Category Archives: Muhammad Nuzul Dzikri

Beberapa Jam Saja Untuk Membersihkan Dosa Selama 1 Tahun

Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam ditanya mengenai keistimewaan puasa ’Asyuro (10 Al Muharrom)..?

Beliau menjawab, ”Puasa ’Asyuro akan menghapus dosa setahun yang lalu..” (HR. Muslim 1162)

Sebuah penawaran yang sangat menarik bagi kita yang berlumur dosa.. 1 tahun adalah waktu yang cukup lama dalam menumpuk dosa-dosa kecil¹ dan dapat kita putihkan dengan puasa beberapa jam saja.

Tidak heran jika sebagian ulama-ulama klasik kita (seperti Ibnu ‘Abbas, Abu Ishaq, Az Zuhri) berusaha berpuasa di tanggal 10 Al Muharrom walaupun mereka sedang safar, bukan mewajibkan namun semangat untuk meraih ampunan dan keutamaan.²

Imam Az Zuhri -rahimahullah- ditanya:
“(Mengapa) Anda berpuasa ‘Asyuro saat safar sedangkan saat Ramadhan anda berbuka (tidak berpuasa) ketika safar..?”

Maka beliau menjawab:
“Sesungguhnya (mengganti puasa) Ramadhan itu memiliki hari-hari yang lain, sedangkan ‘Asyuro akan lewat begitu saja (yaitu tidak bisa tergantikan)..”³

¹ Syarah Muslim Nawawi 4/179, Al Furuu’ 3/83
² Lathooiful Ma’aarif 53, At Tamhid 7/215
³ Siyar A’laamin Nubala’ 5/342

Ditulis oleh,
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri Lc, حفظه الله تعالى

Puasa Sunnah Di Bulan Haram

Disunnahkan untuk memperbanyak puasa sunnah di bulan haram (mulia). Salah satunya kita bisa melakukan puasa sunnah mutlak.

Apa itu puasa sunnah mutlak..?

Puasa sunnah mutlak adalah puasa sunnah yang waktu pengerjaannya tidak terikat dengan waktu tertentu (selama bukan di hari dilarangnya untuk berpuasa). Adapun seperti puasa Arafah 9 Dzulhijjah, puasa Asyura 10 Al-Muharram, puasa Senin-Kamis, dan puasa yang lainnya tidak termasuk ke dalam puasa sunnah mutlak.

Dalilnya adalah keumuman dari hadist Abu Sa’id Radhiyallahu ‘Anhu, Rasulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda;

مَنْ صَامَ يَوْمًا فِي سَبِيْلِ اللهِ بَعَّدَ اللهُ وَجْهَهُ عَنِ النَّارِ سَبْعِيْنَ خَرِيْفًا

“Barangsiapa melakukan puasa satu hari di jalan Allah (dalam melakukan ketaatan kepada Allah), maka Allah akan menjauhkannya dari neraka sejauh perjalanan 70 tahun..” (HR. Bukhari no. 2840)

Puasa sunnah mutlak ini bisa dilakukan baik di bulan haram (bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Al-Muharram dan Rajab), maupun di bulan-bulan lainnya. Dan tidak ada niat khusus. Diniatkannya adalah puasa sunnah mutlak, bukan diniatkan karena ada kekhususan tertentu.

Khusus untuk berpuasa di hari Jum’at, Sabtu dan Ahad dimakruhkan jika dilakukan 1 hari sendiri, melainkan harus 2 hari berturut-turut, baik itu dengan tambahan 1 hari sebelumnya atau 1 hari setelahnya. Misalnya, Kamis dan Jumat atau Jumat dan Sabtu atau Sabtu dan Ahad atau Ahad dan Senin.¹

Maksimalkanlah ibadah di bulan haram (mulia). Dan bulan Dzulqa’dah adalah 1 dari 4 bulan haram (mulia). Yang mana amal ibadah yang dilakukan di bulan ini pahalanya akan dilipatgandakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala, sebagaimana perbuatan buruk pun juga akan dilipatgandakan dosanya.

Maka puasa sunnah mutlak atau puasa-puasa sunnah seperti puasa Senin-Kamis, Ayyamul biidh, puasa Nabi Daud -‘alaihissalam, begitu juga dengan amalan-amalan lainnya yang dilakukan di 4 bulan haram, pahalanya akan dilipatgandakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala..

Selamat beramal shalih di bulan Dzulqa’dah
1 dari 4 bulan haram (mulia)..

Ditulis oleh,
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri Lc, حفظه الله تعالى

¹ Lihat: Minhaj Ath-Thalibin dan Majmu’ Syarh Muhadzab karya Al-Imam An-Nawawi Rahimahullah

 

Dianak-Tirikan

Ia adalah bulan mulia…
Bulan ibadah…
Bulan yang memiliki 2 gelar:

1. Bulan Haji

ALLAH ta’ala berfirman:

ٱلْحَجُّ أَشْهُرٌ مَّعْلُومات

Musim haji jatuh pada beberapa bulan yang telah diketahui (Syawwal, Dzul Qa’dah, 10 hari pertama Dzul Hijjah).”
(Al Baqarah: 197)

2. Bulan Haram

Bulan dimana DOSA dilipatgandakan, sebagaimana PAHALA setiap tetesan keringat dan langkah kebajikan dilipatgandakan.

ALLAH ta’ala berfirman:

إِنَّ عِدَّةَ ٱلشُّهُورِ عِندَ ٱللَّهِ ٱثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِى كِتٰبِ ٱللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ ٱلسَّمٰوٰتِ وَٱلْأَرْضَ مِنْهَآ أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ

Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram/mulia (Dzul Qa’dah, Dzul hijjah, Al Muharram, dan Rajab).” (At Taubah: 36)

Namun…
Bulan ini cenderung dilupakan.
Jarang terlihat penyambutan dan jamuan.

Jangankan menyambut kedatangannya, banyak dari kita tidak sadar bahwa ia telah bertamu dalam kehidupan kita.

Saudaraku,
Kita telah berada di bulan Dzul Qa’dah .
Lumbung dari pahala dan mimpi buruk bagi setiap dosa.

Maksimalkanlah…
Perlakukanlah dia dengan semestinya dan jangan sampai kita “menganak-tirikan”-nya.

(Tafsir Ath Thabari dan Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Baqarah: 197 dan Surat At Taubah: 36)

Ditulis oleh,
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri Lc,  حفظه الله تعالى

ref : https://bbg-alilmu.com/archives/29407

 

Ingin Mendapatkan Pahala Puasa Wajib Selama Satu Tahun..?

29 + 6 = 1..

Bingung..?

Mari kita simak penjelasannya,

Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan lalu ia lanjutkan dengan puasa 6 hari di bulan Syawwal, niscaya ia mendapat pahala seperti puasa 1 tahun penuh..”
(HR. Muslim)

Dalam HR. An Nasa’i, Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- menguraikan:

“ALLAH menjadikan kebaikan menjadi 10 kali lipat, maka puasa 1 bulan (Ramadhan) bernilai 10 bulan dan puasa 6 hari setelah ‘Iedul Fitri (di bulan Syawwal) menyempurnakannya menjadi 1 tahun..

Sehingga:
29 hari + 6 hari= 1 tahun

Saudaraku,
Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:

“Barangsiapa yang berpuasa SATU HARI di jalan ALLAH, niscaya ALLAH akan jauhkan wajahnya dari api neraka sejauh 70 puluh tahun perjalanan..”
(HR. Bukhari dan Muslim)

JIKA ITU KEUTAMAAN PUASA SATU HARI, MAKA SILAHKAN BAYANGKAN BAGAIMANA PAHALA PUASA SELAMA SATU TAHUN PENUH..??

Saudaraku..
Tahukah anda penjelasan banyak ulama (diantaranya ULAMA MADZHAB SYAFI’i) tentang hal ini..?

TERNYATA PAHALA PUASA 1 TAHUN PENUH TERSEBUT ADALAH PAHALA PUASA WAJIB.

Maksudnya..?
Ya, puasa 6 hari di bulan Syawwal merupakan puasa sunnah, NAMUN PAHALANYA SENILAI DENGAN PUASA WAJIB, layaknya puasa Ramadhan.

Masih ada banyak waktu.. hanya 6 hari dari 29/30 hari..
Bisa di awal atau di pertengahan atau di akhir bulan Syawwal, bisa berturut-turut atau tidak.
Pahala puasa 1 tahun penuh itu sudah sangat dimudahkan, saudaraku..

Referensi:
I’anatut Thaalibiin 2/268, Tuhfatul Habiib 3/155, Tuhfatul Muhtaj 14/69, Fathul Wahhab 2/351, Mughnil Muhtaj 1/447, Nihayatul Muhtaj 3/208, Al Inshaf 3/344, Kasysyaaful Qina’ 2/337 dan lain-lain.
.
Ditulis oleh,
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri Lc, حفظه الله تعالى

2006180546

Hanya Beberapa Hari Saja

Saat ALLAH mengulas puasa di hari-hari Ramadhan, ALLAH berfirman dalam QS. Al Baqarah ayat 184:

…‏أَيَّامًا مَّعْدُودٰتٍ …

“Beberapa hari yang telah ditentukan”

Ya, hanya beberapa hari saja.
ALLAH memberi isyarat kepada kita bahwa kebersamaan kita dengan Ramadhan sangat singkat.

Lihat saja betapa cepatnya hari-hari terbaik ini berlari meninggalkan kita, tanpa terasa kita akan hanyut sampai di hari-hari terakhir, lalu… ia benar-benar pergi dan kita belum sempat mengerjakan banyak amal shalih.

Ia akan mengucapkan salam perpisahan sedangkan dosa kita belum diampuni.

Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda:
“Sungguh rugi seseorang yang bertemu dengan Ramadhan, lalu Ramadhan itu berlalu darinya sebelum dosa-dosa dirinya diampuni.” (HR. Tirmidzi)

Saudaraku,
jadikan setiap hari di bulan suci ini layaknya partai final, jangan biarkan ia mudah berlalu, hanya beberapa hari saja…

* Hikmah yang disampaikan Syaikh Sa’ad Turki Al Khatslan (anggota komite fatwa dan kibar ‘ulama di saudi arabia) dengan pengembangan.

Ditulis oleh,
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri, حفظه الله تعالى

DAFTAR KOMPLIT Artikel Serba-Serbi RAMADHAN

Berikut ini adalah beberapa artikel (audio dan tulisan) terkait dengan ibadah shaum (puasa) RAMADHAN.

  1. Bekal RAMADHAN – Part 1
  2. Bekal RAMADHAN – Part 2
  3. Bekal RAMADHAN – Part 3
  4. Tips Memaksimalkan Pahala Puasa 1 – Punya Target…
  5. Tips Memaksimalkan Pahala Puasa 2 – Meminimalisir Dosa…
  6. Tips Memaksimalkan Pahala Puasa 3 – Melakukan Amalan Yang Utama…
  7. Tips Memaksimalkan Pahala Puasa 4 – Menghindari Hal Yang Tidak Bermanfa’at…
  8. Berma’af-ma’afan Sebelum Ramadhan…
  9. Derajat Hadits Tentang Diharamkannya Neraka Bagi Orang Yang Bergembira Dengan Datangnya Ramadhan…
  10. Agar Pahala Puasa Anda Terjaga, Maka Berpuasalah Dari DOSA…
  11. Tentang Me-LAFAZH-kan Niat Puasa…
  12. Apakah Niat Puasa Ramadhan Harus Dilakukan Setiap Malam..?
  13. Adab Ringkas Buka Puasa…
  14. Makanan Pembuka Puasa…
  15. Ada Apa Dengan ‘DO’A BERBUKA PUASA’ Yang Populer Di Masyarakat …?
  16. Do’a Bagi Yang Memberi Makanan dan Minuman Untuk Buka Puasa…
  17. Do’a Setelah Makan…
  18. Satu Lagi Sunnah Yang Terlupakan Saat Makan…
  19. Sebaik-baiknya Makanan SAHUR Bagi Seorang MUKMIN – Adab Sahur Part # 1…
  20. IMSAK … dan SAHUR-nya Rasulullah Shallallahu ‘Alayhi Wasallam – Adab Sahur Part # 2…
  21. Nasehat Bagi Yang Suka Malas SAHUR…
  22. Amalan Yang Utama Di Waktu Sahur…
  23. Penanda Waktu Sahur Yang Sesuai Sunnah…
  24. Sunnah Yang Terlupakan : Sholat Setelah Ber-Siwak Lebih Utama Daripada 70 Roka’at Tanpa Ber-Siwak… Yuk Amalkan…
  25. Tarawih 4 + 4 + 3…
  26. Adakah Batasan Roka’at Sholat Sunnah Tarawih..?
  27. Berapa Kali Membaca Do’a Istiftah Dalam Shalat Tarawih..?
  28. Derajat Hadits Bacaan Sholawat Diantara Tiap 2 Roka’at Tarawih…
  29. Tentang Kebiasaan Merutinkan Ceramah/Kultum Tarawih…
  30. Keutamaan Witir Bersama Imam Tarawih…
  31. Bolehkah Pulang Sebelum Sholat Witir Bersama Imam..?
  32. Ada Apa Dengan Witir Di Rumah Dan Tidak Bersama Imam Tarawih Di Masjid…
  33. Apa Yang Dibaca Setelah Sholat Witir..?
  34. Nasihat Bagi Yang Terhalang Dari Sholat Tarawih Berjama’ah Di Masjid Karena Bertugas Di Malam Hari…
  35. Bagi PRIA, Lebih Utama Sholat Tarawih di Masjid ataukah di Rumahnya..?
  36. Bagi WANITA, Lebih Utama Sholat Wajib dan Sunnah (Tarawih dll) di Masjid ataukah di Rumahnya..?
  37. Bolehkah Sholat Lagi Setelah Tarawih..?
  38. Sholat Tahajjud Berjama’ah Setelah Tarawih…
  39. Susah Dan Suka Ngantuk Saat Tarawih dan Qiyaamul Lail…?
  40. Penjelasan Hadits Tentang Setan-Setan Yang Dibelenggu Di Bulan Ramadhan…
  41. Katanya Setan Dibelenggu… Mengapa Masih Ada Saja Yang Bermaksiat..?!
  42. Ngapain Sih Pakai Puasa Segala..?
  43. Bolehkah Membawa Anak Kecil Ke Shalat Berjama’ah Di Masjid..?
  44. Posisi Anak Kecil Dalam Shaff Shalat Berjama’ah Di Masjid…
  45. Kapankah Do’a Mustajab Saat Berpuasa Itu..?
  46. PENTING… Hal Yang Sering Dilupakan Wanita Haidh Saat Ramadhan…
  47. Puasa dan Al Qur’an Akan Memberikan Syafa’at…
  48. Keutamaan Memperbanyak Istighfar Setiap Hari…
  49. Nasihat Bagi Mereka Yang Sibuk Berdagang Di Bulan Ramadhan Ini…
  50. Nasihat Bagi Mereka Yang Sakit dan Tak Mampu Berpuasa Di Bulan Ramadhan Ini…
  51. Nasihat Bagi Para Ibu Rumah Tangga Di Bulan Ramadhan Ini…
  52. Tentang DUA Bentuk Witir 3-Roka’at… Mana Yang Lebih Utama..?
  53. Beda Antara Posisi Duduk Di Roka’at Akhir Sholat Witir Yang SATU dan TIGA (2+1) Roka’at…
  54. Apa Yang Dibaca Setelah Sholat Witir …?
  55. Penjelasan Mengapa Nabi Shallallahu ‘Alayhi Wasallam Tarawih Berjama’ah Di Masjid Hanya Tiga Malam…
  56. Apakah Perlu Menambah Sholat Malam Setelah Tarawih..?
  57. Akibat Ghibah Di Bulan Ramadhan…
  58. Keutamaan Puasa – Cara Mendapatkan Kamar-Kamar Istimewa Di Surga…
  59. Fiqih Sholat Malam # 1 – Tata Cara Bila Ingin Melakukan Sholat Malam Berjama’ah Lagi Setelah Selesai Sholat Tarawih Berjama’ah Di Awal Malam…
  60. Fiqih Sholat Malam  # 2 – Tentang Sholat Malam Lagi Setelah Sholat Tarawih…
  61. Keutamaan Puasa – Terkumpulnya TIGA Pintu Kebaikan Di Bulan Ramadhan..
  62. Hujan dan Puasa – Terkumpulnya DUA Waktu Utama Untuk Berdo’a…
  63. Puasa Ramadhan Mengangkat Derajat Di Surga…
  64. Puasa Namun Tidak Sholat…
  65. Nasihat Bagi Ibu Hamil Di Bulan Ramadhan…
  66. Antara Membaca Banyak Ayat Tapi Tidak Paham atau Sedikit Ayat Dengan Tadabbur…
  67. Nasihat Bagi Yang Sholat Di Masjid Yang Lebih Jauh Padahal Ada Masjid Yang Lebih Dekat Dari Rumah…
  68. Mentadabburi Al Qur’an Membersihkan Penyakit Hati…
  69. Anjuran dan Pahala Bagi Yang Membaca Al Qur’an Setiap Hari…
  70. Motivasi Bagi Yang Sedang Belajar Membaca Al Qur’an…
  71. Bolehkah Membaca Al Qur’an Dari Aplikasi Di Hp..?
  72. Tentang Membaca Al Qur’an Dalam Keadaan Berhadats…
  73. Siapa Saja Dalam Keluarga Yang Boleh Kita Berikan Zakat Maal..?
  74. Bagaimana Bila Diundang Buka Puasa Dimana Laki dan Perempuan Campur Baur…
  75. Soal DZIKIR Setelah Membaca Al Qur’an…
  76. Kapankah Malam LAYLATUL QODR..?
  77. Memasuki Babak Final Ramadhan…
  78. Tentang Membaca Al Qur’an Sambil Mendengarkan Kajian Di Radio atau TV…
  79. Jika Engkau Ingin Tahu…
  80. Mana Yang Lebih Utama – Banyak Khatam Al Qur’an Ataukah Menghafalnya..
  81. Dzikir Yang Besar Pahalanya…
  82. Opsi Bagi Yang Tertinggal Beberapa Roka’at Tarawih Bersama Imam…
  83. Kebiasaan Mereka-reka Kapan Datangnya Laylatul Qodr…
  84. Tidak Di Syari’atkan Mencari-Cari Tanda Laylatul Qodr Di Ke-esokan Harinya…
  85. Siapakah Yang Paling Besar Pahalanya Dari Orang-Orang Yang Berpuasa..?
  86. Apakah Laylatul Qodr Hanya Diraih Oleh Mereka Yang I’tikaf Di Masjid Saja..?
  87. Ya Allah… Ridhoilah Aku…
  88. Kisah DO’A Laylatul Qodar…
  89. Mutiara Do’a Malam LAYLATUL QODR…
  90. Bagaimana Mendapatkan Malam Laylatul Qodr …?
  91. Apakah Ada Batasan Waktu I’tikaf..?
  92. Apa Yang Utama Dilakukan Bila Belum Mampu I’tikaf..?
  93. Bolehkah I’tikaf Selain Di TIGA Masjid..?
  94. Tentang Mengeraskan Suara Lantunan Al Qur’an Via Toa Masjid…
  95. Bolehkah Sholat ‘Isya Lewat Tengah Malam..?
  96. Sejarah Puasa Yang Wajib Diketahui Ummat Islam Saat Ini…
  97. Bolehkah Membaca Do’a Laylatul Qodr Di Waktu Lainnya..?
  98. Bolehkah Mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin..?
  99. Amalan Berpahala SEDEKAH : Keutamaan Memperpanjang Tempo Hutang…
  100. Apabila Sudah Sholat Tarawih Bersama Imam, Amalan Apa Lagi Bila Terbangun Malam…?
  101. Bolehkah Mengundurkan Waktu Sholat Tarawih Bagi Wanita Yang Sholat Di Rumahnya..?
  102. Kabar Gembira Bagi Para Wanita Muslimah Yang Sholat Di Kamar/Rumahnya – Pahala Besar Bagi Yang Membaca 100 Ayat Al Qur’an Di Malam Hari…
  103. Tafsir QS Al Ahdzaab – 70 – Pentingnya Menjaga Lisan Terutama Di Bulan Ramadhan…
  104. Apakah Sujud Tilawah Harus Dalam Keadaan Berwudhu..?
  105. Apakah Harus Menutup Aurat Saat Sujud Tilawah..?
  106. Tips Agar Khusyu Beribadah Di Tengah Meningkatnya Kebutuhan…
  107. Apa Maksud Kalimat ‘Sedekah Dengan Tangan Kanan Sedangkan Tangan Kirinya Tidak Mengetahuinya…’
  108. Kapan Mulai Takbiran..?
  109. Idul Fitri = Kembali Kepada Fitrah..?
  110. Idul Fitri – Edisi Bolehkah Sholat Dhuha Pada Hari Raya ‘Id..?
  111. Idul Fitri – Edisi Dengan Siapa Saja Anda Bisa Bersalaman..?
  112. Apa Tanda Setelah Ramadhan Bahwa Seseorang Telah Mendapatkan Ampunan Dari Allah..?
  113. Ingin Mendapatkan Pahala Puasa Wajib Selama Satu Tahun..?
  114. Serba-Serbi Seputar Ibadah Di Bulan Syawwal…
  115. Mahram Seorang Wanita…
  116. Daftar masih akan bertambah dalam hari-hari kedepannya in-syaa Allah… nantikan update nya….

===============
Simak artikel terkait (KLIK Link dibawah ini) :
DAFTAR KOMPLIT Artikel Kupas Tuntas Tentang (KTT) WUDHU…
DAFTAR KOMPLIT Artikel Kupas Tuntas Tentang (KTT) DO’A…

Sunnah Yang Terlupakan Di 10 Hari Pertama DZULHIJJAH…

Dahulu Ibnu Umar dan Abu Hurairah -radhiyallahu ‘anhuma- datang ke sebuah pasar pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah, lalu mereka bertakbir dan manusia pun bertakbir terinspirasi takbir mereka. (HR. Al Bukhari)

Inilah salah satu aktivitas shahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah (*). Aktivitas yang tidak lain merupakan arahan dari Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- saat beliau bersabda:

“PERBANYAKLAH MEMBACA TAHLIL (LAA ILAAHA ILLALLAH), TAKBIR DAN TAHMID PADA 10 HARI PERTAMA BULAN DZULHIJJAH INI.” (HR. Ahmad dan dishahihkan Ahmad Syakir)

Saudaraku,
Sudahkah takbir mengiringi aktivitas-aktivitas anda pada 10 hari ini ?

ALLAH -ta’ala- berfirman dalam QS. Al Hajj: 28

‏﴿٢٨﴾ … وَيَذْكُرُوا۟ ٱسْمَ ٱللَّهِ فِىٓ أَيَّامٍ مَّعْلُومٰتٍ

“… Agar mereka berdzikir (dan bertakbir) pada hari-hari yang telah diketahui (baca: 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah**)”

*lihat juga Akhbaru Makkah lil Faakihi 3/10.

**penjelasan Ibnu ‘Abbas -radhiyallahu ‘anhu-, lihat Tafsir Ibnu Katsir dalam ayat tersebut.

Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri Lc,  حفظه الله تعالى

da080116-0632

Sedang Ada Masalah Atau Menghadapi Sebuah Kendala..?

Sedang ada masalah atau menghadapi sebuah kendala..?

Mintalah pertolongan kepada ALLAH !

Caranya ?

Simak ayat berikut ini:

‏﴿٤٥﴾ وَٱسْتَعِينُوا۟ بِٱلصَّبْرِ وَٱلصَّلَوٰةِ ۚ

“Dan mohonlah pertolongan dengan sabar dan sholat..”
(QS. Al Baqarah: 45)

Benar saudaraku,
caranya dengan selalu bersama kesabaran; menahan diri, emosi serta nafsu agar tidak terjatuh dalam dosa
dan melanggar ketentuan ALLAH..

Dan jagalah selalu sholat wajib kita, lalu perbanyak sholat-sholat sunnah, bermunajatlah kepada ALLAH, sujudlah pada-Nya..

Mungkin ada menyeletuk: “Kalau hanya sabar dan shalat, itu sih mudah !”

Saudaraku..
Bersabar dan menjaga sholat tidak semudah yang kita bayangkan, hanya orang-orang istimewa saja yang mampu meraihnya.

Mari kita simak kelanjutan ayat diatas:

‏وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى ٱلْخٰشِعِينَ

“Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’..” (QS. Al Baqoroh: 45)

Hanya orang yang khusyu,
Hanya mereka yang rendah hati,
Hanya mereka yang tunduk serta bersimpuh di hadapan ALLAH,
Hanya mereka yang percaya dengan janji dan ancaman ALLAH
(*)

Ya, hanya merekalah yang sanggup melakukannya, dan menikmati manisnya pertolongan ALLAH.

Adapun orang meninggikan diri, mengedepankan akal, harta dan tahta di atas kekuatan dan ilmu serta taufiq ALLAH, rasanya ia akan kesulitan untuk bersabar dan menjaga sholat dan pada akhirnya pertolongan ALLAH pun tak kunjung datang.

(*) tafsir orang-orang yang khusyu’ dalam QS. Al Baqoroh: 45, Tafsir Ibnu Katsir

Ditulis oleh,
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri,  حفظه الله تعالى

Memasuki Babak Final Ramadhan…

Saudaraku,
kita memasuki malam puncak dari malam-malam di bulan Ramadhan. Inilah babak Final! Prime Time yang harus kita manfaatkan! Persiapkan diri anda! Ini adalah kelas akselerasi!

10 hari terakhir, diantara malam-malam tersebut ada satu malam dimana kita berkesempatan (jika berhasil) meraih pahala seperti beribadah selama 1000 bulan. Dalam firman Allah disebutkan,

“Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al-Qadar: 3)

Dan untuk malam spesial ini, bukan saja pahala berlipat yang akan kita dapatkan, namun juga ampunan, ya ampunan dari dosa-dosa kita.

Sabda Nabi -shalllallahu ‘alaihi wa sallam- yang sangat terkenal:
“Barangsiapa yang menghidupkan malam lailatul qadr karena iman dan mengharapkan pahala, maka Allah ampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR. Bukhari)

Dengan demikian, tidak heran jika Aisyah -radhiyallahu ‘anha- bertutur:
“Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersungguh-sungguh dalam beribadah dengan kesungguhan yang tidak pernah terlihat di waktu-waktu yang lain.”
(HR. Muslim)

Renungkanlah…
Jika sosok sekaliber Nabi yang akan membuka pintu Surga pertama kali di hari kiamat masih mencari malam tersebut, lalu bagaimana dengan kita?

Jika Kekasih Allah dan seseorang yang telah diampuni seluruh kekhilafannya masih mencari malam lailatul qadr, lalu apakah kita pantas santai-santai saja ?

Jika Seorang Nabi terbaik bangun untuk menghidupkan malam-malamnya, lalu kita membaca do’a tidur?

Jika Rasul -shallallahu ‘alaihi wa sallam- sibuk membaca Alqur’an, lalu orang seperti kita sibuk nongkrong di luar ?
Lalu kita meremehkan? ?
Sibuk menonton TV acara yang tidak bermanfaat ??

Saudaraku,
Ini 10 hari terakhir, jangan lengah ! Maksimalkanlah ! Usir rasa kantuk itu !
Ingatlah…inilah babak final bulan suci,
Dan ingatlah… kekalahan yang paling menyakitkan adalah kekalahan di sebuah partai final

Semoga ALLAH memberikan taufiq untuk kita semua,
Selamat berjuang!!! Bismillah.

Ditulis oleh,
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri Lc,  حفظه الله تعالى

da2606160221