Category Archives: Ramadhan

Serba-Serbi Seputar Ibadah Di Bulan Syawwal…

Berikut ini adalah kumpulan artikel audio dan tulisan terkait ibadah di bulan Syawwal. Semoga bermanfaat.

  1. IBADAH Apa Yang Dianjurkan Di Bulan Syawwal…?
  2. Kapan SEBAIKNYA Memulai Puasa Syawal…?
  3. Mengapa Puasa 6 Hari Syawwal Sebaiknya Diakhirkan Setelah Hari-Hari Ied…?
  4. Pendapat PERTAMA : Tidak Boleh Mendahulukan Puasa Syawwal Sebelum Membayar Puasa Ramadhan…
  5. Pendapat KEDUA : BOLEH Mendahulukan Puasa Syawwal Sebelum Membayar Puasa Ramadhan…
  6. Apakah Niat Puasa Syawwal Harus Dilakukan di Malam Hari..?
  7. Bolehkah Menggabungkan Niat MEMBAYAR/QODHO Puasa Ramadhan Dengan Niat Puasa Syawal…?
  8. Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Syawal dengan Niat Puasa Senin – Kamis…?
  9. Apakah Puasa Syawwal Dilakukan Selang Seling atau Terus Menerus Tanpa Jeda…?
  10. Hukum Menggabung Niat Puasa Syawal Dengan Puasa Senin-Kamis Atau Ayyaamul Biidl…
  11. Janganlah Kita Mulai SYAWAL Dengan Kemaksiatan dan Dosa…

In-syaa Allah, daftar artikel akan bertambah. Silahkan cek dari waktu ke waktu.

 

Pahala Besar Bagi Yang Membaca 100 Ayat Al Qur’an Di Malam Hari…

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى  berikut ini :

Dari Tamim Ad Dary rodhiyalahu ‘anhu berkata: “Rosulullah shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Siapa yang membaca 100 ayat pada suatu malam dituliskan baginya pahala sholat sepanjang malam.” (HR. Ahmad dan di shohihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6468).

Ketika membacanya di dalam sholat-sholat sunnah malam Tahajud dan Witir, maka kita perhatikan jumlah ayat-ayat yang kita baca agar bisa meraih apa yang dijanjikan dalam hadits.

Contohnya :  membaca QS asy-Syams/91 (15 ayat) di roka’at pertama, lalu membaca QS Adh Dhuha/93 (11 ayat) di roka’at kedua, lalu salam, dengan demikian telah dibaca sedikitnya 26 ayat di sesi pertama.

Lalu lanjut sholat tahajjud 2 roka’at lagi dengan membaca surat-surat lainnya seperti QS al-Buruuj/85 (22 ayat) di roka’at pertama, lalu membaca QS al-Qodr/97 (5 ayat) di roka’at kedua, lalu salam, dengan demikian telah dibaca sedikitnya 27 ayat di sesi kedua. Total sesi 1 dan 2 sudah 26 + 27 = 53 ayat..

dan begitu seterusnya, sehingga total minimal 100 ayat, wallahu a’lam

Bagi para wanita yang sholat di kamarnya/rumahnya, termasuk sholat tarawih saat Ramadhan, dimana sholat tarawih adalah termasuk sholat malam, maka jangan lewatkan kesempatan ini. Wallahu a’lam.
.
ARTIKEL TERKAIT
Tanya-Jawab Seputar Ramadhan…
.
Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

da290816-2019

Anjuran dan Pahala Bagi Yang Membaca Al Qur’an Setiap Hari…

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini:

ARTIKEL TERKAIT
Serba-Serbi DZULHIJAH…
Tanya-Jawab Seputar Ramadhan…

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

Kisah DO’A Laylatul Qodar

Syaikh ‘Abdurrozzaq bin ‘Abdil Muhsin hafizhohumallah bercerita:

“Pada suatu malam ke 27 Ramadhan (malam yang sangat diharapkan terjadinya lailatul qodar), beliau bersama Bapak serta Kakek ingin pergi ke masjid Nabawi untuk sholat malam pada malam itu, kemudian ketika keluar rumah menuju mobil, beliau mendengar suara musik yang begitu keras dinyalakan oleh anak-anak muda, kemudian beliau mendekati mobil tersebut dan mengatakan kepada mereka: “Wahai para pemuda, jika kalian tidak sanggup untuk mengisi malam ini dengan ibadah, maka mohon dimatikan suara yang begitu keras ini”, akhirnya mereka mematikannya, kemudian syaikh mengatakan: “Hendaknya malam ini kalian memperbanyak mengucapkan

اللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عني

Allaahumma innaka ‘Afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii
(Ya Allah sungguhnya Engkau Maha Pengampun, Engkau suka memberi ampunan, maka ampunilah daku).

Lalu seorang yang dekat syaikh mengatakan, “saya belum hafal”, lalu syaikh mengulangi kedua kalinya, lalu si pemuda ini akhirnya dapat melafazhkannya.

Setelah enam tahun, Syaikh ‘Abdurrozzaq hafizhohullah ceramah di sebuah kota, kemudian setelah ceramah ada seorang pemuda yang berjenggot dan dari wajahnya terlihat ia ahli keta’atan kepada Allah, pemuda ini berkata: “Syaikh ingatkah engkau kepada para pemuda yang engkau peringatkan untuk mematikan musik di malam ke 27 Ramadhan, lalu engkau mengajari mereka do’a lailatul qodar, maka semenjak malam itu saya selalu membacanya dan akhirnya Allah Taala membencikan maksiat-maksiat di dalam hatiku, Alhamdulillah akhirnya aku kembali ke jalan-Nya”.

Wahai Saudaraku sebarkanlah DO’A ini! di hari-hari mulia ini, semoga yang membacanya akan melihat kebaikan BAIK DI DALAM RAMADHAN ATAU DI LUAR RAMADHAN:

اللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عني

Allaahumma innaka ‘Afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii
(Ya Allah sungguhnya Engkau Maha Pengampun, Engkau suka memberi ampunan, maka ampunilah daku).

Ditulis oleh,
Ustadz Ahmad Zainuddin Al Banjary Lc,  حفظه الله تعالى

Agar Pahala Puasa Anda Terjaga, Maka Berpuasalah Dari DOSA…

Ibnul Qoyyim -rohimahulloh- mengatakan:

“Orang yang berpuasa adalah orang yang anggota badannya berpuasa dari dosa-dosa.

lisannya berpuasa dari kedustaan, kekejian, dan penipuan.

Perutnya berpuasa dari makanan dan minuman.

Kemaluannya berpuasa dari tindakan keji.

Sehingga bila berbicara; dia tidak berbicara dengan sesuatu yang dapat menodai puasanya, dan apabila berbuat; dia tidak berbuat sesuatu yang dapat merusak puasanya.

Sehingga semua perkataannya bermanfaat dan baik, begitu pula amal-amalnya.

Dia seperti bau yang dicium oleh orang yang duduk bersama orang yang membawa parfum misik.

Begitu pula orang yang duduk bersama orang yang berpuasa, dia akan mendapatkan manfaat dari duduk bersamanya, dia juga akan selamat saat duduk bersamanya dari kata tipuan, kedustaan, kekejian dan kezaliman.

Inilah puasa yang disyariatkan, bukan hanya sekedar menahan diri dari makanan dan minuman…

Jadi, puasa adalah puasanya anggota badan dari dosa dan puasanya perut dari makanan dan minuman.

Maka, sebagaimana makanan dan minuman bisa membatalkan puasa dan merusaknya, begitu pula dosa bisa membatalkan pahalanya dan merusak buahnya, sehingga dia seperti orang yang tidak berpuasa.”

[Alwabilush Shoyyib, hal 32-32]

Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

da1906150928

SELESAI – TEBAR IFTHOR – RAMADHAN 1441

UPDATE – RABU SIANG – 20 RAMADHAN 1441 / 13 MAY 2020
.
alhamdulillahilladzii bi-ni’matihi tatimmush-shoolihaat… dengan izin Allah, kami SUDAHI program Tebar Ifthor Ramadhan dan Tebar Kurma. Laporan lengkap seluruh kegiatan Ramadhan akan diposting di awal bulan Syawwal in-syaa Allah.
.
Jazaakumullahu khoyron kepada para muhsinin/donatur yang telah dengan tulus menyisihkan sebagian hartanya untuk program ini. Donasi yang masuk ke rekening setelah ini akan dialokasikan untuk program berikutnya.
.
Daftar sementara penerimaan s/d pkl. 15.00 RABU SIANG

13 Mei - 2

UPDATE: Dari tanggal 2 s/d 19 Ramadhan sudah sekitar 7.000 porsi ifthor yang diantarkan ke rumah-rumah warga bekerjasama dengan kepala dusun dan ketua pengajian masing-masing dusun (NTB). Mulai Selasa 5 s/d 11 Mei telah dibagikan juga 150 porsi ifthor bagi 150 santri di Jawa Timur. Lihat Foto gallery:

========================
.
alhamdulillah.. wash-sholaatu wassalaamu ‘alaa Rosulillah
.
Allah Ta’ala berfirman (yang artinya),
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui .” (QS. Al Baqarah: 261)
.
Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda (yang artinya) : “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikitpun juga.” [HR. Ahmad 5/192 – dishohihkan oleh Syaikh al Albani]
.
Dalam hadits lainnya, Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda (yang artinya): “Setiap orang akan berada di bawah NAUNGAN SEDEKAH-nya hingga diputuskan hukum antara manusia.” Yazid berkata, “Abul Khair tidak pernah melewati satu haripun melainkan ia bersedekah dengan sesuatu walaupun hanya dengan sebuah kue ka’kah atau lainnya.” [HR. Ahmad – dishohihkan oleh Syaikh al Albani]
.
================
.
BACKGROUND: Pada bulan Ramadhan tahun lalu (1440/2019) alhamdulillah beberapa kegiatan dilakukan di beberapa wilayah di NTB dan Jawa Tengah (baca LAPORAN KEGIATAN RAMADHAN 1440/2019) lihat foto:

Kegiatan di bulan Ramadhan tahun ini (1441/2020) berbeda mengingat saat ini sedang merebak wabah virus corona aka. covid-19 sehingga tidak ada kegiatan buk-ber, sholat tarawih berjama’ah dan kegiatan i’tikaf di masjid-masjid, qoddarallah wa maa syaa-a fa’ala, oleh karena itu program ifthor Ramadhan kali ini akan disesuaikan sbb

1️⃣ PROGRAM IFTHOR HARIAN: menyediakan minimal 200 porsi Ifthor per hari selama bulan Ramadhan yang, in-syaa Allah, akan dibagikan door-to-door ke jama’ah bekerja sama dengan pengurus beberapa masjid. Estimasi biaya 1 porsi kotak nasi : Rp. 25.000
.
Dana yang dianggarkan di TAHAP 1: 200 porsi x 30 hari = 6.000 porsi x Rp. 25.000 = Rp. 150.000.000 sudah terpenuhi, walhamdulillah
.

Dana yang dianggarkan di TAHAP 2: Rp. 12.500.000 sudah terpenuhi juga, walhamdulillah
.
Dana yang dianggarkan di TAHAP 3: Rp. 18.500.000 juga sudah terpenuhi juga, walhamdulillah
.
UPDATE: kami membuka donasi TAHAP  4 program Tebar Ifthor Ramadhan 1441. TAHAP 4 menganggarkan Rp. 42.650.000  untuk ifthor di Jawa Timur dan NTB dan NTT (beras 50 kg). Lihat update saldo di paragraf pertama (awal artikel)
.
➡️ Adakah batas minimal untuk ikutan donasi Program Ifthor ini..?
TIDAK ADA batas minimal, silahkan berapapun.. semoga menjadi pemberat timbangan amal kebaikan anda kelak di yaumul hisaab..

.
mau ikutan..?
.
Bank Syariah Mandiri
no rek. 748 000 5559
an. Al Ilmu DANA SOSIAL

.
konfirmasi (tidak wajib) :
0838-0662-4622

================
.
2️⃣ PROGRAM TEBAR IFTHOR KURMA: donasi program tebar kurma TELAH DITUTUP dan alhamdulillah, jumlah kurma yang terkumpul dalam TAHAP 2 mencapai Rp. 33 juta atau setara dengan 110 dus @10 Kg (1.1 ton) sehingga total kurma yang terkumpul di TAHAP 1 (baca SEDEKAH KURMA – 1441) dan TAHAP 2 adalah 310 dus (3.1 ton) yang sedianya akan disebar di 103 Masjid. Namun sebagaimana penyesuaian yang dilakukan di program no 1, maka program tebar kurma ini juga akan disesuaikan yaitu kurma akan dimasukkan dan dibagikan dalam kantung ukuran 1/4 atau 1/2 Kg ke warga sekitar 103 masjid yang terdaftar.  Lihat video UPDATE tebar kurma : https://twitter.com/bbg_alilmu/status/1253466031181291521?s=19

➡️ Dengan demikian, TOTAL dana untuk program:
⚉ TEBAR KURMA         : Rp. 33 Juta
⚉ TEBAR IFTHOR  – 1 : Rp. 150 Juta
⚉ TEBAR IFTHOR  – 2 : Rp. 12.5 Juta
⚉ TEBAR IFTHOR  – 3 : Rp. 18.5 Juta
⚉ TEBAR IFTHOR  – 4 : Rp. 42.65 Juta

TOTAL nya  adalah Rp. 256.650.000 Semoga Allah mudahkan (Lihat update penerimaan paling atas)
.
================
3️⃣ PROGRAM PEMBAGIAN ZAKAT MAAL: distibusi zakat maal kepada yang berhak menerimanya.
.
mau ikutan..?
.
Bank Syariah Mandiri
no rek. 748 000 8884
an. Al Ilmu ZAKAT

.
konfirmasi (tidak wajib) :
0838-0662-4622

.
Di kedua program ini, kami bekerjasama dengan ➡️ ➡️ posko Assunnah Peduli Lombok dan Yayasan Abu Hurairoh (Lombok Timur)
.
================
jazaakumullahu khoyron kepada para muhsinin/donatur yang telah dengan tulus menyisihkan sebagian hartanya untuk program Ifthor Ramadhan 1441 H, semoga Allah menerimanya…
.
silahkan share ke kerabat, teman, dll karena terdapat juga pahala bagi orang yang menunjukkan jalan kebaikan.
.
Nabi shollallahu ’alaihi wasallam bersabda (yang artinya),
“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” [ HR. Muslim no. 1893 ]
.
.
Semoga Allah ‘azza wa Jalla senantiasa mudahkan urusan kita bersama… Aaamiiin

Memasuki Babak Final Ramadhan…

Saudaraku,
kita memasuki malam puncak dari malam-malam di bulan Ramadhan. Inilah babak Final! Prime Time yang harus kita manfaatkan! Persiapkan diri anda! Ini adalah kelas akselerasi!

10 hari terakhir, diantara malam-malam tersebut ada satu malam dimana kita berkesempatan (jika berhasil) meraih pahala seperti beribadah selama 1000 bulan. Dalam firman Allah disebutkan,

“Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al-Qadar: 3)

Dan untuk malam spesial ini, bukan saja pahala berlipat yang akan kita dapatkan, namun juga ampunan, ya ampunan dari dosa-dosa kita.

Sabda Nabi -shalllallahu ‘alaihi wa sallam- yang sangat terkenal:
“Barangsiapa yang menghidupkan malam lailatul qadr karena iman dan mengharapkan pahala, maka Allah ampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR. Bukhari)

Dengan demikian, tidak heran jika Aisyah -radhiyallahu ‘anha- bertutur:
“Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersungguh-sungguh dalam beribadah dengan kesungguhan yang tidak pernah terlihat di waktu-waktu yang lain.”
(HR. Muslim)

Renungkanlah…
Jika sosok sekaliber Nabi yang akan membuka pintu Surga pertama kali di hari kiamat masih mencari malam tersebut, lalu bagaimana dengan kita?

Jika Kekasih Allah dan seseorang yang telah diampuni seluruh kekhilafannya masih mencari malam lailatul qadr, lalu apakah kita pantas santai-santai saja ?

Jika Seorang Nabi terbaik bangun untuk menghidupkan malam-malamnya, lalu kita membaca do’a tidur?

Jika Rasul -shallallahu ‘alaihi wa sallam- sibuk membaca Alqur’an, lalu orang seperti kita sibuk nongkrong di luar ?
Lalu kita meremehkan? ?
Sibuk menonton TV acara yang tidak bermanfaat ??

Saudaraku,
Ini 10 hari terakhir, jangan lengah ! Maksimalkanlah ! Usir rasa kantuk itu !
Ingatlah…inilah babak final bulan suci,
Dan ingatlah… kekalahan yang paling menyakitkan adalah kekalahan di sebuah partai final

Semoga ALLAH memberikan taufiq untuk kita semua,
Selamat berjuang!!! Bismillah.

Ditulis oleh,
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri Lc,  حفظه الله تعالى

da2606160221

Puasa Ramadhan Mengangkat Derajat Di Surga…

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini:

ARTIKEL TERKAIT
Tanya-Jawab Seputar Ramadhan…

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih