Rasa Harap Yang Akan Membimbing Seseorang Untuk Rajin Beramal

Al Imam Ibnul Qoyyim rohimahullahu ta’ala mengatakan,

“Siapa saja yang rasa harapnya mengajaknya untuk berbuat ketaatan dan menjauhkannya dari kemaksiatan, maka ini adalah bentuk rasa harap yang benar.

Namun barangsiapa yang kemaksiatannya menjadi suatu harapan dan rasa harapnya itu menyebabkannya berani untuk berbuat maksiat dan menyia-nyiakan kesempatan beramal, maka dia adalah orang yang tertipu.

Termasuk perkara yang semestinya disadari, bahwa siapa yang mengharap sesuatu, pasti ada di dalamnya tiga perkara :

● mencintai yang dia harapkan.
● kawatir akan hilangnya sesuatu yang dia harapkan.
● berusaha untuk menggapai yang diharapkan semaksimal mungkin.

Adapun rasa harap yang tidak diiringi oleh salah satu dari (tiga) perkara ini, maka itu hanyalah bentuk angan-angan belaka.

Rasa harap adalah sesuatu sedangkan angan-angan adalah sesuatu yang lain .. dan setiap orang yang berharap; pasti dia akan kawatir..”

(Al Jawabul Kafi – 63/64)

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan link kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter yang Anda miliki. Semoga Allah Subhaanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.