Hadits ke 14 “Bab Bejana, Larangan Minum Memakai Bejana Emas & Perak”

Bab Bejana.

Hadits 14.

Ust. Badrusalam LC

 

Dari Hudzifah bin AlYamaan radliyallahu ‘anhu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Janganlah minum di bejana emas dan perak dan jangan makan pada keduanya, karena keduanya untuk mereka (kaum kuffar) di dunia dan untuk kalian di akhirat”. Muttafaq ‘alaihi.

 

Fawaid hadits:

1. Larangan makan dan minum pada bejana emas dan perak dan piringnya.

2. Larangan ini bersifat haram.

3. Larangan ini umum untuk laki-laki maupun wanita.

4. Larangan ini khusus untuk makan dan minum saja.

5. Hadits ini tidak menunjukkan bahwa orang kafir boleh melakukannya, namun maksudnya adalah menjelaskan keadaan mereka, karena orang kafir akan diadzab karena bila melakukannya.

6. Bejana emas dan perak ini bersifat umum, baik disepuh atau memang bahannya emas dan perak, baik 24 karat atau 10 karat.

7. Larangan bertasyabbuh dengan kaum kuffar.

8. Perintah menyelisihi kaum kuffar. Dan perintah menyelisihi kaum kuffar pada asalnya haram sampai ada dalil yg menunjukkan boleh.

 

Hadits ke 13 ” DAGING YANG PUTUS”

Hadits 13

# Daging yg putus #

Ust. Badrusalam LC

Dari Abu Waqid Al Laitsi radliyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Apa-apa yang diputus dari bagian tubuh hewan yang masih hidup maka bagian yg terputus itu adalah bangkai”.

HR Abu Daud, dan At Tirmidzi dan beliau menghasankannya, dan ini adalah lafadz Tirmidzi.

Fawaid hadits:

1.  Bagian tubuh hewan yang terputus dari hewan yg masih hidup adalah bangkai yang tidak halal di makan.

Dan ini adalah kesepakatan ulama sebagaimana yg dikatakan oleh syaikhul islam ibnu Taimiyah.

2. Dikecualikan darinya adalah tempat misik yang ada pada binatang kijang, karena suci berdsarkan sunnah dan ijma’ ulama.

Hadits ke 12 “LALAT”

Hadits 12

 

# LALAT #

Ust. Badrusalam LC

 

Dari Abu Hurairah ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Apabila lalat jatuh di minuman seseorang dari kamu hendaklah ia tenggelamkan kemudian buang, karena salah satu sayapnya terdapat penyakit dan sayap lainnya terdapat penawarnya”. (Bukhari dan Abu Dawud dan Abu Dawud menambah: “Sesungguhnya ia jatuh dengan mendahulukan sayap yg ada padanya penyakit”.

Fawaid hadits:

1. Lalat itu suci baik hidup maupun mati.

2. Semakna dengan lalat adalah setiap binatang yg darahnya tidak mengalir, hukumnya sama yaitu suci.

3. Disunnahkan/diwajibkan menenggelamkan lalat dalam air bila jatuh padanya lalu dibuang, dan meminum airnya.

4. Salah satu sayap lalat terdapat penyakit dan pada yg lainnya terdapat penawar, dan ini adalah mu’jizat yg menunjukkan kenabian beliau.

5. Kewajiban aqal adalah tunduk kepada dalil, terutama bila aqal menganggap tidak masuk diakal suatu dalil, karena Allah maha Tahu segala sesuatu sedangkan aqal manusia terbatas.

———

Tuntunan Disaat Minum Susu

Anda suka susu…?

Mari kita simak sekelumit tentang susu.

A. Keutamaan

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan,

ﻟﻴﺲ ﺷﻲﺀ ﻳﺠﺰﺉ ﻣﻦﺍﻟﻄﻌﺎﻡ ﻭﺍﻟﺸﺮﺍﺏ إلا ﺍﻟﻠﺒﻦ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tiada satupun makanan dan minuman yang setara dengan susu”
(Hasan, HR al-Baihaqi Syu’bul
Iman: 5957, Shahihul Jami’ al-Albani: 381)

Susu dapat disajikan di pagi hari sebagai kawan sarapan.

Bisa pula dinikmati di siang dan sore hari sebagai selingan.

Maupun di malam hari menjelang tidur kita dan si buah hati.

Namun tahukah Anda, ada doa khusus setelah meminum susu..?

B. Doa Minum Susu

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apabila seseorang meminum susu maka ucapkanlah:

ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺑﺎﺭﻙ ﻟﻨﺎ ﻓﻴﻪ ﻭﺯﺩﻧﺎ ﻣﻨﻪ

“Allahumma barik lana fiih wa zidna minhu”

“Ya Allah berkahilah kami dalam (susu ini) dan tambahanlah untuk kami”
(Hasan, HR al-Baihaqi Syu’bul Iman: 5957, Shahihul Jami’ al-Albani: 381)

C. Apabila Usai

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan tuntunan, “Apabila
kalian (usai) meminum susu maka berkumur-kumurlah. Karena sesungguhnya susu meninggalkan rasa masam di mulut”
(HR Ibnu Majah: 499, Shahihul Jami’ al-Albani: 628).

Sungguh indah ajaran Islam.
Ada doa dan kebaikan di setiap perbuatan.

@SahabatIlmu

Luangkanlah Waktu Anda

Ust. Abu Riyadl

BB tidak lepas dari manfaat dan madhorot (positif/negatif)

Jika anda yakin terhadap bc/bm seseorang yg menyampaikan nasehat atau hukum agama..

Maka luangkanlah waktu untuk membaca bc tersebut dan menghayatinya..

Janganlah kita anggap angin laluuuu..

Siapa tau tak sempat anda dapati nasehat tersebut dikemudian hari..

Atau hal tersebut sering ada didepan mata namun kita tidak mampu memanfaatkannya..

Karena sudah tak peka lagi untuk meresapi ilmu..
Atau menghayati sebuah nasehat..

Jangan biarkan fikiran dan hati kita berkarat krn sering mendapat nasehat namun mengangapnya sepele..

Semoga Allah merahmati kita semua..
آمــين ​اَللّهُمَّ آمــين

Seperti Bangkai Keledai

Ust. Badru Salam Lc

Kehidupan manusia..
Tak lepas dari acara ngobrol..
Duduk bersama..
Tertawa dan bercanda..
Asyik rasanya..

Tapi..
Keasyikan itu mengkhawatirkan..
Karena sebuah hadits:

ما من قوم يقومون من مجلس لا يذكرون الله تعالى فيه إلا قاموا عن مثل جيفة حمار وكان ذلك المجلس عليهم حسرة يوم القيامة

“Tidaklah suatu kaum berdiri dari sebuah majlis yang tidak mereka tidak mengingat Allah Ta’ala padanya kecuali mereka berdiri dari seperti bangkai keledai, dan majelis itu akan menjadi penyesalan untuk mereka pada hari kiamat.” Riwayat Abu Dawud..
Dishahihkan oleh Syaikh Al AlBani..
Dalam shahih jami’ no 10688..

Duh..
Betapa seringnya kita melakukan itu..
Belum lagi..
Sering diwarnai gibah..
Susah juga ya..

PERHIASAN TERINDAH UNTUKMU WAHAI MUSLIMAH

Wahai saudariku muslimah….

Sesungguhnya perhiasan yang paling indah dan yang paling sempurna yang harus engkau kenakan didunia ini wahai saudariku muslimah…adalah keimanan yang benar dan jujur kepada RABBnya serta ketakwaan kepada-Nya, ya’ni engkau hidup didunia penuh ketaatan kepadaNya.

Saudariku…
Banyak kita saksikan pada zaman kita ini banyaknya wanita yang lebih mengutamakan, bahkan menyibukkan dirinya untuk menghiasi dirinya siang dan malam dengan berbagai macam dari perhiasan-perhiasan dunia, seperti emas, dan pakaian-pakaian yang sangat mahal namun mereka meninggalkan perhiasan termahal yaitu iman dan takwa.

Seandainya kenikmatan dunia yg ALLAH berikan kepadanya justru akan menambah ketaatan kepadaNya, maka kebahagian bagimu wahai muslimah…

Akan tetapi…
kita saksikan mereka tidak mensyukurinya dengan cara melaksanakan ketaatan kepada ALLAH سبحانه وتعالى justru yang demikian ini akan membuat mereka merugi dan sangat menyesal. Karena mereka tertipu darinya, bahkan diantara mereka ada yang bertambah jauh dari ALLAH سبحانه وتعالى .

Dan orang yang seperti ini dia akan menyesal dengan penyesalan yang tdk berguna lagi ketika mereka berada dikampung akhirat kelak, bahkan mereka meminta kepada ALLAH سبحانه وتعالى agar dikembalikan kedunia lagi agar mereka bisa bertaubat dan dapat memperbaiki dirinya dengan beramal sholeh, tetapi keinginan tersebut adalah keinginan yang mustahil.

Sebagaimana ALLAH jelaskan dalam kitabNya yang mulia:
Dan ( alangkah ngerinya) , jika sekiranya kamu melihat ketika orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya dihadapan RABB-nya (mereka berkata), ” Yaa RABB kami, kami telah melihat dan mendengar,maka kembalikanlah kami (kedunia), kami akan mengerjakan amal sholeh, sesungguhnya kami adalah orang yang yakin ( surah assajdah : 12)

Kemudian apakah permintaan mereka dijawab oleh ALLAH? Ya, permintaan mereka dijawab oleh ALLAH, namun dengan jawaban sebagaimana yang ALLAH abadikan dalam surah: faathir : 37

“Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk(mu) berfikir bagi orang-orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan??? Maka rasakanlah (adzab kami) dan tidak ada bagi orang-orang zhalim seorang penolongpun.

Saudariku renungkanlah…
Bagaimana menurutmu kalau seandainya wanita yang sengsara/yg menyesal tersebut adalah keluargamu ??? Apakah engkau tidak berbelas kasihan kepadanya ?? Lantas bagaimana, apabila yang sengsara/ menyesal adalah dirimu sendiri ???? Camkanlah wahai saudariku!

Untuk itu, maka berusahalah semaximal mungkin dari sisa-sisa umur kita yang makin mendekatkan kepada kubur kita utk segera bertaubat kepada ALLAH, dan memintalah kepadaNya agar Dia menambah keimananmu, menganugerahi kepada ketakwaan, sebab tdk ada yang dapat menyelamatkan dari siksa ALLAH kecuali dengannya. Begitu pula, tdk ada keberuntungan dan kemenangan kecuali dengannya juga.

Kalian wahai saudariku…
senantiasa berada pada masa penantian, sementara malakul maut telah menjemput nyawa saudaramu….

Maka senantiasa kita selalu memohon kepada ALLAH agar akhir kehidupan kita semua adalah kebaikan.

Akhukum Ahmad Ferry Nasution

Indahnya Duduk Bersama Ulama

Ust. Syafiq Riza Basalamah
 
Disebutkan dalam kitab al Mukhtar fi Fara-idil Uquul wal Akhbaar(hal 55):

Telah berkata Abdullah bin Abi Musa Tusturi, “pernah ada yang berkata kepadaku, “Di mana pun kamu berada, berusahalah untuk berada di dekat orang yang alim”.
Maka aku pergi ke Bairut dan di sana aku mendatangi Majlis Imam Awza’I.

Pada suatu hari tatkala aku berada bersamanya, tiba-tiba ia bertanya tentang aku, maka aku menjelaskan kepadanya tentang diriku. (di mana dahulunya ia adalah orang Majusi lalu memeluk islam).

Kemudian beliau bertanya, “Apakah ayahmu masih hidup?”.

“Iya, aku meninggalkannya di Irak dalam kondisi masih beragama majusi”, jawabku.

“Bisakah Kamu pulang kepada ayahmu, moga Allah memberinya hidayah lewat kamu”. Kata beliau.

“Apakah kamu memandang bahwa hal itu baik?, tanyaku.

“iya, jawab beliau”.

Maka aku kembali ke Irak menjumpai ayahku, ternyata aku mendapatinya dalam kondisi sakit.
Dia berkata kepadaku, “Wahai ananda, ajaran apa yang kamu ikuti?”.

Maka aku terangkan kepadanya, bahwa aku telah masuk islam. Lalu ia berkata, “Jelaskan kepadaku tentang agamamu itu!.

Aku pun menguraikan tentang agama islam dan orang-orang islam, lalu ia berkata, “Aku mempersaksikanmu bahwa aku telah masuk islam”.

Subhnalllah, tidak berapa lama setelah itu ia meninggal dunia… dan setelah aku menguburkannya, aku kembali ke Bairut dan di sana aku ceritakan kepada Awza’i tentang apa yang telah terjadi.

Akhi/Ukhti…
sudah saatnya kita melihat dengan siapa kita bersahabat dan berkumpul???.

Kapankah Negeri Islam Menjadi Negeri Kafir ?

Ust.Badrusalam, Lc

Bila kita telah mengetahui bahwa tidak semua yang berhukum dengan hukum islam kafir keluar dri islam, namun disesuaikan dengan keadaannya, maka ketahuilah sesungguhnya kaum muslimin berbeda pendapat mengenai negara islam kapan menjadi negara kafir menjadi lima pendapat :

Pertama : bahwa negeri islam tidak akan menjadi nergeri kafir secara mutlak, ini adlah pendapat ibnu hajar Al Haitami dan beliau menisbatkannya kepada Asy Syafi’iyyah.

Kedua : Negeri islam menjadi negeri kafir dengan diperbuatnya dosa-dosa besar, ini adalah pendapat kaum khowarij dan mu’tazilah.

Ketiga : negeri islam tidak berubah menjadi negeri kafir dengan sebatas dikuasai orang kafir, namun sampai syi’ar-syi’ar islam terputus sama sekali. Ini adalah pendapat Ad Dasuki Al maliki.

Keempat : Negeri islam berubah menjadi negeri kafir dengan dikuasai oleh orang kafir secara sempurna. Ini adalah pendapat Abu hanifah.

Kelima : Negeri islam berubah menjadi negeri kafir apabila dikuasai oleh orang-orang kafir dimana mereka menampakkan hukum-hukumnya, dan ini pendapat Abu Yusuf dan Muhammad bin Al hasan.[1]

Pendapat terakhir ini yang rajih dan paling kuat, berdasarkan beberapa dalil diantaranya hadits ketika Rosulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengirim pasukan beliau besabda :

… ادْعُهُمْ إِلَى الإِسْلاَمِ فَإِنْ أَجَابُوْكَ فَاقْبَلْ مِنْهُمْ وَكُفَّ عَنْهُمْ ثُمَّ ادْعُهُمْ إِلَى التَّحّوُّلِ مِنْ دَارِهِمْ إِلىَ دَارِ الْمُهَاجِرِيْنَ.

 “…dakwahilah mereka kepada islam, jika mereka menjawab maka terimalah mereka dan tahanlah dari mereka kemudian serulah agar hijrah ke negeri muhajirin…” (HR Muslim no 1731).

Baca Selengkapnya di : http://cintasunnah.com/kapankah-negeri-islam-menjadi-negeri-kafir/

Sewa Beli (Leasing) dan IMBT

Oleh Ustadz Kholid Syamhudi al Bantani

Krisis iman dan krisis ekonomi dewasa ini ditambah dengan pertumbuhan jumlah penduduk yang demikian tinggi di negara ini. Semakin besar kebutuhan pribadi yang harus dipenuhi dengan keterbatasan dana dan keuangan, kadang mendorong seorang muslim untuk mencari kesempatan dan cara yang dianggapnya tepat dan pas tanpa bertanya hukumnya dahulu. Apalagi dipacu oleh upaya produsen dan industri  dalam memasarkan produknya kemasyarakat yang tanpa memandang halal dan haram lagi. Maka bermunculanlah beragam mu’amalah dengan beranekaragam cara dan coraknya. Diantaranya adalah sewa beli atau dikenal dengan istilah leasing di masyarakat kita dan mulai dikenalkan dengan istilah lain oleh lembaga keuangan syariat dengan nama Ijaarah Muntahiyah Bittamlik (IMBT).

Lebih lanjut tentang leasing dan IMBT Lihat
http://klikuk.com/hukum-sewa-beli-atau-imbt/

Silakan bantu sebarkan info dakwah ini. Semoga bermanfaat

KlikUK.com
titan ilmu penyejuk qalbu

Menebar Cahaya Sunnah