Allah berfirman,
وَلَآ اُقْسِمُ بِالنَّفْسِ اللَّوَّامَةِ
“Dan Aku bersumpah demi jiwa yang selalu menyesali (dirinya sendiri)..” (QS Al-Qiyamah: 2)
Al Hasan Al Bashri rohimahullah berkata terkait ayat di atas,
لا تلق المؤمن إلا يلوم نفسه: ما أردت بكلمة كذا؟ ما أردت بأكلة كذا؟ ما أردت بمجلس كذا؟
Tidaklah engkau menemui seorang mukmin, kecuali ia pasti selalu mencela dirinya sendiri (dengan mengatakan),
– apa tujuanku mengatakan ini..?!
– apa tujuanku memakan ini..?!
– apa tujuanku berada di majelis ini..?!
وأما الفاجر فيمض قدما قدما، لا يلوم نفسه
Adapun seorang pendosa, ia terus berlalu tanpa sekalipun pernah mencela dirinya sendiri.
( Al-Bidayah wan Nihayah – 9/272 )