Images

Lebih Utama Pahalanya

Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata,

“Ketika telah terbuka tabir yang memberitakan pahala amalan manusia pada hari kiamat, mereka tidaklah melihat suatu amalan yang lebih utama pahalanya daripada dzikir..

sehingga banyak kaum (umat manusia) yang menyesal ketika itu seraya mengatakan, “Tidak ada sesuatu amalan yang lebih mudah bagi kita daripada dzikir..”

[ al-Wabil ash-Shoyyib – 111 ]

Ajarkan TAUHID Kepada Anak Sejak Usia Dini

Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata,

“Apabila anak sudah mulai bisa berbicara, mereka hendaknya diajari mengucapkan, ‘LAA ILAAHA ILLALLAH MUHAMMAD ROSULULLAH..’ Hendaknya yang pertama menancap di pendengaran mereka ialah mengenal dan mentauhidkan Allah..

meyakini bahwa Allah berada di atas  ‘Arsy-Nya, mengawasi mereka, mendengar semua ucapan mereka, dan bersama mereka di mana pun mereka berada..”

[ Tuhfatul Maudud – 1/232 ]

ARTIKEL TERKAIT
Nasihat Ulama – KOMPILASI ARTIKEL

Para Saksi Saat Berdzikir

Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata,

“Sungguh orang yang senantiasa berdzikir ketika berada di jalan, di rumah, di saat mukim, di saat safar, atau di berbagai tempat, itu akan membuatnya mendapatkan banyak saksi di hari kiamat..

Karena tempat-tempat tadi, rumah, gunung dan tanah, akan menjadi saksi bagi seseorang di hari kiamat..”

[ Al-Wabil Ash-Shoyyib – 197 ]

subhaanallah..
tidakkah kita ingin memiliki sebanyak mungkin saksi meringankan saat mempertanggung-jawabkan perbuatan kita kelak di hadapan Allah ‘Azza wa Jalla..?!

ARTIKEL TERKAIT
Nasihat Ulama – KOMPILASI ARTIKEL

Jika Tertimpa Suatu Kemalangan Jangan Ucapkan ‘ANDAIKAN’

Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda (yang artinya),

“Apabila kamu tertimpa suatu kemalangan, maka janganlah kamu mengatakan, ‘seandainya tadi saya berbuat begini dan begitu, niscaya tidak akan menjadi begini dan begitu..’ tetapi katakanlah ‘QODARULLAH WA MAA SYAA-A FA’ALA’ (ini sudah takdir dari Allah dan apapun yang dikehendaki-Nya pasti terlaksana..) karena sesungguhnya ungkapan kata ‘seandainya’ akan membukakan jalan bagi godaan syaithon..”

[ HR. Muslim – 2664 ]

Do’a Yang Akan Dikabulkan

Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda (yang artinya),

“Do’a seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang dido’akannya adalah do’a yang akan dikabulkan.. pada kepalanya ada Malaikat yang menjadi wakil baginya.. setiap kali dia berdo’a untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka Malaikat tersebut berkata, ‘Aamiin dan engkau pun mendapatkan apa yang ia dapatkan..”

[ HR. Muslim ]

yuuk perbanyak do’a untuk diri sendiri, orangtua dan orang lain.. apalagi di saat-saat #psbb..
.
dari hadits ini, ada dua golongan manusia yang di do’akan malaikat yaitu orang yang di do’akan dan juga orang yang mendo’akan.. keduanya sama-sama dido’akan malaikat.. walhamdulillah..
.
Al-Qadhi ‘Iyadh rohimahullah berkata,
.
“Jika generasi Salaf hendak berdo’a untuk dirinya sendiri, mereka juga berdo’a untuk saudaranya sesama muslim dengan do’a tersebut, karena do’a tersebut adalah do’a yang mustajab, dan dia pun akan mendapatkan apa yang didapatkan oleh saudaranya sesama muslim..”
.
[ Syarh an-Nawawi – XVII/49 ]
.
Sebarkan..!
.
Baarokallahu fiikum..
.
#stayhome
#staysafe
#stayclean
#stayapart

DZIKIR Yang Sangat Dahsyat Pahalanya

Suatu saat Nabi -shollallohu alaihi wasallam- melihat Abu Umamah -rodhiallohu ‘anhu- menggerakkan bibirnya, maka beliau bertanya: “Apa yang sedang kau baca wahai Abu Umamah ?”
Dia menjawab: “Aku sedang berdzikir kepada Allah”

Beliau mengatakan: “Maukah aku tunjukkan kepadamu dzikir yang pahalanya LEBIH BANYAK dari dzikirmu selama SEHARI SEMALAM ?”

Kemudian beliau mengajarinya (…dzikir di bawah ini…), dan beliau berpesan ajarkanlah dzikir ini kepada orang-orang setelahmu.

[HR Ath-Thobroni dalam Kitab Al Mu’jam Al Kabir no 7930, Hadits dishohihkan oleh Syeikh Albani dalam Shohihul Jami’: 2615].

Mari kita berdzikir dengannya, dan mari kita ajarkan kepada orang lain.

الْحَمْدُ لِلَّهِ عَدَدَ مَا خَلَقَ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ مِلْءَ مَا خَلَقَ،
وَالْحَمْدُ لِلَّهِ عَدَدَ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأَرْضِ،
وَالْحَمْدُ لِلَّهِ عَدَدَ مَا أَحْصَى كِتَابُهُ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ مِلْءَ مَا أَحْصَى كِتَابُهُ،
وَالْحَمْدُ لِلَّهِ عَدَدَ كُلِّ شَيْءٍ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ مِلْءَ كُلِّ شَيْءٍ.

سُبْحَان الِله عَدَدَ مَا خَلَقَ، وَسُبْحَان الِله مِلْءَ مَا خَلَقَ،
وَسُبْحَان الِله عَدَدَ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأَرْضِ،
وَسُبْحَان الِله عَدَدَ مَا أَحْصَى كِتَابُهُ، وَسُبْحَان الِله مِلْءَ مَا أَحْصَى كِتَابُهُ،
وَسُبْحَان الِله عَدَدَ كُلِّ شَيْءٍ، وَسُبْحَان الِله مِلْءَ كُلِّ شَيْءٍ.

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA,  حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
1393. Kapan Membaca DZIKIR Dahsyat Ini..?

NB:
Latin:
Alhamdulillahi ‘Adada Maa Kholaqo
Walhamdulillahi Mil-a Maa Kholaqo
Walhamdulillahi ‘Adada Maa Fis-samaa-waati Wa Maa Fil-Ardhi
Walhamdulillahi ‘Adada Maa Ahsho Kitaabuhu
Walhamdulillahi Mil-a Maa Ahsho Kitaabuhu
Walhamdulillahi ‘Adada Kulli Syai-in
Walhamdulillahi Mil-a Kulli Syai-in

Subhaanallahi ‘Adada Maa Kholaqo
Wa Subhaanallahi Mil-a Maa Kholaqo
Wa Subhaanallahi ‘Adada Maa Fis-samaa-waati Wa Maa Fil-Ardhi
Wa Subhaanallahi ‘Adada Maa Ahsho Kitaabuhu
Wa Subhaanallahi Mil-a Maa Ahsho Kitaabuhu
Wa Subhaanallahi ‘Adada Kulli Syai-in
Wa Subhaanallahi Mil-a Kulli Syai-in

Artinya :
Segala puji bagi ALLAH sebanyak semua ciptaan-Nya,
dan segala puji bagi ALLAH sepenuh semua ciptaan-Nya,
dan segala puji bagi ALLAH sebanyak seluruh makhluk yang ada di langit dan di bumi
dan segala puji bagi ALLAH sebanyak semua yang dicatat kitab-Nya,
dan segala puji bagi ALLAH sepenuh apa yang dicatat kitab-Nya,
dan segala puji bagi ALLAH sebanyak segala sesuatu,
dan segala puji bagi ALLAH sepenuh segala sesuatu.

Maha Suci ALLAH sebanyak semua ciptaan-Nya,
dan Maha Suci ALLAH sepenuh semua ciptaan-Nya,
dan Maha Suci ALLAH sebanyak seluruh makhluk yang ada di langit dan di bumi
dan Maha Suci ALLAH sebanyak semua yang dicatat kitab-Nya,
dan Maha Suci ALLAH sepenuh apa yang dicatat kitab-Nya,
dan Maha Suci ALLAH sebanyak segala sesuatu,
dan Maha Suci ALLAH sepenuh segala sesuatu.

 

Sesungguhnya Keselamatan Hariku Adalah..

Ada seseorang berkata kepada Haatim Al-Ashom rohimahullah,

“Apa yang engkau hasratkan..?” Ia menjawab, “Aku berhasrat keselamatan hari ini hingga malam hari nanti..” Akupun berkata kepada Haatim, “Bukankah seluruh hari-harimu keselamatan..?”

Haatim berkata, “Sesungguhnya keselamatan hariku adalah hari dimana aku sama sekali tidak bermaksiat kepada Allah pada hari tersebut..”

[ Atsar diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dalam kitab Syu’abul Iman no 6858 ]