Kepada Siapapun Yang Bingung Dan Takut Hidup Miskin…

Nasehat emas dari ulama besar Al Hasan Al Basri rohimahullah :

Kepada orang yang ragu akan rezkinya…..

Kepada seorang pemuda yang ragu melangkah maju untuk menikah, khawatir tidak bisa menghidupkan rumah tangga…….

Kepada orang tua yang membatasi anaknya hanya dua atau tiga saja, karena khawatir miskin….

Kepada suami yang ragu untuk berpoligami, karena takut tidak bisa memberi makan istri kedua dan anak-anaknya….

Kepada istri pertama, yang tidak mau memberikan izin kepada suaminya untuk berpoligami karena khawatir jatuh miskin, atau tidak mendapatkan nafkah dari suami karena dibagi kepada istri kedua….

Kepada siapapun yang bingung hidup… takut miskin,….

Kepada orang yang selalu mengeluh kesusahan hidup…. dll….

Simaklah perkataannya :

قال الحسن البصري: قرأت في تسعين موضعا من القرآن أن الله قدر الأرزاق وضمنها لخلقه ، وقرأت في موضع واحد ” الشيطان يعدكم الفقر” : فشككنا في قول الصادق في تسعين موضعا ، وصدقنا قول الكاذب في موضع واحد “

Hasan Basri berkata:

“Aku telah membaca di sembilanpuluh tempat (90 kali disebutkan) di dalam al Qur’an, bahwa sesungguhnya Allah telah menetapkan (mentaqdirkan) rezki dan menjamin rezki itu untuk makhluk-Nya, dan aku membaca (hanya) pada satu tempat syaitan menakut-nakutimu akan kefakiran…

Lantas, (apakah layak) kita ragu terhadap perkataan yang Maha Benar di sembilan puluh tempat, sementara kita mempercayai perkataan pembohong (hanya) di satu tempat ?”

Apakah setelah ini, kita masih ragu terhadap rezki kita yang telah ditetapkan Allah untuk kita ?

Bersemangatlah……, maju…. Langkahkanlah kaki anda untuk maju ke depan…..

Ustadz Muhammad Elvi Syam MA, حفظه الله تعالى

 

da0512130943

Bisnis PALING Menguntungkan Yang Banyak DILALAIKAN..!

Sebagaimana kita tahu dalam rumus dasar bisnis; gunakanlah modal semurah mungkin untuk meraih keuntungan sebesar mungkin.

Tahukah Anda, bahwa ternyata hal itu sangat mudah kita lakukan dalam kehidupan ini.

Sadarkah Anda bahwa dunia SANGAT murah di mata Allah.. Nabi shollallohu ‘alaihi wasallam telah bersabda:

“Seandainya dunia ini sama nilainya di sisi Allah dengan SAYAP NYAMUK, tentu Allah tidak akan memberi seorang kafir pun minuman walaupun HANYA seteguk.”

Camkanlah, betapa kecilnya ‘sayap nyamuk’, dan dunia lebih sedikit nilainya dari itu.

Sebaliknya surga Allah itu sangat mahal, sebagaimana sabdanya:

“Ingatlah, bahwa barang DAGANGAN Allah itu MAHAL. Ingatlah bahwa barang dagangan Allah itu SURGA.”

Beliau juga menyabdakan:

“Sungguh, ‘tempat cambuk’ salah seorang dari kalian di surga, itu lebih baik dari DUNIA SEISINYA.”

Dan membeli kehidupan AKHERAT (surga) yang sangat mahal tersebut dengan modal kehidupan DUNIA yang sangat murah merupakan BISNIS yang paling menguntungkan yang dilalaikan banyak orang.

Banyak orang melewatkan kesempatan emas ini dalam hidupnya, apakah Anda juga ingin melewatkan kesempatan tersebut ? Saya yakin Anda tidak akan mengikuti mereka.

Oleh karenanya, mulailah dari sekarang untuk berusaha menggunakan SEMUA kenikmatan yang ada pada Anda untuk membeli kenikmatan akherat… tentunya dengan tetap melandasi setiap amalan dengan IKHLAS dan mengikuti SUNNAH Nabi shollallohu ‘alaihi wasallam.

Semoga taufiq Allah selalu menyertai kita… amin.

Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

 

da0107140605

Diantara Manfaat Segera Bertaubat…

Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata :

الذنب بمنزلة شرب السم، والتوبة ترياقه ودواؤه، والطاعة هي الصحة والعافية

“Perbuatan dosa itu ibarat seseorang yang meminum racun. Maka taubat yang akan menawarkan dan mengobati racun tersebut. Dan keta’atan kepada Allah yang akan menyebabkan dia sehat wal afiat.”

[ Madarijus Salikin 1/222 ]

Diterjemahkan oleh,
Ustadz DR. Sufyan Baswedan MA, حفظه الله تعالى

https://www.facebook.com/Dr.SufyanBaswedan.MA/

Harta Bukanlah Lambang Dari Kemuliaan…

Ibnu Katsir rohimahullah berkata :

الله تعالى يعطي المال من يحب ومن لا يحب ويضيق على من يحب ومن لا يحب وإنما المدار في ذلك على طاعة الله في كل من الحالين إذا كان غنيا بأن يشكر الله على ذلك وإذا كان فقيرا بأن يصبر

“Sesungguhnya Allah ta’ala memberikan harta kepada orang yang Dia cintai dan kepada orang yang tidak Dia cintai. Dia pun menyempitkan rejeki kepada orang yang Dia cintai dan kepada orang yang tidak Dia cintai.

Barometer dalam permasalahan ini tiada lain adalah “KETA’ATAN” kepada Allah ta’ala dalam dua kondisi tersebut. Apabila seseorang diberi kekayaan, maka hendaknya ia bersyukur kepada Allah atas hal tersebut. Namun jika ia berada dalam kemiskinan, maka hendaknya ia bersabar.”

[ Tafsir ibnu Katsir 8/388 ]

Diterjemahkan oleh,
Ustadz DR. Sufyan Baswedan MA, حفظه الله تعالى

https://www.facebook.com/Dr.SufyanBaswedan.MA/

Menurut Anda dan Menurut Mereka…

Bid’ah itu menurut anda, tapi menurut mereka sunnah.

Dalilnya lemah menurut anda, namun kuat menurut mereka.

Rojih itu menurut anda, sedang menurut mereka marjuh.

Tidak sah menurut anda, namun sah menurut mereka.

Membatalkan ibadah itu menurut anda, namun tidak membatalkan menurut mereka.

Dan masih banyak lagi.

Bila perbedaan ini tidak disikapi dengan ilmu dan hikmah, niscaya terjadi kekacauan.

Perbedaan semisal terjadi pada banyak masalah, sejak dahulu kala hingga saat ini perbedaan serupa terus terjadi.

Karena perbedaan semacam inilah dahulu di Masjid Haram Makkah setiap kali sholat fardhu, ummat Islam di sana berkelompok menjadi 4 kelompok besar, ada para pengikut mazhab Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hambali.

Setiap waktu sholat tiba, Masing masing dari mereka mengumandangkan Azan dan Iqamat serta sholat berjama’ah secara bergantian.

Masing masing penganut mazhab meyakini bahwa sholat penganut mazhab lain tidak sah, mengamalkan bid’ah, atau melakukan sebagian pembatal ibadah.

Akibatnya mereka tidak mau berjama’ah di belakang penganut mazhab lain.

Bahkan sebagian penganut mazhab merasa bahwa menikahi wanita ahli kitab lebih baik dibanding menikahi wanita penganut mazhab lain.

Imam Ibnu Taimiyah pernah ditanya perihal hukum berjama’ah dengan penganut mazhab lain, dan beliau menjawab:

“Segala puji hanya milik Allah, betul, sebagian mereka (para penganut mazhab) boleh mendirikan sholat di belakang penganut mazhab yang lain, sebagaimana dahulu para sahabat, para penerus mereka dengan kebaikan (tabi’in) dan juga para imam sepeninggal mereka diantaranya imam keempat mazhab, sebagian mereka mendirikan sholat (berjama’ah) di belakang sebagian lainnya.

Padahal mereka bersilang pendapat dalam masalah masalah yang telah disebutkan di atas dan jga masalah masalah lainnya. Walau demikian tidak seorangpun dari ulama salaf ( terdahulu ) yang berpendapat tidak sahnya sholat di belakang sebagian lainnya.

Dan siapapun yang mengingkari fakta ini, maka itu pertanda ia adalah seorang ahli bid’ah (mubtadi’) lagi sesat, menentang Al Kitab, As Sunnah, dan ijma’ generasi terdahulu dari ummat ini dan ijma’ para imam ummat ini.

Sungguh di kalangan para sahabat dan tabi’in dan generasi penerus mereka, dari mereka ada yang membaca basmalah ketika sholat, dan ada dari mereka yang tidak membacanya.

Dari mereka ada yang mengeraskan bacaan basmalah dan ada pula yang tidak mengeraskannya.

Dari mereka ada yang membaca QUNUT SUBUH, dan dari mereka ada pula yang tidak membaca qunut.

Dari mereka ada yang mengulang wudhu’ karena berbekam, mimisan, dan muntah, dan dari mereka juga ada yang tidak mengulang wudhunya karena hal hal tersbeut.

Dari mereka ada yang berwudhu kembali setiap kali menyentuh kemaluannya, menyentuh wanita dengan diringi nafsu birahi, dan dari mereka ada yang tidak mengulang wudhunya walau telah melakukan hal hal tersebut ……

Secara global, permasalahan ini ada dua kondisi:

⚉  Kondisi pertama:
Tidak diketahui apakah sang imam melakukan hal yang dapat membatalkan sholat, maka pada kondisi ini menurut kesepakatan ulama; terdahulu, dinataranya imam keempat mazhab dan lainnya, makmum boleh mendirikan sholat di belakang imam tersebut. Pada kondisi ini, di kalangan ulama’ terdahulu tidak ditemukan perbedaan pendapat.

Perbedaan pendapat baru ditemukan di kalangan sebagian kaum fanatisme dari penganut mazhab dari kalangan mutaakhirin. ……

⚉  Kondisi kedua:
Diketahui dengan meyakinkan bahwa sang imam melakukan hal yang terlarang menurut pendapat makmum, semisal menyentuh kemaluannya, atau wanita dengan diiringi nafsu birahi, berbekam, atau fashdu atau muntah, kemudian ia mendirikan sholat tanpa berwudhu kembali, maka pada kondisi ini terjadi perbedaan yang telah masyhur:

➡️ Pendapat pertama:
Sholat makmum di belakang imam tersbeut tidak sah, karena ia meyakini batalnya sholat sang Imam, ini adalah pendapat yang dianut oleh sebagian pengikut mazhab Abu Hanifah, As Syafii, dan Ahmad.

➡️ Pendapat kedua:
Sholat makmum tetap sah, dan ini adalah pendapat mayoritas ulama; terdahulu, dan ini adalahmazhab Imam Malik, dan pendapat kedua di kalangan penganut mazhab As Syafii dan Ahmad, bahkan termasuk penganut mazhab Imam Abu Hanifah.

Dan kebanyak teks ucapan Imam Ahmad sejalan dengan pendapat ini.

Inilah pendapat yang benar, sejalan dengan hadits yang diriwayatkan dalam shohih Al Bukhari dan lainnya dari Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam:

يُصَلُّونَ لَكُمْ فَإِنْ أَصَابُوا فَلَكُمْ وَلَهُمْ وَإِنْ أَخْطَئُوا فَلَكُمْ وَعَلَيْهِمْ

“Para imam kalian itu memimpin kalian dalam mendirikan sholat. Bila mereka berbuat benar, maka pahalanya untuk kalian dan juga untuk mereka. Namun bila para imam berbuat salah, maka pahalanya untuk kalian, sedangkan dosa kesalahan sepenuhnya mereka yang menangungnya.”

Pada hadits ini Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan bahwa kesalahan imam tidak menular kepada para makmumnya. …..

Sedangkan anggapan bahwa makmum meyakini bahwa sholat imamnya telah batal, maka ini adalah kesalahan persepsi.

Karena yang benar makmum meyakini bahwa imamnya telah melakukan ibadah sesuai dengan apa yang menjadi tanggung jawabnya, dan bahwasannya Allah akan mengampuni kesalahannya dan sholatnya tidak sertta merta menjadi batal karena amalannya tersebut.” (Majmu’ Fatawa 23/373-378)

Ini namanya manhaj salaf dalam berbeda pendapat bukan berbeda pendapatan, sehingga tetap adeeem mak nyeeeees

Selamat berekreasi di dunia fiqih yang selalu dinamis dan indah.

Semoga menyegarkan khazanah keilmuan anda.

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri MA, حفظه الله تعالى 
.
.
ARTIKEL TERKAIT

  1. Sholat Di Belakang Imam Yang Qunut Shubuh…
  2. Apakah Makmum Ikut Mengangkat Tangan dan Mengamini Imam Qunut Shubuh..?
  3. Sumber Perbedaan Masalah Qunut Shubuh Dan Pendapat Jumhur Ulama…
  4. Masalah Khilafiyah dan Ijtihaadiyah # 3 – Perkara Khilaf Yang Tidak Boleh Dikatakan Sesat – Qunut Shubuh…
  5. Saling Menghormati Dalam Masalah Ijtihadiyah…
  6. Beda Antara Khilafiyah dan Ijtihadiyah…

Amalan di Hari-Hari Tasyrik (11-12-13 Dzulhijjah)…

Mengingat keistimewaan hari tasyrik, sebagai orang yang beriman, hendaknya kita maksimalkan upaya untuk mendapatkan limpahan rahmat dan pahala dari Allah di hari itu. Berusaha untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Memperbanyak amal soleh dan berbagai bentuk ibadah kepada Allah. Hanya saja, ada beberapa amal yang disyariatkan untuk dilakukan di hari tasyrik:

PERTAMA, anjuran memperbanyak berdzikir

Allah berfirman,

وَاذْكُرُوا اللَّهَ فِي أَيَّامٍ مَعْدُودَاتٍ

Ingatlah Allah di hari-hari yang terbilang.” (QS. Al-Baqarah: 203). Yaitu di hari tasyrik.

Dari Nubaisyah al-Hudzali radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ وَذِكْرٍ لِلَّهِ

Hari Tasyrik adalah hari makan, minum, dan banyak mengingat Allah. (HR. Muslim, Ahmad, Abu Daud, Nasa’i).

Menyemarakkan dzikir pada hari tasyrik, bisa dilakukan dalam beberapa bentuk, diantaranya (Lathaiful Ma’arif, 504 – 505):

1. Melakukan Takbiran setiap selesai shalat wajib. Ini sebagaimana yang dilakukan para sahabat. Sebagaimana praktek Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu, bahwa beliau dulu bertakbir setelah shalat shubuh pada tanggal 9 Dzulhijjah sampai setelah dzuhur pada tanggal 13 Dzulhijjah. (Ibn Abi Syaibah dan al-Baihaqi dan sanadnya dishahihkan al-Albani)

Demikian juga dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, bahwa beliau bertakbir setelah shalat shubuh pada tanggal 9 Dzulhijjah sampai ashar tanggal 13 Dzulhijjah. Beliau juga bertakbir setelah ashar. (HR. Ibn Abi Syaibah dan al-Baihaqi. Al-Albani mengatakan: “Shahih dari Ali”).

2. Mengingat Allah dan berdzikir ketika menyembelih. Karena penyembelihan qurban, bisa dilaksanakan sampai hari tasyrik berakhir.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

كُلُّ أَيَّامِ التَّشْرِيقِ ذَبْحٌ

Di setiap hari tasyrik, boleh menyembelih.” (HR. Ahmad, ibn Hibban, Ad-Daruquthni, dan yang lainnya).

3. Mengingat Allah dengan membaca basmalah sebelum makan dan hamdalah setelah makan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إن الله عزَّ وجل يرضى عن العبد أن يأكل الأكلة فيحمده عليها ، ويشرب الشَّربة فيحمده عليها

Sesungguhnya Allah ridho terhadap hamba yang makan sesuap makanan kemudian memuji Allah, atau minum seteguk air dan memuji Allah karenanya.” (HR. Muslim 2734)

4. Mengingat Allah dengan melantunkan takbir ketika melempar jumrah di hari tasyrik. Yang hanya dilakukan jamaah haji.

5. Mengingat Allah dengan memperbanyak takbiran secara mutlak, di manapun dan kapanpun. Sebagaimana yang dilakukan oleh Umar radhiyallahu ‘anhu. Beliau melakukan takbiran di kemahnya di Mina, kemudian diikuti oleh banyak orang, sehingga Mina bergetar karena gema takbir. (HR. Bukhari sebelum hadis no.970)

KEDUA, memperbanyak berdoa kepada Allah

Sebagian ulama menganjurkan untuk memperbanyak berdoa di hari ini.

Ikrimah (murid Ibn ‘Abbas rodhiyallahu ‘anhumaa) mengatakan:

كان يستحب أن يقال في أيام التشريق : { رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ }

Doa berikut dianjurkan untuk dibaca pada hari tasyrik: ROBBANAA AATINAA FID-DUN-YAA HASANAH WA FIL AA-KHIROTI HASANAH, WA QINAA ADZAABAN-NAAR. (Lathoiful Ma’arif, Hal. 505).

Do’a ini kita kenal dengan do’a sapu jagad. Dan memang demikian, do’a ini dianggap sebagai doa yang isinya mengumpulkan semua bentuk kebaikan dan menolak semua bentuk keburukan. Karena itulah, do’a ini menjadi pilihan yang sangat sering dilantunkan oleh manusia terbaik, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Anas bin Malik rodhiyallahu ‘anhu mengatakan,

كَانَ أَكْثَرُ دُعَاءِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «اللَّهُمَّ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي
الآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ»

Do’a yang paling banyak dilantunkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah ROBBANAA AATINAA FID-DUN-YAA HASANAH WA FIL AA-KHIROTI HASANAH, WA QINAA ADZAABAN-NAAR.” (HR. Bukhari 6389 dan Muslim 2690).

Disamping itu, do’a merupakan bentuk mengingat Allah yang sangat agung. Berisi pujian dan harapan manusia kepada Tuhannya. Sehingga, hari ini menjadi hari yang istimewa untuk memperbanyak do.a.

Ziyad Al-Jasshas meriwayatkan dari Abu Kinanah al-Qurasyi, bahwa beliau mendengar Abu Musa al-Asy’ari berceramah dalam khutbahnya ketika Idul Adha:

بعد يوم النحر ثلاثة أيام التي ذكر الله الأيام المعدودات لا يرد فيهن الدعاء فارفعوا رغبتكم إلى الله عز و جل

Setelah hari raya qurban ada tiga hari, dimana Allah menyebutnya sebagai al-Ayyam al-Ma’dudat (hari-hari yang terbilang), do’a pada hari-hari ini, tidak akan ditolak. Karena itu, perbesarlah harapan kalian. (Lathoiful Ma’arif, Hal. 506).

Demikian, semoga Allah memudahkan kita untuk senantiasa istiqamah dalam menggapai ampunan-Nya.

Allahu a’lam

Ustadz Ammi Nur Baits,  حفظه الله تعالى

https://konsultasisyariah.com/14538-amalan-di-hari-tasyrik.html

UPDATE – Donasi Pipa Saluran Air Bersih – TAHAP 1…

UPDATE – SENIN 12 DZULHIJJAH 1440 / 12 AGUSTUS 2019
.
Kami SUDAHI pengumpulan donasi PIPA AIR BERSIH TAHAP – 1.

Total donasi pipa (TAHAP – 1) yang terhimpun dari para muhsinin/donatur hingga 20.00 SENIN MALAM mencapai Rp. 14.8 juta. Silahkan cek (klik) ➡️ DAFTAR DONASI

alhamdulillah alladzii bi-ni’matihi tatimmush-shoolihaat…
.
laporan pengumpulan dana di TAHAP – 2, silahkan KLIK DI SINI
laporan pengumpulan dana di TAHAP – 3, silahkan KLIK DI SINI
.
===================================

DONASI PIPA PENYALURAN AIR BERSIH UNTUK PONDOK TAHFIZH DAN WARGA SEKITAR
.
.
bismillahirrohmaanirrohiim
.
alhamdulillah wash-sholaatu wassalaamu ‘alaa Rosulillah
.
Kami membuka kembali kesempatan amal jariyah, yaitu pemasangan pipa untuk menyalurkan air dari dataran tinggi untuk sebuah pondok tahfizh al qur’an dan warga sekitarnya di kabupaten lombok utara.

Saat gempa besar 1 tahun yang lalu, bangunan pondok hancur qoddarullah wa maa syaa-a fa’ala (lihat gallery foto dibawah)

Alhamdulillah, berkat bantuan para muhsinin, telah dibuatkan pondok ‘darurat’ untuk sekitar 200 santri putra dan putri. (lihat gallery foto dibawah)

Namun qodarullah sumber air yang sebelum gempa melimpah lambat laun mengering pasca gempa hingga saat ini, begitu juga sumur-sumur warga di sekitar pondok tahfizh al qur’an yang mencapai sekitar 100 KK. Sedangkan lokasi yang memiliki jumlah debit air cukup besar letaknya di dataran tinggi sekitar 4 km jauhnya dari pondok tahfizh al qur’an.

Pihak desa dan pondok tahfizh al qur’an sedang menggalang dana untuk pembelian dan pemasangan pipa untuk mengalirkan air dari sumber air tersebut, dan membutuhkan dana sekitar Rp. 14 juta untuk membeli pipa dll (lihat UPDATE saldo).

nantinya in-syaa Allah keberadaan air akan sangat bermanfaat bagi warga desa tsb termasuk para santri pondok tahfizh al qur’an
.
silahkan yang hendak berpatisipasi dalam program amal jariyah pipa air bersih, transfer ke :
.
bank syariah mandiri (kode bank 451)
.
no. rekening : 748 000 9996
.
an. al ilmu INFAQ
.
konfirmasi (tidak harus) :
0838 0662 4622
.
jazaakumullahu khoyron kepada para muhsinin/donatur yang telah dengan tulus menyisihkan sebagian hartanya di penghujung tahun 1440 h untuk pengadaan airbersih bagi warga dan pondok tahfizh al qur’an di kabupaten lombok utara
.
silahkan share ke kerabat, teman, dll karena terdapat juga pahala bagi orang yang menunjukkan jalan kebaikan.
.
Nabi shollallahu ’alaihi wasallam bersabda:

.من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه.

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” [ HR. Muslim no. 1893 ]
.
.
Semoga Allah ‘azza wa Jalla senantiasa mudahkan urusan kita bersama… Aaamiiin

UPDATE – Donasi Pembangunan Rumah Tahfizh dan PAUD…

UPDATE – SABTU 09 DZULHIJJAH 1440 / 10 AGUSTUS 2019
.
saldo donasi pembangunan yang terhimpun dari para muhsinin/donatur hingga pkl. 14.00 sabtu siang 09 dzul-hijjah 1440 (10 agustus 2019) mencapai +/- rp. 323 juta atau sekitar 90% dari total anggaran pembangunan, alhamdulillah alladzii bi-ni’matihi tatimmush-shoolihaat…
.
masih diperlukan : +/- rp. 37 juta

.
klik GALLERY (paling bawah) untuk lihat foto dokumentasi
.
===================================

DONASI PEMBANGUNAN RUMAH TAHFIZH
.
.
bismillahirrohmaanirrohiim
.
alhamdulillah wash-sholaatu wassalaamu ‘alaa Rosulillah
.
kami membuka kembali kesempatan amal jariyah, yaitu pembangunan rumah tahfizh dan paud di desa toya, aikmel, lombok timur.
.
foto 1 dan 2 : adalah lokasi lahan yang sudah dibebaskan  dan sudah dijadikan tanah waqaf dan sudah diserahkan ke pihak yayasan as sunnah lombok timur yang akan mengelolanya menjadi rumah tahfizh dan paud. lokasi lahan terletak berdekatan dengan masjid habibah (foto 3).
.
tim tenaga pengajar adalah para hafizh/hafizhoh lulusan beberapa lembaga pendidikan dakwah seperti lipia jakarta, ma’had imam bukhori, dll.
.
pada tahap awal, in-syaa Allah, akan dibangun 3 kelas untuk menampung (pada tahap awal) sekitar 40 santri untuk program:
– pagi : paud
– sore : tahfizh dan tajwid untuk santri setara usia sd dan smp.

.
diperlukan biaya sekitar rp. 360 juta untuk membangun 3 kelas berikut kantor dan sarana penunjang lainnya. (silahkan lihat update saldo donasi di paragraf paling atas)
.
silahkan yang hendak berpatisipasi dalam program amal jariyah rumah tahfizh, transfer ke :
.
bank syariah mandiri
.
no. rekening : 748 000 5559
.
an. al ilmu dana sosial
.
informasi/konfirmasi (opsional) :
0838 0662 4622
.
jazaakumullahu khoyron kepada para muhsinin/donatur yang telah dengan tulus menyisihkan sebagian hartanya di penghujung tahun 1440 h untuk terwujudnya generasi penghafal al Qur’an di desa toya, aikmel, lombok timur.
.
silahkan share ke kerabat, teman, dll karena terdapat juga pahala bagi orang yang menunjukkan jalan kebaikan.
.
Nabi shollallahu ’alaihi wasallam bersabda:

.من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه.

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” [ HR. Muslim no. 1893 ]
.
.
Semoga Allah ‘azza wa Jalla senantiasa mudahkan urusan kita bersama… Aaamiiin

Klik salah satu foto dibawah untuk memulai slide

Menebar Cahaya Sunnah