Konsisten Beribadah Setelah Ramadhan

📌 Al Imam Ibnul Qoyyim ronimahullah berkata,

“Salah satu tipu daya setan yang paling besar adalah membuat seseorang beribadah kepada Allah hanya di bulan Ramadhan saja, kemudian meninggalkan ketaatan setelahnya. Ini bukanlah kehambaan yang sejati, karena seorang hamba yang sejati adalah yang istiqomah (konsisten) di setiap waktu..”

(Al-Fawa’id)

📌 Al Imam An Nawawi rohimahullah berkata,

“Amalan yang paling utama adalah yang dilakukan secara konsisten, meskipun sedikit. Ramadhan mengajarkan kita disiplin, dan disiplin yang sebenarnya adalah melanjutkan amal ibadah setelah bulan tersebut berlalu..”

(Syarah Shohih Muslim)

📌 Al Imam Ibnu Katsir rohimahullah berkata,

“Perintah untuk beribadah kepada Allah ‘sampai datang kepadamu keyakinan (kematian)’ (Al-Qur’an 15:99) bermakna bahwa seorang mukmin harus tetap konsisten dalam ibadahnya sepanjang hidupnya, bukan hanya di bulan Ramadhan saja..”

(Tafsir Ibnu Katsir)

📌 Al Imam Ath Thobari rohimahullah berkata,

“Perintah untuk ‘sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu keyakinan (kematian)’ (Al-Qur’an 15:99) adalah indikasi yang jelas bahwa ibadah tidak terikat pada bulan tertentu, melainkan merupakan kewajiban seumur hidup..”

(Tafsir Ath-Thobari)

📌 Al Imam Al Hasan Al Bashri rohimahullah berkata,

“Orang-orang beriman adalah mereka yang bersiap untuk bertemu dengan Allah dan tidak meninggalkan ibadah setelah Ramadhan. Puasa, sholat, dan dzikir mereka terus berlanjut sepanjang hidup mereka..”

(Hilyatul Auliyaa’)

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan link kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter yang Anda miliki. Semoga Allah Subhaanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.