Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata,
“Jika engkau mengetahui nilai dirimu yang sebenarnya, niscaya engkau tidak akan membiarkan dirimu terhina dengan melakukan maksiat.
Ketika Iblis enggan bersujud kepada ayahmu, Adam, ia (pada hakikatnya) enggan bersujud kepadamu .. lalu mengapa engkau justru berteman dengannya dan meninggalkan Kami..?
Jika memang ada cinta di dalam hatimu, niscaya pengaruhnya akan tampak pada anggota tubuhmu..”
(Al Fawa’id – 118)