Tawakkal kepada Allah yang benar adalah: menyandarkan hati sepenuhnya kepada Allah dalam meraih manfaat dan menolak mudharat, setelah melakukan sebab sebab yang dibenarkan syariat.
Tawakkal akan menjadikan hati seseorang teguh, kuat, dan tenang .. karena dia menyandarkan semua urusannya kepada Allah yang maha kuat, maha penyayang, maha bijaksana, dan maha berkuasa atas segala sesuatu.
Allah ta’ala berfirman,
ومن يتوكل على الله فهو حسبه
“Barangsiapa bertawakkal kepada Allah, maka Dia akan selalu memberikan kecukupan kepadanya..” [QS. Ath-Thalaq 3]
Ibnul Qoyyim -rahimahullah- mengatakan,
فالقوة كل القوة في التوكل على الله كما قال بعض السلف: من سره أن يكون أقوى الناس فليتوكل على الله
“Kekuatan sejati itu sebenarnya ada pada tawakkal kepada Allah. Siapa yang ingin menjadi orang paling kuat, hendaklah ia bertawakkal kepada Allah..” (Zadul Ma’ad 2/364)
✍
Ustadz Dr. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى