Kapan Berhujjah Dengan Pendapat Ulama

Syaikhul Islam ibnu Taimiyah rohimahullah berkata:

“Tidak boleh bagi seorang pun untuk berhujjah dengan pendapat ulama dalam masalah yang diperselisihkan. Hujjah itu adalah nash, ijma’ dan dalil yang di istimbath yang ditetapkan mukadimahnya dengan dalil dalil syariat bukan ditetapkan oleh pendapat ulama. Karena pendapat ulama dijadikan hujjah bila sesuai dengan al kitab dan sunnah bukan dijadikan alasan untuk menolak alquran dan sunnah.”

(Majmu fatawa 26/202-203).

Perkataan beliau ini menunjukkan bahwa perkataan ulama dapat dijadikan hujjah bila telah menjadi kesepakatan atau ijma.
Adapun ketika para ulama berbeda pendapat, kewajiban kita adalah melihat dalil-dalil mereka mana yang paling kuat.
Karena pendapat ulama bukanlah dalil atas ulama yang lainnya.

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Agar Tidak Merugikan Kita

Jangan pedulikan bully-an orang kepada kita .. agar hal itu tidak merugikan kita, tapi merugikan mereka sendiri.

=====

Syeikh Abdurrahman Assi’dy -rohimahullah-:

“Diantara sesuatu yang bermanfaat adalah pengetahuanmu bahwa gangguan manusia kepadamu -terutama dengan kata-kata buruknya-; tidak akan membahayakanmu, justru itu membahayakan mereka.

Kecuali jika kamu menyibukkan diri dengannya, dan membiarkan gangguan itu menguasai emosimu, maka ketika itulah dia jadi membahayakanmu sebagaimana dia telah membahayakan mereka.

Jika kamu tidak mempedulikannya, maka ia tidak akan membahayakanmu sama sekali..”

[al Wasaailul Mufiidatu Lil Hayaatis Sa’iidah hal 16]

Di alih-bahasakan oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى 

Kisah Sepotong Roti…

Dahulu..
ada seorang lelaki yang beribadah selama 60 tahun lamanya..
lalu ia terfitnah oleh seorang wanita..
dan berzina dengannya selama enam hari..
lalu ia sadar dan bertaubat..

ia pun pergi meninggalkan tempat ibadahnya..
lalu ia singgah di sebuah masjid..
dan tinggal di sana selama tiga hari tak ada makanan..
suatu ketika, ada orang yang memberinya roti..
ketika ia hendak memakannya..
ia melihat dua orang yang amat membutuhkan..
ia pun memotong roti..
dan memberikannya kepada keduanya..
sementara ia tak makan..

maka Allah memerintahkan malaikat untuk menimbang..
antara amalannya selama 60 tahun dan zinanya selama 6 hari..
ternyata lebih berat zina selama 6 hari..
lalu Allah memerintahkan menimbang zinanya 6 hari dengan dua potong roti..
ternyata lebih berat dua potong roti

[diriwayatkan oleh Nadlr bin Syumail dari perkataan ibnu Mas’ud..
dan ibnu Abu Nuaim meriwayatkan juga kisah yang sama dari Abu Musa Al Asy’ari dengan sanad yang shahih]

lihatlah..
ibadah 60 puluh tahun dikalahkan oleh zina 6 hari..
tidakkah menjadi takut hati kita untuk berbuat maksiat..
lihat juga..
ternyata berinfak di saat kita butuh..
melebihi ibadah selama 60 tahun..
namun..
itu tak mudah..
karena jiwa amat mencintai harta..
kecuali orang yang Allah berikan kekuatan padanya..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى .

Serba-Serbi Seputar Ibadah Di Bulan Syawwal…

Berikut ini adalah kumpulan artikel audio dan tulisan terkait ibadah di bulan Syawwal. Semoga bermanfaat.

  1. IBADAH Apa Yang Dianjurkan Di Bulan Syawwal…?
  2. Kapan SEBAIKNYA Memulai Puasa Syawal…?
  3. Mengapa Puasa 6 Hari Syawwal Sebaiknya Diakhirkan Setelah Hari-Hari Ied…?
  4. Pendapat PERTAMA : Tidak Boleh Mendahulukan Puasa Syawwal Sebelum Membayar Puasa Ramadhan…
  5. Pendapat KEDUA : BOLEH Mendahulukan Puasa Syawwal Sebelum Membayar Puasa Ramadhan…
  6. Apakah Niat Puasa Syawwal Harus Dilakukan di Malam Hari..?
  7. Bolehkah Menggabungkan Niat MEMBAYAR/QODHO Puasa Ramadhan Dengan Niat Puasa Syawal…?
  8. Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Syawal dengan Niat Puasa Senin – Kamis…?
  9. Apakah Puasa Syawwal Dilakukan Selang Seling atau Terus Menerus Tanpa Jeda…?
  10. Hukum Menggabung Niat Puasa Syawal Dengan Puasa Senin-Kamis Atau Ayyaamul Biidl…
  11. Janganlah Kita Mulai SYAWAL Dengan Kemaksiatan dan Dosa…

In-syaa Allah, daftar artikel akan bertambah. Silahkan cek dari waktu ke waktu.

 

Pahala Besar Bagi Yang Membaca 100 Ayat Al Qur’an Di Malam Hari…

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى  berikut ini :

Dari Tamim Ad Dary rodhiyalahu ‘anhu berkata: “Rosulullah shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Siapa yang membaca 100 ayat pada suatu malam dituliskan baginya pahala sholat sepanjang malam.” (HR. Ahmad dan di shohihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6468).

Ketika membacanya di dalam sholat-sholat sunnah malam Tahajud dan Witir, maka kita perhatikan jumlah ayat-ayat yang kita baca agar bisa meraih apa yang dijanjikan dalam hadits.

Contohnya :  membaca QS asy-Syams/91 (15 ayat) di roka’at pertama, lalu membaca QS Adh Dhuha/93 (11 ayat) di roka’at kedua, lalu salam, dengan demikian telah dibaca sedikitnya 26 ayat di sesi pertama.

Lalu lanjut sholat tahajjud 2 roka’at lagi dengan membaca surat-surat lainnya seperti QS al-Buruuj/85 (22 ayat) di roka’at pertama, lalu membaca QS al-Qodr/97 (5 ayat) di roka’at kedua, lalu salam, dengan demikian telah dibaca sedikitnya 27 ayat di sesi kedua. Total sesi 1 dan 2 sudah 26 + 27 = 53 ayat..

dan begitu seterusnya, sehingga total minimal 100 ayat, wallahu a’lam

Bagi para wanita yang sholat di kamarnya/rumahnya, termasuk sholat tarawih saat Ramadhan, dimana sholat tarawih adalah termasuk sholat malam, maka jangan lewatkan kesempatan ini. Wallahu a’lam.
.
ARTIKEL TERKAIT
Tanya-Jawab Seputar Ramadhan…
.
Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

da290816-2019

SUNNAH Yang Terlupakan – Sholat 4 Roka’at Setelah Sholat ‘Isya…

Abdullah bin Amru bin Al ‘Ash berkata, “Siapa yang sholat (sunnah) 4 roka’at setelah (Sholat) Isya’, maka 4 roka’at tersebut seperti keutamaannya 4 ROKA’ATNYA malam Laitul Qodar.” (HR Ibnu Abi Syaibah dalam Al Mushonnaf no 7273. Sanadnya shahih).

Aisyah radliyallahu ‘anha berkata, “4 roka’at setelah (Sholat) Isya’, sebanding dengan yang semisal 4 ROKA’AT TERSEBUT pada malam Lailatul Qodar.” (HR Ibnu Abi Syaibah no 7274. Sanadnya shahih sesuai syarat Bukhari dan Muslim).

Abdullah bin Mas’ud radliyallahu ‘anhu berkata, “Siapa yang sholat (sunnah) 4 roka’at setelah (Sholat) Isya’, dia tidak memisah roka’at-roka’at tersebut dengan salam, maka 4 roka’at tersebut sebanding dengan yang semisal 4 ROKA’AT TERSEBUT pada MALAM LAYLATUL QODAR.” (HR Ibnu Abi Syaibah no 7275. Sanadnya shahih sesuai dengan syarat Bukhari dan Muslim).

Walaupun semuanya mauquf..
Namun dihukumi marfu’..

Ibnu Abbas berkata, “Aku pernah menginap di rumah bibiku maimunah binti Al Harits istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.. Maka Nabi sholat Isya, lalu pulang ke rumahnya dan sholat empat roka’at. Lalu beliaupun tidur.” (HR Al Bukhari no 117 dan 665).

Hadits-hadits di atas kuat sanadnya, dan bisa dijadikan sandaran amalan -wallohu a’lam

Alhamdulillahi Rabbil ‘alamiin..

Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى 

Tambahan:
⚉   Saat ditanya cara pelaksanaan nya, Ustadz Abu Yahya Badrusalam mengatakan bagusnya 2/salam + 2/salam.
⚉   Ada sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dari hadits ibnu Umar:

صلاة الليل والنهار مثنى مثنى

Sholat malam dan siang dua rakaat dua roka’at. (HR Abu Dawud dan lainnya).

Secara kaidah ushul fiqih ucapan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam lebih di dahulukan dari perbuatannya.

👉🏼  Ada 2 cara pelaksanaannya :
1. DUA roka’at ba’diyah Rowatib ‘Isya dikerjakan dahulu, lalu 4 roka’at (2 roka’at salam + 2 roka’at salam). Ini lebih bagus karena Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam hanya menyebutkan ba’diyah ‘Isya itu 2 roka’at.

2. DUA roka’at ba’diyah Rowatib ‘Isya dikerjakan dahulu, lalu 4 roka’at (dengan tahiyat awal di roka’at ke 2 dan berdiri ke roka’at ke 3 dst dan tahiyat akhir lalu salam di akhir roka’at ke 4).

Wallahu a’lam

ARTIKEL TERKAIT
Tata Cara Sholat SUNNAH 4 Roka’at Setelah ‘Isya… (kelanjutan dari artikel sebelum ini)
Penjelasan Lebih Lanjut Terkait Shalat Sunnah 4 Raka’at Setelah ‘Isya
Sholat Sunnah Setelah ‘Isya Yang Nilainya Sama Dengan Sholat Sunnah Di Malam Laylatul Qodr…

 

da040916

Antara Sholat, Puasa Romadhon dan Pikun – Apakah Masih Ada Kewajiban Sholat dan Puasa dan Membayar Fidyah..?

Simak penjelasan Ustadz Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini:

Jawaban (audio) diatas ini adalah berdasarkan pertanyaan sbb :

Assalamu’alaykum Ustadz,

Ingin menanyakan, ayah ana sudah sepuh diatas 80an tahun qoddarallah wa maa syaa-a fa-ala mengalami pikun dan demensia tak bisa membedakan siang dan malam, dan tak mengenali anggota keluarga.

Bagaimana dengan kewajiban sholat dan puasanya Ustadz ? Karena beliau sudah tak bisa membedakan lagi bahwa barusan sudah makan jadi tampak lapar terus. Mohon nasehatnya Ustadz.

Syukron wa baarakallahu fiik
.
Rosulullah Shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

رُفِعَ الْقَلَمُ عَنْ ثَلاَثَةٍ: عَنِ الْمَجْنُوْنِ حَتَّى يَفِيْقَ، وَعَنِ النَّائِمِ حَتَّى يَسْتَيْقِظَ، وَعَنِ الصَّبِيِّ حَتَّى يَحْتَلِمَ.

“Telah diangkat pena dari tiga golongan: dari orang gila sampai ia sadar, dari orang tidur hingga ia bangun, dan dari anak kecil hingga ia baligh.” [HR. at-Tirmidzi, Sunan at-Tirmidzi (II/102/693) – Shahiih al-Jaami’ish Shaghiir 3514]
.
.
ARTIKEL TERKAIT
Bagaimana wudhu dan sholat orang yang sakit yang memakai pampers dan tak ada yang membantunya..?
.
.
Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

SELESAI- WAKAF 2 Sumur Bor + 2 Jaringan Pipa + Pembangunan Musholla

UPDATE – JUM’AT PAGI – 29 RAMADHAN 1441 / 22 MEI 2020
.
alhamdulillahilladzii bi-ni’matihi tatimmush-shoolihaat… hanya dengan izin dan pertolongan Allah semata, seluruh dana yang diperlukan sudah terpenuhi, oleh karena itu kami SUDAHI program :
.
1️⃣ WAKAF JARINGAN PIPA – Masjid Jorbat Karang Baru
2️⃣ WAKAF PEMBANGUNAN MUSHOLLA – SDI Assunnah
3️⃣ WAKAF SUMUR BOR – Ds Padamara
4️⃣ WAKAF SUMUR BOR – Musholla Nurul Ihsan
5️⃣ WAKAF JARINGAN PIPA – Masjid Jabir Toya
.
Jazaakumullahu khoyron kepada para muhsinin/donatur yang telah dengan tulus ikhlas karena Allah menyisihkan sebagian hartanya untuk mewujudkan:
harapan banyak jama’ah dan warga di beberapa dusun akan adanya supply air bersih yang memadai in-syaa Allah, dan
harapan para pengurus SDI Assunnah dan ratusan santri akan berdirinya musholla yang lebih memadai in-syaa Allah. 
.
Daftar penerimaan dana wakaf s/d 22 Mei 2020 pkl. 23.59

Masjid Jabir dkk - 22 Mei - 1

Dana yang masuk setelah terpenuhinya program ini akan dialokasikan dan DILAPORKAN dalam program wakaf berikutnya, in-syaa Allah
.

===================================
Dengan nama Allah dan dengan memohon ridho-Nya, di penghujung bulan mulia RAMADHAN 1441 ini terbuka kesempatan untuk beberapa amal jariyah. Program kali ini terdiri dari :
.
1️⃣ WAKAF JARINGAN PIPA – Masjid Jorbat Karang Baru
2️⃣ WAKAF PEMBANGUNAN MUSHOLLA – SDI Assunnah
3️⃣ WAKAF SUMUR BOR – Ds Padamara
4️⃣ WAKAF SUMUR BOR – Musholla Nurul Ihsan
5️⃣ WAKAF JARINGAN PIPA – Masjid Jabir Toya
.
===================================
Allah Ta’ala berfirman dalam Qs Al Baqoroh-261 (yang artinya), 
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui .”
.
⚉ Dalam HR. al-Bazzar (lihat Shohihul Jami’, no. 3602), Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, ‘Ada 7 hal yang pahalanya akan tetap mengalir bagi seorang hamba padahal dia sudah terbaring dalam kuburnya setelah wafatnya (yaitu) :
.
1️⃣ Orang yang yang mengajarkan suatu ilmu,
2️⃣ Mengalirkan sungai
3️⃣ Menggali sumur
4️⃣ Menanamkan kurma
5️⃣ Membangun masjid
6️⃣ Mewariskan mushaf atau
7️⃣ Meninggalkan anak yang memohonkan ampun buatnya setelah dia meninggal. 

.
Syaikh ‘Abdur Rozzaq bin Abdil Muhsin al-Abbad al-Badr حفظه الله تعالى  (dalam al-Fawaaid al-Mantsuurah, hlm. 11-15, terkait amal jariyah no. 2 – mengalirkan sungai) mengatakan,
.
maksudnya adalah membuat aliran-aliran sungai dari mata air dan sungai induk, supaya airnya bisa sampai ke pemukiman masyarakat serta sawah ladang mereka. Dengan demikian, manusia akan terhindar dari dahaga, tanaman tersirami, serta binatang ternak mendapatkan air minum… betapa pekerjaan besar ini akan menghasilkan begitu banyak kebaikan bagi manusia dengan membuat kemudahan bagi dalam mengakses air yang merupakan unsur terpenting dalam kehidupan. Semisal dengan ini yaitu mengalirkan air ke pemukiman masyarakat melalui pipa-pipa, begitu pula menyediakan tandon-tandon air di jalan-jalan dan tempat-tempat yang mereka butuhkan.”
.
Dan dari Jabir bin ‘Abdillah rodhiyallahu ‘anhu, Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ كَمَفْحَصِ قَطَاةٍ أَوْ أَصْغَرَ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ

“Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga.” [HR. Ibnu Majah, no. 738]

===================================
.
1️⃣ WAKAF JARINGAN PIPA – Masjid Jorbat Karang Baru
.
Masjid Jorbat terletak di Ds Karang Baru, Wanasaba, Lombok Timur, adalah juga merupakan masjid yang aktif dalam kegiatan dakwah dengan adanya jawal rutin kajian pekanan dan bulanan.  Jama’ah masjid dan warga sekitar ada sekitar 300 jiwa, mereka berharap bantuan jaringan pipa untuk mengalirkan air bersih dari mata air yang berdasarkan estimasi sebelumnya jaraknya sekitar 2.5 Km dari Masjid. Situasinya sama dengan di Masjid Jabir dimana sumur-sumur mulai mengering karena saat ini mulai memasuki musim panas, qoddarallah wa maa syaa-a fa’al. Estimasi awal adalah Rp. 125 juta.
.
2️⃣ WAKAF PEMBANGUNAN MUSHOLLA – SDI Assunnah
.
Saat ini ada hampir 800 santri/santriwati dan 56 guru yang belajar dan mengajar di SD Islam Assunnah dan menggunakan musholla darurat untuk sholat berjama’ah dan pusat kegiatan guru dan para santri.

Total biaya pembangunan ruang sholat musholla 40 m x 15 m = 600 m2 adalah Rp. 250 juta, dan dari jumlah tsb telah terkumpul donasi sekitar Rp. 100 juta, dan kini kami in-syaa Allah mengupayakan sisanya yaitu Rp. 150 juta (silahkan lihat update saldo donasi di paragraf paling atas)

3️⃣ WAKAF SUMUR BOR – Ds Padamara
.
Sumber air di desa dan tempat pengajian di ds Padamara tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan penduduk akan air bersih, terutama di musim panas, qoddarallah wa maa syaa-a fa’al, sehingga diperlukan adanya sumber air yang baru (sumur yang lebih dalam) yang bisa memenuhi kebutuhan air jama’ah dan warga setempat. Sumur bor in-syaa Allah akan dibuat dengan kedalaman sekitar 30-40 m, dengan biaya Rp. 35 juta. 

.
4️⃣ WAKAF SUMUR BOR – Musholla Nurul Ihsan 
.
Musholla ini terletak di dusun Gelumpang, Suralaga, Kec. Suralaga, Lombok Timur, NTB, dengan jumlah penduduk sekitar 84 KK (+/- 400 jiwa). Sebagaimana dengan yang terjadi di Ds Padamara, sumber air yang ada tidak lagi mencukupi, terutama di musim panas, qoddarallah wa maa syaa-a fa’al. Sumur bor in-syaa Allah juga akan dibuat jauh lebih dalam (30-40 m) sehingga in-syaa Allah warga bisa memanfaatkannya di sepanjang tahun. Biaya sumur bor Rp. 35 juta

.
5️⃣ WAKAF JARINGAN PIPA – Masjid Jabir Toya
.
Masjid Jabir terletak di Ds Toya, Aikmel Utara, Lombok Timur, adalah merupakan masjid yang aktif dalam kegiatan dakwah dengan adanya jawal rutin kajian pekanan dan bulanan.  Jama’ah masjid dan warga sekitar ada sekitar 50 KK (200 jiwa) berharap bantuan jaringan pipa untuk mengalirkan air bersih dari mata air yang jaraknya sekitar 2.5 Km dari Masjid, karena saat ini mulai memasuki musim panas dan sumur-sumur mulai mengering, qoddarallah wa maa syaa-a fa’al. Estimasi terakhir biaya yang diperlukan untuk jaringan pipa dengan ukuran 3 in adalah Rp. 125 juta

.
.
==============
.
➡➡ Dengan demikian, dan semoga Allah mudahkan, total biaya yang diperlukan untuk 5 kegiatan masif diatas (2 sumur bor + 2 jaringan pipa + pembangunan musholla) ini adalah Rp. 470 juta (lihat UPDATE SALDO paling atas)
.
yang hendak berpartisipasi dalam program amal jariyah ini dalam bentuk INFAQ, untuk dirinya dan/atau untuk orangtua yang sudah wafat, silahkan transfer ke :
.
Bank Syariah Mandiri (kode bank 451)
.
no. rekening : 748 – 000 – 9996
.
an. al ilmu INFAQ
.
konfirmasi (tidak harus) :
0838 0662 4622
.
jazaakumullahu khoyron kepada para muhsinin/donatur yang telah dengan tulus menyisihkan dan meng-infaq kan sebagian hartanya.
.
silahkan share ke kerabat, teman, dll karena terdapat juga pahala bagi orang yang menunjukkan jalan kebaikan.
.
Nabi shollallahu ’alaihi wa sallam bersabda:

.من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه.

“barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” [ HR. Muslim no. 1893 ]
.
.
semoga Allah ‘azza wa Jalla senantiasa mudahkan urusan kita bersama… Aaamiiin

Agar Anda TEGAR Menghadapi Cobaan Berat…

1. Sadarlah bahwa Anda tidak sendirian, ada Allah bersama Anda.

2. Ingatlah bahwa di balik takdir Allah pasti ada hikmah yang indah.

3. Tidak ada yang dapat memberi kebaikan dan menyelamatkan dari keburukan kecuali Allah, maka janganlah menggantungkan harapan kecuali kepada-Nya.

4. Apapun yang ditakdirkan menimpamu; ia tidak akan meleset darimu. Dan apapun yang ditakdirkan meleset darimu; ia tidak akan dapat menimpamu.

5. Ketahuilah hakekat dunia, maka jiwa Anda akan menjadi tenang.

6. Berbaik-sangkalah kepada Rabb Anda.

7. Pilihan Allah untuk Anda, itu lebih baik daripada pilihan Anda untuk diri Anda sendiri.

8. Cobaan yang semakin berat, menunjukkan pertolongan Allah semakin dekat.

9. Jangan pikirkan bagaimana datangnya pertolongan Allah, karena jika Allah berkehendak, Dia akan mengaturnya dengan cara yang tidak terlintas di akal manusia.

10. Anda harus berdoa meminta kepada Allah, yang di tangan-Nya ada kunci-kunci kemenangan.

———-

Kalau kita perhatikan, kebanyakan prinsip di atas mengaitkan kita dengan Allah ta’ala.

Karena memang manusia itu makhluk lemah, dan dia tidak akan menjadi kuat kecuali jika mendapatkan suntikan kekuatan dari luar, dan tidak ada yang mampu memberikan kekuatan seperti Allah azza wajall.

Dari sini, kita juga bisa memahami, mengapa semakin orang dekat dengan Allah, semakin kuat pula jiwanya.. dan mengapa semakin kuat akidah seseorang, semakin kuat pula kepribadiannya, wallohu a’lam.

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى .

 

da011014-1644

Menebar Cahaya Sunnah