Category Archives: Mizan Qudsiyah

Keutamaan Akhlak Mulia

1. Kebaikan ada pada akhlak yang mulia

2. Kriteria orang baik adalah yang baik akhlaknya

3. Akhlak yang mulia merupakan pemberat timbangan amal

4. Derajat orang yang senantiasa sholat malam dan puasa sunnah bagi akhlak mulia

5. Perkara yang paling banyak memasukkan manusia ke surga/neraka

6. Akhlak mulia bisa mencapai derajat orang yang senantiasa sholat malam dan puasa di siangnya

7. Kesempurnaan iman adalah dengan adanya akhlak mulia

8. Yang paling dicintai dan paling dekat duduknya dengan Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam kelak di akherat

9. Jaminan rumah di surga tertinggi bagi orang yang berakhlak mulia

10. Tolok ukur baiknya Islam seseorang

11. Do’a memohon akhlak yang mulia

Sunnah Yang Hilang Saat Sholat Maghrib

SUNNAH YANG HILANG : TERKADANG MEMBACA AYAT SETELAH SURAT AL FATIHAH DI ROKA’AT KE 3 SHOLAT MAGHRIB

Asy Syaikh Bin Baz rohimahullah mengatakan,

“.. untuk sholat maghrib, di roka’at ketiga dianjurkan untuk TERKADANG membaca ayat sebagaimana yang dibaca Abu Bakar rodhiyallahu ‘anhu ..”

(Fatawa Nur ‘alaa ad-Darb, 2/788)

Apakah Kalimat Yang Diucapkan Saat Marah Bisa Menjadi Do’a..?

simak audio penjelasan Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى berikut ini :

Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda,

لَا تَدْعُوْا عَلَى أَنْفًسِكُمْ ، وَلَا تَدْعًوْا عَلَى أَوْلَادِكُمْ ، وَلَا تَدْعُوْا عَلَى خَدَمِكُمْ ، وَلَا تَدْعُوْا عَلَى أَمْوَالِكُمْ ، لَا تُوَافِقُوْا مِنَ اللهِ سَاعَةَ نَيْلٍ فِيْهَا عَطَاءٌ فَيُسْتَجَابَ لَكُمْ

– janganlah mendo’akan kejelekan bagi diri kalian,
– janganlah kalian mendo’akan kejelekan kepada anak-anak,
– janganlah mendo’akan kejelekan kepada pembantu kalian,
– janganlah pula mendo’akan kejelekan kepada harta-harta kalian.

Bisa jadi tatkala do’a kejelekan itu diucapkan, saat itu merupakan waktu dikabulkannya do’a oleh Allah.

(HR. Muslim no. 3009 dari sahabat mulia Jabir bin Abdillah rodhiyallahu ‘anhu)

Memuji Allah Sebelum Tidur Dengan Pujian Seluruh Makhluk

Simak penjelasan haditsnya berikut ini oleh Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى .. Lafazh dzikirnya bisa dilihat dibawahnya.

Dari Anas bin Malik rodhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda,

“Barangsiapa mengucapkan ketika hendak tidur (menuju kasur/tempat tidurnya) :

اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ كَفَانِيْ وَآوَانِيْ ، اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ أَطْعَمَنِيْ وَسَقَانِيْ ، اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ مَنَّ عَلَيَّ فَأَفْضَلَ

ALḤAMDU LILLAAHIL-LADZII KAFAANII WA AAWAANII (segala puji bagi Allah yang telah mencukupi diriku dan melindungiku)

ALḤAMDU LILLAAHIL-LADZII ATH-‘AMANII WA-SAQOONII (segala puji bagi Allah yang telah memberikan kepadaku makan dan memberikan kepadaku minum)

ALḤAMDU LILLAAHIL-LADZII MANNA ʿALAYYA FA-AFḌHOLA (segala puji bagi Allah yang telah memberikan kepadaku karunia yang penuh dengan keutamaan dan kelebihan)

Maka sungguh ia telah memuji Allah dengan pujian seluruh makhluk..”

(HR. Al Baihaqi – hadits hasan)

===

Dalam riwayat lainnya, dari Anas bin Malik rodhiyallahu ‘anhu, bahwa apabila Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam akan tidur, beliau mengucapkan,

الحَمْدُ للهِ الَّذِي أَطْعَمَنَا وَسَقَانَا ، وكفَانَا وآوانَا ، فَكَمْ مِمَّنْ لاَ كَافِيَ لَهُ وَلاَ مُئْوِيَ

ALHAMDU LILLAAHIL-LADZII ATH-’AMANAA WA-SAQOONAA (segala puji bagi Allah yang telah memberikan kepada kami makan dan memberikan kepada kami minum)

WA KAFAANAA WA AAWAANAA
(dan telah mencukupi kami dan melindungi kami)

FAKAM MIMMAN LAA KAAFIYA LAHU WA LAA MU’WIYA (betapa banyak orang yang tidak memiliki kecukupan dan perlindungan)

(HR. Muslim no. 2715)

Do’a Terakhir Yang Dibaca Sebelum Tidur

Simak penjelasan Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى berikut ini :

berikut adalah lafazh do’anya :

======
➡️ salah satu adab berdo’a adalah memulainya dengan:

● memuji Allah dengan nama-nama-Nya yang Agung (contoh): yaa Hayyu yaa Qoyyuum

● lalu membaca sholawat (contoh): Allaahumma sholli ‘alaa Muhammad

● lalu mulailah berdo’a.

Empat Nama Yang Terlarang

Simak hadits berikut yang dibacakan oleh Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى

Dalam hadits lainnya, Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda,

Janganlah kamu menamai anakmu dengan Yasaar, Robaah, Najiih, atau Aflah. Sungguh akan dikatakan, ‘apakah dia ada..?’ dan dia tidak ada sehingga seseorang menjawab, ‘tidak..’

(HR. At Tirmidzi no. 2836 – shohiih)

– Yasaar (kemudahan)
– Robaah (keuntungan)
– Najiih (orang yang berhasil)
– Aflah (orang yang paling menang)

contoh : saat ada orang yang berkata, ‘apakah Yasaar (kemudahan) ada..?’ apabila dijawab ‘tidak ada Yasaar..’ maka jawaban tsb artinya tidak ada kemudahan di sana.

Wallaahu ta’ala a’lam

HADITS : Sholat Yang Paling Dicintai Allah Bagi Seorang Wanita Muslimah

Simak penjelasan Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى berikut ini :

ARTIKEL TERKAIT

  1. Seorang Wanita Muslimah Akan Semakin Dekat Kepada Allah Ketika Ia Berada Di Dalam Rumahnya
  2. Keutamaan Wanita Muslimah Sholat Tersembunyi Di Kamarnya
  3. Sholat Yang Paling Dicintai Allah Bagi Seorang Wanita Muslimah
  4. Sebaik-Baik Masjid Bagi Para Wanita Muslimah