Asy Sya’by rohimahullah berkata,
Manusia yang paling mulia adalah yang :
– paling mudah mencintai, dan
– paling lambat bermusuhan,
seperti gelas dari perak, susah pecah dan mudah diperbaiki.
Sedangkan manusia yang paling hina adalah yang :
– paling lambat mencintai, dan
– paling cepat bermusuhan,
seperti gelas dari tanah liat, mudah pecah dan susah diperbaiki.
(Rufaqoo’uth Thoriiq – hal. 22)