Dalam kitab Roudhotul Muhibbiin, Al Imam Ibnul Qoyyim rohimahullah membawakan kisah tentang Ubaid bin Umair rohimahumallah saat menghadapi godaan seorang wanita cantik ( baca kisahnya dalam link berikut https://bbg-alilmu.com/archives/74314 )
Ubaid bin Umair rohimahumallah tidak menceramahi wanita tersebut dengan kemarahan, melainkan mengajak akalnya untuk berpikir panjang tentang berbagai konsekuensi dari perbuatannya tsb kelak setelah kematiannya.
Enam pertanyaan yang diajukan kepada wanita cantik tsb adalah salah satu cara self-reminder (muhaasabah) yang efektif bagi siapa pun yang hendak melakukan perbuatan dosa. Enam pertanyaan tsb :
1. Seandainya Malaikat Maut datang untuk mencabut nyawamu, apakah kamu akan senang dengan perbuatanmu ini..?
2. Seandainya kamu telah dikubur dan dimintai pertanggung-jawaban, apakah kamu akan senang dengan perbuatanmu ini..?
3. Seandainya catatan amal manusia telah dibagikan dan kamu tidak tahu apakah akan menerima catatanmu dengan tangan kanan atau tangan kirimu, apakah kamu akan senang dengan perbuatanmu ini..?
4. Seandainya kamu hendak melewati jembatan (shiroth) dan tidak tahu apakah akan selamat atau tidak, apakah kamu akan senang dengan perbuatanmu ini..?
5. Seandainya timbangan (mizan) telah berada dihadapanmu, sementara kamu tidak tahu apakah timbangan kebaikanmu akan ringan atau berat, apakah kamu akan senang dengan perbuatanmu ini..?
6. Seandainya kamu berdiri di hadapan Allah untuk dimintai pertanggung-jawaban, apakah kamu akan senang dengan perbuatanmu ini..?
📌 Setiap kali bisikan maksiat itu datang dan terasa manis di pikiran, luangkanlah waktu sebentar untuk menanyakan enam pertanyaan di atas ke dalam hatimu sendiri.
Semoga Allah menjaga kita semua, aamiin.