Syaikh Ali Ath Thantawi rohimahullah berkata,
“Janganlah engkau menyiksa dirimu dengan memikirkan apa yang dikatakan orang lain tentangmu. Jika apa yang mereka katakan itu benar, maka itu adalah penebus dosa bagimu.
Dan jika apa yang mereka katakan itu salah, maka itu akan menjadi kebaikan (pahala) yang dihadiahkan kepadamu tanpa engkau harus bersusah payah beramal..”
(Fushul fi al-Adab – 156/157)
📌 Beberapa poin penting dari nasehat di atas :
1. RIDHO SEBAGAI PERISAI. Beliau rohimahullah menjelaskan bahwa ridho terhadap gangguan orang lain adalah tanda kekuatan iman. Jika kita yakin bahwa segala sesuatu terjadi atas izin Allah, maka hinaan orang lain tidak akan bisa menjatuhkan derajat kita di sisi-Nya.
2. KEUNTUNGAN SPIRITUAL. Beliau rohimahullah mengajak kita melihat “keuntungan” di balik perlakuan buruk. Orang yang menghina sebenarnya sedang mentransfer pahalanya kepada kita. Dengan pandangan ini, rasa marah akan berubah menjadi rasa kasihan atau minimal ketenangan.
3. MENJAGA FOKUS. Syaikh Ali Ath Thantawi rohimahullah mengingatkan bahwa waktu kita terlalu berharga untuk dihabiskan dengan membalas keburukan. Beliau rohimahullah sering berkata bahwa “diamnya orang yang mulia adalah jawaban yang paling pedas bagi orang yang bodoh..”