Makna Dari Kalimat Laa Hawla Walaa Quwwata Illaa Billah

Sufyan ats-Tsauri rohimahullah menjelaskan bahwa kalimat ini bukan hanya sekedar dzikir lisan, melainkan juga sebuah pengakuan atas ketidak-berdayaan manusia tanpa pertolongan Allah. Beliau berkata,

أتدرون ما تفسير: لا حول ولا قوة إلا بالله؟

يقول: لا يعطي أحد، إلا ما أعطيت؛ ولا يقي أحد، إلا ما وقيت.

“Tahukah kalian apa tafsir (makna) dari Laa hawla walaa quwwata illaa billah..?”

(maknanya adalah), “Tidak ada seorang pun yang bisa memberi, kecuali apa yang telah Engkau (Allah) berikan; dan tidak ada seorang pun yang bisa menjaga (melindungi), kecuali apa yang telah Engkau jaga..”

(Hilyatul Auliyaa’ – 7/140)

LAA ḤAWLA (tidak ada daya) : Maknanya adalah tidak ada kemampuan bagi seorang hamba untuk menghindari kemaksiatan atau berpaling dari keburukan, kecuali dengan perlindungan dan penjagaan dari Allah.

LAA QUWWATA (tidak ada kekuatan) : Maknanya adalah tidak ada kekuatan atau energi bagi seseorang untuk melaksanakan ketaatan atau ibadah, kecuali dengan taufik dan bantuan dari Allah.

📌 Baik itu meninggalkan dosa (daya) maupun mengerjakan pahala (kekuatan), keduanya membutuhkan modal dasar yang sama, yaitu izin dan bantuan Allah, maka perbanyaklah do’a kepada Allah memohon perlindungan dari bermacam keburukan dan memohon bantuan kekuatan dalam beribadah.

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan link kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter yang Anda miliki. Semoga Allah Subhaanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.