Ketika Allah Ta’ala Menginginkan Kebaikan Untuk Hamba…

Ibnu Qoyyim al-Jauziyyah rohimahullah berkata,

إذا أَرَادَ اللهُ بعَبْدٍ خيرًا؛ جعَله معتَرفًا بذَنبِهِ، ممسكًا عَن ذَنْبِ غَيرِه،
جوادًا بِمَا عنْدَه، زاهدًا فيمَا عِنْدَ غيرِه، مُحْتمِلًا لأَذَى غَيرِه،
وإِن أَرَادَ بِهِ شرًّا عكَسَ ذَلِكَ.

“Jika Allah menghendaki kebaikan untuk seorang hamba, maka Dia akan menjadikannya,
mengakui dosanya (bertaubat),
menahan diri dari membicarakan dosa orang lain,
dermawan dengan apa-apa yang dia miliki,
tidak mengincar milik orang lain,
sabar menghadapi gangguan orang lain.

Jika Allah menginginkan keburukan baginya, Dia membalik semua keadaan itu.”

[Al-Fawaid, hlm. 99]

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan link kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter yang Anda miliki. Semoga Allah Subhaanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.