Posisi Duduk Yang Terlarang

Syariid bin Suwaid rodhiyallahu ‘anhu berkata,

“Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam melintas di hadapanku sedang aku duduk seperti ini, yaitu bersandar pada tangan kiriku yang aku letakkan di belakang punggungku. Beliau bersabda, “apakah engkau duduk sebagaimana duduknya orang orang yang dimurkai Allah..?”

(HR. Abu Dawud no. 4848)
Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini shohih

● Syaikh al-‘Utsaimin rohimahullah menjelaskan,

“Duduk dengan bersandar pada tangan kiri disifatkan dengan duduk orang yang dimurkai
Allah.

Adapun meletakkan kedua tangan di
belakang badan lalu bersandar pada keduanya, maka tidaklah masalah. Juga ketika tangan
kanan yang jadi sandaran, maka tidak mengapa.

Yang dikatakan duduk dimurkai sebagaimana disifati Nabi adalah duduk dengan menjadikan tangan kiri di belakang badan dan tangan kiri
tadi diletakkan di lantai dan jadi sandaran.
Inilah duduk yang dimurkai sebagaimana yang
Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam sifatkan..”

(Syarh Riyadhus Sholihin)

📌 Saat duduk di lantai sambil membaca Alqur’an atau dzikir setelah selesai sholat.. apakah kebiasaan anda duduk dengan meletakkan tangan kiri di belakang punggung dan menjadikannya sebagai sandaran atau tumpuan..?

 

jika iya, maka rubahlah kebiasaan tersebut.

Bilamana ada pertanyaan, “kenapa sampai duduk seperti itu dilarang ?”

Maka jawabannya, bahwa duduk semacam itu adalah duduknya orang orang yang dimurkai Allah (maghdhuub ‘alaihim) sebagaimana yang disabdakan Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam dalam haditsnya (lihat poster 1).

Jika sudah disebutkan demikian, maka sikap kita adalah SAMI’NAA WA ATHO’NAA, kami dengar dan taat. Tidak perlu mencari dahulu hikmahnya baru kemudian mengamalkannya..

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan link kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter yang Anda miliki. Semoga Allah Subhaanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.