamba sebagaimana dedaunan pohon ini berguguran..”

[ HR. at-Tirmidzi – shohih ]

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS

 

HADITS : Keutamaan EMPAT Kalimat # 3

Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

“Sesungguhnya Allah telah memilih empat perkataan SUBHAANALLAH, WALHAMDULILLAH, WALAA ILAAHA ILLALLAH, WALLAHU AKBAR..

barangsiapa mengucapkan SUBHAANALLAH, maka akan dituliskan untuknya 20 kebaikan dan dihapuskan darinya 20 kesalahan, dan barangsiapa mengucapkan ALLAHU AKBAR, maka akan dituliskan untuknya seperti itu pula, dan barangsiapa mengucapkan LAA ILAAHA ILLALLAH, maka akan dituliskan untuknya seperti itu pula, dan barangsiapa mengucapkan ALHAMDULILLAHI ROBBIL ‘AALAMIIN dari dalam hatinya, maka akan dituliskan untuknya 30 kebaikan dan dihapuskan darinya 30 kesalahan..”

[ HR. Ahmad no. 7746 ]

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS