Category Archives: Abdurrozzaq bin Abdil Muhsin Al Badr

Apa Dzikir Agung Yang Kita Ucapkan Setelah Muadzin Mengucapkan “Asyhaadu Anna Muhammadan Rosuulullah” Yang Kedua..?

Simak penjelasan Syaikh Prof DR Abdurrozzaq bin Abdil Muhsin Al Badr, حفظه الله تعالى berikut ini.

Diterjemahkan oleh Ustadz Abu Zaid Lc, حفظه الله تعالى (mulai dari menit 02.30) : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini:

Imam Muslim rohimahullah meriwayatkan di dalam Shohihnya dari Sa’ad bin Abi Waqqash rodhiyallahu ‘anhu dari Rosulullah shollallahu ‘alaihi wasallam , beliau bersabda:

« مَنْ قَالَ حِينَ يَسْمَعُ الْمُؤَذِّنَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ رَضِيتُ بِاللَّهِ رَبًّا وَبِمُحَمَّدٍ رَسُولاً وَبِالإِسْلاَمِ دِينًا. غُفِرَ لَهُ ذَنْبُهُ ».

Barang siapa yang ketika mendengar adzan membaca

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ رَضِيتُ بِاللَّهِ رَبًّا وَبِمُحَمَّدٍ رَسُولاً وَبِالإِسْلاَمِ دِينًا

ASYHAADU ALLAA ILAAHA ILLALLAH
WAHDAHU LAA SYARIIKALAH
WA ANNA MUHAMMADAN ‘ABDUHU WA ROSUULUHU,
RODHIITU BILLAHI ROBBAN
WA BI MUHAMMADIN ROSUULAN
WA BIL
ISLAAMI DIINAN 

maka akan diampuni dosanya. (Syarah Shahih Muslim oleh Imam Nawawi 4/331)

Dzikir ini dibaca setelah mendengar muadzin mengucapkan
“..ASYHAADU ANNA MUHAMMADAN ROSUULULLAH..”
yaitu sebelum muadzin mengucapkan
“..HAYYAA ‘ALASH-SHOLAAH..”

ref : https://www.radiorodja.com/21668/

 

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

Makruhnya Tidur Setelah Shubuh…

قال رسول الله:
“اللهم بارك لأمتي في بكورها

Rasulullah bersabda, “Ya Allah berkahilah untuk umatku di waktu paginya.”

أخرج ابن أبي شيبة في مصنفه (5/222 رقم 25442 ) بإسناد صحيح
راجع(صحيح الترمذي للألباني – الصفحة أو الرقم: 1212)

Dikeluarkan oleh ibnu Abi Syaibah dalam mushonnafnya dengan sanad yang shahih.

1.

كان الزبير ينهى بنيه عن التصبح ( وهو النّوم في الصّباح )

 Zubair melarang anaknya untuk tidur di waktu pagi.

2.

قال عروة : “إني لأسمع أن الرجل يتصبح فأزهد فيه” .

Urwah berkata, “Aku mendengar orang yang tidur di waktu pagi, maka aku zuhud darinya (tidak butuh padanya).”

3.

قَالَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
“مِنْ الْجَهْلِ النَّوْمُ فِي أَوَّلِ النَّهَارِ”

Ali berkata, “Termasuk kebodohan adalah tidur di awal siang.”

4.

وَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ :
“.. فَأَمَّا النَّوْمُ الْخُرْقُ فَنَومَةُ الضُّحَى يَقْضِي النَّاسُ حَوَائِجَهُمْ وهو نائم..”

Abdullah bin Amru bin Al Ash berkata, “Adapun tidur yang tak baik adalah tidur dhuha saat orang orang mencari rezeki, ia malah tidur.”

5.

ابْنَ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا رَأَى ابْنًا لَهُ نَائِمًا نَوْمَةَ الصُّبْحَةِ فَقَالَ لَهُ : “قُمْ أَتَنَامُ فِي السَّاعَةِ الَّتِي تُقَسَّمُ فِيهَا الْأَرْزَاقُ” .

Ibnu Abbas melihat anaknya tidur di pagi hari, beliau berkata: “Bangunlah ! Apakah kamu hendak tidur di saat rezeki dibagi bagi ?”

6.

قال عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ :
” إيَّاكَ وَنَوْمَةَ الْغَدَاةِ فَإِنَّهَا مَبْخَرَةٌ مَجْفَرَةٌ مَجْعَرَةٌ”.

Umar berkata, “Jauhi tidur pagi karena ia mabkhoroh (menambah gas dalam tubuh), majfaroh (membuat impoten), dan maj’aroh (mengeringkan tabiat)”

7. 

قال العجلي رحمه الله :
“.ِ. وَنَوْمُ الْعُقُوبَةِ ..النَّوْمُ بَعْدَ الْفَجْرِ ..”

Al Ijliy berkata, “Tidur akibat sanksi adalah tidur setelah shubuh.”

8. 

 قال ابن القيم رحمه الله في زاد المعاد ( 4 / 242 ) :
” ونوم الصّبحة يمنع الرزق لأن ذلك وقت تطلب فيه الخليقة أرزاقها ، وهو وقت قسمة الأرزاق فنومه حرمان إلا لعارض أو ضرورة

Ibnu Qayyim berkata, “Tidur shubuh menghalangi rezeki karena ia adalah waktu manusia mencari rezeki. Dan ia adalah waktu rezeki dibagi bagi. Maka tidur saat itu menghalanginya kecuali jika darurat.

وهو مضر جدا بالبدن لإرخائه البدن وإفساده للفضلات التي ينبغي تحليلها بالرياضة ، فيُحدث تكسرا وعيّاً وضعفا ، وإن كان قبل التبرز والحركة والرياضة و إشغال المعدة بشيء ، فذلك الداء العضال المولد لأنواع من الأدواء ” ا هـ .

“Tidur shubuh sangat membahayakan badan karena dapat merusak sisa yang seharusnya dilumat dengan olah raga. Sehingga menimbulkan kelemahan. Jika tidur itu sebelum buang air, berolah raga, dan menyibukkan lambung dengan sesuatu maka itu akan menjadi penyakit berat yang menimbulkan berbagai macam penyakit.”

المصدر : بركـة البكـور
لفضيلة الشيخ عبد الرزاق البدر
منقول من دروس السلف الصالح

Sumber: Buku Keberkahan Waktu Pagi.
karya Syaikh Abdurrozaq Al Badr.
dinukil dari kajian : duruus salafisholeh

عبدالمجیدكينكي من بلوشستان باكستان

Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى.

Amalan Yang Bisa Mendatangkan Syafa’at – Do’a Setelah Adzan – Hadits ke 2

Simak penjelasan Syaikh Prof DR Abdurrozzaq bin Abdil Muhsin Al Badr, حفظه الله تعالى berikut ini.

Diterjemahkan oleh Ustadz Abu Zaid Lc, حفظه الله تعالى (mulai dari menit 02.45) : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini:

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

Amalan Yang Bisa Mendatangkan Syafa’at – Do’a Setelah Adzan – Hadits ke 1

Simak penjelasan Syaikh Prof DR Abdurrozzaq bin Abdil Muhsin Al Badr, حفظه الله تعالى berikut ini.

Diterjemahkan oleh Ustadz Abu Zaid Lc, حفظه الله تعالى (mulai dari menit 03.30) : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini:

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih