All posts by BBG Al Ilmu

Apakah Ada Tidur Di Alam Kubur..?

Pertanyaan ini datang, karena ada yang mengatakan bahwa di alam kubur tidak ada tidur.
Alasannya: karena yang ada di alam kubur hanya nikmat atau adzab.. dan karena nama alam itu adalah “hayah barzakhiyyah” (kehidupan barzakh).. sehingga tidak ada tidur di alam itu.

Jawaban:
Ada beberapa jawaban untuk masalah ini:

1. Bila kita melihat dalil-dalil yang shahih, maka ada beberapa dalil yang menunjukkan bahwa di alam kubur itu ada tidur. Diantaranya:

A. Firman Allah ta’ala tentang orang yang mendustakan hari akhir:

يَا وَيْلَنَا مَنْ بَعَثَنَا مِنْ مَرْقَدِنَا

“Celakalah kami, siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami (kubur)..?!” [Yasin: 52]

⚉ Imam Thabari -rahimahullah- ketika menafsiri ayat ini mengatakan:

قال هؤلاء المشركون لما نفخ في الصور نفخة البعث لموقف القيامة فردت أرواحهم إلى أجسامهم، وذلك بعد نومة ناموها

“Kata-kata itu dikatakan oleh kaum musyrikin ketika sangkakala ditiup untuk kebangkitan makhluk menuju padang mahsyar, maka ruh-ruh mereka dikembalikan ke jasad-jasad mereka, dan itu terjadi setelah tidur yang mereka lakukan..” [Tafsir Thabari 20/531].

⚉ Syeikh Assi’di -rahimahullah- juga menyampaikan hal yang senada dengan ini:

أي: من رقدتنا في القبور، لأنه ورد في بعض الأحاديث، أن لأهل القبور رقدة قبيل النفخ في الصور

“Maksudnya: (siapa yang membangkitkan kami) dari tidur kami di alam kubur..?!, karena telah datang dalam sebagian hadits, bahwa para ahli kubur itu memiliki masa tidur sebelum sangkakala ditiup..” [Tafsir Assi’di 697].

B. Sabda Nabi -shallallahu ‘alaihi wasallam- tentang perkataan malaikat Munkar dan Nakir kepada ruh seorang mukmin setelah selesai menjalani fitnah kubur dengan baik:

نم كنومة العروس الذي لا يوقظه إلا أحب أهله إليه، حتى يبعثه الله من مضجعه ذلك

“Tidurlah seperti tidurnya pengantin baru, yang tidak ada yang berani membangunkannya kecuali keluarga yang paling dia cintai, sampai Allah membangkitkannya dari tempat tidurnya itu..” [HR. Attirmidzi: 1071, Hasan].

C. Perkataan sahabat Abu Hurairah tentang ruh orang mukmin di alam kubur:

فيقال: انظر إلى مقعدك، ثم يتبعه نوم كأنما كانت رقدة

“Lalu dikatakan kepadanya: ‘lihatlah kepada tempatmu (di surga) itu’. Kemudian ia tertidur, dan seakan-akan ia hanya tidur sejenak..”

Sedangkan tentang ruh musuh Allah, sahabat Abu Hurairah mengatakan:

ثم يقال له : نم كما ينام المنهوش .. الذي تنهشه الدواب والحيات

“Kemudian dikatakan kepadanya: ‘tidurlah seperti tidurnya orang yang manhusy’ .. yakni tidurnya orang yang digigiti banyak hewan dan ular..” [HR. Albazzar dalam Musnadnya 9760, dan Abdullah bin Ahmad dalam Assunnah 1446, dengan sanad yang Hasan].

2. Adapun perkataan bahwa di alam kubur itu yang ada hanya nikmat atau azab saja, maka ini tidak menafikan adanya masa tidur untuk ahli kubur.. karena seseorang tetap bisa merasakan nikmat atau azab, meski dia dalam tidurnya.

3. Adapun alam kubur disebut “kehidupan barzakh”, maka ini juga tidak menafikan adanya masa tidur untuk ahli kubur.. hal ini sebagaimana “kehidupan dunia”, tetap ada masa tidur meski namanya “kehidupan dunia.”

Demikian, wallahu ta’ala a’lam.

Silahkan dishare, semoga bermanfaat dan Allah berkahi, amin.

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

Sedekah Di Hari Jum’at Yang Mulia

Diantara dalil yang menguatkan bahwa sedekah di hari Jum’at lebih dianjurkan, adalah:

1. Atsar yang disebutkan oleh Imam Abdurrozzaq dengan sanad yang shahih dari sahabat Ibnu ‘Abbas -rodhiallahu ‘anhuma-, dari Ka’ab -rohimahullah-:

وَالصَّدَقَةُ فِيهِ أَعْظَمُ مِنْ سَائِرِ الْأَيَّامِ

“Dan sedekah di hari Jum’at lebih agung daripada sedekah di hari lain..” [Mushonnaf Abdurrozzaq 5558].

2. Dalil-dalil yang menunjukkan bahwa hari Jum’at adalah hari yang sangat mulia, dan amal kebaikan akan menjadi semakin mulia bila dilakukan di waktu yang mulia.

Diantara dalil yang menunjukkan kemuliaan hari Jum’at adalah hadits Nabi -shollallahu ‘alaihi wasallam-:

خيرُ يومٍ طَلعَتْ فيه الشَّمسُ يومُ الجُمُعة

“Hari terbaik yang matahari terbit di dalamnya adalah hari Jum’at..” [HR. Muslim: 17]

Oleh karenanya, banyak ulama yang berpendapat bahwa sedekah di hari Jum’at lebih mulia, diantaranya:

a. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah -rohimahullah-, Ibnul Qoyyim mengatakan tentang beliau:

وَشَاهَدْتُ شَيْخَ الْإِسْلَامِ ابْنَ تَيْمِيَّةَ قَدَّسَ اللَّهُ رُوحَهُ إِذَا خَرَجَ إِلَى الْجُمُعَةِ يَأْخُذُ مَا وَجَدَ فِي الْبَيْتِ مِنْ خُبْزٍ أَوْ غَيْرِهِ فَيَتَصَدَّقُ بِهِ فِي طَرِيقِهِ سِرًّا

“Aku telah menyaksikan Syaikhul Islam -qaddasallahu ruhah- apabila keluar menuju shalat Jum’at, beliau mengambil dari rumahnya roti atau yang lainnya, kemudian beliau bersedekah dengannya di jalan (menuju masjid) secara sembunyi-sembunyi..” [Zadul Ma’ad 1/395]

b. Ibnul Qoyyim -rohimahullah-:

إنَّ لِلصَّدَقَةِ فِيهِ مَزِيَّةً عَلَيْهَا فِي سَائِرِ الأَيَّامِ، وَالصَّدَقَةُ فِيهِ بِالنِّسْبَةِ إِلَى سَائِرِ أَيَّامِ الأُسْبُوعِ كَالصَّدَقَةِ فِي شَهْرِ رَمَضَانَ بِالنِّسْبَةِ إِلَى سَائِرِ الشُّهُورِ.

“Sungguh, sedekah di hari Jum’at memiliki keutamaan atas sedekah di hari-hari lainnya. Bahkan sedekah di dalamnya apabila dibandingkan dengan sedekah di hari-hari lainnya dalam sepekan, itu seperti sedekah di bulan Ramadhan bila dibandingkan dengan sedekah di bulan-bulan lainnya..” [Zadul Ma’ad 1/394]

c. Abul Baqo’ Addamiri Asy-Syafii (w 808 H) -rohimahullah-:

ويستحب كثرة الصدقة وفعل الخير في ليلتها ويومها.

“Dianjurkan untuk memperbanyak sedekah dan melakukan kebaikan, baik di malam hari Jum’at ataupun di siang harinya..” [Annajmul Wahhaj 2/498].

Hal senada juga disebutkan oleh Al-Khotib Asy-Syirbini, Ibnu Hajar Al-Haitamy, dan ulama-ulama lainnya.

Demikian, wallahu a’lam.. Silahkan dishare, semoga bermanfaat dan Allah berkahi.

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

Suka Menjadikan Kaum Mukminin Bersedih

Nabi Shollallaahu ‘alaihi wa sallam berdo’a:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas. Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari lilitan utang dan kesewenang-wenangan manusia..” (HR Al Bukhari)

Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata:

” *والمقصود أن النبي ﷺ جعل الحزن مما يستعاذ منه ، وذلك لأن الحزن يُضعف القلب ، ويُوهن العزم ، ويضر الإرادة ، و لا شيء أحبّ إلى الشيطان من حزن المؤمن، قال تعالى { إنما النجوى من الشيطان ليحزن الذين آمنوا .. }*”.

“Nabi Shollallaahu ‘alaihi wa sallam berlindung dari kesedihan karena kesedihan melemahkan hati, melemahkan semangat, dan membahayakan keinginan.. dan tidak ada sesuatu yang paling disukai oleh setan dari membuat sedih seorang mukmin. Allah berfirman, “Sesungguhnya najwa (berbisik-bisik tersebut) berasal dari setan agar membuat sedih kaum mukminin..” (Thoriqul Hijrotain 2/607)

Sedih saat ditinggal orang yang kita cintai adalah wajar..
Yang tidak wajar itu adalah larut dalam kesedihan..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

Bedakan

Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata,
“Ahlussunnah meninggalkan pendapat manusia untuk mengikuti sunnah.. Sedangkan Ahlul Bid’ah meninggalkan sunnah untuk mengikuti pendapat manusia.. (Ash Showa’iq Al Mursalah)

Karena ahlussunnah mengagungkan dalil di atas pendapat siapapun..
Bukan karena tidak menghormati ulama..
Tapi karena demikianlah manhaj yang ditetapkan oleh salafusholih..

Sedangkan ahlul bid’ah berat mengikuti sunnah jika bertabrakan dengan pendapat ulama yang sesuai dengan keinginan mereka..
Ketika disampaikan dalil dalil tentang haramnya musik..
Mereka berkilah, “Tapi kata ulama anu boleh kok…”
Ketika dibawakan ayat dan hadits tentang perintah memelihara janggut..
Mereka berkata, “Tapi ulama anu mengatakan nggak begitu..”

Maka bergimbaralah anda saat dalil lebih agung di dada dari semua pendapat manusia..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Jangan Salah Sangka..!

Banyak orang menyangka:
– Sedekah mengurangi harta..
– memaafkan kezaliman orang, menjadikan orang terlihat lemah, karena tidak mampu membalas.. dan
– merendah, menjadikan orang hina.

Padahal semuanya telah dibantah oleh Nabi kita -shollallahu ‘alaihi wasallam- dalam satu haditsnya:

مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ، وَمَا زَادَ اللهُ عَبْدًا بِعَفْوٍ، إِلَّا عِزًّا، وَمَا تَوَاضَعَ أَحَدٌ لِلَّهِ إِلَّا رَفَعَهُ اللهُ

“Sedekah tidak akan mengurangi harta sama sekali.. Tidaklah Allah menambah untuk seorang hamba dari sikap memaafkan, melainkan kekuatan.. dan Tidaklah seseorang bersikap merendah (tawadhu’), melainkan Allah akan memuliakannya..” [HR. Muslim: 69].

Sungguh ini menunjukkan ke-mahakuasa-an Allah.. Dia bisa menjadikan sesuatu yang terlihat bertentangan menjadi sesuatu yang berhubungan sebab akibat.

Sedekah, Allah jadikan penyebab bertambahnya harta.. padahal harusnya harta menjadi berkurang karenanya.
Memaafkan, Allah jadikan penyebab kekuatan.. padahal harusnya menjadikan seseorang tampak lemah.
Merendah, Allah jadikan penyebab kemuliaan.. padahal harusnya menjadikan dirinya rendah.

Dan masih banyak contoh-contoh yang lainnya, misalnya:
– Api mendatangkan dingin untuk Nabi Ibrahim.. [Al-Anbiya’: 69].
– Air mendatangkan api.. [At-Takwir: 6].
– Menjadikan api dari pohon yang hijau.. [Yasin: 80].
– Mendatangkan kehidupan dari kematian.. [Alu Imron: 27]
– Mendatangkan kematian dari kehidupan.. [Al-An’am: 95] .. dst.

Oleh karenanya, jangan dahulukan akal, ketika syariat mengatakan lain.. karena “Allah-lah yang tahu, sedangkan kalian tidak tahu..” [Al-Baqarah: 216].

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

Mengapa..?

Mengapa seringkali seseorang berat menjalankan syariat Islam, padahal katanya Islam itu ajaran yang ringan dan sesuai dengan fitrah manusia..?!

=====

Ada beberapa jawaban untuk pertanyaan ini :

1. Sesuai dengan fitrah, tidak harus ringan, bisa jadi terasa berat tapi masih wajar..

misalnya: bekerja mencari nafkah, itu sesuai fitrah, tapi tidak harus ringan.. ada juga orang-orang yang harus berjuang keras dalam mencari nafkahnya. Sesuai dengan fitrah, maksudnya fitrah manusia bisa menerimanya dan tidak menentangnya.

2. Yang berat menjalankan syariat, biasanya orang-orang yang fitrahnya sudah berubah karena dirusak oleh setan.. Seandainya masih lurus fitrahnya, tentu dia akan ringan menjalankan syariat.

Lihatlah anak kecil, ketika diminta menjalankan sebagian syariat, dia akan ringan menjalankannya.. begitu pula dengan orang dewasa yang fitrahnya masih lurus .. apalagi jika dia memiliki kesadaran bahwa dia sangat membutuhkan ibadahnya.

3. Bisa jadi seseorang sudah terbiasa menjalankan sesuatu yang ringan tapi salah, dan itu dianggap baik-baik saja.

Orang yang seperti ini bila dituntut menjalankan syariat yang lebih berat dari kebiasaannya, tentu akan merasa berat, karena sudah terbiasa dengan yang ringan.

4. Keberatan menjalankan syariat juga sering dipengaruhi oleh lingkungan yang tidak baik.. apalagi bila lingkungan sekitar memusuhinya saat menjalankan syariat.

Jadi bukan syariatnya yang berat, tapi karena lingkungan yang buruk, dia berat menjalankan syariat.

5. Kejahilan terhadap syariat Islam.

Dan ini efeknya sangat banyak.. bisa jadi sebenarnya bukan bagian syariat, dia anggap bagian syariat, padahal berat untuk dilakukan.. bisa jadi sebenarnya bukan wajib, dia anggap wajib.. bisa jadi sebenarnya ada banyak solusinya, dia tidak tahu.. bisa jadi sebenarnya boleh, dia anggap tidak boleh.. dst.

Wallahu a’lam.

Diposting oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

Kabar Gembira Bagi Mereka Yang Terasing

Nabi Shollallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

طوبى للغرباء” قيل: ومن الغرباء؟ قال: “ناس صالحون قليل في ناس سوء كثير من يعصيهم أكثر ممن يطيعهم”.

“Thuba bagi orang orang yang terasing..”
Beliau ditanya, “Siapakah mereka..?”
Beliau bersabda, “Manusia yang shalih yang sedikit jumlahnya di tengah tengah manusia banyak yang buruk..”
(HR Ahmad)

Nabi Shollallaahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:

طوبى شجرة في الجنة مسيرة مائة عام ثياب أهل الجنة تخرج من أكمامها

“Thuba adalah sebuah pohon di surga, jaraknya 100 tahun. Pakaian penduduk surga berasal darinya..”
(HR Ibnu Hibban)

Janganlah engkau bersedih saat terasing dan diasingkan karena berpegang kepada sunnah..
Jangan merasa kesepian dengan sedikitnya orang yang meniti jalan kebenaran..

Sabarlah.. dan kuatkan kesabaran..
Hingga bertemu dengan nabi yang amat kita cintai..
Di telaganya kelak..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

 

Pesan Terbaik

(Pesan terbaik yang kubaca hari ini)

Jangan kabarkan kepada orang-orang, berapa hapalan Quran-mu.
Jangan pula kau kabarkan kepada mereka, bahwa engkau telah me-mutqin-kan 1 juz, atau telah menghapal 1 hizb, atau telah memurojaah 10 juz.

Biarkan mereka melihat Quran itu ada pada dirimu .. di perkataanmu yang baik, akalmu yang berbobot, kemuliaan pada anggota badan dan hatimu.. di semangatmu berbuat baik kepada orang lain, kebijaksanaanmu, dan ketenanganmu dalam bersikap.

Jangan sampai tujuanmu agar disebut sebagai orang yang telah hapal Al-Quran .. tapi berusahalah agar menjadi orang yang berakhlak dengan Al-Quran.

Diposting oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

SELESAI – WAKAF Sumur Bor + Lahan Masjid + Pembangunan Masjid + Kitab

AHAD SORE – 13 MUHARROM 1443 / 22 AGUSTUS 2021
.
alhamdulillahilladzii bi-ni’matihi tatimmush-shoolihaat… dengan pertolongan Allah, kami AKHIRI program wakaf beberapa sumur bor, lahan masjid dan pembangunannya (TAHAP #1), dan kitab (TAHAP #1)..

In-syaa Allah, rekening terus terbuka untuk program wakaf berikutnya ( baca DISINI ) yang in-syaa Allah dimulai di pekan ke 3 Muharrom, yaitu wakaf 3 sumur bor dan pembangunan masjid (TAHAP #2).. semoga Allah memberikan kemudahan..
.
Jazaakumullahu khoyron wa baarokallahu fiikum kepada para muhsinin/muhsinah/donatur yang telah dengan ikhlas karena Allah berpartisipasi dengan sebagian hartanya dalam program wakaf ini, semoga menjadi amal jariyah dan naungan kelak dihari dimana tiada naungan selain naungan Allah Ta’ala..
.
Daftar partisipasi s/d AHAD SORE

JALIK – 22 AGUS – 1

➡ Dana partisipasi yang masuk setelah berakhirnya program ini akan dialokasikan dan dilaporkan di program wakaf berikutnya, in-syaa Allah..

===================================
.
alhamdulillah.. wash-sholaatu wassalaamu ‘alaa Rosulillah
.
Dalam HR. al-Bazzar (lihat Shohihul Jami’, no. 3602), Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, ‘Ada tujuh hal yang pahalanya akan tetap mengalir bagi seorang hamba padahal dia sudah terbaring dalam kuburnya setelah wafatnya (yaitu) :
1️⃣ Orang yang yang mengajarkan suatu ilmu,
2️⃣ Mengalirkan sungai
3️⃣ Menggali sumur
4️⃣ Menanamkan kurma
5️⃣ Membangun masjid
6️⃣ Mewariskan mushaf atau
7️⃣ Meninggalkan anak yang memohonkan ampun buatnya setelah dia meninggal.

⚉ Syaikh ‘Abdurrozaq bin Abdil Muhsin al-Abbad al-Badr حفظه الله تعالى  (dalam al-Fawaaid al-Mantsuurah, hlm. 11-15, terkait amal jariyah no. 3 – Menggali Sumur) mengatakan,
.
“Ini pahala yang didapatkan oleh orang yang memberikan minum, lalu bagaimana dengan orang yang menggali sumur yang dengan keberadaannya akan tercukupi kebutuhan minum banyak orang dan bisa dimanfaatkan oleh banyak orang..”
.
terkait amal jariyah no. 5 – Membangun Masjid :
.
“Masjid merupakan tempat yang paling dicintai Allah ‘Azza wa Jalla. Sebuah tempat yang Allah perintahkan untuk diangkat dan disebut nama-Nya di sana. Apabila masjid telah dibangun maka di sana akan dilaksanakan sholat, dibaca ayat-ayat al-Qur’an, nama-nama Allah ‘Azza wa Jalla akan disebut, ilmu-ilmu akan diajarkan, serta bisa menjadi tempat berkumpulnya kaum Muslimin, masih banyak faedah-faedah yang lain. Masing-masing poin itu bisa menghasilkan pahala..”
.
Dan dari Jabir bin ‘Abdillah rodhiyallahu ‘anhu, Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, “Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga.” [HR. Ibnu Majah, no. 738]
.
Dari Ibnu ‘Abbas rodhiyallahu ‘anhumaa, bahwa ibunya Sa’ad bin Ubadah meninggal dunia, ketika Sa’ad tidak ada di rumah. Sa’ad berkata, “Wahai Rosulullah.. ibuku meninggal dan ketika itu aku tidak hadir. Apakah dia mendapat aliran pahala jika aku bersedekah harta atas nama beliau..? Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam menjawab, “Ya..”  [ HR. Bukhari – 2756 ]
.
===================================
.
Dengan memohon izin Allah, mulai Senin 26 Juli 2021 (16 Dzulhijjah 1442), terbuka kembali kesempatan untuk berpartisipasi dalam program wakaf sbb :

1️⃣ Pembebasan Lahan Masjid Assunnah Batu Jalik
2️⃣ Pembangunan Masjid Assunnah Batu Jalik
3️⃣ Sumur Bor Masjid Assunnah Batu Jalik dan Warga Sekitarnya 
.
.
Warga Batu Jalik, Sembalun, Lombok Timur, NTB sebagiannya aktif di kajian-kajian sunnah, dan saat ini sholat berjama’ah dan kajian rutin diadakan di gudang yang difungsikan sementara sebagai musholla.  Impian mereka adalah adanya Masjid dimana warga bisa menjalankan ibadah sesuai sunnah dan tempat bagi warga yang dewasa dan anak-anak untuk mempelajari Alqur’an dan Assunnah dan ilmu agama lainnya dengan layak, namun kondisi ekonomi rata-rata warga belum memungkinkan untuk mewujudkan sendiri impian tsb, qoddarallah wa maa syaa-a fa’al..

Alhamdulillah, dukungan dari masyarakat dan tokoh setempat cukup besar, termasuk kepala-kepala desa memberikan dukungan untuk berdirinya sebuah Masjid di wilayah tersebut. Untuk BATCH #1 ini, biaya pembebasan lahan + pembangunan masjid + pembuatan sumur bor mencapai : Rp. 550 juta, semoga Allah memberikan kemudahan.. ➡️ Koordinator dan pelaksana program : Assunnah Peduli.

.
===================================
.
4️⃣ Sumur Bor – Masjid Baiturrahman Batu Sela, Dusun Batu Sela, Desa Dara Kunci Kec. Sambalia, NTB

Alhamdulillah, proses renovasi masjid hampir selesai. Warga aktif menggunakan masjid untuk sholat berjama’ah dan majelis-majelis ilmu. Ada sekitar 120 KK (+/- 360 jiwa) di sekitar masjid dan mereka juga membutuhkan pasokan air bersih yang tetap untuk wudhu, minum, dll. In-syaa Allah air sumur, selain untuk keperluan masjid, nantinya juga akan dialirkan ke masyarakat sekitar. Biaya : Rp. 25 juta, semoga Allah memberikan kemudahan.. ➡️ Koordinator dan pelaksana program : Assunnah Peduli.
.
==============
.
5️⃣ (BARU) Pengadaan Kitab-Kitab Ulama – Maktabah Ma’had Aly Assunnah

Syaikh ‘Abdurrozaq bin Abdil Muhsin al-Abbad al-Badr حفظه الله تعالى berkata tentang amal jariyah no 1 yaitu Mengajarkan Ilmu.

“Ketika salah seorang dari para Ulama meninggal dunia, maka ilmunya akan tetap abadi terwariskan di tengah masyarakat, buku karya dan perkataannya akan senantiasa beredar. Masyarakat bisa memanfaatkan dan mengambil faidah dari buah karya mereka.  (Dengan sebab inilah) pahala akan terus mengalir, meski mereka sudah berada dalam kuburan. Dahulu banyak orang mengatakan, “Seorang yang berilmu meninggal dunia sementara kitabnya masih ada..” Namun sekarang, suaranya (pun) terekam dalam pita-pita kaset (atau kepingan CD) yang berisi pelajaran-pelajaran ilmiyah, muhadhoroh dan khuthbah-khuthbah yang sarat dengan manfaat, sehingga generasi-generasi yang datang setelahnya bisa mengambil manfaat darinya. Orang yang berpartisipasi dalam mencetak buku-buku yang bermanfaat, dan menyebarkan buku-buku karya para Ulama yang sarat dengan faedah serta membagikan kaset-kaset ilmiyyah maka dia juga mendapatkan pahala yang besar dari sisi Allah ‘Azza wa Jalla..”

[ al-Fawaaid al-Mantsuurah, hlm. 11-15 ]

Pengadaan sekitar 460 kitab-kitab para Ulama dan juga beberapa unit maktabah elektronik (komputer berisi Maktabah Syaamilah dengan 6.000 lebih judul Kitab) untuk maktabah di Ma’had Aly Assunnah (Perguruan Tinggi) dan in-syaa Allah akan menjadi pusat referensi bagi para asaatidz di wilayah Lombok Timur pada khususnya, dan NTB pada umumnya, selain itu juga akan menjadi pusat rujukan bagi para santri di Ma’had Aly Assunnah dan para santri Ma’had-Ma’had lainnya, in-syaa Allah.

Untuk Batch # 1, mencapai : Rp. 70 juta, semoga Allah memberikan kemudahan.. ➡️ Koordinator dan pelaksana program : Assunnah Peduli.
.
==============
.
6️⃣ (BARU) Sumur Bor dan Pipa – Masjid Bin Sanad, Lendang Daya, Labuhan Haji, Lombok Timur, NTB

Sebagian besar warga RT 8 Lendang Daya bekerja sebagai petani, buruh lepas dan peternak. Secara ekonomi pendapatan masyarakat masih tergolong rendah dan kadang tidak mencukupi untuk kebutuhan sehari-harinya. Sehari-hari warga menggunakan air sungai untuk kebutuhan wudhu, minum dan memasak, karena air sumur dangkal yang ada di masyarakat tidak bisa diminum maupun digunakan untuk memasak, qoddarallah wa maa syaa-a fa’al.. In-syaa Allah akan dibuatkan sumur bor dengan kedalaman 50 m dan akan dialirkan ke Masjid dan warga sekitar Masjid yang berjumlah sekitar 22 KK (60an jiwa) melalui jaringan pipa air sejauh 200 m. Biaya : Rp. 54 juta, termasuk tandon, tower, filter air dan jaringan pipa 1 inch sepanjang 200 m.. semoga Allah memberikan kemudahan.. ➡️ Koordinator dan pelaksana program : Assunnah Peduli.

.
==============
.
7️⃣ (BARU) Sumur Bor – Masjid Assunnah Dasan Kerpuk, Desa Sukadan, Lombok Utara

Masyarakat sekitar masjid rata-rata adalah petani dan buruh lepas yang memiliki penghasilan tidak tetap, perekonomian masyarkat termasuk menengah ke bawah, qoddarallah wa maa syaa-a fa’al.. Alhamdulillah warga sekitar masjid sudah aktif di kajian sunnah, bahkan di masjid telah diadakan kajian rutin bersama para asatizdah dari mataram. Pihak takmir Masjid mengajukan permohonan bantuan sumur bor untuk keperluan wudhu, minum dll jama’ah Masjid karena sumber air saat ini diambil dari sumur warga sekitar. Biaya sumur dengan kedalaman 30 m: Rp. 30 juta, termasuk tandon, tower.. semoga Allah memberikan kemudahan.. ➡️ Koordinator dan pelaksana program : Assunnah Peduli.

.
==============
.
8️⃣ (BARU) Sumur Bor – Musholla Al Mujahidin, Kampung Ganjar, Jelantik, Lombok Tengah

Mata pencaharian mayoritas warga Kampung Ganjar sebagai petani, pekebun, pekerja migran dengan penghasilan yang tidak tetap dan terkadang tidak mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari. Saat musim kemarau seperti sekarang ini, masyarakat sangat kesulitan untuk mendapatkan air untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari karena sumur–sumur masyarakat mulai mengering, qoddarallah wa maa syaa-a fa’al.. Biaya sumur dengan kedalaman 25 m: Rp. 26 juta, termasuk tandon, tower, dan in-syaa Allah akan dimanfaatkan bersama oleh jama’ah masjid dan warga sekitar masjid yang berjumlah sekitar 40 KK (120 jiwa).. semoga Allah memberikan kemudahan.. ➡️ Koordinator dan pelaksana program : Assunnah Peduli.

.
==============
.
➡➡ Dengan demikian, dan semoga Allah memberikan kemudahan, total dana untuk ke 8 program ini adalah Rp. 755 juta (lihat UPDATE SALDO partisipasi paling atas). Semoga Allah memberikan kemudahan..
.
➡ yang hendak berpartisipasi dalam program amal jariyah ini dalam bentuk INFAQ, untuk dirinya dan/atau untuk orangtua,  silahkan transfer ke :
.
Bank Syariah Indonesia ( ex. Bank Syariah Mandiri ) kode bank : 451
no. rekening : 748-000-9996
an. al ilmu INFAQ
.
konfirmasi (tidak wajib) :
0838-0662-4622
.
jazaakumullahu khoyron kepada para muhsinin/muhsinah/donatur yang telah dengan tulus menyisihkan dan meng-infaq kan sebagian hartanya.
.
silahkan share ke kerabat, teman, dll karena terdapat juga pahala bagi orang yang menunjukkan jalan kebaikan.
.
Nabi shollallahu ’alaihi wa sallam bersabda:

.من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه.

“barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya..”

[ HR. Muslim no. 1893 ]

FAQ :
Menghadiahkan Pahala Sedekah Untuk Teman Karib Yang Sudah Meninggal
Siapa Saja Dari Ummat Islam Yang Bisa Dihadiahkan Pahala Sedekah..?