Category Archives: Hadits

Kenapa Ramadhan Tidak Termasuk Bulan Haram..?

Kenapa bulan Ramadhan tidak termasuk bulan suci/haram..?

➡️ Karena dalil yaitu firman Allah ‘Azza wa Jalla dalam QS At Taubah ayat 36 :

إن عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ

”Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu..”

dan hadits Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam,

الزَّمَانُ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا ، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ، ثَلاَثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ ، وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِى بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ

”Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Diantaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqa’dah, Dzulhijjah dan Muharram. (satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhar yang terletak antara Jumadil (akhiroh) dan Sya’ban..”

(HR. Bukhari no. 3197 dan Muslim no. 1679)

Syaikh al-‘Utsaimin rohimahullah berkata,

“Semenjak Allah Subhanahu wa Ta’ala menciptakan langit dan bumi, Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menentukan jumlah bulan yaitu dua belas bulan; empat diantaranya adalah bulan haram, tiga bulan berurutan yaitu Dzul qa’dah, Dzul hijjah, lalu Muharram serta satu yang terpisah yaitu bulan Rajab. Ini merupakan bulan-bulan diagungkan, baik pada masa jahiliyyah ataupun pada masa islam, Allah mengkhususkan larangan berbuat zhalim dibulan-bulan tersebut..”

(Dyiaul Lami’ min Khutabil Jawami’ Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin jilid 5 hal 397-401)

wallahu a’lam

Do’a Memohon Perlindungan Dari Do’a Yang Tidak Dikabulkan

Do’a memohon perlindungan kepada Allah dari do’a yang tidak didengar/tidak dikabulkan, dan perlindungan dari 3 perkara lainnya..

mari kita hafalkan lafzhnya dan pahami maknanya sehingga dapat bersungguh-sungguh saat memanjatkan do’a ini terutama di waktu-waktu mustajab seperti saat hujan, 1/3 malam terakhir, Jum’at sore, saat sujud dan sebelum salam (dalam sholat)..

▪️ ALLAAHUMMA INNII A’UUDZUBIKA MIN ‘ILMIN LAA YANFA-‘U
▪️ WAMIN QOLBIN LAA YAKH-SYA-‘U
▪️ WAMIN NAFSIN LAA TASYBA-‘U
▪️ WAMIN DUAA-‘IN LAA YUSMA-‘U

jangan lupa.. salah satu adab berdo’a adalah memulainya dengan :

▪️memuji Allah dengan nama-nama-Nya yang Agung (contoh) : yaa Hayyu yaa Qoyyuum..

▪️lalu membaca sholawat (contoh) : Allaahumma sholli wa sallim ‘alaa Nabiyyinaa Muhammad.. (lafazh sholawat yang utama adalah lafazh sholawat yang kita baca saat tasyahudd dalam sholat)

▪️lalu mulailah berdo’a..

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS
DAFTAR KOMPLIT – Artikel Kupas Tuntas Tentang (KTT) DO’A

HADITS : Larangan Duduk Di Tempat Yang Terkena Teduh Dan Panas

Dari seorang sahabat rodhiyallahu ‘anhu, dia berkata,

“Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam melarang duduk di antara (tempat yang) panas (yang tidak ada naungannya) dan (tempat yang) dingin (yang ada naungannya), dan beliau shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, ‘(Itu adalah) tempat duduknya setan..’ ”

[ HR. Ahmad – 3/413 ]
hadits shohih – Silsilah Shohihah: 838

Dari Qays bin Abi Hazim dari ayahnya, beliau bercerita,

“Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam melihat aku duduk di bawah terik matahari, lalu beliau shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, ‘Pindahlah ke tempat teduh..!’ ”

[ HR. al-Hakim – 4/271 ]
hadits shohih – Silsilah Shohihah: 833

Kedua hadits di atas menunjukkan adanya larangan Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam bagi mereka yang duduk di tempat yang terkena teduh dan panas, atau mereka yang duduk di tempat yang semua kena panas, agar ia berpindah ke tempat yang semuanya terkena teduh.

dari segi kesehatan juga tidak baik, sebagaimana yang dijelaskan oleh al-Munawi rohimahullah bahwa,

“duduk di tempat yang sebagian terkena teduh sementara sebagian yang lain terkena sinar matahari, membahayakan bagi badan. Karena ketika orang duduk di tempat semacam ini, cairan tubuhnya rusak, karena ada 2 pengaruh yang bertolak belakang yang mengenai badan..”

[ Faidhul Qodir – 6/351 ]

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS

 

Do’a Perbaiki Urusan Agama, Dunia Dan Akhirat


jangan lupa.. salah satu adab berdo’a adalah memulainya dengan :
.
▪️memuji Allah dengan nama-nama-Nya yang Agung (contoh) : yaa Hayyu yaa Qoyyuum..
.
▪️lalu membaca sholawat (contoh) : Allaahumma sholli wa sallim ‘alaa Nabiyyinaa Muhammad.. lafazh sholawat yang utama adalah lafazh sholawat yang kita baca saat tasyahud dalam sholat
.
▪️lalu mulailah berdo’a..
.
◾ALLAAHUMMA ASH-LIH LII DIINIY
ALLADZII HUWA ‘ISHMATU AMRII
◾WA ASH-LIH LII DUN-YAAYA
ALLATII FIIHAA MA’AASYII
◾WA ASH-LIH LII AAKHIROTII
ALLATII FIIHAA MA’AADII
◾WAJ-’ALIL HAYAATA ZIYAADATAN LII FII KULLI KHOYRIN
◾WAJ-’ALIL MAUTA ROOHATAN LII MIN KULLI SYARRIN
.
Imam Al-Qurthubi rohimahullah berkata,
.
“Do’a ini begitu agung karena berisi kebaikan dunia dan akhirat, permintaan baiknya agama dan dunia.. Hendaklah do’a ini dihafalkan dan digunakan untuk berdo’a pada malam dan siang hari.. Semoga saja do’a tersebut dipanjatkan pada waktu mustajabnya do’a sehingga memperoleh kebaikan dunia dan akhirat..”
.
[ Al-Mufhim, 7:49, dinukil dari Minhah Al-‘Allam, 10:472]

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS
DAFTAR KOMPLIT – Artikel Kupas Tuntas Tentang (KTT) DO’A

Diantara Keutamaan EMPAT Kalimat Mulia

Berikut adalah beberapa keutamaan dari EMPAT kalimat mulia :
subhaanallah, walhamdulillah, walaa ilaaha illallah, wallahu akbar..

1️⃣ KALIMAT YANG ALLAH PALING CINTAI

Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda (yang artinya),

“Ucapan yang paling dicintai Allah ada empat, tidak mengapa bagimu memulai dari yang mana saja, SUBHAANALLAH, WALHAMDULILLAH, WALAA ILAAHA ILLALLAH, WALLAHU AKBAR..”

[ HR. Muslim no. 2137 ]
.
===================================
.
2️⃣ BERPUTAR MENGELILINGI ‘ARSY ALLAH

Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

“Sungguh kalimat-kalimat dzikir yang kalian ucapkan dari keagungan Allah seperti tasbiih (SUBHAANALLAH), takbiir (ALLAHU AKBAR), tahliil (LAA ILAAHA ILLALLAH) dan tahmiid (ALHAMDULILLAH) akan berputar mengelilingi ‘Arsy Allah, dan kalimat-kalimat dzikir itu mengeluarkan dengungan seperti suara lebah seraya menyebut-nyebut nama orang yang mengucapkannya.. Tidakkah salah seorang di antara kalian suka bila ada dari amalannya yang senantiasa disebutkan di sisi Allah..?”

[ HR. Ibnu Majah no. 3809 ]
.
===================================
.
3️⃣ LEBIH BAIK DARIPADA DUNIA DAN SEISINYA

Dari sahabat Abu Hurairah rodhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam telah bersabda:

“Sesungguhnya membaca SUBHAANALLAH, WALHAMDULILLAH, WALAA ILAAHA ILLALLAH, WALLAHU AKBAR, adalah lebih aku cintai daripada segala sesuatu yang terkena sinar matahari..

[HR. Muslim no. 2695].

Al Munawi rohimahullah mengatakan, “Segala sesuatu yang dikatakan antara langit dan bumi, atau dikatakan lebih baik dari sesuatu yang terkena sinar matahari atau tenggelamnya, ini adalah ungkapan yang menggambarkan dunia dan seisinya..” (Faidul Qodir, Al Munawi, Masqi’ Ya’sub, 5/360
.
===================================
.
4️⃣ TANAMAN DI SURGA

⚉ Dari sahabat Abu Hurairah rodhiyallahu’anhu, bahwasanya Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam ketika melewatinya yang sedang menanam tanaman, beliau berkata, “Apa yang engkau tanam..?” Abu Hurairah menjawab, “Tanaman untukku..”

Lalu Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, Wahai Abu Hurairah, maukah engkau aku tunjukkan pada tanaman yang lebih baik dari tanaman ini (yang engkau tanam)..?”
Jawab Abu Hurairah, “Mau ya Rosulullah..”

Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Katakanlah, SUBHANALLAH, WALHAMDULILLAH, WALAA ILAAHA ILLALLAH, WALLAHU AKBAR niscaya akan ditanamkan untukmu dengan setiap kalimat tersebut, sebuah pohon di surga..”

[HR. Ibnu Majah no. 3807. Syaikh Al-Albani menghasankannya dalam kitab Shohih Targhib no. 1549]

⚉ Dari sahabat Ibnu Mas’ud rodhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

“Aku pernah bertemu dengan Ibrahim pada malam ketika aku diisro`kan, kemudian ia berkata, ‘Wahai Muhammad, sampaikan salam dariku kepada umatmu, dan beritahukan kepada mereka bahwa Surga debunya harum, airnya segar, dan surga tersebut adalah datar, tanamannya adalah kalimat SUBHAANALLAH, WALHAMDULILLAH, WALAA ILAAHA ILLALLAH, WALLAHU AKBAR..”

[HR. Tirmidzi no. 3462. Syaikh Al Albani berkata hadits ini hasan]
.
===================================
.
5️⃣ MENAMBAH KEBAIKAN DAN MENGHAPUS KESALAHAN

Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

“Sesungguhnya Allah telah memilih empat perkataan SUBHAANALLAH, WALHAMDULILLAH, WALAA ILAAHA ILLALLAH, WALLAHU AKBAR.. barangsiapa mengucapkan SUBHAANALLAH, maka akan dituliskan untuknya 20 kebaikan dan dihapuskan darinya 20 kesalahan, dan barangsiapa mengucapkan ALLAHU AKBAR maka akan dituliskan untuknya seperti itu pula, dan barangsiapa mengucapkan LAA ILAAHA ILLALLAH maka akan dituliskan untuknya seperti itu pula, dan barangsiapa mengucapkan ALHAMDULILLAHI ROBBIL ‘AALAMIIN dari dalam hatinya, maka akan dituliskan untuknya 30 kebaikan dan dihapuskan darinya 30 kesalahan..”

[ HR. Ahmad no. 7746 ]
.
===================================
.
6️⃣ MENGHAPUS KESALAHAN SEBANYAK BUIH DI LAUTAN

⚉ Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa yang bertasbiih (SUBHAANALLAH) sebanyak 33x, bertahmiid (ALHAMDULILLAH) sebanyak 33x, dan bertakbiir (ALLAHU AKBAR) sebanyak 33x setelah melaksanakan sholat fardhu sehingga berjumlah 99, kemudian menggenapkannya untuk yang keseratus dengan ucapan LAA ILAAHA ILLALLAH WAHDAHU LAA SYARIKALAHU LAHUL MULKU WALAHUL HAMDU WAHUWA ‘ALAA KULLI SYAI-IN QODIIR, maka kesalahannya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan.”

[ HR. Muslim no. 597 ]

⚉ Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa membaca ketika beranjak ke tempat tidurnya,
LAA ILAAHA ILLALLAH, WAHDAHU LAA SYARIIKALAH, LAHUL MULKU WALAHUL HAMDU WAHUWA ‘ALAA KULLI SYA-IN QODIIR, LAA HAWLA WALAA QUWWATA ILLAA BILLAH,
SUBHAANALLAH
WALHAMDULILLAH
WALAA ILAAHA ILLALLAH
WALLAHU AKBAR
niscaya dosa-dosanya diampuni walaupun ia seperti buih di lautan..”

[HR Ibnu Hibban – Shohiih – at Targhiib wat Tarhiib 2/607 ]
.
===================================
.
7️⃣ MENGGUGURKAN DOSA SEBAGAIMANA BERGUGURANNYA DAUN YANG TELAH KERING

Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam suatu hari berjalan bersama para sahabatnya, dan ketika itu beliau membawa tongkat di tangannya.. lalu beliau melewati pohon yang dedaunannya telah kering dan memukul pohon itu dengan tongkat yang ada di tangannya maka daun-daun yang kering itu berguguran.. dan saat para sahabat melihat dedaunan pohon itu berguguran di depan mereka, maka Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, “sesungguhnya kalimat SUBHAANALLAH, WALHAMDULILLAH, WALAA ILAAHA ILLALLAH, WALLAHU AKBAR menggugurkan dosa-dosa seorang hamba sebagaimana dedaunan pohon ini berguguran..”

[ HR. at-Tirmidzi – shohih ]
.
===================================
.
8️⃣ PENAWAR RASA BAKHIL, PENGECUT DAN LEMAH DALAM IBADAH MALAM

Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

Sesungguhnya Allah membagi bagikan akhlak kepada kalian sebagaimana membagi bagikan rezeki, sesungguhnya Allah memberikan dunia kepada yang Dia cintai dan yang tidak Dia cintai, dan tidak memberikan iman kecuali kepada orang yang Dia cintai. Barangsiapa yang merasa bakhil untuk menginfakkan hartanya, atau merasa pengecut untuk menjihadi musuh, atau merasa lemah untuk melewati malam dengan ibadah, hendaklah ia memperbanyak ucapan SUBHAANALLAH, WALHAMDULILLAH, WALAA ILAAHA ILLALLAH, WALLAHU AKBAR..”

[ HR Ibnu Abi Syaibah, dishohihkan oleh Syaikh al-Albani dalam silsilah shohihah 6/688 ]
.
===================================
.
9️⃣ SETIAP KALIMAT ADALAH SEDEKAH

Dari Abu Dzar rodhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Sesungguhnya sebagian dari para sahabat Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam berkata kepada Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam, “Wahai Rosulullah, orang-orang kaya lebih banyak mendapat pahala, mereka mengerjakan sholat sebagaimana kami sholat, mereka berpuasa sebagaimana kami berpuasa, dan mereka bersedekah dengan kelebihan harta mereka..”

Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, Bukankah Allah telah menjadikan bagi kamu sesuatu untuk bersedekah..? Sesungguhnya tiap-tiap TASBIIH (SUBHAANALLAH) adalah sedekah, tiap-tiap TAKBIIR (ALLAHU AKBAR) adalah sedekah, tiap-tiap TAHMIID (ALHAMDULILLAH) adalah sedekah, tiap-tiap TAHLIIL (LAA ILAAHA ILLALLAH) adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah kemungkaran adalah sedekah dan persetubuhan salah seorang di antara kamu (dengan istrinya) adalah sedekah..”

Mereka bertanya, “Wahai Rosulullah, apakah (jika) salah seorang di antara kami memenuhi syahwatnya, ia mendapat pahala..?” Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam menjawab, “Tahukah engkau jika seseorang memenuhi syahwatnya pada yang haram, dia berdosa. Demikian pula jika ia memenuhi syahwatnya itu pada yang halal, ia mendapat pahala..”

[ HR. Muslim no. 2376 ]
.
===================================
.
1️⃣0️⃣ SAMA DENGAN MEMBEBASKAN BUDAK, MEYIAPKAN KUDA PERANG, UNTA DAN MEMENUHI LANGIT DAN BUMI

Dari Ummu Hani’ bintu Abi Tholib dia berkata, “Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam melewatiku pada suatu hari, lalu saya berkata kepada beliau, Wahai Rosulullah, saya sudah tua dan lemah, maka perintahkanlah kepadaku dengan amalan yang bisa saya lakukan dengan duduk..”

Beliau bersabda, “Bertasbihlah (mengucapkan SUBHAANALLAH) kepada Allah 100 kali, karena itu sama dengan kamu membebaskan seratus budak dari keturunan Isma’il. Bertahmidlah (mengucapkan ALHAMDULILLAH) kepada Allah 100 kali karena itu sama dengan seratus kuda berpelana yang memakai kekang di mulutnya, yang kamu bawa di jalan Allah. Bertakbirlah (mengucapkan ALLAHU AKBAR) kepada Allah dengan 100 takbiir karena ia sama dengan seratus unta yang menggunakan tali pengekang dan penurut. Bertahlillah (mengucapkan LAA ILAAHA ILLALLAH) kepada Allah 100 kali..” Ibnu Khalaf berkata, “saya mengira beliau bersabda: ‘Karena ia memenuhi di antara langit dan bumi, dan pada hari ini tidaklah amalan seseorang itu diangkat kecuali akan didatangkan dengan semisal yang kamu lakukan itu..” {HR. Ahmad 6/344. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan. Lihat Ash Shilsilah Ash Shohihah no. 1316]

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS

Keutamaan Sholat Sunnah Dhuha Yang EMPAT Roka’at


Terkait jumlah roka’at sholat Dhuha, minimalnya adalah dua roka’at sedangkan maksimalnya adalah tanpa batas, menurut pendapat yang paling kuat (Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin rohimahullah dalam Syarh Al Arba’in An Nawawiyah,hal. 289)..
.
Jadi boleh hanya dua roka’at, boleh empat roka’at, dan seterusnya asalkan jumlah roka’atnya genap, dan setiap 2 roka’at diakhiri dengan salam..
.
setelah itu baca do’anya sebanyak 100x.. jangan lupa adab berdo’a yaitu memulainya dengan memuji Allah dengan nama-nama-Nya yang Agung, contoh : Yaa Hayyu yaa Qoyyuum..
.
lalu membaca sholawat, contoh : Allaahumma sholli wa sallim ‘alaa Nabiyyinaa Muhammad.. lafazh sholawat yang utama adalah lafazh sholawat yang kita baca saat tasyahud dalam sholat
.
lalu berdo’a sebanyak 100x (lihat lafazh do’a nya di poster no 2) setelah sholat sunnah Dhuha..
.
SHOLAT DHUHA EMPAT ROKA’AT DAN KEUTAMAANNYA
.


apa yang dimaksud dengan kalimat dalam hadits yaitu ” mencukupimu di akhir siang..?”
.
At-Thibi rohimahullah berkata, “Yaitu engkau akan diberi kecukupan dalam kesibukan dan urusanmu, serta akan dihilangkan dari hal-hal yang tidak disukai setelah engkau shalat hingga akhir siang. Yang dimaksud, selesaikanlah urusanmu dengan beribadah pada Allah di awal siang (di waktu Dhuha), maka Allah akan mudahkan urusanmu di akhir siang..” (Tuhfah Al-Ahwadzi, 2: 478).

Al-Munawi rohimahullah menjelaskan maksud kalimat “akan dicukupi di akhirnya” adalah “akan diselamatkan dari cobaan dan musibah di akhir siang..” (Faidh Al-Qadir 4: 615)
.
Wallahu a’lam

HADITS : Dzikir Penggugur Dosa

Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam suatu hari berjalan bersama para sahabatnya, dan ketika itu beliau membawa tongkat di tangannya.. lalu beliau melewati pohon yang dedaunannya telah kering dan memukul pohon itu dengan tongkat yang ada di tangannya maka daun-daun yang kering itu berguguran..

dan saat para sahabat melihat dedaunan pohon itu berguguran di depan mereka, maka Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, “sesungguhnya kalimat
SUBHAANALLAH
WALHAMDULILLAH
WALAA ILAAHA ILLALLAH
WALLAHU AKBAR
menggugurkan dosa-dosa seorang hamba sebagaimana dedaunan pohon ini berguguran..”

[ HR. at-Tirmidzi – shohih ]

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS

 

HADITS : Keutamaan EMPAT Kalimat # 3

Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

“Sesungguhnya Allah telah memilih empat perkataan SUBHAANALLAH, WALHAMDULILLAH, WALAA ILAAHA ILLALLAH, WALLAHU AKBAR..

barangsiapa mengucapkan SUBHAANALLAH, maka akan dituliskan untuknya 20 kebaikan dan dihapuskan darinya 20 kesalahan, dan barangsiapa mengucapkan ALLAHU AKBAR, maka akan dituliskan untuknya seperti itu pula, dan barangsiapa mengucapkan LAA ILAAHA ILLALLAH, maka akan dituliskan untuknya seperti itu pula, dan barangsiapa mengucapkan ALHAMDULILLAHI ROBBIL ‘AALAMIIN dari dalam hatinya, maka akan dituliskan untuknya 30 kebaikan dan dihapuskan darinya 30 kesalahan..”

[ HR. Ahmad no. 7746 ]

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS